NovelToon NovelToon
Transmigrasi Wanita Miskin Menjadi Istri Bos Kaya

Transmigrasi Wanita Miskin Menjadi Istri Bos Kaya

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / Perjodohan / Mengubah Takdir
Popularitas:1.7k
Nilai: 5
Nama Author: hazelnut_krim

zoeya, dia adalah mahasiswa miskin yg berkuliah di universitas empire state. suatu hari ia pergi ke perpustakaan terkenal dan terbesar di kotanya, yaitu CENTRAL INTERNATIONAL LIBRARY.
ia membaca buku catatan dan satu buku novel romansa yg bercerita tentang seorang bos terkaya yg dijodohkan dengan seorang wanita miskin yg cantik dan lumayan pintar, berprestasi dan banyak mendapatkan penghargaan dari berbagai perlombaan antar negara, antar universitas, nasional maupun internasional, tapi karna dia dilahirkan dari keluarga miskin, orang yg berada disekitar nya sedikit tidak nyaman, bahkan keluarga suami, keluarga nya dan suami nya sendiri pun bersikap sama seperti orang luar.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hazelnut_krim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#bab 5

setelah semua nya kembali tenang, keluarga theodore memutuskan untuk pergi tidur karna sudah malam dan mereka juga harus bekerja di keesokan hari nya

"kak, el tidur sama kakak boleh ya, atau kita tidur sekeluarga ga papa kok, asalkan el bisa tidur bareng kalian" ucap elvina yg tiba tiba ingin tidur bersama, sebelum menjawab, ayah, ibu dan kakak terdiam sejenak sambil saling bertatapan, mereka bingung harus menjawab apa, karna mereka juga sebenarnya ingin tidur bersama, namun disisi lain mereka juga tidak ingin membuat elvina tambah sedih karna itu adalah malam terakhir elvina berada di rumah, dan besok malam dia sudah berada di rumah orang, dan sudah menjadi bagian dari keluarga kaya itu

"boleh, kita tidur bareng bareng malem ini ya nak, tapi kenapa tiba tiba el minta kaya gitu?" tanya ibu nya sambil melihat mata anak nya yg sembab akibat menangis hingga sesenggukan tadi

"eummm, ga papa si bu, el cuman mau aja tidur bareng sama kalian, biar el juga nantinya inget terus sama kalian, kan sebentar lagi el udah ga dirumah, el bakal pindah ke rumah orang dan tinggal di sana, jadi mungkin kita bakal jarang ketemu" jawab zoeya dengan mata berkaca kaca

tanpa berpikir lagi orang tua dan kakak nya langsung mengusap rambut elvina dan mengambil peralatan tidur untuk mereka semua, mereka menata nya di ruang keluarga serapih mungkin, lalu meletakkan bantal elvina di tengah agar mereka yg berada di pinggir. di saat itu zoeya kembali merasa sedih karna ia sama sekali tidak tau bagaimana kabar ibu nya di dunia asli, selain ia merindukan ibu nya, banyak sekali momen yg belum pernah ia buat bersama ibu nya

"selamat malam sayang" ucap ibu elvina pada zoeya, begitu pula kakak dan ayah nya, zoeya hanya mengangguk sambil tersenyum pada mereka bertiga, mereka lalu memejamkan mata dan tak kama tertidur dengan pulas

**************

pagi pun tiba, keluarga theodore bangun untuk melakukan aktivitas seperti biasa, ibu dan lauren menyiapkan makanan untuk sarapan, ayah bekerja sebagai tukang kurir paket, sedangkan elvina masih belum bangun dari tidur nya

saat elvina bangun, dia menyadari kalau ibu, ayah dan juga kakak nya sudah bangun lebih dulu dari nya, ia lalu langsung bangun dan pergi ke kamar mandi untuk mencuci muka agar terlihat lebih fresh, setelah selesai ia lalu pergi ke dapur menghampiri ibu dan kakak nya

"wahhh, ibu sama kakak lagi masak apa?" tanya elvina yg mengintip masakan ibu dan kakak nya, ibu dan kakak nya sedikit terkejut karna elvina yg muncul tiba tiba

"eh kamu el, ini kita lagi masak udang kesukaan kamu, juga ini ada sayur sop yg kamu mau waktu itu" mendengar itu membuat zoeya teringat alur novel yg ia masuki ini, ia ingat kalau seminggu sebelum zoeya datang ke sini, pemilik tubuh asli pernah bilang kepada kakak dan ibu nya bahwa ia ingin memakan udang buatan kakak nya dan sop buatan ibu nya, zoeya sedikit kasihan pada keluarga itu, karna walau mereka harus berjuang keras sekalipun, permintaan anak nya adalah yg nomor satu, jadi tidak ada alasan untuk mereka berhenti bekerja sekalipun mereka sudah tua, itu bukan lah hal yg berat bagi mereka

"tapi bu, udang kan mahal, ibu dapet uang dari mana? lagian kalo belum bisa makan udang el makan sop juga ga papa kok, sop buatan ibu kan selalu yg terbaik buat el, kenapa ibu malah buang buang uang? bukan nya ibu butuh uang itu buat kebutuhan sehari hari? kok malah ibu gunain buat beli udang?"

"ga papa el, ibu bisa cari uang lagi kok, kamu tenang aja, selagi ibu masih bisa cari uang dan selama ibu masih ada, ibu bakal selalu turutin apa pun kemauan el, sekalipun itu hal yg berat bagi ibu, ibu akan berusaha buat dapetin itu untuk el, dan karna ini adalah hari terakhir kamu di rumah, ibu mau el makan enak disini sebelum pergi" ucap ibu nya yg membuat hati zoeya sakit saat mendengar ucapan tulus dari sang ibu

"kalo gitu el bantuin ya bu" elvina yg hendak membantu tapi di hadang oleh ibu nya

"jangan el ga perlu, udah kamu duduk aja ya di meja makan sambil liatin kita masak, kamu ga perlu bantuin kita, udah cukup kita aja yg masak yah nak" ucap ibu elvina yg mendorong tubuh elvina agar ia duduk di meja makan

"iya el mendingan kamu duduk aja di situ, sebentar lagi makanan nya mateng kok, dan kakak jamin deh rasanya pasti enak banget, kamu bakal kangen loh nanti sama rasa dan aroma nya" kakak nya yg juga tidak ingin el membantu nya memasak

"yaudah deh el turutin aja" elvina yg tidak punya pilihan selain menuruti perkataan ibu dan kakak nya

ibu dan kakak nya hanya tersenyum pada elvina lalu lanjut memasak. setelah beberapa menit elvina menunggu akhirnya masakan mereka pun jadi, aroma masakan mereka sangat menggoda elvina, dia ingin segera menyantap hidangan itu dengan cepat, tanpa ia sadari perut nya juga sudah keroncongan, kakak dan ibu nya terkekeh kecil mendengar itu, mereka berdua lalu mengambil peralatan makan lalu sarapan bersama

"wahhhh ini enak banget kak, masakan kakak emang ga kalah dari ibu" puji nya pada masakan kakak nya yg memang sangat enak itu, ia juga mencicipi masakan ibu nya, dan tak ia sangka masakan nya begitu enak dan menggugah selera sehingga elvina rasanya tidak mau berhenti memakan sop yg ibu nya masak

"wahh ibu, masakan ibu bener bener kaya restoran bintang 5, enak banget, bahkan udang masakan kakak kalah dari sop ibu" puji nya yg sambil terus melahap sayuran di sop itu

"ahh kamu ini bisa aja, bagus deh kalo kamu suka, ibu juga seneng denger nya, kalo gitu makan sepuas nya ya nak, nanti ibu sama kakak masakin lagi kalo kurang" senyum ibu pada elvina

"loh, ibu sama kakak ga makan?" tanya elvina yg melihat sedari tadi ibu dan kakak nya seperti nya tidak kunjung mengambil makan dan hanya melihat ny makan

"nanti aja, kamu makan dulu aja yah, ibu sama kakak belum laper kok" bohong ibu, kakak nya juga hanya mengangguk dan tersenyum namun zoeya tidak bisa di bohongi, ia tau betul kalau sebenarnya mereka berdua juga lapar dan ingin makan, tapi disisi lain mereka juga bahagia melihat elvina makan dengan lahap

"ibu sama kakak bohong, ibu sama kakak kan udah masak segini banyak nya, masa iya belum laper, kalo belum laper seengganya kalian cape kan? ini makan dulu buat ngisi tenaga supaya kalian ga gampang cape" zoeya yg mengambil kan makanan untuk ibu dan kakak nya, ibu dan kakak nya terdiam lalu menatap satu sama lain, mereka sangat terharu dengan perlakuan hangat elvina, meskipun rasanya belum cukup untuk membahagiakan elvina, tapi ketika melihat senyum bahagia di wajah elvina, ibu dan kakak pun ikut bahagia, karna sebenarnya ibu dan ayah hanya lah seorang orang tua yg cuma ingin melihat anak nya tersenyum dan bahagia, sedangkan kakak nya hanya lah anak pertama yg cuma ingin adik nya mendapat apa yg dia mau dan merasa bahagia juga merasa dicintai, ia tidak ingin adik nya merasakan apa yg kakak nya rasakan, dia hanya berharap adik nya tumbuh dengan baik dan kasih sayang orang tua yg cukup agar bisa bahagia meskipun hanya sebentar

1
Rev
🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!