NovelToon NovelToon
Takdir Cinta

Takdir Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:59k
Nilai: 4.9
Nama Author: bungaspt

Walaupun semua berawal tanpa didasari oleh rasa Cinta dan hanya sebuah perwujudan rasa berbaktinya kepada sang ayah, Cinta terpaksa harus menerima perjodohan dari orang tuanya.

Namun keterkaitan ia dengan lelaki itu membuat sedikit demi sedikit terkuaknya masa lalu yang kelam dan juga sebuah kenyataan yang mulai terbongkar.

Apakah Cinta mampu menghadapi itu semua dan menerimanya?

Ataukah ia memilih untuk mundur dan menyerah begitu saja akan takdir yang mempermainkannya.

Ikuti terus "Takdir Cinta," novel romance dengan cerita yang akan menguras emosi kalian!

Np : Mungkin, "Takdir Cinta" akan terus berlanjut akan tetapi kemungkinan besar slow update dikarenakan Author pindah lapak.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bungaspt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kencan Pertama (Bagian 2)

Selesai dari wahana komidi putar, mereka kembali mengelilingi taman hiburan itu sambil berjalan-jalan santai. Ketika melewati salah satu permainan lainnya, Cinta tiba-tiba menghentikan langkahnya, "Ayo kita main itu," ajak Cinta untuk kedua kalinya pada Iqbal sambil menunjuk kios permainan lempar bola yang berada tak jauh dari mereka berdiri sekarang.

Lelaki itu menolehkan kepala ke samping kirinya, "Tidak kau saja," tolak Iqbal.

"Ya sudah." Cinta berjalan sendiri mendahului Iqbal, lelaki itu menghembuskan nafas beratnya lalu mengikuti langkah kecil gadis di depannya. Membiarkan gadis berpakaian casual itu bermain sendirian.

Cinta sedikit kesal karena sudah 10 menit lamanya dan ia masih belum bisa memenangkan permainan ini dan mendapatkan hadiah apa yang ia inginkan.

"Aku sudah selesai, ayo kita pulang," pasrah Cinta mengajak Iqbal pulang, tapi matanya masih saja melirik salah satu hadiah di permainan itu, sebuah boneka minion. Cinta memang sangat menyukai boneka itu, bahkan di kamarnya dihiasi oleh beberapa karakter minion.

"Tidak, aku juga ingin bermain," Iqbal yang paham dengan Cinta yang masih memperhatikan salah satu boneka di sana menolak untuk pulang dan mencoba juga untuk bermain.

Cinta tak menolak, ia mengiyakan dan hanya memperhatikan Iqbal yang mulai bermain. Sudah beberapa kali Iqbal mencoba melempar bola di tangannya agar masuk tepat sasaran ke lubang yang berhadiahkan boneka minion besar itu, namun hasilnya tetap saja sama tak berhasil.

"Kau ingin bermain berapa lama lagi? Ini sudah begitu cukup banyak,"—Cinta terlihat kerepotan memegangi beberapa boneka kecil di tangannya—"ayo kita sudahi permainan ini," pintanya.

"Sekali lagi, aku pasti bisa mendapatkannya," kembali Iqbal menyerahkan boneka ke-5 yang ia dapat dari permainan tersebut pada Cinta.

"Oh, lihat!" heboh Cinta saat melihat lemparan terakhir Iqbal berhasil mengenai lubang di tengah tepat sasaran.

"Wah, kamu beruntung anak muda," puji bapak pemilik toko permainan itu, setelahnya beliau mengambil boneka minion besar itu dan memberikannya sebagai hadiah pada Iqbal. Karena Iqbal berhasil memasukkan bolanya tepat sasaran pada lubang, maka ia berhak mendapatkan hadiah boneka besar itu.

"Ini," ucap Iqbal menyerahkan boneka minion besar itu pada Cinta.

"Apa kau memainkan ini untukku?" tanya Cinta sambil memandang boneka besar itu dan Iqbal bergantian.

"Sudahlah, terima saja," paksa Iqbal agar Cinta mau menerimanya tanpa memperdulikan dan menjawab pertanyaan Cinta.

"Jawab dulu," keras Cinta meminta jawaban atas pertanyaannya.

"Kau tak menginginkannya? Baiklah, kalau begitu akan ku berikan ini kepada anak kecil di sana," ancam Iqbal sambil menunjuk anak kecil yang sedang memakan es krimnya bersama ibunya yang duduk tak jauh dari tempat mereka berdiri, dengan dagunya.

"Kau mau atau tid–"

"Jangan!" suara Cinta menginterupsi.

"Di tanganku sudah begitu banyak, bagaimana lagi aku akan memegang boneka besar itu?" sambungnya.

Benar saja, di kedua tangan Cinta sudah penuh akan beberapa boneka kecil yang diberikan Iqbal tadi.

"Tunggu sebentar, bisa kau duduk di sana dulu?" pinta Iqbal pada Cinta dan dijawab Cinta dengan sebuah anggukan kepala.

Cinta menurut dan menunggu Iqbal kembali, 15 menit lamanya ia menunggu dan dapat ia lihat Iqbal yang sedang berjalan ke arahnya sambil membawa paper bag besar berisi boneka minion juga dua gelas minuman kopi di tangannya.

"Tadi saat aku membeli paper bag ini, ku lihat ada kedai kopi di dekat tempat itu jadi sekalian saja aku membelinya. Ini," ungkap Iqbal, memberikan 1 gelas kopi miliknya kepada Cinta yang diterima Cinta dengan senang hati, setelahnya ia ikut duduk di samping Cinta dengan paper bag itu sebagai pembatas duduk mereka berdua.

Sementara Cinta sibuk mengeluarkan boneka besar itu dari paper bag dan mengganti isinya dengan beberapa boneka kecil tadi, Iqbal memilih segera menyesap kopinya.

"Terima kasih," ujar cinta yang juga mengikuti apa yang dilakukan Iqbal, yaitu minum kopi.

"Untuk apa?" tanya Iqbal pada Cinta tanpa menatapnya, ia masih menyesap kopinya.

"Untuk hari ini, terutama boneka minion ini."

"Sudah ku bilang jangan salah paham dengan itu, dan untuk boneka-boneka itu hanya sebuah kebetulan aku mendapatkannya. Tak ada pilihan orang lain lagi untukku berikan itu selain kau."

Cinta yang mendengar itu menatap Iqbal sekilas dengan kesal, Cinta merasa sedikit kesal karena dari jawaban Iqbal tadi sama saja secara tidak langsung Iqbal ingin bilang bahwa ia menganggap Cinta sebagai pilihan yang terpaksa.

"Iya-iya. Tapi tetap saja, terimakasih untuk ini," kata Cinta dengan kesalnya, sambil kembali menyesap kopinya yang sudah setengah dingin itu karena lama ia biarkan.

Iqbal tak menjawab lagi dan hanya diam. Cinta mendengus kesal, Cinta mengambil ponselnya yang berada di dalam tas sling bag miliknya. Dilihatnya ada notifikasi pesan chat dari sahabatnya, Aldi yang bukan lain adalah adiknya Iqbal.

...WhatsApp...

...(Aldi bawel)...

Cin.. (17.59)

Ku dengar dari Henny kalau kamu akan pergi berkencan dengan Kak Iqbal ya? (18.00)

Kamu bahkan tak menjawab pesanku. (18.45)

Hei! (20.00)

Hei! (20.01)

Hei! (20.01)

Keasyikan pacaran sih, makanya pesanku tak dibalas dari tadi, :( aku tidak mau tau besok kamu harus mentraktirku makan siang di kantin karena telah mengabaikanku. (20. 30)

Cinta terkekeh kecil melihat beberapa pesan dari Aldi, yang benar saja sahabatnya yang satu ini memang selalu bersikap heboh begitu.

Mendengar Cinta yang terkekeh sendiri dengan ponselnya membuat Iqbal melirik sekilas Cinta dengan ekor matanya.

Baru saja Cinta ingin membalas pesan dari Aldi, mata Cinta membola saat membaca pesan terakhir yang masuk.

...(Aldi bawel)...

Hei, jangan apa-apakan Kakakku yang polos itu ya. (21.15)

"Yak! Apa-apaan ini?" pekik Cinta tiba-tiba membuat Iqbal yang berada di sampingnya menoleh dan menutup sebelah telinganya.

"Kenapa?" tanya Iqbal dengan wajah datarnya.

"Tidak, tidak ada apa-apa," panik Cinta menjawab.

Tak ambil pusing dengan sikap Cinta, Iqbal mengabaikannya dan kembali menghabiskan minumannya. Cinta kembali fokus pada ponselnya dan mencoba mengetik sesuatu di sana, dibalasnya pesan terakhir dari Aldi.

^^^Aish... Apa yang kamu katakan Aldi? Itu tak masuk akal, tidak jadi aku traktir kamu makan di kantin besok (titik). (21.20)^^^

Cinta kembali meletakkan ponselnya ke dalam sling bag miliknya.

"Sudah hampir larut malam, ayo kita pulang," ajak Iqbal setelah ia selesai menghabiskan kopinya.

Cinta mengangguk dan bangun dari duduknya, tetapi saat ingin melangkahkan kakinya tak sengaja Cinta tersandung batu kecil yang membuat ia sedikit oleng, dan menumpahkan kopinya yang masih tersisa setengah itu mengenai Iqbal yang masih duduk di tempatnya.

To Be Continue...

1
ଓεHiatus 🦅💰⋆⃟𝖋ᶻD³⋆ғ⃝ẓѧ☂
hadir
Whiteyellow
semangata
Whiteyellow
hadir ya thor
Niswa mandailing
next
Whiteyellow
asik..lanjut
Whiteyellow
semangat
Whiteyellow
hadir ya..
Asyilah
2 like mendarat di karyamu...
Miss GH
ada aja yg dilakukan tante emang. bikin cinta ga nolak 😁
Whiteyellow
Cinta dan Iqbal oke
Whiteyellow
hadir ya thor 🤗
Anita Jenius
2 like mendarat buatmu
TK
lanjut
alisha
like
^°DandeliOn
like like like mampir kak🤗🤗
^°DandeliOn: sama2 kak.
😃🤗🤗🤗
total 2 replies
^°DandeliOn
aku datang bawalike kak
Ucy (ig. ucynovel)
like karya hebat otor 👍
Ciipiw🔫
si tante masa mudanya kurang haiking wkwkw
Syugarnoona (Syu): Maklum 😁😄sibuk ngurusin Cinta😅
total 1 replies
Whiteyellow
like buat cinta dan iqbal
Elisabeth Ratna Susanti
lanjut say👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!