NovelToon NovelToon
Warisan Dewa: Misteri Benua Tianyun

Warisan Dewa: Misteri Benua Tianyun

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Balas Dendam / Epik Petualangan
Popularitas:14.6k
Nilai: 5
Nama Author: Sang_Imajinasi

Setelah menaklukkan Turnamen Alam Dewa dan mencapai ranah Ascendant, Zhao Xuan dan raksasa perunggu Long Chen kembali ke Benua Fana Tianyun tempat di mana legenda mereka berdua dimulai. Tujuan utama mereka adalah Lautan Kematian, sebuah wilayah terlarang yang menyimpan artefak legendaris.

Namun, turunnya Kunci Asal telah mengubah keseimbangan Benua Tianyun. Energi kuno yang bocor dari Lautan Kematian memicu kebangkitan berbagai warisan rahasia di benua fana. Para jenius lokal tingkat puncak yang merasa diri mereka tak tertandingi mulai bermunculan. Di saat yang sama, pasukan elit dari "Tujuh Penghancur Surga" diam-diam telah menyusup dan memanipulasi sekte-sekte raksasa benua fana untuk menggali Lautan Kematian.

Bagi Zhao Xuan dan Long Chen, Benua Tianyun kini tak ubahnya seperti taman bermain yang terbuat dari kaca tipis. Mereka harus menekan kekuatan destruktif mereka agar tidak menghancurkan benua tersebut, sambil menghadapi arogansi para jenius fana.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sang_Imajinasi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 8

Meninggalkan gerbang Pelelangan Tulang Darah, Kota Kabut Merah terasa semakin suram. Kegelapan jurang berpadu dengan miasma beracun yang tebal, menciptakan jarak pandang yang sangat terbatas.

Zhao Xuan, Long Chen, dan Su Qingxue berjalan santai menelusuri gang sempit yang diapit oleh bangunan-bangunan batu kuno yang lapuk. Zhao Xuan memegang kotak giok berisi Peta Inti Lautan Kematian dengan santai di tangan kirinya, sementara tangan kanannya berada di saku jubah.

"Mereka sudah tidak sabar," gumam Zhao Xuan datar, matanya menatap lurus ke dalam kabut di depan mereka.

Long Chen menyeringai lebar, menancapkan pilar logam hitamnya ke tanah batu, menciptakan retakan horizontal. "Tiga ekor anjing jantan dan satu betina. Semuanya di ranah Soul Transformation Puncak, tapi aroma Qi mereka sangat munafik. Rajaku, bolehkah aku bermain sedikit?"

"Cakar mereka ditujukan pada peta ini," jawab Zhao Xuan, menyerahkan kotak giok itu kepada Su Qingxue yang gemetar di belakangnya. "Hancurkan ketiga pria itu. Sisakan wanitanya untukku."

Tepat setelah kata-kata itu terucap, kabut di depan mereka terbelah.

WUUUUUSSSSH!

Empat berkas cahaya suci berwarna emas ledak, mengunci keempat arah mata angin, mengepung Zhao Xuan dan rombongannya. Empat jenius dari Sekte Awan Abadi melangkah keluar dari dalam kabut, jubah putih mereka bersinar terang, sangat kontras dengan kegelapan sekitar.

Wu, pemuda berkipas yang dipermalukan di pelelangan, melangkah maju dengan wajah penuh niat membunuh yang bengis.

"Sialan kau, Pencuri Harta!" raung Wu, menunjuk Zhao Xuan dengan kipas gioknya yang telah diperbaiki. "Kau berani mempermalukan Sekte Awan Abadi di depan siluman-siluman kotor! Serahkan Peta Inti Lautan Kematian dan seluruh Giok Abadi Tingkat Puncakmu, lalu bersujudlah meminta maaf! Jika tidak, aku akan menyiksa jiwamu di dalam Api Pedang selama sepuluh ribu tahun!"

Mendengar ancaman itu, Zhao Xuan hanya menguap bosan. Ia mundur satu langkah, bersandar di dinding batu, lalu melirik Long Chen.

"Lakukan," titah Zhao Xuan pelan.

"Hahaha! Dengan senang hati!" raung Long Chen.

Long Chen meledakkan sedikit Niat Naga Surgawi di dalam tulangnya, melepaskan penyamaran Qi-nya sejenak. Meski kultivasinya tertahan di Soul Transformation Puncak, tekanan fisik murninya yang setara dengan Ascendant Menengah meledak seperti gunung berapi!

"Apa?!" Wu dan dua pria jenius lainnya tersentak mundur, wajah mereka pucat pasi merasakan penindasan fisik yang tidak masuk akal itu. "Ini... Fisik macam apa ini?!"

"Mati kalian, burung-burung merak!"

Long Chen menerjang maju. Ia tidak menggunakan jurus Qi apa pun. Ia hanya mengandalkan kecepatan dan kekuatan fisik murninya. Dalam sekejap, Long Chen sudah berada di depan salah satu jenius pria yang memegang pedang suci.

KRAAAAAK!

Long Chen mengayunkan tinjunya yang sekeras baja kosmik. Pemuda Alam Abadi itu mencoba menangkis dengan pedang sucinya, namun di hadapan kekuatan fisik naga, pedang itu patah menjadi dua layaknya ranting kering. Tinju Long Chen menghantam dada pemuda itu, meremukkan zirah pelindung tingkat tingginya, dan menembus lurus ke punggungnya.

Darah dan potongan organ dalam menyembur ke udara. Murid jenius Soul Transformation Puncak itu mati seketika, tubuhnya runtuh layaknya boneka kain yang hancur.

"Adik Senior Chen!" Wu berteriak histeris. "Bentuk Formasi Pedang Awan! Bunuh raksasa ini!"

Wu dan satu pria tersisa meledakkan seluruh Dantian mereka, memanggil ribuan pedang energi Qi yang bersinar keemasan, menghujani Long Chen dari dua arah.

Long Chen tertawa menggelegar. Sisik naga emas muncul di kulit perungnya. Ribuan pedang Qi itu menghantam tubuhnya, namun hanya menimbulkan suara dentingan logam tumpul, bahkan tidak bisa menggores kulitnya!

"Fisik bodoh kalian tidak akan bisa menahan satu pukulan pun dariku!" Long Chen meraih pilar hitamnya, lalu menghantamkannya secara horizontal ke arah Wu dan temannya.

Gaya sentrifugal fisik murni merobek kabut dan dimensi di sekitarnya. Wu dan temannya mencoba memanggil perisai Qi mutlak, namun...

KABOOOOOM!

Perisai Qi mereka hancur seketika. Tubuh Wu dan teman prianya terlempar sejauh ratusan tombak, menghantam bangunan batu hingga runtuh, tulang-tulang mereka remuk total. Mereka belum mati, namun sudah cacat total dan tidak bisa lagi berkultivasi.

Sementara Long Chen melakukan pembantaian fisik, Zhao Xuan bergerak dalam keheningan yang mematikan.

Saat pertarungan dimulai, wanita jenius satu-satunya dari Sekte Awan Abadi, Yun'er, mencoba meluncurkan serangan licik ke arah Su Qingxue untuk merampas kotak giok.

Namun, sebelum ia bisa melangkah, ruang di depannya melengkung ke dalam.

WUUUSSSSH!

Zhao Xuan muncul tepat di depan wajahnya menggunakan teleportasi instan Roda Ruang. Gerakannya begitu cepat hingga Yun'er bahkan tidak sempat bereaksi.

Sebelum wanita itu bisa memanggil pedangnya, tangan pucat Zhao Xuan sudah mencengkeram lehernya dengan kekuatan mutlak. Niat Ketiadaan di telapak tangan Zhao Xuan langsung mengunci Dantian dan Lautan Kesadaran Yun'er, membuatnya tidak bisa bergerak atau mengeluarkan suara sedikit pun.

Zhao Xuan mengangkat tubuh wanita itu ke udara, matanya yang hitam legam menatap langsung ke mata Yun'er yang dipenuhi teror mutlak.

"D-Dewa... Ascendant..." Yun'er terbata-bata di dalam hatinya, jiwanya bergetar hebat. Tekanan dari pemuda berjubah hitam ini seribu kali lebih menakutkan dari Jenderal Siluman mana pun!

Zhao Xuan tidak memedulikan ketakutannya. Sang Asura melancarkan Niat Ketiadaannya ke dalam otak Yun'er, melakukan interogasi paksa dengan cara yang paling menyiksa.

"Tujuh Penghancur Surga. Pasukan berjubah hitam yang menguasai ketiadaan," suara Zhao Xuan bergema langsung di dalam Lautan Kesadaran Yun'er, dingin dan tanpa emosi. "Sekte Awan Abadi kalian mengetahui tentang Kunci Asal dan turun ke alam rendah ini. Siapa yang membocorkan informasi itu kepada kalian?"

Yun'er menjerit di dalam pikirannya saat Niat Ketiadaan merobek-robek memorinya. Rasa sakitnya melampaui kematian.

"K-Kami... Kami tidak tahu tentang Tujuh Penghancur Surga..." Yun'er menjawab dengan transmisi suara mental yang terputus-putus. "S-Sebulan yang lalu... seorang Tetua Tertinggi di sekte kami menerima transmisi suara misterius yang dikirim melalui celah dimensi dari Dunia Siluman Kuno! Transmisi itu mengatakan bahwa Source Key (Kunci Asal) akan lahir di Lautan Kematian dan siapa pun yang menguasainya bisa membuka gerbang menuju alam yang lebih tinggi!"

Mata Zhao Xuan menyipit tajam. Transmisi suara dari Dunia Siluman Kuno ke Alam Abadi? Ini berarti ada pihak ketiga di dunia ini, atau salah satu anggota Tujuh Penghancur Surga, yang sengaja membocorkan informasi ini ke Alam Abadi untuk membuat pusaran air menjadi semakin keruh!

"Siapa yang mengirim transmisi itu?" desis Zhao Xuan, memperdalam invasi mentalnya.

"K-Kami tidak tahu... T-Tapi Tetua kami bilang... Transmisi itu memancarkan aura siluman tingkat Kaisar, bercampur dengan Niat Ketiadaan yang sangat murni..." Yun'er menjawab, jiwanya mulai retak.

Kaisar Siluman bekerja sama dengan Tujuh Penghancur Surga untuk memancing faksi Alam Abadi kemari? batin Zhao Xuan, senyum psikopat terbentuk di wajahnya. Permainan yang menarik. Mereka ingin Alam Abadi dan aku saling membunuh, sementara mereka duduk di belakang mengambil keuntungan.

"Terima kasih atas informasinya," bisik Zhao Xuan lembut di telinga Yun'er. "Sebagai imbalannya... aku akan menghapus rasa sakitmu."

Roda Ketiadaan di telapak tangan Zhao Xuan berputar maksimal.

KRAAAAAK! KLUUUUSHH!

Niat Ketiadaan melahap leher, Dantian, dan Nascent Soul Yun'er secara bersamaan, menguapkan wanita jenius Alam Abadi itu menjadi abu kosmik dalam satu tarikan napas tanpa menyisakan jejak daging sedikit pun.

Long Chen berjalan mendekat, menyeret tubuh Wu yang sekarat dan remuk. "Rajaku, anak berkipas ini masih bernapas. Mau dijadikan hiasan ini?"

Zhao Xuan melepaskan jubah penyamarannya, memperlihatkan jubah tempur bintangnya kembali. Ia menatap Wu yang kini menatapnya dengan tatapan putus asa dan ketakutan mutlak.

"Kaisar Siluman dan Tujuh Penghancur Surga..." gumam Zhao Xuan, menyeringai iblis. Ia menendang tubuh Wu hingga meledak menjadi kabut darah, membersihkan sisa sampah tanpa berkedip.

"Long Chen, ambil peta itu dari Su Qingxue. Kita sudah tahu siapa dalang yang mencoba bermain catur di sini. Saatnya kita pergi ke ibu kota siluman dan memenggal kepala Kaisar bodoh itu sebelum Tujuh Penghancur Surga itu bersembunyi semakin dalam."

1
Solihin Syamsuddin
Semoga lekas sembuh….
yos helmi
🤣🤣🤣🤣🤣🤣😍😍😍😍😄👍👍👍
Markinyo
kenapa tidak menguraa harta sekte & kerajaan yg telah menyerang? itu kn rampasan perang?
Ahmad Nasir
katanya dah jadi dewa... dikit-dikit kalah, dikit-dikit mau mati...🙄😏😏😏
saniscara patriawuha.
sikattttt....
saniscara patriawuha.
sikattttt.,
saniscara patriawuha.
serappppp sampeeee keringggg...
saniscara patriawuha.
sikatttty manggg guuuu,, tunjukann kejantananmuuu...
saniscara patriawuha.
sikattttt dannn serapppppppp....
saniscara patriawuha.
mangapppp manggg otorrrr,,, gasssss
eka suci
syafakillah Thor, semoga cepat sembuh 🤲🏻 biar bisa beraktifitas normal n crazy up lagi💪
eka suci
semakin naik ranah yg dibutuhkan pun semakin sulit tapi bukan berarti tidak bisa💪
saniscara patriawuha.
zrasssdsssss....
saniscara patriawuha.
gasssddd deuiiii...
saniscara patriawuha.
jarahhhh harta sektenya...
saniscara patriawuha.
hancurrrkannnn sudahhhhh
saniscara patriawuha.
istirahat dulu....
saniscara patriawuha.
gassddd pokokerr
Sang_Imajinasi
2 BAB UNTUK HARI INI YA PARA READER, KARENA AUTHOR DEMAM JADI TIDAK FOKUS UNTUK MEMBUAT LANJUTAN NYA. DOAKAN AUTHOR CEPAT SEMBUH SUPAYA BISA CRAZY UP 🤭
saniscara patriawuha.
gasssdd polllll...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!