NovelToon NovelToon
Ayah Anakku Ternyata ... Suamiku

Ayah Anakku Ternyata ... Suamiku

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Lari Saat Hamil / One Night Stand / Pernikahan rahasia
Popularitas:54.6k
Nilai: 5
Nama Author: Yenny Een

Nura sangat membenci Viona seorang gadis sholehah, cantik dan berprestasi di sekolahnya. Di hari ulang tahunnya, Nura merencanakan sesuatu yang jahat kepada Viona.

Dan akhirnya karena perbuatan Nura, Viona menyerahkan kesuciannya kepada pemuda asing.

Viona terpaksa menikah dengan pemuda lumpuh. Setelah hamil, Viona memutuskan lari meninggalkan suaminya dan mencari ayah dari anaknya.

Berhasilkah Viona menemukan ayah dari anaknya?

Ikut ceritanya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yenny Een, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 9 Viona Pergi

Pagi-pagi sekali Viona melakukan aktivitasnya seperti biasa. Viona masak sarapan yang banyak. Viona menyiapkan baju kerja Alvaro karena hari ini Alvaro kembali masuk kerja. Setelah Alvaro menghabiskan sarapannya, Viona meminta izin untuk pergi ke rumah orang tuanya.

"Aku ikut, sudah lama aku tidak menemui Mama dan Bima," kata Alvaro.

"Bukannya hari ini Kak Alva masuk kerja ya? Kelamaan cuti apa gak takut dipecat?"

"Gak mungkin dipecat," Alvaro tersenyum.

Siapa yang berani pecat, aku yang punya perusahaan, batin Alvaro.

Raka datang menjemput Alvaro dan juga Viona. Raka mengantar mereka ke rumah orang tua Viona. Alvaro mampir sebentar sekedar menyapa mertua dan juga iparnya. Tidak berapa lama Alvaro pun berpamitan. Viona seperti biasa mencium punggung tangan Alvaro.

"Jaga diri baik-baik Kak Alva, jaga kesehatan. Kak Alva masih belum cukup kuat berdiri," ucap Viona.

"Kamu juga jaga kesehatan. Doakan selalu suamimu ini," Alvaro mengecup kening Viona.

Viona melepas kepergian Alvaro di depan pintu. Sampai mobil Alvaro menghilang dari pandangan mata, Viona kembali masuk ke dalam rumah. Viona membagikan sarapan yang dia buat sendiri kepada Bima dan juga mamanya.

Viona berbagi cerita selama beberapa minggu dia tinggal bersama Alvaro. Alvaro sangat baik dan perhatian kepadanya.

"Viona, Kak Bima yakin Alvaro adalah orang yang baik. Almarhum Papa juga sangat menyukainya. Dia orang yang bertanggung jawab. Kakak mohon jangan tinggalkan dia," kata Bima.

Hati Viona sakit mendengar kata-kata Bima. Bima sepertinya mengetahui isi hati Viona. Viona memang berencana hari ini meninggalkan kotanya. Viona sengaja datang ke rumah orang tuanya untuk berpamitan kepada Bima dan Warda.

"Sayang, di dalam berumah tangga harus saling terbuka, jujur dan saling percaya. Kalo ada sesuatu yang mengganjal di hati, cerita sama Alva. Mama juga percaya sama Alva," Warda mengusap kepala Viona.

Bima berpamitan untuk berangkat kerja kepada Warda. Tidak lupa Bima mencium punggung tangan mamanya dan meminta doa restunya. Begitu juga dengan Viona melakukan hal yang sama. Viona meminta Bima mengantarkannya ke rumah temannya.

Mereka tiba di depan rumah teman Viona. Viona mencium tangan Bima sambil menahan tetesan air matanya.

"Hati-hati di jalan Kak," Viona melambaikan tangannya.

Bima membalas lambaian tangan Viona dan melaju kencang dengan motornya menuju tempat kerja.

Viona disambut sahabatnya Yumna di rumahnya.

"Bagaimana Viona apa kamu yakin?" tanya Yumna.

"Sangat yakin. Apa Bunda tau semuanya?" Viona balik bertanya.

"Bunda sudah tau semuanya. Tapi ... apa kamu sudah memikirkan semuanya? Kak Alva orang baik lho."

"Kak Alva terlalu baik. Dia mau mengakui anak yang ada di dalam kandungan ini sebagai anaknya. Aku gak tega. Aku harus cari tau siapa Ayah anakku."

"Tapi bagaimana caranya?"

"Petunjuk yang aku punya hanya kartu debit itu. Kita akan mengetahuinya setelah aku melahirkan. Sebelum itu, aku ingin menghilang dari kota ini. Aku malu," isak Viona.

"Tapi kamu sudah menikah Viona. Seandainya bayi ini lahir, orang akan mengira bayi itu adalah anaknya Kak Alva," kata Yumna.

"Aku takut, aku takut," Viona semakin terisak.

Sebagai seorang sahabat Yumna menghargai keputusan Viona yang ingin meninggalkan kota kelahirannya. Viona hari ini ikut Yumna pulang ke kampung halamannya. Viona menonaktifkan ponselnya.

Sebuah mobil berhenti di depan rumah Yumna. Viona dan Yumna masuk ke dalam mobil travel. Mereka meninggalkan Kota Alang Raya.

Mama, Kak Bima, Kak Alva, maaf, aku telah mengecewakan kalian. Untuk sementara aku akan pergi sampai aku melahirkan anakku, Viona bicara dalam hati.

🌑 Kantor Alvaro.

Alvaro kembali bekerja di kantor. Alvaro tidak fokus bekerja karena selalu mengingat Viona. Alvaro menelpon assisten rumah tangganya menanyakan di mana Viona. Dan assisten rumah tangganya menjawab sampai sore ini Viona belum pulang ke rumah.

Alvaro kemudian menelpon mertuanya menanyakan keberadaan Viona. Dan mertuanya bilang Viona tadi pagi diantar Bima ke rumah temannya.

Alvaro mencoba menghubungi ponsel Viona tapi tidak aktif. Alvaro dengan terpaksa menyuruh Raka memanggil Bima untuk datang ke ruangannya.

Raka membukakan pintu untuk Bima. Bima yang masih menyandang karyawan baru merasa tertekan menghadap atasannya. Bima takut dia telah membuat kesalahan sehingga atasannya meminta datang ke ruangannya.

"Bos, Bima sudah di sini," kata Raka.

Alvaro memutar kursi kerjanya. Bima terperanjat tak percaya. Bima menatap ke arah Raka dan Raka dengan tersenyum menganggukkan kepala seolah membaca pikiran Bima.

"Apa Anda pimpinan kami?" tanya Bima.

"Iya, Viona sampai sekarang belum pulang. Apakah kamu tau di mana dia?" tanya Alvaro.

"Hmmm, tadi sebelum ke kantor saya mengantarnya ke rumah temannya. Sebentar," Bima mengambil ponselnya dan menghubungi Viona.

Sampai panggilan ke sekian kalinya, ponsel Viona tidak aktif. Bima bahkan menghubungi mamanya menanyakan ke beradaan Viona. Jawaban mamanya sama seperti menjawab pertanyaan dari Alvaro.

"Bima apa yang terjadi? Perasaanku tidak tenang. Apakah Viona ngomong sesuatu?" tanya Alvaro.

"Tidak ada. Viona tidak mengatakan apa-apa," Bima mulai memikirkan Viona.

Alvaro teringat percakapan mereka tadi malam. Alvaro menceritakannya kepada Bima.

"Apa mungkin Viona sedang hamil?" Bima terduduk di kursi tamu.

"Beberapa hari yang lalu Viona mengalami mual bahkan keadaannya sangat lemah. Aku sudah membawanya ke rumah sakit. Tunggu sebentar," Alvaro menghubungi Dokter Eka.

"Apa? Benarkah? Apa alasannya? Terima kasih Dokter," Alvaro menutup teleponnya.

"Apa yang terjadi?" tanya Bima.

"Viona hamil dan dia menyembunyikannya dariku," jawab Alvaro.

"Apa kamu belum mengakui perbuatanmu kepada Viona?"

"Secara langsung belum, tapi tadi malam ketika Syakira datang ke rumah, aku secara tidak langsung mengakui semua perbuatanku. Aku sempat melihat Viona mendengar pengakuanku."

"Syakira, siapa? Pengakuan apa?" Bima penuh selidik.

"Syakira gadis yang sebelumnya Ingin dijodohkan Mama tapi aku selalu menolaknya. Dia bilang Viona bukan gadis baik-baik dan anak yang di dalam kandungannya adalah anak haram. Tentu saja itu tidak benar. Viona tidak pernah melakukan hubungan intim dengan pria lain selain aku."

"Apa? Jadi, gadis itu adalah Nyonya?" Raka melebarkan rahangnya.

"Tidak salah lagi. Viona merasa malu karena dia hamil anak orang lain. Kenapa Anda tidak jujur dari awal? Kalau sudah begini ke mana kita mencari Viona?" Bima terus menghubungi ponsel Viona.

Alvaro terdiam. Alvaro sungguh menyesal. Kini Viona pergi dalam keadaan hamil.

"Bos, saya izin pulang. Saya ingin mencari Viona ke rumah temannya," Bima bangkit dari tempat duduknya.

"Raka, kita juga ikut," perintah Alvaro.

Raka dan Alvaro mengikuti Bima yang melaju dengan motornya. Mereka menuju rumah teman Viona. Setelah mereka tiba, ternyata teman Viona sudah pindah rumah. Dia dan orang tuanya cuma ngontrak di rumah itu. Yang punya rumah juga tidak dapat membantu.

"Alva! Semua ini salah kamu! Kembalikan Viona! Kembalikan Viona!" Bima mencengkeram kerah baju Alvaro.

"Aku janji akan menemukan Viona," Alvaro pasrah mendapatkan pukulan lagi dari Bima.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

1
Rahayu Ayu
Ini beneran Arya melibatkan dukun????
Nashira
Cinta apa obsesi?
Queen
Siapa lagi ini?
Queen
Ternyata Arya
Queen
Siapa lagi yg nyulik?
Queen
Kirain sdh di unboxing 😁
Queen
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Queen
si al banget Arya
Queen
Kan tadi mlm diukur Rully 🤣
Queen
Segitunya
Fang
Astaga, ngakak ,🤣😂😅😆😁😄😃
Fang
😃😄😁😆😅😂🤣
Fang
kasian
Fang
Kesurupan 🤣🤣🤣🤣
Fang
Ge er amat 🤣🤣
Khen Thut
Menantang langit
Na!
Msh gak sdr diri
Na!
Rasain 🤪
Al!f
/Right Bah!/
Queen
Viona mulai naval 😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!