Lin Yexue adalah pembunuh terbaik dari zaman modern, karena di khianati oleh wakil pimpinan organisasi dia tewas dan bereinkarnasi ke tubuh seorang gadis yang dipaksa menyamar menjadi pria . Akibatnya dia terkenal sebagai Tuan Muda ke Enam yang Gay karena kegemarannya mengejar pria-pria tampan.
Sayang sekali pria yang dikejarnya malah memukulinya hingga tewas. Ia meminta Lin Yexue dari zaman modern menggantikannya membalas dendam.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Widisiera, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab. 4
Orang itu adalah Lu Jinrong. Dia melirik ke arah toko binatang spiritual yang tak jauh dari tempat mereka lalu memandang Lin Yexue sinis.
" Lin Yexue, kau benar - benar tidak tahu malu ya ?!. Kau masih ingin membelikan binatang spiritual untuk Fang Yutang agar dia memperlakukanmu dengan baik?. Cuihh mimpi saja!. Apa kau tidak sadar siapa dirimu ? , kau itu sampah ! , kau gay menjijikan!!. Sampah sepertimu seharusnya mati atau bunuh diri saja untuk menebus dosa-dosamu. Jika aku jadi kau , aku akan bunuh diri sejak lama. Memalukan !! Menjijikkan!! Cuihh !!
Lu Jinrong meludah jijik kearah Lin Yexue, untung tidak mengenai Lin Yexue.
" Apakah kau sudah selesai bicara? " Tanya Lin Yexue dengan dingin.
" Saat kalian memukuliku, bukankah kau yang paling banyak memukuli dan menendangku kan ? . Kau sungguh sial bertemu denganku hari ini . " Lin Yexue melanjutkan dengan dingin.
Mendengar kata-kata Lin Yexue , Lu Jinrong malah tertawa mengejek.
" Hahaha ,lalu apa ? . Apa kau ingin membalas dendam padaku ?. Dasar sampah ! Kau pikir bisa melawanku . Hari itu kau beruntung masih hidup, hari ini aku akan menghabisimu agar kau tidak mempermalukan kami para pria lagi. "
Lu Jinrong lalu mengumpulkan energi spiritual ke telapak tangannya dan membentuk bola energi berwarna abu-abu pekat.
Kebetulan jalan yang mereka lewati sangat sepi dan kosong ,tidak ada seorangpun yang lewat. Membunuh Lin Yexue di sini tidak akan diketahui oleh seorangpun ,jadi Lu Jinrong tidak ragu-ragu bertindak.
Dia sudah lama membenci Lin Yexue yang mempermalukan para pria karena gay. Sialnya Lin Yexue adalah tuan muda dari kediaman jenderal Lin. Mengapa sampah seperti dia bisa punya status begitu mulia? . Dunia ini benar-benar tidak adil.
Melihat bola cahaya di tangan Lu Jinrong , Lin Yexue tahu itu adalah kekuatan spiritual yang meski tidak memiliki kekuatan besar tapi untuk seorang tanpa kultivasi seperti dirinya , tubuhnya tidak akan mampu menahannya. Jadi sebelum Lu Jinrong selesai mengumpulkan cahaya ditangannya Lin Yexue langsung menyerang lebih dulu secepat kilat. Tangan kanannya mengambil pedang yang sengaja di bawanya dan menebas ke arah leher Lu Jinrong.
Lu Jinrong tak menyangka Lin Yexue akan berubah begitu drastis hanya beberapa hari tak bertemu. Alih-alih melarikan diri , Lin Yexue malah menyerangnya secara langsung. Gerakan Lin Yexue secepat kilat dan angin dari pedang yang di arahkan Lin Yexue berdesir membuatnya merinding.
Merasakan bahaya Lu Jinrong langsung melempar bola cahaya ditangannya meski belum selesai terbentuk. Lin Yexue merasakan kekuatan bola cahaya itu dan tahu dia tidak sanggup menghadapinya. Ia dengan cepat menghindar ke kiri. Namun karena jarak yang dekat dan kecepatan bola yang luar biasa , ia masih terkena benturan secara tidak langsung. Lengan kanan Lin Yexue terbakar terkena bola api.
" Duarr!! " bola api itu menghantam tanah dan menciptakan kawah kecil.
Lin Yexue terkejut melihat kawah itu, ia tak menyangka kekuatan bola cahaya itu begitu besar. Selama ini ia hanya menyaksikan adegan ini di drama TV dan film-film kolosal. Namun sekarang dia mengalami sendiri. Meskipun dia pembunuh terbaik di kehidupan modern, kekuatan spiritual seperti ini bukan tandingannya.
Rasa sakit di lengannya menyadarkan Lin Yexue dari lamunannya. Dia melihat lengannya, meski bola cahaya itu hanya sedikit mengenai lengan bajunya tapi lengan bajunya terbakar dan mengenai lengannya.
" Haha, sekarang kau tahu betapa kuatnya aku kan? " Lu Jinrong tak menyangka Lin Yexue bisa lolos dari serangannya , tapi melihat Lin Yexue yang terkejut dengan kekuatannya , Lu Jinrong merasa puas.
" kekuatan seperti ini di kehidupan ini kau tidak akan bisa memilikinya. Jadi aku akan secepatnya mengirimmu ke alam baka agar kau bisa bereinkarnasi. Siapa tahu di kehidupan selanjutnya kau bisa berkultivasi. "
Lin Yexue melihat Lu Jinrong akan membentuk bola cahaya lagi, tentu saja kali ini dia tidak akan memberikannya kesempatan lagi. Ia telah belajar dari pengalaman sebelumnya , mengabaikan rasa sakit di lengannya Lin Yexue berlari mendekat ke arah Lu Jinrong.
Lu Jinrong tak menyangka Lin Yexue akan lebih cepat dari sebelumnya meski dia sudah terluka. Dia baru mengumpulkan sedikit kekuatan spiritual tapi Lin Yexue sudah tiba tepat di hadapannya dan langsung menendang perutnya dengan keras membuat Lu Jinrong terlempar jauh sebelum jatuh dengan keras ke tanah.
" gruuuoookkkk " Lu Jinrong memuntahkan seteguk darah dari mulutnya. Lu Jinrong tercengang melihat darah di tanah yang baru saja ia muntahkan. Dia tak percaya dipukul sampai muntah darah oleh sampah Lin Yexue.
"Dasar sampah , berani-beraninya kau memukuliku !!" teriak Lu Jinrong penuh amarah.
Lin Yexue tak menjawab, sebelum Lu Jinrong sempat bangkit dari tanah , Lin Yexue langsung menendangnya lagi dan lagi.
Kekuatan seorang master roh atau master spiritual terletak pada kemampuan memadatkan dan membentuk kekuatan spiritual. Tubuh fisik mereka tidak berbeda sama sekali dengan orang biasa. Karena itu setelah di tendang dua kali oleh Lin Yexue , Lu Jinrong kesakitan hingga tak mampu bangkit dan hanya bisa mengerang kesakitan.
Lin Yexue mencibir " Bagaimana rasanya ditendang ? . Bukankah kau sangat suka menendangku ? ."
Lin Yexue sangat mengenal anatomi tubuh manusia berkat pengetahuannya di zaman modern. Jadi ia tahu harus menendang di bagian tubuh yang mana agar menimbulkan cedera parah.
" Bajingan !! Lihat saja setelah sembuh nanti aku akan membunuhnya!!" Maki Lu Jinrong penuh amarah, rasa sakit yang teramat sangat membuatnya kehilangan akal sehatnya.
" Terima kasih sudah mengingatkanku . Jika tidak mencabut rumput liar sampai ke akarnya , rumput itu akan tumbuh lagi di musim semi. Aku tidak akan memberimu kesempatan membalas padaku . " Selesai berkata Lin Yexue langsung menendang Lu Jinrong beberapa kali lagi hingga pingsan tak sadarkan diri .
Mengingat Lu Jinrong yang berniat membalas dendam padanya . Meski Lin Yexue tidak takut tapi ia tidak ingin mendapatkan masalah lagi di kemudian hari. Lu Jinrong selalu memanggilnya sampah , maka sekarang dia akan membuat Lu Jinrong menjadi sampah .
Lin Yexue melirik sinis ke arah batu besar tak jauh dari sana dan tersenyum jahat.
" Meski kau cuma pecundang, tapi kau telah membunuh pemilik tubuh ini, jadi aku tidak akan membiarkanmu lolos begitu saja. Sekarang kau akan merasakan bagaimana rasanya menjadi sampah . Aku sangat baik untuk tidak membunuhmu. Tidak perlu berterima kasih padaku."
" Aaaarrrrrhhhhhhh !!!!" sesaat kemudian sebuah jeritan memilukan terdengar dari sebuah gang menyebar keseluruh penjuru area.
Lin Yexue menyipitkan matanya dan melemparkan batu berlumuran darah ke tanah.
" Ini balasanmu karena telah membunuhnya. Aku telah menghancurkan meridianmu. Sekarang nikmatilah dipanggil sampah hahaha cuihhh !!"
Lin Yexue kemudian pergi kembali pulang ke rumahnya sambil memegangi lengannya yang terluka seolah-olah tidak terjadi apa-apa.
Tanpa disadari Lin Yexue, sepeninggalnya muncullah dua orang sosok di ujung gang. Salah satunya berpakaian putih ,berwajah sangat tampan bak malaikat. Tubuhnya tinggi dan ramping , ekspresinya tenang , tetapi secercah ketertarikan terpancar di matanya .
Sementara yang satu orang lagi berambut merah menyala dan pakaiannya seperti kobaran api. Jelas dia bukan manusia. Dia seekor binatang buas yang berubah wujud.
" Aku tidak menyangka akan melihat pemandangan seperti ini saat lewat. Seorang gadis kecil tanpa kekuatan spiritual mampu melumpuhkan seorang master spiritual. Sungguh kejam dan bengis ." Seru Yan Jun takjub.
Yue Baishan menatap Lu Jinrong yang tergeletak mengenaskan di tanah. Teringat bagaimana gadis kecil itu melumpuhkan meridiannya tanpa berkedip sambil tersenyum jahat , Yue Bai tak mampu menahan senyumnya.
"Memang tidak buruk " Gumamnya.
Meskipun gadis itu menggunakan cincin ilusi untuk menyembunyikan identitasnya. Tapi bagi mereka itu sama sekali tak berguna. Mereka bisa tahu bahwa dia seorang wanita hanya dengan sekali lihat.
" Guru, kau adalah Putra suci Paviliun Mingsha. Jangan bertindak seperti ini. " Yan Jun mengingatkan ketika melihat Yue Baishan tersenyum jahat mirip dengan senyum Lin Yexue.
Yue Baishan melirik ke arah Yan Jun lalu kembali bersikap anggun layaknya putra suci . Kemudian mereka segera menghilang seolah mereka tak pernah ada di tempat itu.