#KARYA ORIGINAL!!!!
Update tiap hari
Dalam pertarungan melawan salah satu beast terkuat, Mo Yuan terbunuh akibat serangan bunuh diri beast itu. Padahal, dia baru saja mengetahui dalang dari insiden terbunuhnya istrinya, namun belum sempat balas dendam. Saat kondisi kritis, gelang peninggalan orang tuanya bersinar dan membangkitkan sebuah sistem!
Untuk menyelamatkan tuan barunya, sistem memutar kembali waktu ke masa saat Mo Yuan baru saja keluar dari panti asuhan diumur 15 tahun.
Karena telah diberikan kesempatan kedua, Mo Yuan bertekad untuk bertambah dan membalas orang yang menjadi dalang pembunuh istrinya. Untuk itu, ia mengumpulkan orang-orang berbakat dan membentuk organisasi rahasia miliknya. Ia berkembang diam-diam sebelum akhirnya menggemparkan dunia.
Dengan informasi dari masa depan dan juga bantuan dari sistem, Mo Yuan berkembang dalam kecepatan luar biasa!
Penasaran dengan kelanjutan, silangkan baca sendiri!!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nur_Afif, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 8 – Veyron Rank E
Rumah kecil Mo Yuan.
"Sekarang sudah ada material yang diperlukan, saatnya meningkat ability–ku!" gumam Mo Yuan sambil membuka koper yang berisi item-item pemberian Sun Bao.
Mo Yuan kemudian mengambil sikap lotus. Ia mengambil salah satu barang dan memejamkan matanya. Batu merah kecil di tangannya bersinar terang untuk beberapa waktu, dan laku berubah menjadi abu.
[Ding... Berhasil menyerap Ember Core (E)! Skill Fire Manipulation meningkat menjadi Rank E.]
Tidak berhenti di sana, Mo Yuan mengambil item selanjutnya.
[Ding... Berhasil menyerap Droplet Essence (E)! Skill Water Manipulation meningkat menjadi Rank E.]
[Ding... Berhasil menyerap Terra Fragment (E)! Skill Earth Manipulation meningkat menjadi Rank E.]
[Ding... Berhasil menyerap.....
[Ding....
....
....
[Ding... 9 elemen berhasil ditingkatkan ke Rank E! Ability Origin of Nine Elements berhasil ditingkatkan ke Rank E.]
"Hah... Hah..." napas Mo Yuan berat, sekujur tubuhnya penuh dengan keringat. "Tinggal satu langkah terakhir!"
Mo Yuan kembali konsentrasi, mengendalikan Veyra yang melimpah ruah setelah mengkonsumsi 9 item sebelumnya. Dengan momentum ini, ia bermaksud menggunakannya untuk melakukan terobosan.
Untuk melakukan terobosan Rank Veyron, perlu beberapa syarat yang harus dipenuhi. Yang pertama adalah penguasaan skill sampai titik tertentu. Dan kedua adalah jumlah Veyra. Bisa saja melakukan terobosan paksa dengan menggunakan item, tapi tentu kekuatannya tidak sebanding.
Jumlah Veyra sudah teratasi. Sedangkan untuk penguasaan skill, tidak perlu ditanyakan lagi. Di kehidupan sebelumnya, Mo Yuan sudah mencapai rank S puncak, jadi tidak diragukan lagi betapa terampilnya dia.
Setelah beberapa waktu, cahaya 9 warna bersinar dari tubuh Mo Yuan. Ruang disekitarnya terasa bergetar, seakan memberikan apresiasi.
[Selamat tuan. Anda berhasil melakukan terobosan ke Veyron Rank E.]
Detik berikutnya, Mo Yuan perlahan membuka matanya. Dari raut mukanya, nampak penuh energi, berbeda sekali dengan sebelumnya.
"Akhirnya rank E!" gumamnya. "Dengan kecepatan ini, aku dapat mencapai kekuatanku seperti di kehidupan sebelumnya dengan lebih cepat. 10 tahun harusnya sudah cukup!"
Mo Yuan bangkit, kemudian memegang tangan nya, "Tubuhku terasa segar sekali."
Saat meregangkan otot-ototnya, ia melihat jam di dinding yang menunjukkan pukul 5 pagi. "Huh?! Sudah pagi ternyata. Tidak terasa sekali."
Ia berjalan ke arah pintu, "Kalau sudah begini, sekalian saja latihan fisik. Pertama, ayo lari pagi."
Kakinya melangkah, berlari menyusuri jalan yang masi sepi. Cahaya matahari perlahan menyingsing dari timur, menandai awal hari yang baru.
Latihan fisik. Sesuatu yang sering diabaikan oleh sebagian besar Veyron. Hal ini dikarenakan saat Rank meningkat dan jumlah Veyra yang melimpah, maka kekuatan fisik juga akan meningkat menyesuaikannya. Jadi, banyak yang mengira latihan ini tidaklah berguna.
Itu mindset yang tidak sepenuhnya salah, tapi juga keliru. Memang kekuatan fisik akan meningkat selaras dengan rank dan jumlah Veyra, tapi tidak ada salahnya untuk melatih fisik lebih keras. Bagaimanapun, tubuh adalah wadah dan wadah yang kuat akan dapat menyimpan sesuatu yang lebih banyak.
Peningkatan fisik akibat jumlah Veyra tentu memiliki batas, dan kekuatan fisik yang kuat dapat menampung Veyra yang lebih banyak. Jadi, kedua hal ini saling berkaitan.
Kalau di analogikan, tubuh itu seperti balon dan Veyra itu air. Saat balon diisi oleh air, balon akan mengembang semakin besar. Agar balon tidak meletus akibat terisi terlalu banyak air, tentunya kita akan menutup pasokan air. Untuk dapat menyimpan air lebih banyak, kita memerlukan balon yang lebih besar.
...***...
Setelah beberapa waktu, Mo Yuan kembali sampai di depan rumah. Cahaya mentari sudah bersinar terang, jalanan sudah mulai ramai, orang-orang memulai aktifitas.
"Hah... Hah..." napas Mo Yuan terdengar berat. "Seharusnya ini cukup untuk pemanasan."
Ia menyeka keringat yang ada di wajahnya, "Berhubungan sekarang hari minggu, sekolah jadi libur. Aku bisa berlatih dan mencoba beberapa hal baru."
"Sistem!"
[Ya, tuan!]
"Buka status!"
[Nama: Mo Yuan]
[Umur: 15 tahun???]
[Kelamin: Laki-laki]
[Ability:
- Origin of Nine Elements (Unik–Rank E)
- Abyssal Shadow Sovereign (Rank AAA)
- kosong
Selengkapnya...]
[Veyron: Rank E]
[Talent: Absolute Origin Codex (Rank Mythic)]
[Resonance: 1.000%]
[Fungsi Sistem:
Menyalin ability
Menyimpan ability
Mengintegrasikan ability
Misi]
[Database ability: selengkapnya...]
[Poin sistem: 2.050]
"Ada 1 slot ability yang kosong..." gumam Mo Yuan. "Ada 1 ability dari Sun Bao, tapi sayangnya itu kurang cocok denganku."
Mo Yuan berpikir, "Sepertinya aku perlu melakukan perjalan jauh, sudah saatnya merekrut anggota baru. Sebelum itu, aku perlu menyelesaikan urusan dengan Mo Ye."
...***...
4 hari kemudian.
Mo Yuan saat ini berada di dalam rumah Mo Ye. Ia melihat sekelilingnya, tidak jauh berbeda dengan rumahnya sendiri.
Mereka berdua duduk berhadapan. Raut muka Mo Ye nampak campur aduk, antara ragu dan bingung. Sementara itu, Mo Yuan terlihat begitu santai.
"Apa kau sudah menentukan pilihanmu?" tanya Mo Yuan.
"Sebelum menjawab itu, ada beberapa hal yang perlu aku tanyakan!" ucap Mo Ye, raut mukanya serius. "Aku harap kau dapat menjawabnya dengan jujur!"
"Baiklah, katakan saja apa pertanyaanmu."
Mo Ye menelan ludahnya sebelum bertanya, "Siapa dalang yang merencanakan tragedi terbunuhnya orang tuaku?!"
Mo Yuan tersenyum tipis, "Kau pasti sudah tau jawabannya! Tapi karena kau bertanya padaku, aku akan menjawabnya. Dia adalah ..."
Jantung Mo Ye berdegup kencang. Ia sebenarnya sudah ada tebakan siapa pelakunya, tapi tidak bisa mengkonfirmasinya. Dengan adanya Mo Yuan, dia bisa merasa yakin.
"... Han Zixuan!"
"!!!"
Tubuh Mo Ye bergetar hebat, ia merasa lega telah menemukan musuhnya, tapi juga merasakan amarah yang membara kuat. Dia sekarang dalam kondisi tidak stabil, jika tidak di tangani, bisa saja ia melakukan tindakan nekat.
Dari balik tembok, Liu Sheng–adik angkat Mo Ye, mengintip dengan tatapan khawatir. "Kak Ye..."
Mendengar panggilan adiknya, emosi Mo Ye mulai stabil kembali. Ia mengambil napas dalam-dalam, mencoba menenangkan diri.
"Huf..."
Mo Yuan tersenyum tipis melihatnya, "Tidak salah aku menilaimu!" ucapnya. "Jadi, apa sekarang sudah yakin? Atau memiliki pertanyaan lain?"
"Ada satu pertanyaan lagi," jawab Mo Ye.
"Katakan!"
"Apa aku bisa bertambah kuat?! Cukup kuat untuk membalaskan dendamku! Jika bisa, aku bersumpah akan setia padamu!" ucap Mo Ye, matanya tajam, menggambarkan keteguhannya. "Bahkan jika dunia memusuhimu, aku akan selalu di belakangmu!!"
"Haha..." Mo Yuan tertawa. "Aku bahkan bisa membuatmu cukup kuat untuk menggemparkan seluruh negeri! Ability yang kuberikan seharusnya sudah cukup sebagai bukti."
Setelah mendengar itu, Mo Ye bangkit dari kursinya dan berjalan mendekat. Tanpa keraguan, ia menekuk lututnya dan bersujud, "Murid menyapa master!"
"Bagus... Bagus..." Mo Yuan merasa puas. "Ability itu kuberikan padamu, anggap saja hadiah perkenalan dariku."
"Sejak awal, itu memang ability-mu sih, haha..." pikir Mo Yuan.
"Terima kasih master!" ucap Mo Ye dengan semangat.
Jika ada orang yang melihat kejadian ini, mereka pasti berpikir itu hanyalah permainan. Aneh saja, seorang remaja berumur 17 tahun menyembah anak berusia 15 tahun sebagai masternya. Kalau mereka tahu ini bukanlah bualan, mereka pasti akan mengatakan sangat konyol sekali.
Itulah yang dilihat Liu Sheng saat ini. Ia sangat terkejut saat kakaknya tiba-tiba bersujud dan lebih terkejut lagi saat mendengar menyebut Mo Yuan sebagai master.
"Apa aku sedang bermimpi? Atau dunia akan kiamat?!" pikir Liu Sheng.