Seorang wanita yang menolong bayi umur satu bulan, yang ternyata anak dari CEO yang paling populer di kalangan wanita.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rasta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kabar duka
"Ya allah, tolong selamatkan wanita itu. Kalau dia selamat akan aku jadikan istri dan ibu sambung untuk Rafa" doa Rey dalam hati, seketika Rey menyadari apa yang dia ucapakan dalam hati tadi "Rey dalam keadaan ini kamu masih bisa memikirkan itu
Ais yang mendengarnya pun kembali menangis dengan kencang, Ais tidak memperdulikan dia sekarang berada di Rumah Sakit.
---------
Mama El dan papa El berlari melihat Ais yang menangis kencang
"Kamu kenapa Ais" tanya mama dan papa El bersamaan
"El.... ma...... El" kata Ais menangis sambil memeluk mama El
"Iya, El kenapa, jawab mama" kata Eli yang menatap suaminya Geri
"Keadaan El sekarang...." kata Ais terputus karena tidak tahan membendung tangisannya
"Iya ada apa dengan El, jangan buat khawatir mama dan papa Ais" kata Eli dengan wajah yang cemas dan khawatir
"Keadaan El sekarang kritis ma" kata Ais dengan cegukan
Mama El syok mendengar apa yang dikatakan oleh Ais, badannya gemetar dengan hebat tapi dia yakin anaknya pasti selamat. Papa El tak kalah syoknya mendengar penuturan dari Ais, papa El terus menatap pintu ruang ICU dan berdoa semoga anaknya baik-baik saja
"Kok bisa ini terjadi Ais, mama kira kalian pergi ke permandian kok bisa berakhir seperti ini" kata mama El Dengan mata berkaca-kaca
"Jadi gini ceritanya ma" Ais menceritakan semua kronilogi ke jadian yang menimpa El.
Mama papa El menyimak penuturan Ais, papa El melihat Rey yang berdiri di depan pintu ruang ICU tempat El di rawat. Papa El berjalan ke arah Rey
"Terima kasih nak kamu telah menyelamatkan anak saya" kata papa El tersenyum ke pada Rey
Suster yang keluar tadi telah datang dengan membawa tabung oksigen dan membawanya masuk ke dalam ruang ICU.
Di dalam ruang ICU dokter dan suster panik karena detak jantung dan denyut nadi pasien semakin melemah
"Cepat ganti tabung oksigennya" kata dokter
"Dok detak jantung pasien berhenti berdetak" kata suster dengan wajah yang panik.
"Cepat ambil AED, kita akan memberikan kejutan listrik untuk mengembalikan irama jantung pasien" kata dokter yang tak lain ayah Rey
AED ( Automaded External Defibrillator ) adalah sebuah alat medis yang dapat menganalisis irama jantung secara otomatis dan memberikan kejutan listrik untuk mengembalikan irama jantung.
tit... tit... tit.................
"Dok, pasiennya sudah tidak bernyawa lagi" kata suster
Dokter dan suster yang ada dalam ruangan ICU sedih karena merasa gagal menyelamatkan nyawa seseorang. Dengan langkah berat dokter Khair yaitu papa Rey keluar dari ruang itu. Papa, mama El langsung berlari ke arah dokter yang keluar dari ruang El diikuti oleh Ias dan Rey.
"Maaf pak bu, kami telah melakukannya semaksimal mungkin tapi takdir berkata lain, anak ibu dan bapak telah meninggal dunia" kata dokter Khair dengan wajah sedih
Bagaikan di sambar petir di siang bolong Tuan Geri dan Nyonya Eli yang mendengar penuturan dari dokter. Nyonya Eli jatuh pingsan dan di larikan ke ruang rawat. Tak kalah kagetnya Ais dan Rey yang mendengar kabar itu, Ais menangis sejadi-jadinya karena Ais sudah menganggap El seperti saudara sendiri.
----------------
Hai semuanya, ini cerita pertama aku semoga kalian suka dengan ceritanya😊
Makasih yang udah mau mampir baca novel pertama yang aku buat😊😊😊
ceritanya bagus Thor tapi lembab kerana tidak terlalu peka dengan keadaan sekelilingnya