NovelToon NovelToon
For Justice

For Justice

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Perperangan / Transformasi Hewan Peliharaan
Popularitas:106
Nilai: 5
Nama Author: Michael Jack

Kisah seorang ilmuan gila yang melawan pemerintah dunia yang dzalim

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Michael Jack, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kekuatan Baru Jack

Jack yang tengah memikirkan perasaannya akhirnya tertidur di bawah pohon.

Angin malam berhembus pelan, sementara suara air sungai mengalir tenang di kejauhan.

Di tengah tidurnya yang lelap, tiba-tiba sebuah suara terdengar seperti bisikan.

"Hey… anak muda."

Jack perlahan membuka matanya.

Ia langsung bangkit dan melihat ke sekeliling dengan waspada.

Di hadapannya berdiri seekor phoenix besar dengan api berwarna ungu yang menyelimuti tubuhnya.

"Siapa anda?" tanya Jack dengan penuh kewaspadaan.

"Aku adalah salah satu dari lima hewan penguasa benua kultivator," jawab phoenix itu dengan suara berat.

Jack mengernyit sedikit.

"Kenapa anda membangunkan saya?"

Phoenix itu menatap Jack tajam.

"Itu karena… aku ingin kau menjadi wadahku."

Jack langsung terkejut.

"Hah?! Kenapa saya?! Kenapa tidak orang lain saja?!" tanya Jack tegas.

Phoenix itu tiba-tiba marah.

"Itu karena kau yang telah membunuhku, sialan!!!"

Jack semakin bingung.

"Hah?! Membunuh anda?! Maksudnya apa?!"

"Kau tidak ingat kejadian beberapa hari yang lalu?!" bentak phoenix itu.

Jack mencoba mengingat, namun masih tidak memahami apa yang dimaksud.

Phoenix itu kemudian mulai menjelaskan.

Beberapa hari yang lalu, saat Jack terbang di langit benua kultivator, kondisinya sudah sangat lemah dan tidak sadarkan diri.

Pada saat yang sama, phoenix ungu juga sedang terbang di langit dengan kondisi terluka parah.

Ia baru saja bertarung melawan 15 ksatria suci yang diutus oleh Pemerintah Dunia untuk menangkap hewan-hewan roh di hutan benua kultivator untuk dijadikan bahan penelitian.

Saat phoenix ungu mengetahui keberadaan mereka, ia langsung murka dan menyerang.

Pertarungan besar pun terjadi.

Pertarungan itu berlangsung semalaman penuh dan menghasilkan gelombang kekuatan yang mengguncang dunia.

Phoenix ungu berhasil mengalahkan mereka dan memaksa kelima belas ksatria suci itu mundur.

Namun ia sendiri juga terluka sangat parah.

Phoenix itu kemudian pingsan selama tiga hari.

Setelah sadar, ia berniat mencari angsa hijau, makhluk roh yang dikenal mampu menyembuhkan luka berat.

Namun karena lukanya terlalu serius, ia tidak dapat terbang terlalu tinggi.

Saat sedang terbang rendah di langit hutan…

Tiba-tiba dari langit muncul tubuh Jack yang jatuh dengan sangat cepat.

Tubuh Jack menghantam kepala phoenix ungu dengan keras.

Mereka berdua langsung jatuh menghantam tanah.

Phoenix ungu yang marah langsung bangkit dan berniat memakan Jack.

Namun sebelum itu, ia terlebih dahulu menelan jetpack milik Jack.

Dan kemudian—

Boom!!!

Jetpack itu meledak di dalam mulutnya.

Ledakan itu membuat phoenix ungu hampir mati.

Pada detik-detik terakhir kehidupannya, phoenix itu memasukkan inti rohnya ke dalam tubuh Jack agar kelak Jack bisa menjadi wadahnya.

Penjelasan itu pun berakhir.

Jack hanya menggaruk kepalanya dengan ekspresi sedikit bingung.

"Ah… jadi begitu ceritanya."

Phoenix menatapnya dengan tajam.

"Jadi sekarang kau mengerti."

Namun Jack justru berkata dengan santai,

"Tapi mohon maaf ya… karena saya tidak tahu tentang hal itu, jadi saya tidak bisa menjadi wadah anda."

Phoenix langsung terkejut.

"Apa maksudmu?!"

Jack menjawab dengan tenang.

"Maksud saya… saya tidak mau berbagi kesadaran dengan anda."

Jawaban itu membuat phoenix benar-benar marah.

"Berani sekali kau menolakku!!!"

Aura panas langsung meledak dari tubuh phoenix. Api ungu di sekitarnya membakar tanah dan pepohonan di sekeliling mereka.

"Di benua ini tidak ada seorang pun yang berani menolak menjadi wadah hewan roh!" bentaknya.

"Bahkan banyak orang justru menginginkannya!"

Jack tetap tenang.

"Mohon maaf ya… itu kan orang-orang dari benua ini."

"Sedangkan saya bukan berasal dari sini."

Phoenix menyipitkan matanya.

"Jadi maksudmu kau adalah mata-mata Pemerintah Dunia?!"

Aura pembunuh langsung menyelimuti sekitarnya.

"Kalau begitu aku akan meledakkan inti rohku bersama deng—"

"Shutt…"

Jack mengangkat tangannya.

"Bisa tolong diam sebentar?"

Phoenix terdiam sejenak karena terpotong.

"Izinkan saya menjawab pertanyaan anda terlebih dahulu," lanjut Jack dengan santai.

"Saya bukan anggota ataupun mata-mata Pemerintah Dunia."

"Bahkan saya berperang melawan mereka."

Phoenix terlihat sedikit terkejut.

"Lalu untuk apa kau datang ke sini?"

"Saya datang karena ingin menyelidiki gelombang dahsyat yang mengguncang dunia beberapa hari lalu."

Phoenix berpikir sejenak.

"Hm… sepertinya gelombang itu adalah dampak dari pertarunganku dengan para ksatria suci."

Kemudian phoenix itu kembali berbicara.

"Bolehkah aku meminta bantuanmu, anak muda?"

Jack mengangkat alisnya.

"Bantuan apa?"

"Bisakah aku tetap berada di dalam tubuhmu?"

Jack terdiam sejenak.

"Em… apa keuntungan yang saya dapatkan jika menerima ini?"

Phoenix menjawab,

"Kau akan mendapatkan kekuatanku sepenuhnya, meskipun kau harus melatihnya terlebih dahulu."

Phoenix ungu merupakan makhluk yang memiliki kekuatan luar biasa.

Ia mampu beregenerasi dengan sangat cepat dan tubuhnya hampir tidak bisa dihancurkan.

Selain itu ia memiliki tiga tahap api.

Tahap pertama adalah api merah, api yang sangat panas dan mampu membakar hampir semua benda.

Tahap kedua adalah api biru. Api ini terasa hangat dan dapat digunakan untuk menyembuhkan luka rekan, namun tetap memiliki gelombang kejut yang bisa digunakan untuk menyerang.

Tahap terakhir adalah api ungu. Pada tahap ini api dapat berubah sesuai keinginan pengguna. Ia bisa menjadi api penyembuh yang hangat, atau api penghancur yang cukup panas untuk melelehkan besi dalam sekejap.

Jack berpikir sejenak.

Kemudian ia tersenyum kecil.

"Baiklah… aku akan menerimanya."

Phoenix tertawa puas.

"Hahaha… bagus."

"Aku juga akan membantumu menyerap energi qi dari alam secara instan."

Namun Jack mengangkat tangannya lagi.

"Tapi sebelum itu, ada beberapa syarat."

Phoenix menatapnya.

"Apa itu?"

Jack menjawab dengan santai.

"Pertama, kau tidak boleh memintaku untuk tinggal di benua ini."

"Kedua, kau tidak boleh mengambil alih kesadaranku."

"Dan yang terakhir… beri aku harta warisan berupa pedang."

Phoenix awalnya ragu.

Namun karena ia memang tidak memiliki pilihan lain, ia akhirnya mengangguk.

"Baiklah… aku setuju."

Setelah itu, tubuh phoenix berubah menjadi cahaya api ungu yang perlahan masuk ke dalam tubuh Jack.

Phoenix itu mulai bersemayam di dalam dirinya.

Jack yang sudah sangat lelah akhirnya kembali tertidur di bawah pohon.

Keesokan paginya, saat Jack membuka matanya, ia terkejut melihat seseorang sudah duduk di sampingnya.

Itu adalah Jihan.

"Sejak kapan anda berada di sini?" tanya Jack.

Jihan tersenyum kecil.

"Sejak matahari baru saja terbit."

"Aku mencarimu ke mana-mana dan akhirnya melihatmu tidur di sini."

"Jadi aku memutuskan untuk menemanimu."

Mendengar itu, hati Jack terasa hangat.

Ia merasa tersentuh.

Dalam hatinya ia mulai berpikir bahwa mungkin Jihan juga memiliki perasaan padanya.

Namun ia tidak berani bertanya.

Ia takut jika harapannya ternyata salah.

Jihan kemudian melihat sekeliling mereka.

Ia tampak terkejut.

Tanah dan pepohonan di sekitar tempat itu terlihat hangus terbakar.

"Semalam apa yang terjadi, Jack?" tanya Jihan khawatir.

"Kenapa daerah sekitar hangus seperti ini?"

Jack langsung berpikir cepat.

"Ah… tidak apa-apa."

"Semalam saya mencoba membuat api."

"Tapi apinya malah merambat dan membakar sekeliling."

Jihan menatapnya khawatir.

"Tapi kau tidak apa-apa kan?"

Jack tersenyum.

"Ya, seperti yang anda lihat… saya baik-baik saja."

Ia merasa sangat bahagia karena orang yang ia cintai memperhatikannya seperti itu.

Jihan menghela napas lega.

"Syukurlah kalau begitu."

Ia kemudian berdiri.

"Baiklah."

"Ayo kita mulai latihannya."

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!