NovelToon NovelToon
Salah Meja Jadi Istri CEO

Salah Meja Jadi Istri CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:Beda Usia / Slice of Life / CEO / Dijodohkan Orang Tua / Office Romance
Popularitas:8.2k
Nilai: 5
Nama Author: Ariska Kamisa

Aneska (25 tahun) berada dalam situasi darurat: menikah dalam seminggu atau dijodohkan dengan "om-om" pilihan Papanya yang bernama Argani Sebasta. Demi kebebasan, Aneska nekat mencari pacar sewaan lewat bantuan sahabatnya.
Namun, kecerobohan berbuah petaka—atau mungkin keberuntungan. Di sebuah kafe, Aneska salah mendatangi meja. Bukannya bertemu pria dari aplikasi kencan, ia justru mengajak kencan seorang pria asing yang tampak dewasa dan sangat tampan.
Aneska tidak tahu bahwa pria itu adalah Argani Sebasta, calon tunangan yang sangat ia hindari. Arga yang menyadari kesalahan Aneska justru merasa tertarik dan memilih menyamar menjadi "Gani" si pria biasa.
Permainan menjadi serius saat Arga tiba-tiba mengajukan syarat gila: "Jangan cuma pacaran, ayo langsung menikah saja."
Terdesak waktu dan terpesona pada ketampanan "Gani", Aneska setuju. Akankah Aneska tetap bahagia saat tahu bahwa suami yang ia pilih sendiri sebenarnya adalah pria yang paling ingin ia tolak sejak awal?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ariska Kamisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 34: Eksekusi Sang Parasit

​Gudang tua di belakang kantor pusat Sebasta Group itu tampak mencekam di bawah guyuran hujan yang belum juga reda. Hanya ada satu lampu bohlam yang menggantung di tengah ruangan, menyinari sosok pria yang terikat di sebuah kursi kayu. Edo, pria yang tadi siang tampak gagah dengan jaket kulitnya, kini gemetar hebat dengan wajah yang sudah lebam di beberapa bagian.

​Suara langkah sepatu pantofel yang tegas menggema di lantai beton. Arga melangkah masuk dengan tenang, namun auranya seperti malaikat maut. Di sampingnya, Aneska berjalan dengan wajah dingin, tangannya bersedekap di dada, menatap sosok di depan mereka dengan rasa jijik yang tak terhingga.

​"L-lo... Aneska?!" Edo melongo, matanya membelalak melihat mantan pacarnya muncul bersama pria yang sangat ia takuti.

​"Surprise, Edo," sahut Aneska sinis. "Gimana kabar lo? Masih suka morotin cewek buat bayar cicilan motor?"

​Arga menarik sebuah kursi, duduk tepat di depan Edo dengan gaya dominan yang sangat mengintimidasi. Ia memberikan isyarat pada Reno agar mundur ke kegelapan.

​"Jadi, ini orangnya?" Arga bertanya pada Aneska tanpa melepaskan pandangannya dari Edo. "Ini pria yang katanya bikin kamu trauma sampai sulit buka hati?"

​"Iya, Mas. Dia orangnya. Si pengkhianat yang sekarang mau jadi adik ipar kamu," jawab Aneska tenang.

​Edo menatap Arga dengan tubuh yang menggigil. "P-pak Arga... ini salah paham. Saya beneran cinta sama Tasya! Saya nggak tahu kalau Aneska itu..."

​BRAKK!

​Arga menendang kursi Edo hingga pria itu tersungkur ke lantai bersama kursinya. Arga bangkit, mencengkeram kerah baju Edo dan mengangkatnya dengan satu tangan.

​"Cinta? Pria kayak lo nggak punya hak buat sebut kata itu," desis Arga, suaranya sangat rendah dan berbahaya. "Lo deketin adik gue cuma buat dapet jabatan manajer? Lo pikir Sebasta Group itu yayasan amal buat parasit kayak lo, hah?!"

​"Mas, jangan dikasih ampun," sela Aneska, ia melangkah maju dan berdiri tepat di depan wajah Edo yang kini sejajar dengan lantai. "Gue inget banget, Edo. Dulu lo bilang gue cewek yang membosankan karena gue cuek dan nggak pernah mau lo pegang-pegang. Sekarang liat gue. Gue adalah istri dari pria yang bisa beli harga diri lo cuma pake recehan di kantongnya."

​Edo meringis, mencoba memelas pada Aneska. "Nes, tolong gue... Gue khilaf dulu. Gue beneran sayang sama Tasya..."

​"Sayang sama duitnya, maksud lo?" Aneska meludahi lantai tepat di samping kepala Edo. "Lo mau kawin lari sama Tasya? Coba aja kalau lo bisa jalan keluar dari ruangan ini dengan kaki yang masih utuh."

​Arga melepaskan cengkeramannya, membiarkan Edo terjerembap lagi. Ia mengambil sebuah map dari tangan Reno dan melemparkannya ke depan muka Edo.

​"Di situ ada catatan hutang judi lo di beberapa tempat. Juga bukti kalau lo masih punya dua pacar lain yang lo morotin secara bersamaan di luar Tasya," Arga menyeringai gelap. "Gimana kalau semua ini gue kirim ke polisi? Atau lebih baik... gue kirim foto-foto lo yang lagi 'disekap' ini ke semua pacar lo itu?"

​"Jangan, Pak! Tolong!" Edo memohon-mohon sampai bersujud di kaki Arga.

​Arga menginjak tangan Edo dengan perlahan, memberikan tekanan yang membuat pria itu memekik kesakitan. "Dengerin gue, sampah. Lo punya dua pilihan. Pertama, gue bikin lo membusuk di penjara atas kasus penipuan dan penggelapan dana yang sudah tim gue siapkan. Atau kedua..."

​Arga mencondongkan tubuhnya. "...lo pergi dari Jakarta malam ini juga. Jangan pernah hubungi Tasya lagi. Kalau gue denger lo muncul di depan keluarga gue, atau bahkan cuma sebut nama Aneska sekali lagi... gue pastiin lo hilang tanpa jejak. Lo paham?"

​"P-paham, Pak! Paham!"

​Setelah membereskan Edo, Arga dan Aneska langsung menuju kediaman utama Sebasta. Di ruang tamu, Tasya sedang menangis histeris sambil ditenangkan oleh Mama Wirawan. Begitu melihat Arga masuk dengan wajah gelap, Tasya langsung berdiri.

​"Kak Arga! Kakak apain Edo?! Kenapa dia nggak bisa dihubungi?!" teriak Tasya emosi.

​Arga tidak menjawab. Ia melemparkan ponselnya ke meja, memperlihatkan rekaman Edo yang sedang bersujud dan mengakui semua niat busuknya untuk memoroti harta keluarga Sebasta.

​"Ini pria yang mau kamu bela sampai mau kawin lari?" tanya Arga dingin.

​Tasya membeku melihat rekaman itu. Ia melihat Edo yang ia puja-puja berubah menjadi pria pengecut yang mengakui bahwa ia hanya mengincar jabatan.

​Aneska menghampiri Tasya, memeluk adik iparnya itu dengan lembut. "Tasya... dengerin Kak Anes. Dia itu mantan Kakak. Dia orang yang sama yang udah nyakitin Kakak dulu. Dia cuma pinter ngomong. Jangan hancurin masa depan kamu buat cowok yang bahkan nggak punya harga diri buat berdiri di depan Kak Arga."

​Tasya luruh ke pelukan Aneska, tangisnya pecah karena rasa malu dan kecewa. "Maafin Tasya, Kak... Tasya bego banget..."

​Arga menghela napas, ia mendekat dan mengusap kepala adiknya. Sisi manjanya hilang, kembali menjadi kakak tertua yang protektif. "Sudah. Yang penting kamu sadar sekarang. Jangan pernah rahasia-rahasiaan lagi sama Kakak."

​Kembali ke Kamar: Sisi Iblis yang Manja

​Pukul tiga pagi, Arga dan Aneska baru sampai di kamar mereka. Kelelahan fisik dan emosional terpancar di wajah keduanya. Begitu pintu tertutup, Arga langsung memeluk Aneska dari belakang, menyembunyikan wajahnya di bahu istrinya.

​"Makasih ya, Nes. Gue tadi hampir aja beneran patahin leher dia kalau lo nggak ada di sana buat nenangin gue," bisik Arga manja.

​Aneska berbalik, memeluk leher suaminya. "Lo keren banget tadi, Mas. Posesif lo kali ini ada gunanya buat nyelametin Tasya."

​Arga menyeringai nakal, ia mengangkat Aneska dan membawanya ke tempat tidur. "Karena masalah udah beres... dan adrenalin gue masih tinggi gara-gara emosi tadi..."

​"Arga, jangan bilang lo mau pake stok box baru itu lagi?! Ini udah jam tiga!" protes Aneska panik.

​"Satu ronde aja, Sayang. Sebagai perayaan karena musuh masa lalu lo udah tamat," Arga mulai menindih Aneska dengan tatapan dominannya yang kembali bangkit.

​"Nggak ada perayaan-perayaan! Gue mau tidur!"

​"Tidur dalam pelukan gue... setelah lo bikin gue puas," balas Arga sebelum membungkam protes Aneska dengan ciuman panas.

​Malam yang panjang itu ditutup dengan kemenangan telak bagi keluarga Sebasta. Masa lalu Aneska telah benar-benar terkubur, dan Arga kembali membuktikan bahwa siapa pun yang berani mengusik "miliknya", harus bersiap menghadapi neraka yang nyata.

1
Aidil Kenzie Zie
Anes sangat beruntung
Ariska Kamisa: tapi anes nge gas terus yaa🤭🤣🤣🤣
total 1 replies
Aidil Kenzie Zie
didunia nyata apakah ada yang seperti Arga 🤔🤔🤔
Ariska Kamisa: seperti nya 1001 kak🤭🤭🤭
total 1 replies
umie chaby_ba
ya Allah Arga ... 😱
umie chaby_ba
so sweet
umie chaby_ba
👍👍👍👍
umie chaby_ba
satria oh satria bikin Arga kesurupan
umie chaby_ba
arga nyebut ga !
umie chaby_ba
anes iiih 🤭
umie chaby_ba
astagfirullah...🤣🤣🤣
umie chaby_ba
arga 🤣🤣🤣
umie chaby_ba
ya Allah Arga udh kebelet banget 🤭
umie chaby_ba
suka suka suka
Ariska Kamisa: terimakasih 🙏🙏🙏
total 1 replies
umie chaby_ba
gercep Amayyy
umie chaby_ba
gemas banget sih arga🤣🤣🤣
umie chaby_ba
ada siangan nih.
Ariska Kamisa: saingan kali... 🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
umie chaby_ba
cerita nya asik nih, ringan ... aku suka yang bucin gini tapi ceweknya sok cuek /Curse//Curse//Curse//Curse/
Ariska Kamisa: terimakasih banyak ya kakak♥️♥️♥️♥️
total 1 replies
umie chaby_ba
😍😍😍😍
umie chaby_ba
ciee ngajak ngebubur duluan🤭
Ariska Kamisa: 🤭🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
umie chaby_ba
😍😍😍😍
umie chaby_ba
apakah sebenarnya itu rencana para papa mereka berdua?
Ariska Kamisa: pintar...
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!