NovelToon NovelToon
Target Transmigrasi: Berhenti Jadi Istri Durhaka Sang CEO Bucin!

Target Transmigrasi: Berhenti Jadi Istri Durhaka Sang CEO Bucin!

Status: sedang berlangsung
Genre:Menikah Karena Anak / Transmigrasi ke Dalam Novel / CEO / Anak Genius / Fantasi Wanita / Balas Dendam
Popularitas:8.7k
Nilai: 5
Nama Author: Ariska Kamisa

​"Jangan pakai namaku untuk karakter mati tragis, Elodie!"
​Peringatan Blair diabaikan. Ia justru terbangun sebagai Charlotte Lauren Blair, istri durhaka dan ibu kejam dalam novel sahabatnya. Di naskah asli, ia akan mati mengenaskan dikhianati selingkuhannya, Andreas.
​Misi Blair hanya satu: Batalkan Kematian!
​Namun, rencananya terhambat oleh suaminya, Ralph Liam Alexander. CEO dingin yang ditakuti dunia itu selalu menatapnya tajam. Tapi tunggu... kenapa Blair bisa mendengar suara hati suaminya yang sangat berisik?
​Liam (Dingin): "Jangan harap kau bisa bercerai dariku!"
Suara Hati Liam (Bucin): [Tolong jangan pergi... Aku mencintaimu sampai mau gila. Satu langkah kau menjauh, aku akan mengurungmu di kamar selamanya!]
​Ternyata, sang "Monster" adalah simp kelas berat yang takut kehilangan dirinya! Bisakah Blair mengubah alur tragis ini, meluluhkan hati putranya yang membencinya, dan bertahan dari obsesi gila sang suami?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ariska Kamisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18: Antara Logika dan Rindu

"Ralph... apakah kau benar-benar akan membiarkan istrimu mengusir ibumu sendiri setelah dua puluh tahun kita terpisah?"

Suara wanita yang mengaku sebagai Lily itu pecah oleh isak tangis yang terdengar sangat memilukan. Ia berdiri di lobi kantor Alexander Group, menatap Liam dengan mata yang penuh genangan air mata. Seluruh karyawan yang melintas mulai berbisik, menciptakan tekanan sosial yang luar biasa bagi suamiku.

Liam membeku. Tangannya yang menggenggam jemariku terasa dingin dan sedikit gemetar.

[Suara ini... getaran di nada bicaranya... ini persis seperti Mama. Tapi Blair bilang dia palsu. Bagaimana jika Blair salah? Bagaimana jika ini benar-benar keajaiban? Aku merindukannya sampai mati, Blair. Tolong jangan paksa aku untuk mengusirnya sekarang.]

Aku bisa merasakan konflik batin yang hebat di dalam kepala Liam. Suara hatinya yang biasanya bucin dan penuh percaya diri, kini terdengar seperti anak kecil yang tersesat.

"Liam, lihat aku," aku menarik wajahnya agar menatap mataku, mengabaikan tatapan tajam wanita di depan kami. "Gunakan logikamu. Seseorang yang sudah dikremasi dua puluh tahun lalu tidak mungkin berjalan masuk ke kantormu dengan gaun sutra terbaru."

"Tapi Blair... kemiripannya..." gumam Liam parau.

"Itu namanya manipulasi, Liam!" seruku pelan namun tegas.

Wanita itu melangkah maju, tangannya yang halus terulur menyentuh pipi Liam. "Ralph, kau punya tanda lahir kecil di balik telinga kirimu yang hanya aku yang tahu. Dan kau sangat suka sup jagung buatanku saat kau demam, bukan?"

Liam memejamkan mata, membiarkan sentuhan itu menetap. Aku melihat rahangnya mengeras.

[Dia tahu... dia tahu rahasia kecil itu. Oh Tuhan, apa aku benar-benar bisa memeluknya lagi? Blair, maafkan aku... aku harus memastikannya. Aku tidak bisa membuang kesempatan ini begitu saja.]

"Cukup!" aku menepis tangan wanita itu dengan kasar. "Siapa pun kau, kau sudah melewati batas. Liam, kita akan lakukan uji DNA sekarang juga. Jika kau benar-benar ibunya, hasil laboratorium tidak akan berbohong."

Wanita itu tersenyum tipis, sebuah senyuman yang tampak sangat tulus namun terasa dingin di mataku. "Lakukan saja, Blair. Aku tidak takut pada kebenaran. Aku hanya sedih karena menantuku sendiri menganggapku monster."

Dua jam kemudian, di laboratorium pribadi milik Alexander Group.

Suasana di ruang tunggu terasa sangat mencekam. Liam duduk di kursi panjang, kepalanya tertunduk di antara kedua tangannya. Axelle yang baru saja datang dari sekolah setelah mendengar kabar ini, duduk di samping ayahnya dengan wajah yang tak kalah bingung.

"Pa... apa benar itu Nenek?" tanya Axelle pelan.

Liam tidak menjawab. Ia hanya terdiam, tenggelam dalam badai pikirannya sendiri.

[Jika DNA-nya cocok, aku akan menjadi pria paling bahagia di dunia. Tapi jika tidak... aku akan menghancurkan siapa pun yang sudah mempermainkan perasaanku seperti ini. Termasuk Elodie. Aku tahu dia ada di balik ini semua. Tapi kenapa hatiku sangat ingin percaya bahwa ini benar-benar Mama?]

Aku berdiri di dekat jendela, menatap wanita itu yang sedang duduk dengan tenang sambil menyesap teh di sudut ruangan. Dia begitu tenang. Terlalu tenang untuk seseorang yang sedang diuji kebenarannya.

Elodie, kau pasti sudah memanipulasi data medis di dunia ini, kan? batinku geram. Sebagai penulis, Elodie bisa saja mengubah kode genetik di sistem rumah sakit atau mengganti sampel darahnya.

"Hasilnya sudah keluar, Tuan," ucap seorang dokter paruh baya yang merupakan orang kepercayaan Liam selama bertahun-tahun.

Liam langsung berdiri tegak. Seluruh tubuhnya menegang. "Katakan."

Dokter itu membaca dokumen di tangannya dengan wajah heran. "Berdasarkan perbandingan profil DNA antara Tuan Ralph Liam Alexander dan Nona Lily... hasilnya menunjukkan kecocokan 99,99%. Beliau adalah ibu kandung Anda secara biologis."

Deg!

Liam terhuyung mundur. Ia menatap wanita itu dengan mata yang berkilat penuh haru. Tanpa kata, ia langsung menghambur ke pelukan wanita itu, menangis di bahunya seperti anak kecil yang baru saja menemukan harta karunnya yang hilang.

"Mama... ini benar-benar Mama..." isak Liam.

Wanita itu mengusap punggung Liam, lalu melirik ke arahku dengan tatapan penuh kemenangan yang sangat tipis. Sebuah tatapan yang berkata: Aku pemenangnya, Blair.

Aku mengepalkan tangan di samping tubuh. Sial! Elodie benar-benar merombak naskahnya total! Dia tidak hanya mengirim pemeran pengganti, dia mengubah kenyataan medis dunia ini agar wanita itu 'resmi' menjadi Lily Alexander.

Axelle tampak ragu, namun melihat ayahnya begitu bahagia, ia juga ikut mendekat.

"Ini cucumu, Mama. Axelle," ucap Liam sambil menarik Axelle masuk ke dalam pelukan mereka.

Aku berdiri sendirian di tengah ruangan itu, menatap pemandangan keluarga yang 'lengkap' namun palsu di mataku. Aku tahu, mulai detik ini, hidupku di mansion Alexander akan berubah menjadi neraka. Karena 'Lily' tidak akan membiarkan aku menguasai hati Liam lagi.

[Maafkan aku, Blair. Aku tahu kau curiga, tapi hasil laboratorium tidak berbohong. Aku sangat bahagia... tolong jangan marah padaku karena aku memilih untuk percaya pada ibuku sendiri.]

Suara hati Liam membuatku sesak. Dia tidak lagi membelaku. Rindunya telah membutakan logikanya.

"Selamat datang kembali, Nyonya Lily," ucapku dengan nada yang sangat datar. "Mari kita lihat, berapa lama akting ini akan bertahan di bawah atap yang sama denganku."

1
umie chaby_ba
jadi mau Lo apa heh maxim??? kudu nya si Blair Sama Liam gituan didepan mata Lo?
Ariska Kamisa: oopsss.. 🤭🤭🤭🤭
sabar kak.. maxim lagi menguji kesabaran Blair dan Liam 🙏
total 1 replies
umie chaby_ba
kan ga jadi cerai iiihh... Maxim ngeselin!
Ariska Kamisa: iyah Maxim ini resek yaa 🤭🤭🤭
total 1 replies
Ariska Kamisa
ceritanya ini tentang transmigrasi gitu yaa...
semoga bisa menghibur semuanya...
umie chaby_ba
waduh... ada LG aja nih musuhnya /Shy/
umie chaby_ba
kasian banget nasib penulis 🤣🤣🤣🤣🤣
umie chaby_ba
good job Axelle👍👍👍👍👍
umie chaby_ba
Elodie pengen banget si Blair mati kayanya 🫣
umie chaby_ba
Axelle lucu nih pembela mama nya banget
umie chaby_ba
ngeselin Liam /Panic/
umie chaby_ba
sweet banget🤭🤭🤭
umie chaby_ba
bagus Blair....
umie chaby_ba
bagus Axelle 👍👍👍
mending kalian berdua pergi biar Liam nyesek/Right Bah!/
umie chaby_ba
Adeline pelakor
umie chaby_ba
dih bimbang sih Liam /Sleep/
umie chaby_ba
penulis emang seenaknya sih 🤣🤣🤣🤣🤣
Ariska Kamisa: aku dong....🤭
total 1 replies
umie chaby_ba
wow ada karakter baru nih
umie chaby_ba
sang penulis dibuat ketar-ketir 🫣
Ariska Kamisa: iyah hehehe
total 1 replies
umie chaby_ba
so sweet😍
umie chaby_ba
penulisnya kewalahan
Ariska Kamisa: terimakasih kak 🙏🙏🙏🙏
total 1 replies
umie chaby_ba
wwiihh keren
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!