Hai Readers setiaku, ada kabar baik nih. Novel ini dalam tahap revisi, mungkin akan ada beberapa tambahan di dalam ceritanya.
Tunggu ya! Nanti kalau sudah selesai revisi semua akan ada pengumumannya. Terima kasih🙏
!!! JANGAN LUPA BACA SEASON 2 NYA SIK YANG BERJUDUL #* My Perfect Boss *#👍
Tiba tiba menikah karena perjodohan, alice dan zayn melewati bahtera rumah tangga mereka tanpa peduli urusan masing masing, karena keduanya memiliki sifat yang sama sama cuek. Apakah benih benih cinta bisa muncul di antara mereka? Yukk...baca novel suamiku idola kampus.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon may leni andiarsi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
KEKESALAN ALICE 2
Berbeda dari yang diharapkan Alice, sesampainya di rumah ternyata Zayn sudah berada di depan televisi dengan santainya, bermaksud menenangkan hati, Alice malah semakin kesal dengan kelakuan Zayn yang seakan dia tidak melakukan kesalahan apapun, ya Alice masih kesal dengan Zayn karena masalah mobil tadi pagi.
Saat hendak naik keatas Alice pun melihat Bibi Minah akan mengantarkan cemilan untuk Zayn, pikiran jail Alice pun langsung muncul untuk menambahkan sesuatu pada minuman dan makanan Zayn.
“Bi itu buat Zayn kan?” Tanya Alice dengan senyum.
"Iya Non, kenapa ya Non?" Tanya bibi Minah.
“Tunggu Bi, Aku mau kasih kejutan buat Zayn biar dia makin suka sama makanannya, Aku mau tambahin sesuatu, habis itu baru bibi anterin ya.” Ucap Alice penuh harap.
“Ehh...emang mau ditambahin apa Non?” Tanya Bi Minah yang kebingungan.
“Sssttt...! Tugasnya Bibi hanya tinggal antar saja, ok.” Perintah Alice pada Bi Minah.
“I..iya deh Nin.” Jawab Bi Minah yang tak bisa menolak.
Kemudian Alice pun menuju dapur dan menambahkan garam pada minuman Zayn sedangkan cake nya iya tambah bubuk cabai yang kebetulan warnanya tidak jauh berbeda dengan taburan yang berada di cake nya.
“Huhh..rasain loe, nikmati makanan spesial loe Zayn. Siapa suruh bikin gue kesel.” Gumam Alice dengan tersenyum jahat.
Lalu Alice pun memberikan kembali kepada Bi Minah untuk diantar ke Zayn.
“Ini ya Bi, udah selesai dan nanti kalau Zayn nyariin Aku bilang aja Aku lagi istirahat ya Bi. Makasih Bi Minah.” Alice pun tersenyum girang, lalu meninggalkan Bi Minah yang masih kebingungan.
Bi Minah yang tidak mengerti apa pun hanya tersenyum karena ia mengira tuan dan nyonya nya sudah mulai tertarik satu sama lain.
“Mungkin saja ini hal yang bagus, Non Alice perhatian sama Tuan Zayn.” Gumam Bi minah tersenyum senang.
Tak selang beberapa lama pun Bi Minah sudah meletakan cemilannya di meja depan Zayn.
“Ini Tuan minuman sama cemilannya.” Kata Bi Minah dengan santun.
“Iya Bi, makasih ya Bi.” Jawab Zayn dengan sopan.
Saat Zayn memakan cake nya dia langsung kepedesan tanpa pikir panjang langsung meminum air minumnya dan akhirnya di semburkannya karena airnya sangatlah asin.
Alice yang melihat dari atas ketawa cekikikan sampe perutnya sakit menahan tawa. Zayn yang menyadari bahwa itu ulah Alice pun langsung berteriak.
“Aliccceee...!!!” Teriak Zayn sangat kencang dan membuat Bi Minah ikut kaget.
“ Haducch Non Alice ternyata ngerjain Tuan Zayn.” Batin Bi Minah yang masih berada disamping Zayn, dia merasa khawatir dengan nyonyanya karena sudah membuat Zayn marah.
Alice yang mendengar teriakan Zayn pun langsung lari masuk ke dalam kamarnya dan mengunci pintunya.
“Hahahahaha....!! Akhirnya puas ngerjain dia, siapa suruh bikin gue kesel.” Alice pun tertawa dengan puasnya.
Zayn pun yang marah langsung menggedor pintu kamar Alice.
Dok..dok..dok..!!!
“Buka pintunya nggak?! Kalau nggak gue bakal dobrak pintunya.” Teriak Zayn dari luar.
Alice yang malas mendengar teriakan serta ancaman Zayn pun langsung membuka pintu kamarnya.
“Ceklekk....ap..?” Sebelum Alice selesai mengucapkan kata-katanya tiba-tiba Zayn langsung mencium bibirnya dengan kasar, Alice yang kaget atas perlakuan Zayn pun langsung mendorong dan menampar pipi Zayn dengan keras.
Plaaakkk...!!!
“Loe apa yang loe lakuin, loe gila ya?" Tubuh Alice gemetar marah dan matanya sudah memerah.
Zayn yang menyadari ketakutan serta kemarahan Alice pun langsung merasa bersalah.
“Makannya jangan bikin marah gue, biar loe juga ngerasain gimana rasa makanan yang baru aja gue makan.” Ucap Zayn yang masih saja membela dirinya sendiri.
Walaupun dia sungguh-sungguh menyesal dalam hatinya tapi dia masih mempertahankan rasa gengsinya karena menurutnya, Alice juga sudah keterlaluan menjahilinya.
Alice yang tak menggubris perkataan Zayn pun langsung menutup keras pintu kamarnya.
Braakkk.. !!!
“Sial!! Benar-benar sial! Ciuman pertama Gue harus di rebut sama Zayn brengsek!” Celutuk Alice kesal sembari mengusap kasar air mata yang sudah membasahi pipinya.
Setelah malam itu apa yang terjadi?
Yukk lanjut terus baca nya...
.
.
.
.
.
Jangan lupa !!!
Vote, like, tambahkan ke favorit kamu
Dan di tunggu kritik dan juga saran dari kalian semua..
Happy reading🙏😊😊