NovelToon NovelToon
SEPASANG MATA DEWA

SEPASANG MATA DEWA

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Mengubah Takdir / Dokter Genius
Popularitas:4.5k
Nilai: 5
Nama Author: Agus budianto

Tembus pandang, ahli pengobatan, dan kekuatan tiada tara adalah sepasang mata dewa.
Menjadi buta demi membangkitkan kekuatan mata dewa membuat Ivan begitu menderita.
Namun semuanya terbayar setelah Ivan mendapatkan mata dewa yang sinarnya menembus kegelapan.
Gadis-gadis cantik perlahan jatuh hati kepadanya.
Bagaimana kelanjutannya dapat di baca, semoga terhibur!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agus budianto, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 9 PIL EMAS

"Bocah kamu tahu aku siapa, beraninya kamu hendak merebut wanita yang sudah aku kejar selama ini?" ujar Bastian kepada Ivan.

"Hem, apa peduliku kamu siapa," balas Ivan.

"Jelas-jelas kamu yang datang untuk merebut tunanganku, apa kamu tidak tahu malu?" sambung Ivan.

"Kurang ajar," kakek Sanjaya langsung marah mendengar perkataan Ivan.

"Tuan Bastian adalah orang kaya raya kota Neo, kamu cuma orang kampung, berani bicara sembarangan di sini," sambung kakek Sanjaya.

"Kenapa kalo orang kaya memangnya?" balas Ivan sama sekali tidak takut.

"Punya uang merasa hebat, orang sepertinya, di hadapanku bahkan tidak pantas jadi pelayan," sambung Ivan.

"Bocah sialan, kamu benar-benar tidak tahu diri," Bastian juga langsung marah.

"Tapi ada satu hal yang harus kamu pahami, orang kaya memang hebat, hari ini akan aku buka matamu anak kampung," sambung Bastian.

Bastian menjentikkan jarinya memberikan sebuah kode. Seketika pengawalnya langsung mengeluarkan beberapa barang yang telah di siapkan.

Tiga pengawal langsung berbaris rapi di hadapan Ivan, kakek Sanjaya, dan Dania. Masing-masing dari ketiga pengawal tersebut membawa kotak kayu yang tertutup.

"Ketiga kotak ini berisi hadiah atau bisa di sebut mahar yang telah aku siapkan untuk melamar Dania," ujar Bastian dengan lantang.

Pengawal Bastian yang pertama juga langsung membuka kotak kayu yang pertama. Terlihat isi di dalam kotak kayu tersebut adalah kepingan emas batangan.

"Ini adalah emas batangan yang jika di total kan beratnya mencapai 10 kg, jika di uangkan maka senilai 30 milyar lebih," ujar Bastian.

"Banyak sekali emasnya, tuan Bastian benar-benar murah hati," ujar salah seorang di sana.

"Kotak pertama saja berisi emas yang sangat bernilai, entah apa isi di kotak berikutnya?" ujar orang yang lain.

Kakek Sanjaya juga langsung tersenyum melihat tumpukan kepingan emas tersebut. Sedangkan Dania sendiri tampak mengerutkan keningnya.

Pengawal yang kedua juga mulai membuka kotak kayu yang kedua. Terlihat selembar sertifikat dan beberapa kunci dengan gantungan.

"Ini adalah vila yang aku beli di area green residence khusus untuk Dania, sebagai bukti keseriusan ku," ujar Bastian.

"Vila di green residence adalah vila terbaik yang pernah di bangun di kota ini, jumlahnya terbatas dan hanya orang-orang berkuasa saja yang dapat memilikinya," ujar salah seorang di sana.

"Bukan hanya berkuasa saja, jika tidak memiliki koneksi juga tidak bisa mendapatkan vila tersebut, di tambah lagi harganya yang mencapai 100 milyar, tuan Bastian benar-benar kaya dan berkuasa," ujar orang yang lain.

Orang-orang juga semakin terpukau dengan hadiah yang di bawa oleh Bastian. Kakek Sanjaya tentu saja juga semakin bertambah bersemangat.

Pengawal yang ketiga juga membuka kotak kayu yang ketiga. Terlihat di dalam kotak kayu tersebut selembar kertas kecil.

"Ini adalah selembar cek dengan nilai satu 200 milyar, ini semua adalah mas kawin dariku," ujar Bastian.

Sontak saja semua orang langsung di buat sangat terkejut dengan hadiah yang ketiga dari Bastian ini.

"Hah, 200 milyar..." ujar salah seorang di sana.

"Ini bisa jadi mas kawin terbesar yang pernah ada di kota Neo ini," ujar orang yang lain.

Kakek Sanjaya terlihat sangat puas sekali, semua hadiah lamaran yang di siapkan oleh Bastian ini benar-benar menyilaukan matanya. Dania sendiri terlihat biasa saja, Dania sama sekali tidak tertarik dengan barang-barang tersebut.

"Bagaimana anak kampung, sekarang kamu sudah tahu bukan, jarak di antara kita berdua," ujar Bastian kepada Ivan dengan penuh rasa percaya diri.

"Hanya seperti itu saja, kamu pikir sudah sangat luar biasa, ingat di atas langit masih ada langit," balas Ivan.

"Kalau kamu merasa hebat, coba keluarkan yang lebih baik dari hadiahku ini!" ujar Bastian.

"Kebetulan aku juga membawa sebuah barang yang tentunya lebih berharga di bandingkan semua milikmu ini," balas Ivan.

"Perhatikan baik-baik, barang ini tidak bisa di nilai oleh uang berapapun, ini adalah mas kawin yang telah di siapkan oleh guruku," sambung Ivan.

Ivan mengeluarkan bungkusan plastik dari dalam saku celananya. Semua orang juga menjadi penasaran dengan isi dari bungkusan plastik tersebut.

"Bagaimanapun bocah kampung ini adalah murid dari kakek tua itu, apa benar dia memang mempunyai harta karun?" ucap kakek Sanjaya dalam hati.

Ivan membuka bungkusan plastik tersebut dan mengeluarkan isi di dalamnya. Seketika terlihat di telapak tangan Ivan sebutir pil berwarna emas.

"Ini adalah hadiah yang aku bawa, sebutir pil ajaib yang tidak ternilai," ujar Ivan.

"Haha..." terdengar suara tawa dari orang-orang.

"Aku kira apa, ternyata hanya sebutir pil, aku pernah lihat di toko obat pil yang bentuknya sama, 10 ribu dapat 3, benar-benar lucu sekali," ujar salah seorang di sana.

"Tidak bisa ternilai dengan uang, aku kira barang berharga apa, ternyata hanya pil aneh saja, dasar orang kampung," ujar orang yang lain.

"Walaupun pil itu aromanya harum, tapi mana mungkin bisa di bandingkan dengan hadiah dari tuan Bastian, bocah kampung sekarang memang pandai ngelawak," ujar orang yang lain lagi.

"Sempat berpikir yang bukan-bukan, ternyata memang cuma bocah kampung," ucap kakek Sanjaya dalam hati.

Orang-orang tampak meremehkan pil ajaib milik Ivan. Pil itu adalah buatan dari kakek tua dengan racikan bahan istimewa khusus. Penyakit yang tidak bisa di sembuhkan oleh medis, mampu di sembuhkan oleh pil tersebut, sehingga tentu saja membuatnya tidak ternilai oleh uang, namun sayangnya mereka tidak mengetahuinya.

"Haha... sudah-sudah, aku sampai sakit perut tertawa," ujar Bastian.

"Aku kira hadiah apa, ternyata pil aneh yang tidak berguna, aku pikir orang yang meminumnya justru akan sakit perut," sambung Bastian.

"Kalian benar-benar tidak tahu nilai barang," ujar Ivan.

Ivan kemudian menjelaskan kepada semua orang bahwa pil ini di buat oleh gurunya secara khusus dan dengan proses yang panjang. Pil ini bernama pil ajaib dan hanya ada satu butir saja di seluruh dunia.

"Pil ajaib ini dapat menyembuhkan orang yang sekarat, memulihkan patah tulang, memperpanjang umur, dan menyembuhkan segala penyakit, ini adalah harta tidak ternilai," sambung Ivan.

"Membual mu sungguh keterlaluan, udah kayak pil ajaib di novel saja," ujar salah seorang.

"Jika ada pil sehebat itu di dunia, paling hanya ada di dunia mimpi saja," ujar orang yang lain.

"Menyembuhkan segala penyakit, aku rasa orang sakit pilek jika minum pil itu justru malah mencret dan diare," ujar orang yang lain lagi.

"Aku malas berdebat dengan kalian," balas Ivan.

Ivan kemudian maju ke depan kakek Sanjaya dan mengangkat pil ajaib tersebut di depan matanya.

"Kakek Sanjaya, dengan pil ajaib ini, sakit yang kamu derita juga akan sembuh sepenuhnya," ujar Ivan.

"Terimalah pil ajaib ini sebagai hadiah lamaran dari ku atas Dania," sambung Ivan.

"Omong kosong," balas kakek Sanjaya dengan nada tinggi.

"Nyawaku masak hanya di tentukan karena sebutir pil saja," sambung kakek Sanjaya.

Kakek Sanjaya tidak percaya tentang pil ajaib yang di bawa oleh Ivan. Lagi pula dirinya merasa telah sembuh sepenuhnya, jadi untuk apa pil aneh tersebut, pikirnya.

Kakek Sanjaya mengambil pil ajaib tersebut dari tangan Ivan dan langsung membantingnya ke lantai. Sontak saja Ivan langsung terkejut dengan tindakan kakek Sanjaya ini.

"Apa yang kamu lakukan?" Ivan juga langsung marah.

1
Agus Bautista
mana lanjutan nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!