NovelToon NovelToon
Pindah Ke Zaman Kuno

Pindah Ke Zaman Kuno

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Time Travel / Mengubah Takdir
Popularitas:1.6k
Nilai: 5
Nama Author: Mooi Xyujin

Wang Ryu, seorang pria modern, tiba-tiba menemukan dirinya terlempar ke masa lampau, lengkap dengan status setengah dewa yang misterius.

Di dunia yang asing ini, di mana kelangsungan hidup adalah prioritas utama, Wang Ryu memutuskan untuk menggunakan pengetahuannya dari masa depan untuk membangun sebuah bisnis.

Dengan kecerdikan dan sedikit sentuhan magisnya sebagai setengah dewa, dia berusaha keras untuk tidak hanya bertahan hidup, tetapi juga menciptakan jejaknya sendiri di zaman kuno.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mooi Xyujin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Orang Asing

"Dokter ini dia..." Suami itu menyerahkan 1 tael emas pada Dokter Han,pria tua itu menerima dan meminta penjaga klinik untuk mengurus kembalinya.

Lalu dia melihat ke arah suami wanita itu dengan heran.di tatap seperti itu membuat pria itu berubah tegangan." Ada ...ada apa dokter?"

Alis tua itu berkerut, melihatnya dengan heran."Apa kau tidak terkejut?"

"Ah...?"Terkejut untuk apa,dia tak mengerti.Dokter Han menepuk dahinya tak berdaya."Tuan muda itu tau jika istrimu melahirkan seorang putra....!"

"Apa!apa istriku melahirkan anak laki-laki! Tunggu kenapa tuan tadi tau...?"tanya juga dengan heran.

Keduanya lalu terdiam.

Dokter Han segera menarik pria ini masuk ke dalam kelinik.pria 30 tahun itu masuk dengan patuh ke halaman klinik.

"Ceritakan apa yg terjadi?"tanya dokter tua itu tak sabar.

Pria bernama Peng,dia bekerja sebagai pemburu hari ini dia ingin membeli keperluan istrinya namun terjadi kecelakaan Sampai dia bertemu Tuan muda itu.

Alis Dokter Han mengendur."Jadi Tuan muda itu menaruh tangannya diperut istrimu dan lalu istrimu sadar ...?"

Pemburu Peng mengangguk."Benar... awalnya istriku kesakitan dan pingsan,darah terus keluar,lalu Tuan muda itu datang,anda lihat pria tua yg bersamanya?"

Dokter Han mengangguk.pemburu Peng melanjutkan."Dia berkata Tuan muda ingin menyelamatkan istri dan anakku..."

"Tapi apa kau tau siapa tuan muda itu?"Tanyanya penasaran.

Pria itu menggelengkan kepalanya."Tidak..dia seperti bukan dari Kota Wu..."

Di kediaman Wang.

Ke esoknya Harinya saat sarapan,Wang Ryu berbicara dengan paman Feng soal membeli tanah,tadi dia memcari paman tetangga Tuan Li dan menanyakan apa tanah disebelah rumahnya.

Benar, walaupun letak rumah pria tua Li dipusat kota,tapi dilingkungan rumahnya tak begitu banyak rumah. Bahkan tetangga berjarak dari rumah lain ke rumah lain.

Seperti rumah pria tua Li yg berjarak 20 meter dari rumah paman tetangga.juga dilingkungan ini hanya ada 5 rumah.

yg rata-rata dihuni oleh lansia yg tak punya cukup uang untuk pindah karena rumah mereka tak ada yg mau membelinya.

Jadi saat Wang Ryu datang untuk membeli Pria tua Li yg pindah ke pusat kota sangat bersemangat.!

Dikatakan karena area itu rawan banjir,posisi tanah mereka lebih rendah dari tanah diarena hakim daerah yg lebih tinggi,jadi saat banjir masuk kota arena rumah Li akan terendam lebih dulu.

Karena itu juga tak ada orang yg mau membangun rumah disana.jadi banyak tanah kosong.tapi bagi Wang Ryu mengatasi banjir bukankah masalah besar.

dia bisa meninggikan pondasi tokonya dan membuat irigasi dibawah tanah.Jadi Wang Ryu ingin membeli tanah disamping rumahnya tapi masalahnya dia tidak tau siapa pemilik tanah itu.

Dan paman tetangga juga tidak tau,karena dia hanya mantu dan baru pindah ke sini beberapa tahun lalu.

".....Tuan muda ada yakin ingin membelinya?" paman Feng agak ragu dan kuwatir.

".....Paman jangan banyak berfikir,hanya saja waktu ku disini mungkin akan lebih lama dari yg ku bayangkan jadi aku ingin membangun bisnis kecil-kecilan...." Balas Wang Ryu dengan senyum kecil.

" Ini...apa yg akan anda lakukan?"walaupun tak yakin apa Tuan muda benar-benar akan membangun bisnis,dia tetap ingin bertanya.

"..membuat toko kue persik sepertinya bagus..."dua pohon Persik berbuah dengan subur,banyak yg menumpuk di gudang.

Mendengar hal ini,paman Feng juga merasa sayang jika buah persik di gudang terbuang sia-sia." Saya akan mencoba menanyakan pada hakim daerah soal tanah itu..."

Walaupun paman Feng tinggal dikota Wu dia tidak pernah sampai ke daerah perumahan ini.kota Wu sangat besar hampir seluas ibu kota.

Butuh waktu 3 hari sampai Wang Ryu diundang untuk menemui Hakim daerah untuk membahas tanah yg ditanyakan.

"Silahkan masuk...." Penjaga mengundang mereka dengan hormat untuk memasuki aula kejaksaan.

Mereka melihat bahwa Hakim daerah Jiang sudah berada dalam ruangan.paman Feng dengan ramah memperkenalkan Tuan Muda nya.

" Tuan ini tuan muda saya...Tuan muda Wang..."

"Hakim daerah panjang umur...." Wang Ryu memberinya hormat,Hakim daerah melihat bahwa pria muda ini terpelajar dan sopan dia cukup lega.

"Baiklah,tuan muda silahkan duduk...."dia mengundang mereka untuk duduk.

Paman Feng seperti biasa dia duduk dikursi tunggu yg ada disamping dinding.

Wang Ryu duduk dengan cara elegan,namun dia masih belum melepas topinya,Hakim daerah mendengar dari paman Feng bahwa mata pria itu terlalu sensitif.

Mudah terinfeksi jika terkena cahaya matahari secara langsung atau debu.

jadi di berkompromi padanya.".....Saya akan bicara secara langsung,tanah yg anda minta masih milik teman lama ku....saya sudah menanyakan padanya dan dia bersedia menjualnya...."

Wang Ryu mengangguk,itu bukan masalah."Itu Bagus, berapa yg ditawarkan tuan pemilik?"

Hakim daerah menyentuh hidungnya canggung."Nah soal itu,dia meminta untuk bertemu sendiri dengan anda jadi saya juga mengundang kemari..."

"Itu lebih baik..."Wang Ryu mengangguk dengan senyum kecil.

Ini lebih adil oleh ke dua pihak jika bisa bertatap muka untuk berunding soal harga tanah.

Melihat anak ini begitu toleran dia menghela nafas lega.sekitar setengah jam kemudian pria tua dengan tongkat masuk, dituntun oleh lelaki berusia 20 han.

Hakim daerah segera berdiri dari kursinya.menghampirinya."... Jendral tua!"

"Hei..."tawa pria tua itu,kedua orang itu segera mengantarnya untuk masuk ke dalam ruangan.

Wang Ryu agak terkejut, ternyata pemilik tanah adalah Jendral tua itu,dia berdiri dan memberi hormat.

Jenderal Tua mengangguk ringan padanya dan mempersilahkan mereka duduk.dia dibantu cucunya duduk di kursinya,lalu dia menyingkir untuk berdiri dibelakang kakeknya.

"Apa anda yg akan membeli tanah didekat sungai ....?"tanyanya pada pria dengan topinya,Hakim daerah mengatakan pria muda ini adalah orang dari sebrang lautan.

Dia memiliki masalah pada matanya karena itu dia tak membuka topinya saat bicara pada mereka.

Benar tempat disebrang pemukiman adalah sungai kecil, karena itu lah rumah-rumah disana jika banjir akan terendam lebih dulu.

Wang Ryu mengangguk dengan sopan menjelaskan."Benar tuan,saya akan membangun bisnis kecil-kecilan...."

Alis pria tua itu mengerut.

".....Sejujurnya aku ingin memberitahu mu,daerah itu rawan banjir karena itu aku tidak pernah menjualnya..."

Jika disana dibuat rumah atau hal lain di takutkan akan mendapatkan kerugian bahkan nyawa bisa dalam bahaya.

Wang Ryu melihat bahwa pria tua itu tulus menasehatinya,dia tersenyum."...Tuan anda tak perlu cemas,saya akan mengatasinya..."

3 orang itu melihat ke arah Wang Ryu dengan wajah jelek,kecuali paman Feng.

1 tahun lalu Wang Ryu belajar banyak hal termasuk Grease mencegah banjir dan dia bisa diatasi dengan mudah.

Dia telah belajar dari Yao tao dan Zao Tao soal kemampuan apa yg bisa dia gunakan didunia ini,bisa dibilang dia reinkarnasi dari Dewa surgawi sendiri.

Sejujurnya dia tak mengerti namun lambat laun dia mulai menerima gelarnya ini, setidaknya dia bisa banyak membantu orang lain, menyelamatkan orang lain.

itu lebih dari cukup untuk membantu Yao dan Tao tetap hidup.

Selama dia dianggap sebagai Dewa surgawi maka dia kan melakukan yg terbaik untuk membantu orang lain dan menghukum orang jahat.

Dan dia sejujurnya Berharap pahala yg dia kumpulan pada Zao Tao dan Yao tao bisa memberikan mereka tubuh fana.

"Nak kenapa kamu begitu percaya diri....?"tanya Jenderal Tua dengan wajah tak setuju.anak ini terlalu sembrono.

Wang Ryu menurunkan topinya tak berdaya."...saya memiliki cara sendiri,jadi Tuan harga berapa untuk tanah itu?"

"Jika kamu membahayakan orang lain dengan tanah ku aku tak akan menjual nya!"Dia mengetuk tongkat nya kelantai dengan kesal.

"Kakek jangan marah ..."Cucunya berusaha menenangkannya Jenderal Tua.dia lalu melihat kearah pria aneh itu."...Tuan muda ini ...kakek ku hanya tak ingin anda membuat kesalahan..."

Wang Ryu terdiam.

sesaat sebelum berkata dengan nada tak berdaya."Saya ingin bicara dengan Jenderal Tua serta Hakim daerah sendirian....bisakah?"

Dia tak bisa membuat pilihan lain selain menunjukkan wajahnya,apa lagi dari reaksi orang-orang ini seperti jaman leluhur mereka juga pernah melihat dewa atau mendengar cerita soal dewa ini.

Dewa yg digambarkan Yg fisiknya sama dengannya sekarang.Jadi ini lebih mudah membuat mereka percaya dan mau menjual tanah itu padanya.

" Zhang Fei keluar lah , tunggu kakek di pintu depan..."alis pria tua itu mengerut tapi dia tetap meminta pada cucunya untuk pergi.

"Baik..."jawab Zhang Fei enggan,dia berjalan keluar disusul Paman Feng yg menutup pintu aula dalam.

Setelah itu kedua pria tua itu melihat ke arah Wang Ryu,dengan pakaian berwarna merah yg kontras dengan tangan putihnya.

Dia mengulurkan tangannya untuk melepaskan topinya yg selama ini menutup wajahnya.

Rambut seputih salju terlihat,disusul mata sebiru langit dan wajah menawan yg tak bisa dibedakan antar laki-laki atau perempuan.

mata Jenderal Tua dan Hakim Jiang menyusut.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!