NovelToon NovelToon
Legenda Mutiara Naga Kosmik

Legenda Mutiara Naga Kosmik

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Epik Petualangan / Mengubah Takdir
Popularitas:6.3k
Nilai: 5
Nama Author: Bodattt

Dianggap sebagai sampah karena meridiannya yang hancur, Ling Tian hidup dalam penghinaan dan keputusasaan. Namun, takdirnya yang kelam berubah selamanya saat ia secara tak sengaja membangkitkan Mutiara Naga Kosmik, sebuah artefak ilahi yang menyimpan jiwa Naga Purba dan rahasia ruang-waktu.

Dengan warisan yang menentang langit ini, perjalanan Ling Tian dimulai. Dari seorang pemuda yang dicemooh, ia bangkit untuk membalas dendam, mengguncang sekte, dan menaklukkan kerajaan. Perjalanannya membawanya melintasi dunia fana menuju alam abadi, di mana setiap langkah adalah pertaruhan antara hidup dan mati. Ini adalah kisah tentang bagaimana seorang sampah bisa naik menjadi penguasa kosmos, mengungkap konspirasi universal, dan memegang takdir jutaan dunia di tangannya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bodattt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8: Pertarungan Brutal

Menghadapi serbuan empat Babi Hutan Berkulit Besi, Ling Tian tidak panik. Matanya yang tajam dengan cepat memindai medan, mencari celah dalam formasi mereka.

Langkah Naga Bayangan!

Tubuhnya meliuk dengan gerakan yang tak terduga. Alih-alih mundur atau menghindar ke samping, ia justru melesat ke depan, tepat ke arah celah sempit di antara dua babi hutan yang menyerang dari sisi kiri dan depan. Gerakannya begitu cair dan tiba-tiba, membuat kedua binatang raksasa itu salah perhitungan.

Swoosh!

Ia berhasil melewati kepungan mereka dalam sekejap mata. Kedua babi hutan itu bertabrakan satu sama lain dengan suara 'BAM!' yang keras, membuat mereka pusing sesaat.

Kesempatan!

Ling Tian berbalik dengan cepat. Ia tidak menyerang kulit tebal di punggung mereka, yang merupakan bagian terkeras. Sebaliknya, ia melompat dan mendarat di atas salah satu babi hutan yang masih limbung. Dengan lututnya sebagai tumpuan, ia menyalurkan seluruh Qi tingkat keempatnya ke sikunya.

TINJU NAGA PENGHANCUR - VARIASI SIKU!

DHUARRR!

Siku itu menghantam bagian belakang leher babi hutan dengan kekuatan yang menakutkan. Meskipun disebut 'tinju', esensi dari jurus itu adalah memfokuskan kekuatan penghancur ke satu titik. Terdengar suara tulang retak yang mengerikan, dan binatang raksasa itu ambruk ke tanah, lumpuh seketika.

Satu jatuh!

Tiga babi hutan lainnya menjadi semakin marah. Mereka berbalik dan kembali menyerbu. Ling Tian melompat dari punggung babi yang telah ia lumpuhkan, mendarat dengan ringan beberapa meter jauhnya.

"Terlalu lambat, terlalu kaku," komentarnya dengan dingin.

Ia tidak lagi menunggu mereka menyerang. Kali ini, ia mengambil inisiatif. Sosoknya berkelebat, menciptakan serangkaian bayangan ilusi. Satu babi hutan mencoba menanduk bayangan, hanya untuk menabrak pohon besar di belakangnya.

Ling Tian muncul di samping babi hutan lainnya. Belati murahnya kini ada di tangannya, dilapisi dengan lapisan Qi keemasan yang tipis namun tajam. Ia mengincar satu-satunya titik lemah yang ia tahu: mata.

STAB!

Belati itu menancap tepat ke dalam mata binatang itu. Babi hutan itu meraung kesakitan dan mengamuk membabi buta. Ling Tian sudah melompat mundur, menghindari taringnya yang mengayun liar.

Dua jatuh!

Sekarang hanya tersisa dua babi hutan tingkat ketiga. Melihat teman-teman mereka jatuh satu per satu, mereka mulai ragu.

Namun, sebelum mereka bisa memutuskan untuk mundur, raja babi hutan tingkat keempat akhirnya bergerak.

GRUUUUNNNNTT!

Dengan raungan yang jauh lebih dahsyat, ia menyerbu maju. Kecepatannya dua kali lipat dari babi hutan lainnya. Tanah bergetar di bawah kakinya, dan aura buasnya terasa menekan.

Ling Tian menyipitkan matanya. Ini adalah lawan yang sesungguhnya.

Ia tidak mencoba menghindari serangan frontal kali ini. Ia tahu bahwa binatang tingkat keempat memiliki kecerdasan yang lebih tinggi; trik sederhana tidak akan berhasil. Ia menghentakkan kakinya ke tanah, mengambil kuda-kuda yang kokoh, dan menyatukan kedua tangannya di depan dada.

"Mari kita lihat pertahanan siapa yang lebih kuat!"

BAM!

Taring raksasa raja babi hutan itu menghantam lengan Ling Tian yang bersilang. Kekuatan tumbukan yang luar biasa mendorong Ling Tian mundur beberapa meter, kakinya menggores tanah dan menciptakan dua parit kecil.

Lengannya terasa kebas, dan getaran itu mengguncang organ dalamnya. Tapi, dia berhasil menahannya. Dia tidak terluka sama sekali!

Pertahanan 'Sutra Hati Kaisar Naga' yang telah menempa tubuhnya jauh lebih kuat dari yang ia bayangkan.

Raja babi hutan itu tampak terkejut. Ia tidak menyangka mangsanya yang kecil ini bisa menahan serangan penuhnya.

Saat itulah Ling Tian tersenyum. "Giliranku."

Sebelum raja babi hutan itu bisa menarik kepalanya, Ling Tian melepaskan lengannya. Satu tangannya mencengkeram salah satu taring raksasa itu dengan erat, menggunakannya sebagai jangkar. Tangan lainnya, yang telah mengumpulkan hampir semua Qi di tubuhnya, membentuk tinju dan menghantam moncong babi hutan itu—salah satu bagian tubuhnya yang paling sensitif.

TINJU NAGA PENGHANCUR!

BOOM!

Ledakan teredam terjadi. Raja babi hutan itu meraung kesakitan yang luar biasa. Darah menyembur dari hidungnya. Kepalanya terlempar ke belakang karena kekuatan pukulan itu.

Ling Tian tidak menyia-nyiakan kesempatan emas ini. Dengan kekuatan dari pinggangnya, ia memutar seluruh tubuhnya, menggunakan taring yang ia pegang sebagai pengungkit.

KRAAKK!

Dengan suara yang mengerikan, leher binatang raksasa itu dipelintir pada sudut yang tidak wajar. Matanya yang merah padam, dan tubuh kolosalnya ambruk ke tanah dengan suara gemuruh.

Raja telah jatuh.

Dua babi hutan tingkat ketiga yang tersisa, melihat pemimpin mereka mati dengan cara yang begitu brutal, akhirnya diliputi ketakutan. Mereka berbalik dan lari terbirit-birit ke dalam hutan, tidak berani menoleh ke belakang.

Ling Tian tidak mengejar mereka. Ia berdiri di tengah medan pertempuran kecil itu, napasnya sedikit terengah-engah. Pertarungan tadi, meskipun singkat, sangat intens dan menguras tenaganya.

Ia menatap tangannya yang sedikit gemetar karena adrenalin. Rasa sakit dan kegembiraan bercampur aduk di dalam hatinya.

"Jadi... inilah rasanya bertarung habis-habisan."

Ia tersenyum puas. Hasil panen kali ini jauh di luar ekspektasinya. Satu inti tingkat keempat dan empat inti tingkat ketiga. Ini adalah kekayaan kecil yang cukup untuk mendukung kultivasinya untuk sementara waktu.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!