Rhea , agen elit berkode sandya 01 , mati ditikam 13 kali oleh seorang CEO dari perusahaan Long Corp di misi terakhirnya.
Saat membuka mata, dia justru terbangun di tubuh wanita gendut 120 kg bernama Rhea juga. Istri yang dibenci, dibuang ke sebuah gudang oleh Rey Long, dan akan dibunuh malam ini demi wanita simpanannya .
Semua mengira Rhea Long bodoh dan lemah. Mereka salah besar. Karena ' istri gendut ' bisa membunuh dengan pulpen, punya IQ 180, dan baru menyusun rencana untuk meruntuhkan Long Corp dari dalam .
Tapi Rey Long tidak tahu , malam ini dia bukan membunuh Istrinya. Dia justru membangunkan pembunuhnya .
Kira-kira balas dendam apa yang pertama kali dilakukan Sandya 01 pada suami pembunuh yang tidak tahun siapa dia hadapi ?
Yang penasaran dengan ceritanya ikuti dari awal hingga akhir ya Guyss 🙏 😊 🤗 🥰
Happy Reading 📝
.
.
.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kasmawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 13
_RS INTERNASIONAL SHANGHAI. LOBI. 04:05 PAGI._
1 DETIK SETELAH SANDRA BERBISIK "KITA PERANG 1 VS 9".
UOOONG!
UOOONG!
Alarm RS masih menjerit. Lampu darurat merah terus berputar-putra membuat lobi seperti neraka.
DOR!
DOR!
DOR!
20 orang bertopeng Valkyrie menembak ke langit-langit. Plesteran terjatuh. Pasien dan suster berlari dengan sangat buruh-buruh ke pintu darurat.
Sandya 00 bertepuk tangan pelan. Plok... plok... plok...
"Bagus, 01," katanya , darah di dagunya sudah dia bersihkan. "Tendanganmu semakin kuat. Tapi tidak cukup untuk melawan ke 9 adikmu?"
Dari gerbang RS yang jebol, 7 orang masuk dan berbaris . Sandya 03 hingga 09. yang sekitar berusia 20-30 tahun, semuanya wanita . Cantik dan tinggi. Cheongsam hitam. Topeng Valkyrie putih. Di punggungnya : terdapat pedang katana, pisau lempar, kawat baja hingga bazooka mini.
03 menunduk kepada 00. "Guru. Kami datang." Suaranya datar seperti Robot.
04 hingga 09 ikut menunduk . "Siap eksekusi pengkhianat 01."
Sandra berdiri. Tangan kanannya masih menancap konde perak 00. Darah menetes.
TES...
TES...
Tangan kirinya menopang Adrian yang pingsan.
Matanya menyapu 9 orang yang ada di hadapannya : 1 Guru dan 8 Murid. Dulu mereka adalah keluarga, tapi sekarang Sekarang algojo.
"Jarum,"bisik Sandra ke arah ICU tanpa menoleh. "Kamu dengar? Bangun. Atau aku mati duluan."
BIIIP!
Di ICU, monitor Jarum naik gila. 120... 140... 160 BPM!
BRAK!
Pintu ICU jebol dari dalam. Jarum keluar, memakai pakaian pasien. Selang infus masih menggantung di tangannya. Selang oksigen dia menariknya hingga lepas. Dada penuh perban, rembes darah dan wajahnya pucat seperti mayat. Tapi di tangan kanannya : terdapat gunting operasi 15 cm yang dia asah di ubin.
Dia berjalan sempoyongan ke lobi, setiap langkahnya meninggalkan jejak darah. Dia berdiri di samping Sandra, membelakangi Adrian.
"Siap... Komandan," suaranya serak. Parau. Tapi tegak. "Sandya 02... lapor. Tinggal... satu nyawa. Siap... untuk dipakai."
Sandra tersenyum. Pahit. "Bagus, kita akan mati bersama "
00 tertawa. Lembut. "Romantis sekali. Kakak-adik ini yang ingin mati barsama. Sayang, Sandya 02... kamu sudah gagal menjaga 01 sekali 3 tahun yang lalu. Apa kamu ingin gagal lagi?"
Jarum tidak menjawab, dia melempar gunting operasi ke 03.
WUSSH!
03 menepisnya dengan sangat gampang memakai katana.
CLANG!
Tapi itu hanya sebuah pancingan , Sandra sudah bergerak .
BUGGG!
Sandra menendang meja lobi 100 kg ke arah 04 dan 05. Meja berputar seperti gasing .
BRAK!
04 mental, 05 tertahan tembok.
" TITIP ADRIAN !" Teriak Sandra sambil melempar tubuh Adrian kearah Jarum.
Jarum menangkapnya. Berat. Tapi dia mengendong Adrian ala bridal, dan perlahan mundur ke tembok ICU. "TITIP NYAWA KAMU JUGA, KOMANDAN!"
1 VS 9 DIMULAI.
SANDRA VS 00 dan 03-09.
JARUM VS MAUT dan MENJAGA ADRIAN.
00 maju, tidak berlari, dia hanya berjalan, tapi setiap langkahnya membuat ubin pecah.
"Kenapa jiwamu kabur dari neraka 01 ? apa disana sangat panas ya sehingga kamu kabur dan hidup di raga istri gendut Rey yang bodoh itu ?" bisik 00. "Kamu membuat aku repot. Adrian Lee itu menjadi lemah karena kamu. Nyonya Besar Lee menjadi malu karena kamu. Anakmu... mati karena kamu lemah."
DUARR!
Kata 'anakmu' membuat tombol meledak di kepala Sandra.
"DIAM!!!"
Sandra mencabut konde di tangannya.
JREET!
Darah muncrat dan dia melempar konde itu kembali kepada 00.
WUSSH!
00 memiringkan kepalanya. Konde lewat begitu saja dan menancap di tembok hingga gagang.
Sandra sudah berdiri di hadapan 00 dengan jarak 10 cm.
BUK!
BUK!
BUK!
Tusukan siku, lutut, kepala, dan itu gerakan Valkyrie asli. Cepat. Dan tidak terlihat.
00 menangkis semuanya dengan tersenyum. "Masih mengingat pelajaran ya? Bagus. Sekarang aku memberimu pelajaran baru."
Tangan 00 bergerak dan tidak terlihat .
JLEB!
Telapak tangan 00 menancap di perut Sandra, bukan di tinju , tapi memberikan cakaran 5 jari. Kuku 00 patah, tapi masuk ke daging.
Sandra muntah darah.
UHUK!
00 berbisik di telinga Sandra: "Rasanya sama kan? seperti pada saat Rey Long menikam kamu 13x? Sakit? Anakmu juga sakit, 01. Dia menendang-nendang pada saat ditikam."
Mata Sandra putih bercampur Amarah, rasa sakit dan trauma 3 tahun menumpuk menjadi satu.
"JANGAN... MENYEBUT... ANAKKU!!!"
KRRAAK!
Sandra menggigit bahu 00. Giginya menancap hingga daging 00 sobek.
00 kaget 0,1 detik. Itu cukup.
Sandra menarik kepala 00, dan dengkulnya naik lagi.
BUG!
Dan kali ini mengenai hidung.
KRETEK!
Tulang hidung 00 patah. Darah muncrat.
Untuk pertama kalinya, Sandya 00 menjerit. Pelan. Tapi jerit.
Di belakang, 03-09 tidak diam.
06 melempar kawat baja dan melilit leher Sandra dari belakang.
JRETT!
Ditariknya kawat baja itu .
07 dan 08 menebas kaki Sandra memaki katana.
SING!
SING!
Sandra meloncat dan kawat putus, katana mengenai ubin.
PRANG!
Tapi 09 sudah di atas meloncat dari plafon, bazooka mini diarahkan ke Jarum dan Adrian.
"GURU BILANG: BUNUH YANG LEMAH DULU!"
DOR!
Roket meluncur.
Jarum melihatnya tidak ada waktu lagi. Dia melempar tubuh Adrian ke samping.
GUBRAK!
Adrian terguling ke bawah meja resepsionis.
Jarum? Dia memasang badan.
BLARRR!!!
Ledakan, Asap dan Api , dan kaca ICU semuanya pecah .
"JARUM!!!" Teriak Sandra. Suaranya hilang.
Asap menggumpal 5 detik , saat hilang...
Jarum masih berdiri, dadanya bolong, pakaian pasiennya terbakar. Luka tembak lama dan luka roket baru. Dia tertawa darah di mulutnya .
"Hanya... batuk... Roket..." bisiknya. "Komandan... aku... belum... pensiun..."
Dan setelahnya dia terjatuh.
BRUK.
Napas satu-satunya, tapi dia masih hidup.
00 menghapus darah di hidung. Tulangnya dia mengembalikannya sendiri.
KREK.
Sudah balik dan tidak sakit .
"Anak bandel," katanya ke Sandra. "Ibu semakin sayang kepadamu, ayo kita , pulang. Ibu obati. Ibu membuat kamu menjadi 01 yang lama. Yang tidak mempunyai hati. Yang tidak menangis hanya karena seorang pria dan bayi seorang kecil yang mati."
Sandra ngos-ngosan. Darahnya keluar dari tangan, perut, mulut dan lututnya bergetar. Tapi dia tetap berdiri.
Dia melihat Adrian pingsan di bawah meja dan melihat Jarum yang sekarat. melihat 03-09 menguping, melihat 00 tersenyum.
Lalu dia melirik cincin naga hitam di lantai. Di kaki 00. Cincin Adrian. Cincin 300 tahun.
Sandra menjilat darah di bibirnya dengan tersenyum. Senyuman yang seperti senyuman iblis.
"Guru," katanya. Suaranya habis tapi masih terdengar jelas. "Kamu salah. Valkyrie mempunyai hati itu berarti bukan kelemahan. "
Dia menunjuk ke arah Adrian dan Jarum.
"Hati itu... bahan bakar. Setiap kamu menyakiti mereka, maka kamu akan semakin kuat , setiap kamu menyebut anakku , aku semakin gila ."
Sandra mengambil pecahan kaca ICU di lantai sebesar telapak tangannya , pecahan kaca itu tajam .
"Jadi taruhan baru, Guru. Denger baik-baik 03 sampai 09!" Teriaknya membuat sisa kaca kembali pecah .
"HARI INI, DI RS HUASHAN, SANDYA 01 \= PEJAGAL. KALIAN 9 NYAWA... NYICIL DULU!"
SRAKK!
Sandra mengiris pergelangan tangan kirinya sendiri darah mancur keluar . Dia menggambar simbol Valkyrie di lantai memakai darahnya.
"INI SUMPAH DARAH. SATU-SATU... AKU AKAN MEMBUNUH KALIAN... MEMAKAI CARA KALIAN MEMBUNUH AKU 3 TAHUN LALU!"
00 terdiam 1 detik, lalu dia tertawa kencang, Gila dan bahagia.
"ITU BARU MURIDKU!" Teriak 00. "03-09! BUBAR! BIAR IBU YANG MENGUJI DIA! KALIAN JAGALAH PINTU! JANGAN ADA YANG KELUAR! JANGAN ADA YANG MASUK!"
03-09 mundur dan berkumpul di lobi untuk menjaga pintu .
Sekarang lobi menjadi arena. Sandra vs 00. Ronde 2. Tanpa aturan.
Sandra membuang pecahan kaca, tangannya kosong ,darah menetes dari 2 tangan.
00 membuang stiletto kedua, tangannya juga kosong . "Tangan vs tangan. Guru vs murid. Ibu vs anak. Siapa yang nyesel duluan, dia yang mati."
WUSSH!
Dua-duanya bergerak bersama , gerakan yang tidak terlihat.
BUK!
BAK!
BUG!
DUM!
KRAK!
Suara tulang, daging, napas, tendangan cepat brutal dan tidak manusiawi.
Di tembok ICU, Adrian sadar 2 detik , dia melihat Sandra bergulat. Darah dan dia melihat cincin di lantai.
Tangannya bergetar mengambil cincin itu. Dia berbisik, tidak tidak terdengar :
"Tahan... Sayang... 7 menit lagi... aku bangkit... giliran aku... yang menjaga kamu ..."
Lalu kembali pingsan.
----
.
.
.
tggal kehidupan yg bahagia ,,
yg akan mereka jalani ,,
nyonya lee udh berdamai dg kesalahan ny ,,
maaf maaf niih Adrian skraaang cuma ad sandraaa di hati mama mu 🤭🤭🤭🤭🤣🤣🤣 ,, jdi ank tiri sebentar gpp x yaaaa ,, 😁😁😁
ad apa siih km kedap kedip truus ,, 😒😒😒
jgn dulu ad kucing garoong yx ,,
baru menikah looo ini ,,
masa mau perang pake gaun pengantin 🤭🤭🤭🤭😁😁😁😁😁
meski d masa lalu mereka jga udh menikah ,,