NovelToon NovelToon
SIMPUL KIRANA : TAKDIR ENAM NEGERI

SIMPUL KIRANA : TAKDIR ENAM NEGERI

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Isekai / Sistem / Penyelamat
Popularitas:431
Nilai: 5
Nama Author: Noona Y

Bhaskara hanyalah pemuda biasa ... hingga sebuah kecelakaan merenggut hidupnya.
Saat membuka mata, ia telah berada di Jagaddhita—dunia yang perlahan ditelan kegelapan. Sebuah sistem misterius muncul di hadapannya.

《Misi Utama》
-Pulihkan Prisma Kirana.
-Satukan Enam Negeri.
-Selamatkan Jagaddhita.

Untuk menyelesaikan misi itu, Bhaskara harus mencari lima putri pewaris elemen—Anala, Nirmala, Sekar, Samira, dan Vajra.

Namun, menyatukan mereka tidak cukup. Ia harus membentuk Simpul Kirana, ikatan suci yang dapat membangkitkan kembali cahaya dunia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Noona Y, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 7 : KEMENANGAN AGNIVARA

​"Tangkap Pangeran Dahana! Jangan biarkan pengkhianat itu lolos!" perintah Anala tegas, suaranya menggelegar dipenuhi wibawa seorang penguasa sejati.

​CLANG! CLANG!

​Tanpa ragu sedikit pun, puluhan Senopati dan prajurit berzirah merah langsung melompat mengepung jalur melarikan diri tersebut. Dinding tombak dan mata pedang berkilat seketika menyilang di hadapan Dahana, mengunci posisinya hingga tak mampu berkutik satu langkah pun.

​"Lepaskan aku! Aku ini paman raja! Kalian tidak berhak—" jerit Dahana histeris saat dua Senopati Utama mencengkeram kedua tangannya dan memaksa sang paman bertekuk lutut di tengah arena.

​Tiga pengawal kerajaan langsung melangkah maju melucuti jimat terlarang dan jubah kebangsawanan Dahana, menyisakannya berlutut tanpa daya di hadapan Altar Agung.

Saat Anala berdiri tepat di hadapannya, Dahana yang bersujud di tanah mendadak merayap maju. Dengan tubuh gemetar hebat dan wajah pucat pasi berderat air mata, ia nekat mengulurkan kedua tangannya—memegangi erat kaki Anala.

"Anala! Keponakanku... tolong, ampuni Paman!" ratap Dahana histeris, suaranya parau dan bergetar penuh ketakutan. "Paman khilaf! Paman hanya terpengaruh oleh bisikan Energi Kelam Umbrawa! Tolong ingat ayahmu... ingat darah keluarga kita yang mengalir di tubuhmu!"

Anala menatap pamannya dari atas. Tidak ada sedikit pun keraguan atau rasa benci yang liar di matanya.

Bhaskara berdiri tenang beberapa langkah di belakang Anala, melipat kedua tangannya di dada seraya mengamati interaksi puncak tersebut.

Anala menarik kakinya perlahan dari genggaman Dahana, membuat sang paman tersungkur semakin dalam di atas tanah.

"Paman Dahana," panggil Anala pelan, namun suaranya merembat jelas ke seluruh sudut Altar Agung. "Namamu, darahmu, dan kedudukanmu tidak akan pernah bisa membenarkan pengkhianatanmu pada rakyat dan Kerajaan Agnivara."

Hukumanmu... adalah terbakar dalam Api Abadi Agnivara!" tegak Anala, suaranya menggelegar dingin menembus setiap sudut Altar Agung.

"TIDAAAKKKK! AMPUNI AKU, ANALA! TIDAAAK!" jerit Dahana histeris. Suaranya melengking penuh ketakutan, bergema memantul di dinding-dinding Colosseum. Sang paman mencoba merayap mundur secara gila, namun cengkeraman kokoh para Senopati Utama mengunci tubuhnya rapat-rapat di atas tanah.

Anala mengacungkan Pedang Garuda Merahnya ke udara. Seketika, lidah api murni keemasan dari Fragmen Agni memancar membumbung tinggi, menyinari seluruh arena dengan pendar keadilan yang menghanguskan.

Sang paman bersimbah keringat dingin, napasnya tersengal-sengal ketakutan menatap pendar Api Abadi yang kian mendekat.

"TUNGGU! TUNGGU, ANALA! JANGANN!" teriak Dahana histeris, suaranya melengking pecah. "Bukan aku... bukan aku yang merencanakan ini semua dari awal!"

Gerakan tangan Anala terhenti seketika. Ujung Pedang Garuda Merah terhenti hanya beberapa inci di depan dada Dahana, memancarkan hawa panas yang membuat pakaian kebangsawaannya mulai terkoyak.

"Apa maksudmu, Paman?" tanya Anala dingin, matanya memicing menuntut penjelasan.

"Ada... ada sosok di balik semua ini!" jerit Dahana terengah-engah, merayap makin rendah sambil menunjuk-nunjuk ke arah langit malam. "Sesosok bayangan dari Umbrawa! Dia yang mendatangiku... dia yang menjanjikan kekuasaan mutlak atas seluruh daratan Agnivara jika aku berhasil membunuhmu dan merebut Fragmen Bara!"

Para menteri dan Senopati di tribun saling berbisik gempar. Suasana Colosseum yang tadinya dipenuhi sorak-sorai mendadak berubah tegang.

Bhaskara melangkah mendekat, matanya menatap tajam ke arah Dahana.

Sebelum bibir Dahana sempat membocorkan lebih banyak detail, bayangan hitam pekat mendadak mencuat liar dari sela-sela retakan batu Colosseum.

WUUUSHHH!

Uap pekat berbau busuk dan dingin menyengat menyebar cepat mengelilingi tubuh Dahana. Hanya dalam hitungan detik, kabut hitam Umbrawa itu menggulung rapat sang paman bagaikan kepompong raksasa.

"Tolong! AN—" Jeritan Dahana terputus seketika.

Bhaskara melompat cepat seraya mengayunkan telapak tangannya, menembakkan kilatan Pistol Cahaya untuk membelah asap tersebut. Namun, tembakan cahaya emas itu hanya menembus angin kosong.

Saat kabut pekat itu memudar ditiup angin, Pangeran Dahana telah lenyap sepenuhnya dari hadapan semua orang, hanya menyisakan bekas luka gosong melingkar di atas tanah stone Colosseum.

"Dialihkan!" seru Bhaskara, matanya menatap tajam lokasi hilangnya Dahana. "Seseorang baru saja menggunakan sihir perpindahan ruang tingkat tinggi dari kejauhan."

Anala menurunkan pedangnya, matanya membelalak menatap tempat pamannya baru saja berdiri. Seluruh prajurit, menteri, dan Senopati di tribun kembali geger dan saling bersiaga dengan pedang terhunus, menatap sekeliling dengan cemas.

******

Beberapa pekan setelah peristiwa berdarah di Altar Agung, kedamaian akhirnya kembali menaungi Kerajaan Agnivara. Pangeran Dahana telah dinyatakan sebagai buronan utama, sementara Anala resmi naik takhta sebagai penguasa sah yang dicintai seluruh rakyatnya.

Di dalam kamar pribadi istana yang megah, Bhaskara duduk bersandar di tepi peraduan emas. Cahaya mentari sore menerobos masuk lewat jendela ukir, membiaskan pendar hangat di atas lantai batu pualam.

Dengan hembusan napas lega, Bhaskara mengibaskan tangannya di udara, memanggil antarmuka gaib yang selama ini membimbing langkahnya.

PING!

Layar hologram berpendar keemasan mengambang halus di hadapannya:

> [PANEL SISTEM LONTAR EMAS]

> 🏆 PENCAPAIAN TERAKHIR:

> Gelar Terbuka: Sang Pemurni Cahaya (Hero of Agnivara)

> Item Diperoleh: Jimat Naga Purba Cahaya (Pusaka Pelindung Tingkat Mitos)

> Skill Terbuka: Ajian Kirana Agni (Pistol Cahaya & Perisai Teratai)

> Peringatan: Energi Kelam Umbrawa mulai bergerak di balik bayangan.

> 📜 MISI UTAMA SELANJUTNYA:

> Judul Misi: Puncak Resonansi Takdir

> Tujuan: Buat Ikatan Suci dengan Putri Anala, Penguasa Agnivara.

> Ganjaran Misi: Pembukaan Segel Fragmen Kirana Sejati & Akses Tingkat Dewa.

Bhaskara menatap tulisan di layar sistem itu tanpa kedip. Dahinya berkerut halus, membaca dua kata utama di sana berulang kali.

"Ikatan Suci?" gumam Bhaskara pelan, menyipitkan matanya seraya bertopang dagu. "Maksudnya... menikah?!"

Sistem di hadapannya berkedip pelan, seolah mengonfirmasi keterkejutan pemiliknya. Menikahi Sang Putri Api bukan hanya sekadar urusan takdir dunia ini, tapi juga syarat mutlak untuk menyatukan kekuatan Cahaya Kirana milik Bhaskara dan Api Agni milik Anala guna menghadapi ancaman besar Umbrawa yang kian dekat.

TOK! TOK! TOK!

Ketukan lembut di pintu kamar memecah lamunan Bhaskara.

Pintu berukir itu terbuka perlahan, memperlihatkan sosok Anala yang melangkah masuk tanpa jubah kebesarannya—hanya mengenakan gaun santai berwarna merah keemasan yang anggun.

"Bhaskara?" panggil Anala lembut, tersenyum manis melihat pria yang sedang melamun di tepi tempat tidur. "Apa aku mengganggu istirahatmu?"

...****************...

1
Europa.
seperti biasa, novel baru, nunggu insect
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🥑⃟YAYA💘℘ℯ𝓃𝓪: 😭😭😭😭😭😭😭
total 1 replies
Phrolova
naiknya cepet banget
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🥑⃟YAYA💘℘ℯ𝓃𝓪: pacing cepatt 🤣🤣
total 1 replies
Yui
masterpiece /Angry//Angry/ aku nunggu insectnya/Drool//Drool//Drool/
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🥑⃟YAYA💘℘ℯ𝓃𝓪: gak ada insect /Curse//Hammer/
total 1 replies
✍️⃞⃟𝑹𝑨 Han Boshalvaya
Waw, othor romance nulis fantasi! patut dilihat /Doge//Good/
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🥑⃟YAYA💘℘ℯ𝓃𝓪: /Awkward/ waduhhh
total 1 replies
Ironside
Wah /Hunger/
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🥑⃟YAYA💘℘ℯ𝓃𝓪: /Panic/
total 1 replies
Teteh Lia
nama tokoh na dari bahasa Sanskerta semua 👍
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🥑⃟YAYA💘℘ℯ𝓃𝓪: Isekai tema Nusantara 🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!