NovelToon NovelToon
Kembalinya Cinta Lama

Kembalinya Cinta Lama

Status: sedang berlangsung
Genre:Single Mom / CEO / Cintapertama
Popularitas:4.4k
Nilai: 5
Nama Author: Tika Despita

Setelah enam tahun tak bertemu, Senja kembali bertemu mantan kekasihnya Arsean.
Pertemuan kembali mereka, mengingatkan luka dan rasa sakit pada dirinya Senja.
Karena di saat itu dia tengah hamil anaknya Sean, namun Sean tak tau. Kedua orang tua Sean pun seolah bungkam dan menginginkan anak dalam kandungannya Senja.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tika Despita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kamu Hanya Perantara.

Senja berjalan keluar dari hotel Qris setelah semua pekerjaannya selesai. Namun dia berhenti melangkah saat melihat Sean berdiri menunggunya di depan halaman hotel. Dan di belakangnya ada Andrew.

Senja sempat melihat ke arah Sean sebentar, lalu hendak melanjutkan langkahnya.

"Senja!" panggil Sean.

Senja menoleh dan mengernyitkan dahinya bingung.

"Kita harus bicara!"

"Aku tak punya waktu! Kamu tau ini sudah tengah malam. Anakku sendirian!" tolak Senja tegas.

"Tapi aku butuh kepastian Senja!"

"Kepastian? Maksud kamu?"

"Tolong jawab, apa anak itu anakku?" tanya Sean ingin tau atau lebih ingin memastikan kecurigaannya.

"Apa yang kita lakukan terkahir kali, membuat anak itu hadir?"

Hati Senja langsung terasa diremas, ketika Sean mengucapkan hal yang benar-benar ingin dilupakan Senja.

"Kalau iya, bukankah aku..."

"Bukankah aku, apa hah?" Potong senja cepat.

"Mengapa kamu begitu yakin kalau dia anak kamu? Kamu tak pernah bertemu dengannya dan kamu tak tau wajahnya! Bahkan kehadirannya saja kamu tak pernah tau selama ini."

"Aku sudah melihatnya,Senja!"

" Hah? Maksud kamu? "

" Aku sudah bertemu dengan anakku."

" Aku bertemu anak itu juga tak sengaja. Aku sudah melihat wajahnya. Dia begitu mirip dengan wajahku. Dan aku yakin kalau dia anakku." Ucap Sean begitu yakin.

Senja langsung tertawa lirih mendengar semua ucapan Sean.

" Kamu mengapa tertawa Senja? "

" Lantas kalau dia anak kamu, kamu mau buat apa? "Tanya Senja balik membuat Sean terdiam.

"Secara hukum, dia bukan anak kamu. Secara agama, kamu tak akan bisa menjadi walinya. Jadi apa yang ingin kamu perjuangkan?"

" Dia anakku, dan aku yang akan menjadi walinya seumur hidup. Sedangkan kamu! Kamu hanya perantara yang membuat dia hadir dalam kehidupan aku!"

"Senja.. "Sean tak percaya kalau Senja bisa berbicara seperti itu. Setiap kata yang keluar dari mulut Senja, seperti belati yang menusuk jantungnya.

" Jadi jangan bahas lagi anakku, seolah menjadi anak mu!"

"Mengapa kamu tak memberitahu ku kalau kamu hamil? Kamu bisa menelepon aku kan?" Sean berbicara sedikit melunak.

" Kita bisa membesarkan anak itu bersama-sama."

" Untuk apa Sean? Apa kamu akan pulang setelah aku beritahu semuanya? Apa kamu akan mencegah mama kamu menghina dan meragukan anak ku? "

" Tidak Sean.. cukup sekali mama kamu ingin aku melenyapkan anak itu. Maka tidak akan ada kedua kalinya!"

" Maksud kamu? " Sean refleks memegang kedua bahunya Senja.

" Tanyakan sama mama mu, Sean! " Senja melepas tangan Sean kasar dan pergi begitu saja.

Sean hendak mengejar, namun Andrew segera mencegahnya.

"Sean.. sudah! Dengan kamu memaksa dia berbicara lagi, hanya akan membuka lukanya!" Ucap Andrew menasehati.

" Tapi Drew.. Apa maksud ucapan Senja tadi?" Sean masih mencoba mencerna semua ucapan Senja.

" Dari yang aku dengar tadi, sepertinya mama kamu tau tentang kehamilan Senja waktu itu!"

" Berarti selama enam tahun ini, mama tau semuanya dan merahasiakannya dari aku? " Sean semakin pusing dengan semuanya ini.

"Hmmm bisa jadi!" Andrew mengangguk.

" Lebih baik kamu tanyakan kebenaran sama mama kamu dulu!"

Sean mengangguk dan saat ini dia benar-benar ingin pulang ke rumah menanyakan semuanya kepada mamanya. Kalau memang benar seperti apa yang dikatakan Senja,betapa menderitanya Senja selama ini.

-

-

Senja melangkah cepat menuju halte bus. Bus terakhir akhirnya datang juga. Senja naik, dan duduk di dekat jendela. Matanya terus memandang keluar. Lampu-lampu menghiasi sepanjang jalanan yang sudah sepi.

Dia meletakkan tasnya di atas paha dan membukanya. Hatinya langsung teriris melihat makanan sisa yang dia dapat dari pesta pertunangan Sean.

"Mengapa.. Kamu kembali muncul Sean? Disaat aku sudah bisa menerima takdirku, disaat aku bisa mengikhlaskan masa lalu dan disaat aku benar-benar ingin melupakan rasa sakit atas luka yang ditorehkan orang tuamu?" Lirih Senja dalam hati.

Bahkan dia sudah tak sanggup mengeluarkan air mata lagi. Rasa sesak terus menyeruak di dalam dadanya menahan semuanya selama ini. Kemunculan Sean membuat luka lama itu kembali menganga baginya.

Padahal saat ini dia hanya ingin hidup tenang dengan dengan Angkasa kedepannya. Tetapi kemunculan Sean ini, mengacaukan semuanya.

**

Sean dengan perasaan tak tenang melajukan mobilnya sekencang mungkin pulang. Bahkan dia tak mengucapkan salam saat melangkah masuk ke dalam rumah. Papanya yang duduk di ruang tamu sempat terkejut melihat ekspresi anaknya itu.

" Sean! Ada apa?" Tanya Reno menatap heran putranya.

"Mama mana, Pa?"Suara Sean cukup meninggi

" Ada apa Sean?" Tamara turun dari tangga menghampirinya.

"Jawab aku ma,apa mama tau kalau Senja hamil anakku enam tahun yang lalu?"

Pertanyaan Sean langsung membuat ekspresi Tamara berubah. Dia cukup terkejut kenapa tiba-tiba anaknya menanyakan hal itu. Bahkan hak yang sudah lama dia kubur.

"Apa maksud kamu, Sean?" Tanya Tamara pura-pura tak mengerti arah ucapan anaknya.

"Ma..Senja hamil anak aku bukan?" Lantas mengapa mama merahasiakannya dari aku?" Sean masih berusaha bertanya baik-baik.

" Bahkan sebenarnya mama tau,kalau Senja tak pernah balik ke kampungnya bukan?"

" Sean..tujuan mama dan papa merahasiakannya dari kamu demi kebaikan kamu juga! Lagian waktu itu kamu dan dia masih sama-sama muda. Secara mental kalian belum sanggup untuk menjadi orangtua di usia segitu!" jawab Tamara gugup.

"Lantas apa yang terjadi sama Senja setelah itu?" tanya Sean lagi.

" Kami menyuruh dia menggugurkan kandungannya." Jawab Tamara lagi.

" Apa?" Sean tak percaya kalau mamanya bisa berfikiran seperti itu.

" Ma.. Kenapa bisa?"

" Sean .."Tamara meraih tangan anaknya,namun Sean menghindar.

" Mama kan tau,betapa aku mencintai Senja."

"Sean.. sudahlah jangan menyalahkan mama kamu terus. Lagian Dia juga sudah pergi dari rumah ini. Kamu dan dia itu hanya cinta monyet,dan karena itu kami membiarkan kamu bergaul sama dia." Ucap Reno akhirnya.

" Lagian,dia juga gak pantas buat kamu,yang nanti pasti menjadi penerus papa di perusahan. Sedangkan dia,dia hanya keponakan pembantu kita!"Lanjut Reno.

" Aku tak menyangka papa dan mama bisa sekejam itu sama Senja. Bahkan papa dan mama tak tau apa yang dilalui Senja selama enam tahun terakhir untuk membesarkan anak itu!" Ucap Sean dengan mata berkaca-kaca dan memilih masuk ke kamarnya.

Dia kehilangan tenaganya untuk berdebat dengan kedua orangtuanya . Karena dia terlanjur kecewa sama mereka. Dia tak menyangka kalau merekalah yang sejatinya memisahkan dirinya dengan Senja.

"Pa..Jadi Senja tak menggugurkan anak itu?" Tamara menatap suaminya cemas.

" Bisa jadi. Dan kemungkinan Sean sudah bertemu dengan Senja." Reno menghela panjang memikirkan harus apa selanjutnya.

" Kita percepat saja pernikahan Sean dengan Rea. Dengan begitu tak ada kesempatan untuk Sean bersama Senja lagi!"Ucap Tamara meyakinkan suaminya.

"Ide yang bagus juga. Besok papa akan coba bicara dengan papanya Rea. Apalagi mereka menjalin hubungan juga bukan karena paksaan kita,melainkan atas rasa suka sama suka!"

Tamara mengangguk,meski di hatinya masih dihinggapi rasa cemas.

1
sunaryati jarum
Memang itu akibat kesalahan kamu,tapi akhirnya sadar, semoga setelah pertemuan kembali dengan Ny Raya hidupmu dan Angkasa semakin baik
sunaryati jarum
Benar dia penyelamatmu dulu Senja
Soraya
lanjut thor
Qhaqha: Ok.. Ditunggu.. 😊😊
total 1 replies
nesha
lanjut thor double uuuup
Qhaqha: insyallah ya... 😊😊😊
total 1 replies
Soraya
ditunggu updatenya
Qhaqha: Bab baru udah di up ya... Jangan lupa bantu ratingnya ya 🙏🙏🙏
total 2 replies
Ryn
lanjuut thour 💪🏼💪🏼💪🏼💪🏼
Qhaqha: ok😊😊😊😊😊😊
total 1 replies
Sunaryati
Memang lebih baik seperti toh Kedua orang Sean menolak Senja. Agar tidak menimbulkan masalahJika mereka bersatu kembali harus
Sunaryati: belum selesai sudah terkirim.
maksudnya harus dapat restu kedua orang tua Sean,atau malah dengan Dirgantara
total 1 replies
Qhaqha
Aamiin😊😊😊
Soraya
lanjut
Qhaqha: Sipp.... Bantu bintangnya juga ya kk😊😊
total 1 replies
nesha
nyeseeek bacanya.. moga ada pelangi setelah hujan buat senja dan anaknya
Soraya
lanjut thor
Sunaryati
Kau dan suamimu akan menerima karma karena menyia- nyiakan keturunan kalian.Biarkan Sean menikahi Rea, dan tidak memiliki keturunan.Sedangka Senja menikah dengan Dirgantara,agar mereka menyesal seumur hidup.
Qhaqha: 😊😊😊
Mohon bantuan untuk ratingnya ya KK...
total 1 replies
olyv
jleb g tuh?? kasihan senja..sini peluk nak 😭😭
Qhaqha: Ayuk kita peluk ramai-ramai 😊
total 1 replies
nesha
makjleb bgt
Qhaqha: jleb banget.. 😊😊
total 1 replies
nesha
pada akhirnya akan berjodoh 😍
nesha
dan di saat kamu sudah tau pun kamu g berusaha untuk mempertahankan senja demi anakmu, tapi kamu lebih memilih untuk bertunangan dgn rea. pengecut kau sean
Soraya
lanjut thor
Qhaqha: ok
.😊😊
total 1 replies
Sunaryati
Maksud Dirgantara Sean merampas jabatan itu gimana
Qhaqha: Tunggu up Bab selanjutnya ya KK.

😊😊😊
total 1 replies
Sunaryati
Waduh kasihan Senja, nanti kena marah wanita dekatnya Dirga
Sunaryati
Tidak marah sama Senja marahlah pada dirimu sendiri, karena banyak kesalahan kamu pada Senja.Jika kau tetap ingin menikah dengan Rea jangan sampai punya anak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!