IG : Srt_tika92
Briano Al Nugroho pria tampan yg dingin dengan semua wanita, menganggap dirinya tidak membutuhkan yg namanya cinta. kehidupannya berubah seketika bertemu dengan Jiandra Aurora Mahess, gadis cantik, ceria nan manja. berbeda jauh dg kepribadian Brian yg dingin, tegas, tidak suka membuang2 waktu. Mereka bertemu ketika Kapten Brian yg sedang bertugas. gimana kelanjutannya??? apakah Jia dapat menaklukan hati Brian??f
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon susi sartika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bukan tipeku
Tak butuh waktu lama untuk sampai di pos utama,Jia melihat sekeliling yang hanya cuma ada sekelompok pria sedang melakukan rutinitas pagi.
Jia mendapati seseorang yang ia kenal
" Rio.. " panggilnya.
" Hai Jia.. " balas Rio kegirangan dan menghampirinya." apa meadaanmu sudah membaik? " lanjutnya.
" iya aku sangat baik, berkat masakan kamu yang sangat lezat"
Rio tersipu malu mendapat pujian dari Jia. Brian terdiam hanya mendengarkan mereka sedikit merasa kesal.
Jia duduk di sebuah bangku melihat kegiatan Brian dan para anggotanya. sudah hampir siang Jia menemani Brian yang masih sangat sibuk entah mengerjakan apa.
" hei pria tua.. aku sangat bosan disini, apa kalian tidak ada waktu untuk istirahat? " seru Jia membuat semua orang yang mendengar terkejut.
" berani sekali dia memanggil kapten kita seperti itu," ucap Ari salah satu bawahan kapten Brian.
" mungkin dia belum tau siapa Kapten Brian" gumam Rio.
Tanpa memperdulikan perkataan Jia, Brian segera menghampirinya " aku kan sudah bilang sebaiknya kamu gk usah ikut kesini"
" tapi aku juga bosan jika dirumah sendirian" rajuknya.
" lalu mau kamu apa? " ketus Brian
" aku ingin pulang"
" mmhh.. kamu sangat merepotkan" gumamnya lirih.Brian mengantar Jia pulang, lumayan jauh jika mereka jalan kaki. di perjalanan Jia kelelahan karena mengimbangi langkah Brian yang sangat cepat.
" aduhhh... kakiku sakit"
Brian hanya menoleh mendengar rengekan jia dan segera melanjutkan langkahnya.
" hei pri tua.. kamu tega sekali meninggalkanku, kakiku sakit"
" hemmm... " Brian menghela nafas dan berbalik menghampiri Jia
" aku sangat lelah, kakiku juga sangat sakit, kamu berjalan sangat cepat" keluh nya lagi.
" ayo berdiri.. " ajak Brian dengan mengulurkan tangannya.
" tapi aku benar2 sangat lelah untuk berjalan"
" hmmm.. naik ke punggungku"
Jia terseyum puas mengerjai Brian, sebenarnya jia hanya pura2 dengan kakinya. melihat Brian yang begitu jutek dan dingin membuat kesal jia.
" apa aku berat? "
" tidak"
" wahh... kau sangat kuat, aku bisa kemana saja asal ada kamu" jia meledek Brian.
Lagi lagi Brian hanya diam." ikkhh.. kamu ini benar2 membosankan!! " gumam jia yang terdengar oleh Brian. Brian hanya tersenyum mendengar perkataan Jia.
*****
tokk tokk tokk
" siapa malam2 begini bertamu" gumam Brian
Brian membuka pintu, dia kaget mendapati Rio, Andi, Ari.
" kenapa kalian kesini" tanya Brian tak mengerti apa yang mereka lakukan
" kami kesini untuk makan malam bersama, nona jia yang mengundang kami" jelas Rio yang tadi siang diminta jia untuk memasakkan makan malam.
Brian menghela nafas, jia mengundang tanpa sepengetahuannya.
"Hai kalian sudah datang..? " sambut jia yang baru keluar dari kamar.
" sudah dari tadi, makanan pun sudah siap" jelas Rio.
" oh begitu ya.. " sambil melihat hidangan yang sudah berada di meja tertata dengan rapih " aku pikir kita akan masak semacam barbeque dan menyalakan api unggun diluar" gumamnya.
" di luar sangat dingin, yang penting masakannya tetap lezat" saut Andi.
" ayo sini duduk" Ari menepuk bangku yang kosong mengisaratkan jia untuk duduk disitu.
Mereka menyantap makanan dan tak lupa memberi pujian pada sangat koki. Candaan mereka membuat rumah terasa ramai, jia orang yang mudah membaur jadi menghilangkan kecanggungan di antara mereka. kecuali Brian yang hanya duduk dan mendengarkan sesekali tersenyum melihat tingkah jia.
" Andi, berapa usiamu?" tanya jia
" umurku 25 tahun, dan sebentar lagi aku akan menjadi seorang ayah" jelasnya
" wahh.. kamu sudah menikah ternyata, mmhh dengan wajah sepertimu pantas saja kamu sudah memiliki istri".
" apa yang menarik dengan wajahnya. dia hanya beruntung" ucap Rio tak Terima pujian untuk Andi karena dirinya merasa lebih tampan.
jia hanya tersenyum mendengarkan Rio. " kalo kamu Ari berpa usiamu? " lanjut jia
" usiaku 21 tahun"
" ternyata kita seumuran" jia mengangkat tangan memberi Hi five dan di sambut Ari.
" jia apa kamu memiliki kekasih? kamu sangat cantik pasti banyak yang menganti" saut Rio yang penasaran dan berharap jia belum mempunyai kekasih.
" mmhhh.. aku belum memikirkannya"
" jadi kamu belum punya kekasih " senyum Rio melebar. jia menjawab dengan anggukan.
" aku pikir dengan parasmu yang cantik kamu bisa mendapatkan pria yang kamu inginkan" sela Ari
" benarkah? apa aku ini sangat cantik?? "
" ialah jia, pria manapun yang melihatmu pasti akan terpesona dengan kecantikanmu" Rio
" mmhh.. sepertinya tidak semua, aku pernah ditolak dalam perjodohan" bisik jia namun masih terdengan oleh semuanya.
" ukkh uukkhh.." spontan Brian tersedak yang sedang minum setelah mendengar perkataan jia, dia tersadar bahwa dirinya yang menolak perjodohan itu. namun jia tidak mengetahuinya.
" siapa orang nya? bodoh sekali dia menolakmu" ketus Rio.
" mmhh.. entahlah aku juga tidak mengenalnya"
" jia bagaimana menurutmu dengan kapten Brian? " usul Ari ingin menjodohkan jia dengan Brian.
Brian kaget mendengar apa yang dikatakan Ari dan membalas dengan tatapan tajam seketika Ari menunduk melihat sorotan mata Brian.
sebelum menjawab jia menatap Brian dengan seksama sembari berpikir.
" apa? " tanya Brian yang melihat tatapan jia seperti sedang mengamati sesuatu.
" dia tampan, badan juga oke, sungguh sempurna"
Brian yang mendengar pujian jia tersenyum tetapi segera menyembunyikannya karena tidak mau terlihat tidak berwibawa.
" tapi dia bukan tipeku, dia terlalu tua untukku" lanjut jia.
" hahahahahahah" semua tertawa mendengar perkataan jia dan berhenti seketika melihat sorotan tajam dari sang kapten.
Brian yang kesal beranjak pergi menjauh dari mereka. " bukan tipemu?? kamu saja aku tolak!! " gerutunya dalam hati.
Malam semakin larut, mereka pun memutuskan untuk kembali ke pos utama untuk beristirahat.
**Hai reader maafkan saiya kalau ada kesalahan dalam menulis atau kalimat saya susah dimengerti. ini karya pertamaku jadi di maklumin ya..
jangan lupa kasih likenya biar author semangat**