Seorang gadis cantik pindah rumah ke rumah warisan nenek moyangnya. Dia tinggal sendiri karena kedua orang tuanya sudah meninggal.
Dia pindah ke rumah itu karena dekat dengan kampusnya dan rumah orang tuanya dijual untuk membayar hutang mereka.
Dia tinggal sendiri dirumah itu tapi dia merasa ada orang lain yang juga tinggal disana.
Setiap hari dia merasakan kehadiran sesuatu yang entah apa itu manusia atau bukan.
Gangguan demi gangguan datang menghampirinya. Membuatnya harus bersabar.
"Aku tidak mau tinggal lagi disini selama kau masih disini! "
_Narura Ayame_
"Kau akan tetap menjadi milikku meski aku tidak tahu kau itu makhluk apa"
_Devano Lee_
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ucu Irna Marhamah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
KEHIDUPAN BARU
Narura melihat Devano yang sedang mengotak-atik komputernya diruang kerjanya.
"Kenapa kau tidak ke kantor? Kenapa kau malah bekerja dirumah? Apa mereka sudah mengetahui kalau kau bukan manusia? " tanya Narura.
"Kenapa kau begitu senang bertanya? "
"Karena aku mau tahu"
"Baiklah, jawabannya, karena aku tidak mau jauh darimu Naru"
"Apa? Jawaban macam apa itu " gerutu Narura.
"Memangnya kau mau apa? "
"Tidak ada"
"Kau mau nakal ya"
"Tidak "
"Bagaimana kalau kita jalan-jalan? "
"Kemana? "
"Terserah, kau mau kemana? "
"Belakangan ini aku mau ke rumah makan, sepertinya ada menu baru disana.. Aku tidak kesana karena aku sibuk"
"Kenapa tidak ke restoran saja? "
"Karena direstoran tidak akan ada menu baru"
"Baiklah, ayo ke tempat itu "
"Benarkah? Uuhh senangnya"
♡♥♡♥♡♥♡
Selama diperjalanan, Narura terus berbicara dan menceritakan leluconnya.
Sesekali Devano tersenyum mendengar cerita Narura karena dia sedang menyetir.
Akhirnya, mereka sampai di rumah makan yang dimaksud Narura.
"Oowwhh benarkan ada menu baru" kata Narura.
Devano menghela napas pendek kemudian mereka pun duduk dikursi pilihan Narura.
Pandangan para pelanggan dan pelayan tertuju pada mereka berdua. Bagaimana tidak, pria berjas tampan itu terlihat mencolok berada ditempat yang tidak semestinya.
"Kenapa mereka menatapku Naru? "
"Itu karena setelanmu.. Harus nya kau memakai kemeja saja dan jeans bukan memakai jas seperti itu. Kau menarik perhatian"
Seorang wanita jalang menggoda Devano.
"Hai"
Devano menatap jijik pada wanita itu. Wanita itu membelai pipi Devano.
"Apa kau tidak malu? Aku sudah beristri" kata Devano.
Narura mengangkat wajahnya dan menatap Devano.
Wanita itu berlalu kesal.
Devano memakan makanan pesanannya. Narura terkejut melihat Devano yang makan.
Devano menoleh pada Narura. "Kenapa kau menatap ku seperti itu? Kau baru menyadari ketampananku ya"
"Tidak bukan itu.. Ke.. Kenapa kau makan? "
"Pertanyaan macam apa itu? Bukankah kau sendiri yang mengajakku makan? "
"Kau kan.. Druckless" bisik Narura.
"Iya, aku makan, aku bukan hantu"
Semua orang menoleh pada Mereka berdua.
Devano salah tingkah. "Aku hanya bercanda" kata Devano pada para pelanggan.
Mereka pun melanjutkan aktivitas masing-masing.
Narura menghela napas berat. "Aku sengaja berbisik tapi kau malah bicara keras"
"Itu karena aku kesal padamu"
Narura tersenyum manis.
Devano juga tersenyum melihat senyuman Narura yang menyejukkan hatinya.
♡♥♡♥♡♥♡
Mobil Devano terparkir didepan mansion. Mereka pun keluar dari mobil.
Tiba-tiba, Narura merasa mual. Dia pun segera pergi ke kamar mandi dan muntah di washtafell .
Narura terlihat berfikir. Jangan-jangan dia..
"Kau kenapa? " tanya Devano yang tiba-tiba berada disamping Narura.
"Aaa!! Kau membuat ku terkejut! "
"Maaf"
"Aku.. Aku mual dan pusing, jangan-jangan aku.. Hamil"
Devano terkejut.
"Tidak mungkin"
"Kenapa tidak mungkin! Selama ini kan kau sudah 2 kali memperkosaku! "
"Meskipun aku melakukannya, kau tidak mungkin hamil karena kita berbeda alam"
Narura mengerutkan dahinya. "Lalu.. "
"Jangan-jangan kau mengandung anak orang lain" selidik Devano.
"Tidak mungkin! "
"Kenapa tidak mungkin? "
"Aku masih perawan! "
"Kita cek saja ke dokter"
"Aku juga dokter aku tahu ciri-ciri orang hamil"
"Terserah, ayo pergi "
Mereka pun ke rumah sakit dan ternyata Narura hanya masuk angin.
Devano tertawa selama diperjalanan. Narura terlihat kesal.
"Naru, kau begitu cinta padaku ya sehingga kau merasa hamil karena ulahku? "
Narura menatap Devano dengan tajam. "Maksudmu apa? "
"Kau meminta pertanggung jawabanku agar kau bisa menikah denganku ya, iyakan"
"Dasar mesum! Aku tidak pernah berfikir selaknat itu! Aku cemas dengan diriku sendiri! "
Devano tertawa.
Mereka pun sampai ke mansion. Narura memasuki kamarnya. Devano menyusul.
"Eh? Mau apa kau dikamarku "
"Memang apa salahnya jika aku mau tidur denganmu? "
"Apa? Pergi sana"
Devano mendekat dan makin mendekat.
Narura terpundur.
"Jangan seolah aku akan memperkosamu"
"Pergi mesuum!! "
Devano memeluk Narura dan menghirup aroma tubuh Narura yang menggoda.
"Hmmm hhhh"
Narura merasa geli. "Kau ingin hamil kan, mari kita buat dengan serius"
"Apa kau bilang! Tidak mau! "
jgn² siasat emak'y 😁
pdhal prcya sama keluarga hrus'y jgn sama pcr 🤦🏼♀️
mdh²an Yoona bner anak'y Devan sama Naru 🤲🏻 amin
jgn doonk
cucok meong mblewer²
bgoosz
ni otor'y yg halu apa pnglman pribadi ye 🤔🤣🤭
b'janda tor ✌🏻
🏃🏼♀️🏃🏼♀️🏃🏼♀️🏃🏼♀️💨💨💨💨💨💨