Hujan turun tanpa jeda malam itu, di kamar kos sempit berbau lembab, Dian terbaring sendirian, tidak ada keluarga yang menemani Dia hidup sebatang karang, hanya terdengar suara tetesan air dari atap bocor, nafasnya semakin berat. Perutnya kosong sejak kemarin Dian belum makan apapun, Dian sudah terbiasa menahan lapar, sejak kecil Dia hidup tanpa orang tua bekerja serabutan berpindah-pindah tempat tinggal. Menahan hinaan, rasa dingin sendirian, seakan dunia tidak pernah memberinya pilihan.
Namun malam ini terasa berbeda, tubuhnya terlalu lemah untuk bangkit, pandangannya mulai kabur, Dia menatap langit-langit atap yang bocor dan tersenyum tipis, "Apa memang hidupku cuma sampai disini..?"
Malam itu hujan turun semakin deras, angin menyusup dari celah jendela membawa hawa dingin yang menusuk tulang.
Nantikan kelanjutan cerita yaa🌹🌹
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Twis G, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
EPISODE 8
Yin Yin mengikat kaki kelinci itu dan memasukkannya ke dalam keranjang bambu, namun sistem belum berhenti berbunyi.
DING!
[Mode berburu masih aktif]
[Deteksi hewan sedang dalam radius 200 meter]
[Peringatan, tingkat bahaya tinggi]
Alis Yin Yin berkerut, "Hewan sedang? tapi aku tidak mungkin masuk ke hutan dalam, apalagi peringatan sistem ada bahaya."
[Tenang tuan rumah, sistem akan beri peringatan kalau ada bahaya]
"Baiklah, aku akan masuk lebih dalam" kata Yin Yin sambil melangkah masuk ke hutan dalam.
Yin Yin mencoba melangkah masuk lebih dalam ke hutan, siapa tahu ada tumbuhan obat yang bisa dia petik. Hutan bagian ini lebih dalam dan jarang dimasuki warga desa, angin berembus membawa aroma darah tipis yang membuat tengkuknya merinding.
Langkahnya melambat, dari balik semak belukar, terdengar suara geraman rendah, ... berat seperti ada sesuatu yang terluka. Yin Yin menahan napas dan mengintip di sela dedaunan, ada seekor harimau putih besar tergeletak di tanah, bulunya yang indah ternodai darah, nafasnya berat, dada naik turun tak beratur. Di sekelilingnya berdiri lima pria berbaju hitam, wajah tertutup kain masing-masing memegang tombak dan pedang.
"Harimau putih jarang muncul, kulitnya bisa kita jual pasti mahal," salah satu pria menyeringai.
Yin Yin yang mengintip di sela-sela dedaunan merasa sedih melihat harimau yang terluka, Dia harus pikirkan cara untuk membantu harimau itu.
DING!
[Identifikasi target, harimau putih, status krisis 25%]
[Kelompok manusia terdeteksi - level ancaman menengah]
[Misi tersembunyi terpicu]
*Selamatkan harimau putih
Hadiah:
*1 kontrak spiritual tingkat dasar
*+20 poin pengalaman
*Poin reputasi hutan +5
"Misi tersembunyi? Aku harus selamatkan harimau itu." gumamnya pelan.
Matanya menyipit menatap kedepan, dalam kehidupan sebelumnya Dia memang bukan petarung profesional, tapi sejak kecil Dia belajar karate untuk bela diri dari buku peninggalan kakeknya, gerakannya mungkin sudah lama tak dipakai, tapi untungnya tubuh ini masih mengingat.
"Baiklah, mari kita jalankan misi ini, sistem, pisau kecil dan jarum beracun level dasar."
[Permintaan diproses...]
DING!
[Item ditukar dengan 3 poin pengalaman]
*Pisau kecil baja tipis
*3 jarum beracun, efek lumpuh sementara dalam 10 menit
Pisau kecil itu muncul tersembunyi di lengan bajunya, jarum-jarum tipis terselip di sela jarinya, Yin Yin menarik napas dalam sebelum bereaksi, "Aku tak terlalu nampak," bisiknya, "Mereka pasti lengah."
Dia sengaja menginjak ranting kering.
KREEK!
Para pria berbaju hitam menoleh, "Siapa di sana?!"
Yin Yin pura-pura gemetar dan keluar dari balik semak, "A-aku cuma cari kayu bakar..."
Salah satu pria tertawan kasar, "Pergi sebelum kami ubah kamu jadi santapan berikutnya."
Saat perhatian mereka terpecah, Yin Yin bergerak, gerakannya cepat, bahkan lebih cepat dari yang Dia duga, langkah menyamping, putaran pinggang_
SRET!
SRET!
Jarum pertama meleset dan menancap di leher pria terdekat.
"Apa_" tubuhnya langsung kaku dan roboh.
"Ada racun di jarumnya" kata pria kedua.
Yin Yin sudah berputar, kakinya menendang pergelangan tangan pria kedua.
KRAK!
Pedang terlepas, pisau kecilnya menyambar melukai paha pria itu cukup dalam. Yin Yin tak berniat membunuh mereka, hanya melumpuhkan, jarum kedua dan ketiga meleset hampir bersamaan.
DING!
[Serangan akurat]
[Efek lumpuh aktif]
Dua pria itu jatuh tersungkur, sisa dua orang, mereka panik melihat teman-temannya semua jatuh.
"Gadis ini mengunakan jarum beracun! Mundur."
Yin Yin tak memberi kesempatan, tubuhnya bergerak mengikuti insting lama, pukulan lurus siku ke dada tendangan memutar yang membuat pria terakhir terjatuh ke semak berduri.
Sesaat hening, nafasnya memburu tangannya gemetar sedikit, bukan karena takut tapi karena kecepatan yang dia lakukan.
"Huh... untung saja aku masih ingat semua gerakannya."
DING!
[Skill dasar bela diri aktif kembali, tingkat 1]
[+5 pengalaman tempur]
Yin Yin segera berlari ke arah harimau putih itu, mata binatang besar itu terbuka sedikit, iris mata berwarna biru pucat menatap Yin Yin dengan waspada namun lelah.
"Tenang, aku tidak menyakitimu," bisik Yin Yin pelan.
DING!
[Analisis luka, 3 luka tusuk, dan kehilangan sedikit darah]
[Hentikan perdarahan dan bersihkan luka]
"Sistem, kain steril dan ramuan penghenti darah."
Item muncul dalam genggamannya, dengan hati-hati, Yin Yin memotong bagian tombak yang masih tertancap lalu menariknya cepat dan menekan luka dengan kain berbalut ramuan, harimau itu meraung pelan namun tak menyerangnya.
"Kau kuat... tahan sebentar lagi, ini hampir selesai."
Tangannya cekatan, seperti pernah melakukan ini ratusan kali, padahal ini pertama kalinya Dia mengobati harimau. Setelah luka terakhir dibalut_
DING!
[Status harimau putih meningkat 45%]
[Kontrak spiritual dapat dilakukan, Setuju'/tidak]
Yin Yin terdiam, "Melakukan kontrak?" tapi bagaimana caranya, Dia bahkan baru tahu hal seperti ini."
[Tuan rumah jika ingin melakukannya tinggal ulurkan tangan ke dahi harimau putih]
Harimau itu tiba-tiba mengangkat kepalanya sedikit dan menatapnya dalam, lalu, perlahan ia mendekat dan menatapnya, seolah memberi izin.
Yin Yin mengulurkan tangan dan menyentuh dahinya, cahaya putih lembut menyala di antara mereka.
DING!
[Kontrak spiritual tingkat dasar berhasil]
*Harimau putih menjadi rekan penjaga
*Dapat dipanggil dalam radius tertentu
[+20 poin pengalaman]
Tubuh harimau itu perlahan mengecil menjadi anak harimau, namun tetap berbulu putih.
Yin Yin ternganga melihat perubahan harimau itu "Imut sekali".
Harimau kecil itu menggesekkan kepalanya ke lutut Yin Yin
DING!
[Reputasi hutan meningkat]
[Hewan liar dalam radius 300m tidak akan menyerang]
Yin tersenyum lebar, "Hari ini benar-benar panen besar." Dia memasukkan kelinci ke keranjang, lalu menatap harimau kecil di sampingnya, "Kau ikut aku, tapi jangan muncul di desa dulu ya."
Harimau itu mengangguk kecil, seolah mengerti ucapan Yin Yin.
Saat Yin Yin berjalan keluar hutan, matahari siang menembus sela dedaunan, hari ini panen besar.
Bersambung....