NovelToon NovelToon
My Sweet Best Friend

My Sweet Best Friend

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Diam-Diam Cinta / Romansa Fantasi
Popularitas:665
Nilai: 5
Nama Author: salbiah pulungan

tentang dua remaja yang bersahabat bersahabat - Rigecherta dan Tivane - yang bersahabat dari kecil, namun tragedi saat mereka duduk di kelas 9 SMP membuat mereka harus berpisah karena Tivane yang hilang ingatan.
Berpisah selama 3 tahun dan bertemu saat kelas 12 SMA. Namun Tivane akan di jodohkan.
Bagaiman nasib Rigecherta yang menunggu 3 tahun dan diam diam suka terhadap sahabatnya itu.
Akankah dia berhenti berharap kepada sahabatnya itu, atau mereka akan kembali bersatu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon salbiah pulungan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 9/ dinginnya Rigecherta

Tivane memacu mobil nya dengan cepat seolah tak ada yang bisa menghentikan laju mobilnya, teriakan ayahnya pun ia hiraukan saat ia pergi dari rumah tadi. Tivane memacu mobilnya ke arah rumah Rigecherta dan langsung memarkir mobil nya di dapan rumah Rigecherta saat ia melihat motor River, Skyler dan Veros sudah terparkir rapi di sana.

Ia langsung masuk dan melihat ruang tengah itu sudah ada River, Skyler dan Veros dan Rigecherta yang tiduran sambil menghadap ke arah dinding.

"Gimana keadaan Rige?" Tanya Tivane pada mereka membuat mereka menoleh serempak dan terkejut melihat kedatangan Tivane.

"Loh? Bukannya lo lagi ketemu tunangan lo?" Tanya River heran begitu juga dengan Skyler yang melongo.

"CK, itu nggak penting sekarang. Gimana keadaan Rige, itu yang gue tanya" ulangnya geram sekaligus khawatir pada kondisi Rigecherta.

Mereka bertiga saling pandang dan kemudian menghela nafas seolah keadaan Rigecherta sangat parah.

" Dia parah ya?" Tanya Tivane melihat ekspresi mereka. "D-dia sempat nggak sadar ya tadi? Kok nggak di bawa ke rumah sakit aja sih?" Cecar Tivane tak sabaran membuat mereka kompak menahan senyum.

"Dia udah nggak papa kok, tadi udah bangun, trus dia tidur lagi" jawab Veros membuat Tivane menghela nafas lega.

Rigecherta yang merasa terusik pun membalikkan tubuh dan mendecak kesal.

"Lo pada brisik banget sih." Ucapnya sambil memejamkan mata kembali. Mungkin ia belum menyadari kedatangan Tivane.

" Mama mana?" Tanya Rigecherta dengan mata tertutup.

" Lo nggak papa?" Tanya Tivane membuat Rigecherta tersentak karena mengenali suara itu.

" Lo? Ngapain lo di sini?" Tanya Rigecherta langsung duduk dan menatap heran ke arah Tivane.

"Oh iya, sorry ya. Gue nggak bisa datang ke acara keluarga lo malam ini" ucap Rigecherta menekan pada setiap kata-kata nya. karena mengira Tivane sudah tunangan dengan orang lain.

"Congrats" ucapnya sedikit sinis.

Rigecherta mengambil handphonenya dan memainkannya dengan cuek. Tivane terdiam dengan dada terasa sesak melihat sikap cuek Rigecherta padanya. Sementara Rigecherta berusaha keras agar tak menoleh ke arah Tivane dan mendecak lalu berdiri dengan pelan lalu hendak pergi.

"Mau kemana?" Tanya River.

"Toilet" jawabnya singkat dan mulai berjalan dengan pelan.

"Bisa nggak?" Tanya Skyler namun tak di jawab oleh Rigecherta.

Saat sampai di kamar mandi ia menghidupkan air keran dan memandang pantulan dirinya di kaca, lalu tersenyum sinis yang lebih terasa getir mengingat semua kesabarannya menunggu terasa sia-sia. Nafasnya memburu sebelum akhirnya mendudukkan diri di toilet dan mengacak rambut nya kasar.

Rigecherta keluar dari kamar mandi dan bukannya kembali tiduran di sofa ia malah berjalan ke arah tangga. Mereka semua menegak kaget.

"Mau kemana?" Tanya mereka hampir bersamaan.

"Tidur. Capek." Jawabnya singkat.

"Jangan sendiri, nanti jatoh. Ayo gue bantu naik tangga" ajak Tivane takut Rigecherta terjatuh atau apa.

"Nggak perlu. Gue nggak mau di bilang pengganggu hubungan orang" cetusnya singkat dan berjalan kembali dangan langkah pelan di ikuti oleh Veros.

Sementara Tivane melihat itu dengan mata berkaca-kaca dan mulai menangis pelan dan berjongkok di sana membuat Skyler dan River menghampirinya dan menepuk pelan punggung nya.

"Udah, lo nggak perlu nangis. Rigecherta cuma agak kecewa aja karna ngira lo udah tunangan mungkin" ucap Skyler mencoba menenangkan namun tangis Tivane malah semakin kencang.

" Gue jahat banget ya?" Ucap Tivane lirih " dia udah nungguin gue, tapi gue nggak ingat dia, dan bahkan mau di jodohin sama cowo lain" sambungnya dengan nada yang semakin mengecil dan sedikit tersengal karena tangisnya.

Skyler dan River saling pandang dan sama-sama terdiam tak tau harus bilang apa.

"Udah lah, Lo pulang dulu, nanti bokap lo nyariin " ucap Skyler pada akhirnya membuat Tivane mengangguk.

****

Sementara di rumah Tivane ayah nya terlihat bingung dan sedikit sungkan pada keluarga Evan.

"Maaf ya nak Evan bapak sama ibu juga. Mungkin Tivane ada urusan mendadak" ucap ayahnya mencoba mencairkan suasana. Sebenarnya ia juga kurang akrab dengan keluarga Evan, karena ibu Tivane dulu yang dekat dengan mereka.

" Iya nggak papa kok om" jawab Evan mantap ibu dan ayahnya bergantian.

" Tapi biasanya Vane nggak gitu kok" ucap ayah Tivane.

Suasana terasa hening sebelum akhirnya suara mobil Tivane terdengar. Tivane memasuki rumah dengan langkah gontai dan mata yang masih memerah.

"Vane kamu dari mana?" Tanya ayahnya.

Tivane menghentikan langkah dan menatap semua orang lalu menunduk.

"Pah, tunangannya boleh di batalin nggak?" Tanya Tivane dengan wajah memohon.

"Loh kenapa? Kan masih mau kenalan dulu sayang" ucap ayahnya menatap Tivane bingung.

"Maaf pah, aku nggak bisa, aku masih kecil, dan aku punya seseorang yang aku sayang" ucapnya kemudian menunduk dan meninggalkan ruangan pergi ke kamar nya sendiri.

Ia menutup pintu dan mencoba menghubungi Rigecherta namun tak kunjung di jawab. Ia pun kembali menangis sendirian dan mencoba menarik nafas kuat lalu menelpon seseorang.

"Bantu gue ya. Besok Lo tinggal bantu gue ya" ucapnya lalu mematikan panggilan telepon.

_ada apa nih sama besok?_

1
jaybi
buat visual dan foto kenangannya ada di Instagram aku ya guys.. namanya: Salbiah
jaybi
jangan lupa tinggalin komentar kalian yaa😊😊
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!