NovelToon NovelToon
Anak Sang Mafia

Anak Sang Mafia

Status: tamat
Genre:Horor / Iblis / Mafia / Tamat
Popularitas:882
Nilai: 5
Nama Author: erinaCalistaAzahra

Erik Meijer adalah pemimpin mafia paling ditakuti yang dikenal tak memiliki belas kasih. Namun, dunianya yang penuh kekerasan berubah drastis saat ia menemukan seorang bayi perempuan bernama emia di kursi belakang mobilnya setelah sebuah baku tembak. Sebuah pesan misterius mengklaim bahwa bayi itu adalah darah dagingnya.
Demi melindungi emia , Erik Meijer memutuskan untuk meninggalkan takhta kekuasaannya dan bersembunyi di sebuah desa terpencil di pegunungan. Ia mencoba belajar menjadi ayah yang normal, mengganti senjata dengan botol susu, dan strategi perang dengan lagu pengantar tidur.
Namun, masa lalu tidak membiarkannya pergi begitu saja. Ketika musuh-musuhnya menemukan tempat persembunyian mereka dan mengancam nyawa emia, Erik Meijer menyadari bahwa ia tidak bisa terus berlari. Ia harus kembali menjadi sosok yang mematikan untuk terakhir kalinya demi memastikan putrinya memiliki masa depan yang damai. Ini adalah kisah tentang pengorbanan, penebusan dosa, dan sisi lembut mafia

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon erinaCalistaAzahra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Darah

Erik Meijer dikenal sebagai pria yang tidak memiliki jantung. Di bawah kekuasaannya, pelabuhan Utara tunduk dalam diam. Namun, reputasi itu hancur berantakan saat ia menemukan sebuah bungkusan di kursi belakang mobil antipelurunya setelah sebuah baku tembak sengit.

Bukan bom, bukan juga uang tebusan. Melainkan seorang bayi perempuan berusia empat bulan yang tertidur pulas di dalam car seat, lengkap dengan botol susu yang sudah dingin. Ada secarik kertas terselip: "Hanya kau yang bisa menjaganya dari mereka, Erik Meijer. Dia darah dagingmu."

Erik terpaku. Tangannya yang biasa menggenggam senjata kini gemetar hebat saat menyentuh pipi mungil itu.

Kehidupan di markas besar mafia berubah drastis. Ruang rapat yang biasanya penuh asap cerutu dan peta strategi penyerangan, kini dipenuhi dengan botol sterilisasi dan tumpukan popok. Anak buah Erik yang paling garang—pria-pria bertato yang bisa mematahkan leher lawan tanpa berkedip—kini harus belajar cara menyanyikan lagu pengantar tidur karena sang bayi tidak bisa berhenti menangis jika suasana terlalu sunyi.

"Tuan, kelompok klan Timur sedang bergerak menuju perbatasan," lapor salah satu pengawalnya dengan suara berbisik, takut membangunkan bayi yang sedang tidur di pelukan Erik.

Erik menatap bayi itu, yang ia beri nama emia. emia adalah satu-satunya hal murni di dunia hitamnya. Kehadiran emia membuatnya sadar bahwa ia tidak bisa lagi bermain api dengan cara yang sama. Musuh-musuhnya kini tahu kelemahannya, tapi mereka tidak tahu bahwa seorang ayah yang tidak punya pilihan adalah monster yang paling berbahaya.

Suatu malam, markasnya dikepung. Bukannya melarikan diri, Erik justru menggendong emia di dadanya menggunakan kain gendongan sederhana di balik jas antipelurunya. Dengan satu tangan memeluk bayinya dan tangan lain memegang kendali, ia menghadapi lawan-lawannya.

"Kalian pikir dia kelemahanku?" suara Erik terdengar dingin, mematikan. "Dia adalah alasanku untuk memastikan tidak ada satu pun dari kalian yang pulang malam ini."

Setelah badai itu berlalu, Erik memutuskan untuk menghilang. Ia membakar semua catatan kriminalnya, menyerahkan takhta kekuasaannya, dan memilih tinggal di sebuah kota kecil di pegunungan. Sang Mafia telah mati, digantikan oleh seorang ayah yang setiap pagi sibuk menyiapkan bubur bayi, sambil tetap menyimpan satu pistol di bawah meja—hanya untuk berjaga-jaga jika masa lalu mencoba mengusik tawa putrinya.

*****

Kehidupan baru di pegunungan ternyata tidak semudah membalikkan telapak tangan. Bagi Erik, musuh terbesarnya saat ini bukan lagi senapan mesin, melainkan suhu tubuh emia yang mendadak panas di tengah malam.

Malam itu, salju turun pertama kalinya di desa kecil mereka. emia terus merintih, wajahnya memerah karena demam. Erik, yang biasanya tenang menghadapi ancaman maut, kini panik luar biasa. Ia menggeledah lemari, namun hanya menemukan kotak P3K berisi perban dan antiseptik—peralatan standar seorang pelarian, bukan seorang ayah.

Ia terpaksa keluar. Dengan jaket tebal menyembunyikan wajahnya, Erii menggendong Luna menuju satu-satunya apotek yang masih buka di kaki bukit.

"Dia demam tinggi," ucap Erik pendek saat bertemu sebuah klinik tua di sana. Suaranya masih memiliki nada otoritas yang membuat orang segan.

perawatan menatap Erik dengan curiga, lalu beralih melihat emia. "Anak ini butuh lebih dari sekadar obat, ia butuh pelukan hangat dan ketenangan. Kau tampak seperti pria yang selalu siap berperang, anak muda. Letakkan senjatamu, setidaknya di depan anakmu."

Erik tertegun. Ia sadar, meski telah pindah jauh, aura masih melekat kuat pada dirinya. Setelah emia di periksa,Ia mengambil obat itu, membayar dengan uang tunai, dan bergegas pulang.

Namun, di perjalanan kembali, ia menyadari sesuatu yang salah. Ada bekas jejak ban mobil di atas salju segar menuju rumahnya. Jejak itu terlalu lebar untuk kendaraan penduduk desa.

Erik segera masuk melalui pintu belakang. Di ruang tamu yang gelap, seorang pria duduk dengan tenang sambil memainkan pisau lipat. Itu adalah Marco, tangan kanan kepercayaannya dulu.

"Kau menghilang tanpa pamit, Bos. Klan Timur hancur, tapi kekosongan kekuasaan membuat kota menjadi neraka," ucap Marco tanpa menoleh.

Erik meletakkan emia dengan hati-hati di keranjang bayi yang jauh dari jangkauan pandangan, lalu berdiri tegak. "Aku sudah selesai dengan dunia itu, Marco. Pergilah sebelum aku berubah pikiran."

Marco tertawa getir. "Aku datang bukan untuk membunuhmu. Aku datang untuk memperingatkanmu. Mereka menemukan foto emia. Mereka tahu dia ada di sini."

Erik terdiam. Matanya berkilat marah. Ia menyadari satu hal: Pelarian hanyalah penundaan. Jika ia ingin emia tumbuh dewasa dengan aman, ia tidak bisa hanya bersembunyi. Ia harus menghancurkan siapa pun yang memegang foto itu hingga ke akarnya.

"Jaga dia satu jam saja," perintah Erik sambil mengambil kunci mobil dan sebuah kotak hitam yang terkubur di bawah lantai kayu.Erik dikenal sebagai pria yang tidak memiliki jantung. Di bawah kekuasaannya, pelabuhan Utara tunduk dalam diam. Namun, reputasi itu hancur berantakan saat ia menemukan sebuah bungkusan di kursi belakang mobil antipelurunya setelah sebuah baku tembak sengit.

"Mau ke mana?" tanya Marco.

Erik mengenakan jas hitamnya yang sudah lama berdebu. "Memberi tahu dunia bawah bahwa Erik Meijer tidak pernah benar-benar mati. Aku hanya sedang cuti menjadi ayah."

" Berhati-hatilah, jika kamu membutuhkan bantuan bilang saja kepadaku , akan aku gerakan pasukan kita " ujar Marco.

" tidak usah , aku bisa mengatasi sendiri , kali ini aku akan melawan mereka dengan tanganku sendiri, supaya mereka tahu , bahwa Erik Meijer,tidak pernah kalah " tegas Erik.

" ya sudah , aku hanya menawarkan, baikla sekarang pergiLa , tetap waspada jangan lengah terhadap musuh Erik " kata Marco.

" iya, aku pergi dulu , tutup emia sebentar sampai aku kembali , Marco " kata Erik.

Setelah itu , Erik lekas pergi menuju kota , untuk melawan musuh yang telah mencoba menganggu putrinya Emia.dia tidak akan pernah membiarkan siapapun menganggu kehidupan putri kecilnya itu.

Tapi , Sepenjang jalan ia tidak pernah sama sekali melupakan putri kecilnya itu , kadang ia tersenyum sendiri , emia.dia kehidupan baru yang mewarnai hidupku , dia adalah kekuatan hidupku,jiwaku , bahkan aku rela mati demi emia.

" emia , tumbuhLa dengan sehat , dan jangan mengikuti jejak ayah emia, kamu tak akan sanggup, apa lagi keluar dari dunia mafia, cukup Ayah saja yang sudah terlanjur jauh , tapi ini bukan hanya kebetulan saja , aku masuk dalam dunia mafia ,untuk berjaga - jaga " suara hati Erik Meijer

Lalu, ia mengirim pesan ke Marco

" jaga baik-baik putriku emia.jika terjadi apapun kepadanya, kamuLa yang aku pengal kepalamu , susunya ada dilempar jika di lapar , karna setelah minum susu dia biasanya langsung tidur" pesan erik

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!