NovelToon NovelToon
Menikah Karena Balas Dendam

Menikah Karena Balas Dendam

Status: tamat
Genre:Patahhati / Balas Dendam / Nikahkontrak / Konflik Rumah Tangga-Pembalasan dendam / Tamat
Popularitas:4.1M
Nilai: 4.7
Nama Author: aulia rysa

Aku di jadikan alat balas dendam oleh suamiku.
Satu tahun menikah tak ada kelembutan dan tanggung jawab suami yang kudapatkan melainkan kehadiran ku hanya di anggap patung tak ternilai.

"Kau hanyalah boneka tidak lebih dari apapun yang berharga di dunia. Kesengsaraan hidup mu kebahagiaan terbesar bagiku," ucap Rizal penuh penekanan menatap benci wulan yang seketika melemas mendengar pengakuan pria tersebut.

"Apa salah ku hingga kau tega melakukan ini? kenapa tidak kau bunuh saja aku biar kau puas, kenapa harus seperti ini? kau bukanlah manusia, kau iblis berwujud manusia!" Teriak Wulan menggebu-gebu muak dengan tingkah rizal.

"Hahaha.... hahaha ... kau benar saya iblis berwujud manusia. Dan semua itu karena kakak mu!" jawab Rizal tertawa dan seketika langsung berubah dingin dengan tatapan pembunuh.

Sanggup kah aku menjalani pernikahan ini? atau mundur agar tak tersakiti lebih dalam?

Yuk baca kisah ku🤗

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aulia rysa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 9: Tubuh polos

🌻H 4 P P Y R 3 4 D I N G🌻

🌹✨💞✨🌹

Wulan bangun lebih awal dari rizal, wanita itu segera masuk ke kamar mandi membersihkan diri.

"Apa yang harus ku lakukan? aku tak memiliki pakaian ganti, tidak mungkin memakai pakaian yang sama. Kenapa hidup ku seperti orang gelandangan berada di rumah mewah tapi tak ada pakaian yang bisa ku kenakan," ucap Wulan meratapi kehidupan begitu miris.

Sekarang tak ada cara lain, selain merendam pakaian nya dengan molto, lagian pakaian nya tak kotor hanya saja bau keringat yang menempel di pakaian membuat tak nyaman.

"Nah, kalau seperti ini kan beres. Aku bisa memakai nya kembali," lega Wulan dan bangga dengan otak nya tak pernah kehabisan cara.

Wulan berendam di bathtub sudah hampir 20 menit, dia akan menyelesaikan ritual nya jika pakaian nya sudah kering.

Rizal yang baru bangun tak melihat ada orang, mengedarkan pandangan mencari keberadaan nya, namun tak juga menemukan.

Hingga akhirnya pria itu memutuskan untuk tak peduli dan segera bangkit dari kasur masuk ke kamar mandi.

Wulan yang sudah menyelesaikan ritual nya keluar dari bathtub dengan tubuh polos nya.

"Akkkkkkh .... "

"Apa yang kau lakukan di sini! cepat keluar," teriak Wulan kaget keberadaan rizal di sini dan tangan nya menyilang pada kedua bahu.

Rizal masih tak percaya dengan apa yang di lihat di depan nya sekarang.

Ini pertama bagi nya melihat tubuh polos wulan setelah satu menikah.

Tidak bisa di pungkiri dia tergiur dengan indah nya pemandangan di hadapan nya.

Tubuh wulan begitu mulus dan terlihat indah tanpa busana.

"Apa yang kau lihat cepat keluar! " teriak Wulan malu dan merasa begitu bodoh tidak mengunci pintu.

"Kalau saya tidak mau kenapa? apa yang akan kau lakukan?" tanya Rizal berjalan mendekati wulan.

"Mau apa kau? menjauh lah kenapa mendekat?" takut Wulan melangkah mundur.

"Kenapa? apa kau takut?"

"Bukan urusan mu, menjauh lah," gugup wulan yang kini tubuh nya dan rizal sudah begitu dekat.

Rizal menatap lekat wajah wulan, bahkan mata nya pun mengarah pada benda kenyal yang di tutup wulan dengan kedua tangan nya.

Senyum smirk terukir di wajah rizal membuat wanita itu menjadi takut, tubuh nya pun sudah mentok di belakang dinding.

"Ya Allah bantu hamba mu ini," batin Wulan berdoa penuh harap di beri keajaiban.

"Dasar jala*g apa kau pikir saya akan tergoda? tidak mungkin saya tergoda sama bekas orang yang tidak saya ketahui berapa banyak pria yang sudah kau layani. Aset saya sangat berharga dan tidak pantas berada di tempat kotor seperti mu," batin Rizal menatap wulan yang takut memejamkan mata.

"Tidak usah berpikir jauh, saya jijik menyentuh mu, aset saya juga pilih-pilih tidak sembarang masuk," bisik Rizal mengigit kecil telinga wulan hingga wanita itu membuka mata.

"Pergilah dari sini, dan jangan sekali kau memperlihatkan tubuh menjijikkan mu di hadapan ku atau terima sendiri resikonya," ancam Rizal.

Wulan yang sudah ketakutan setengah mati, berlari dengan tubuh polos meraih pakaian keluar dari kamar mandi.

Tubuh nya masih deg-degan mengingat betapa dekatnya dengan rizal pria tua gila itu.

"Dasar gila! dia pikir saya mau di sentuh olehnya? cuih, menjijikkan. Saya lebih memilih mati dari pada harus di sentuh iblis sepertinya," umpat Wulan kesal.

"Kau begitu sombong pria tua, kita lihat apa sikap sombong mu itu akan terus ada atau sebaliknya." ucap wulan memandang arah kamar mandi.

Rizal berendam di bathtub, tubuh nya begitu panas dan bahkan adik kecil nya sejak tadi sudah meronta-ronta melihat tubuh polos wulan begitu indah dan menggoda.

Karena ego dan gengsinya lebih besar dia menahan untuk tidak melakukan apapun.

"Wanita itu apa sengaja melakukan nya? apa dia ingin menunjukan tubuh indah nya?" ucap Rizal bertanya-tanya, otak nya terus teringat pada lekuk tubuh wulan.

Tubuh wulan tadi menggoyang iman nya, rizal tak pernah melihat seindah punya wulan. Satu menit melihat rizal sudah menghafal dan bahkan tanda lahir wulan.

"Apa cara nya seperti ini menggoda pelanggan pria nya? Dasar jalan*g murahan," geram rizal berpikir apa saja yang di lakukan Wulan dengan tubuh polos seperti tadi.

Wulan sudah selesai mengenakan pakaian, meski tak menggunakan make-up di wajah, wulan tetap terlihat cantik.

Tampil natural tanpa riasan sedikit membuat wulan tak percaya diri. Wajah putih mulus bersih tanpa jerawat atau bekas tidak membuat wanita itu percaya diri.

Dia terbiasa menggunakan make-up meski tipis itu sudah membuatnya pede, namun kali ini berbeda dia tak mengenakan apapun.

"Risma," panggil Mama alma.

"Iya ma, ada apa?" sahut risma menghampiri mama nya.

"Apa kakak ipar mu sudah turun?" tanya Mama alma belum melihat keberadaan anak mantu nya itu.

"Seperti nya belum ma, sejak tadi risma sama anak-anak di ruang keluarga tidak melihat kakak atau kakak ipar turun," jawab Risma.

"Apa mereka semalam melakukan nya? tapi bukan nya kata rizal tidak bisa melakukan lagi karena akan bermasalah pada aset nya?" bingung Mama alma berasumsi sendiri.

"Risma tidak tau itu, coba tanya kan langsung pada kakak." usul risma enteng.

"Mama maunya gitu sih, tapi apa kakak mu itu akan jawab?" tanya balik Mama.

"Iya, yah. Kakak beda sama kak rian," risma membenarkan ucapan mama nya.

Sifat rizal dan rian bagai langit dan bumi. Sifat rizal sama dengan papa yusuf, dan rian sama seperti mama alma.

"Apa perlu risma panggil kakak ipar?" tawar r

Risma.

"Boleh." jawab mama alma.

"Kemana dia? apa belum bangun?" tanya p

Papa yusuf.

"Dia? siapa dia?" bingung Mama alma tidak paham.

Mama alma menatap penuh tanda tanya maksud perkataan suaminya.

Namun bukan di jawab suaminya malah pergi menuju meja makan dan duduk.

"Sayang, mama tinggal bentar ya," kata Mama alma pada mantu nya mala dan menyusul sang suami.

"Pa, maksud papa dia siapa?" tanya ulang Mama alma belum mendapat jawaban.

"Dia siapa lagi jika bukan sampah yang bersama anak kita rizal," jawab Papa yusuf tidak sudi menyebut nama wanita murahan.

"Astaghfirullah, Pa. Istighfar pa, tidak baik berbicara seperti itu, dia yang papa maksud adalah mantu kita, dia punya nama, namanya wulan dan anak kita sangat mencintai nya." kata Mama alma.

"Dia bukan mantu Papa!" tegas Papa menatap tajam istri nya.

"Tapi bagaimana juga di_"

"Stop terus membela nya, apa yang dia berikan pada mama hingga terus membantah ucapan papa. Sebelum nya mama tidak pernah seperti ini, kenapa mendadak berubah? bukannya sekarang semua sudah membuktikan jika wanita itu tidak hanya seorang jalan*g tapi juga sumber masalah buat keluarga kita," sela Papa.

Mama alma tidak tau harus berkata apa untuk membalas perkataan suaminya, dia yakin jika terus menjawab wulan lagi yang akan di salah kan.

...Bᴇʀsᴀᴍʙᴜɴɢ......

...✨____________ 🌼🌼_______________✨...

1
Ira Priskilla
Kecewa
Ira Priskilla
Buruk
KUSRINI DWI
Kecewa
KUSRINI DWI
Buruk
Sulis Triwinarni
paling bapaknya rizal yg bunuh keluarganya si wulan
Masuli Nainggolan
karakter Wulan dibuat lemah, gandengan tangan dg laki2 lain membuat karakter Wulan kurang menarik
Masuli Nainggolan
Wulan knp ga jaga nama baiknya juga y,sdh punya suami, keluarganya menghina dia pegangan tangan dg laki2 lain
sandi Gelau
tapi kan.. cinta tk blh paksa.. nnti menyakitkan mu Panji.. lbh baik Wulan mendiri dulu..
WA ODE AYU LESTARI
bagus
Fauzi Yulius
Luar biasa
Indri Sukawati
ya ampun, kalo aku jadi Wulan Aku udah kabur ke dunia antah berantah,. biar ga bisa ditemukan😡
Amelia Putri
assalamu'alaikum
yunna
berharap Rizal tau kbnrn nya, semoga Wulan Uda bahagia dgn Panji GK rela balikan dgn rizal
yunna
ngak nyadar dri
yunna
buat Rizal dan Wulan cerai Thor biar Rizal nyesel semoga Wulan dpt jodoh yg lebih baik lg
yunna
gimana mo perjuangan kn Rizal jk KSI pelakor masuk d dlm rumah tangga nya Dy yg KSI kesempatan tuk pelakor
Erlinda
dasar si Wulan goblok ,udah tau dan mempunyai bukti kejahatan papa mertua nya kok malah mendiamkan bukan nya menyerahkan bukti itu pada polisi sekarang baru kau rasakan akibat kebodohan mu ..
Soerya Abdul Soerya
Thankz banyak2 kakk authorrr
Ceritanya bagus dn endingnya bahagia
Tetap semangat kakk authorrr untuk karya2 selanjutnya
Kembang sekebon buat kk otor😍
Soerya Abdul Soerya
Pmn shin adalah ayah Rizal
Soerya Abdul Soerya
Hehehe Rizal Rizal bygooo nye di bagi2 napa🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!