Fei Xing berasal dari abad masa depan—tahun 3080—dimana hampir semua aspek kehidupan dikuasai oleh mesin pintar canggih.
Kemajuan teknologi yang terlalu cepat mengakibatkan banyak kerusuhan dan konflik di seluruh dunia.
Ayahnya, seorang profesor jenius di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, menciptakan sebuah sistem canggih yang terpasang pada jam pintar Fei Xing.
Tujuan utama penciptaan sistem itu adalah untuk melindungi anaknya dengan mengirimkannya pergi dari tahun 3080 yang penuh bahaya.
Di dunia baru ini, Fei Xing bebas mengendalikan sistemnya sesuai keinginannya.
Sistem kecerdasan buatan ini sangat pintar dan memiliki protokol dasar: tidak boleh menyakiti atau melawan tuannya.
Dalam kurun waktu 100 tahun, Fei Xing sudah sering melakukan perjalanan lintas dunia—dari zaman modern, masa lalu, hingga dunia saat ini—hanya untuk bertahan hidup dan mengembangkan kemampuannya.
Namun Sistemnya membutuhkan energi untuk tetap beroperasi dan menjaga kelangsungan hidupnya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mooi Xyujin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
2080
Tengah malam, bulan purnama bersinar terang di atas langit kota atas. Fei Xing bergerak dengan lincah seperti bayangan di antara gedung-gedung tinggi menuju kediaman keluarga Qing—kompleks megah yang menjadi tempat tinggal Kaisar Heula alias Qing Zhang.
[Tuan, sistem keamanan sekitar kompleks sudah saya matikan seluruhnya. Semua kamera pengawas, sensor gerak, dan perangkat elektronik yang bisa mendeteksi keberadaan kita telah dinonaktifkan sementara waktu.]
"Bagus," bisik Fei Xing dengan suara rendah saat dia melompat dengan mudah ke balkon lantai atas—ruangan yang terlihat sebagai ruang kerja atau belajar dari luar.
Jendela kaca besar masih sedikit terbuka, memungkinkan dia untuk berdiri dengan nyaman di atas balkon yang luas.
Di dalam ruangan, Qing Zhang masih belum tidur. Dia duduk di belakang meja besar yang penuh dengan dokumen dan perangkat teknologi canggih, sedang fokus memeriksa rencana pembangunan fasilitas pendidikan untuk distrik kumuh.
Tiba-tiba dia mendengar suara ketukan lembut dari arah jendela.
"Apakah aku salah dengar?" gumamnya sambil mengerutkan kening, kembali fokus pada layar di depannya.
Namun beberapa detik kemudian, ketukan itu muncul lagi—kalinya lebih keras dan terasa lebih tidak sabar.
Qing Zhang segera berdiri dari kursinya dengan waspada, tangannya secara naluriah menyentuh sebuah tombol tersembunyi di bawah mejanya.
Dia menoleh ke arah jendela dan melihat sosok seorang pria yang tidak dikenalnya berdiri bersandar pada rel balkon, kedua tangan menyelip di dalam saku celananya.
Wajah pria itu tampak sedikit kesal, seolah tidak senang harus menunggu lama.
Alarm keamanan tidak berbunyi sama sekali, tidak ada satu pun petugas yang datang memperingatkan adanya orang asing di dalam kompleks.
Bagaimana mungkin seseorang bisa masuk begitu saja ke kediaman Kaisar tanpa terdeteksi?
Rasa kebingungan dan kewaspadaan terlihat jelas di wajah Qing Zhang. Dia berdiri diam beberapa saat, menilai situasi dengan cermat—apakah ini orang yang datang untuk membunuhnya, atau ada maksud lain?
Melihat bahwa Qing Zhang masih tidak bergerak, Fei Xing akhirnya merasa tidak sabar.
Dia berjalan mendekat ke kaca jendela, lalu mengetuknya dengan keras beberapa kali sambil mengangkat suaranya cukup tinggi agar bisa terdengar di dalam ruangan.
"Hei! Jangan cuma berdiri diam di sana. Datanglah ke sini sebentar saja—aku tidak punya banyak waktu untuk menunggu!"ucapnya dengan nada yang tegas namun tidak mengancam.
Dia kemudian menunjukkan telapak tangannya dengan lembut pada kaca, memberikan isyarat bahwa dia tidak membawa senjata dan tidak memiliki niat jahat.
Qing Zhang tetap waspada namun memutuskan untuk menghampiri jendela.
Dia berjalan dengan langkah hati-hati, mata tidak pernah lepas dari sosok pria asing di luar sana.
Saat sudah berdiri tepat di belakang kaca, dia melihat wajah pria itu dengan lebih jelas—wajah yang tampak muda namun dengan aura kepemimpinan yang kuat, serta mata yang tajam seolah bisa membaca pikiran orang lain.
Melihat tatapan waspada namun penuh rasa penasaran di mata Qing Zhang, Fei Xing hanya mengangguk perlahan. "Sistem, tampilkan layar hologram tentang bibit tanaman dan rumah kaca yang kita miliki."
[Baik, Tuan!]
Segera saja sebuah layar hologram berwarna biru muda muncul di antara mereka berdua—mengambang di udara dengan jelas terlihat meskipun hanya diterangi oleh cahaya bulan.
Di layar tersebut muncul gambar berbagai jenis bibit tanaman mulai dari beras, jagung, kentang, hingga sayuran dan buah-buahan beragam jenis.
Di sampingnya juga ditampilkan desain rumah kaca modern dengan berbagai fitur canggih.
Fei Xing mulai menjelaskan dengan jelas."Ini adalah bibit tanaman berkualitas tinggi yang bisa tumbuh dengan baik bahkan di kondisi tanah yang kurang menguntungkan. Sedangkan rumah kaca yang kamu lihat ini dilengkapi dengan sistem filtrasi udara dan air, serta teknologi kontrol suhu dan cahaya yang bisa membuat tanaman tumbuh optimal meskipun tanah di dunia ini sudah tercemar seperti sekarang."
Dia menunjuk pada bagian hologram yang menunjukkan data pertumbuhan tanaman.
"Manfaatnya sangat besar—kita bisa menghasilkan makanan alami dalam jumlah banyak tanpa perlu mengandalkan larutan nutrisi sintetis lagi. Selain itu, tanaman yang tumbuh bisa digunakan untuk memperbaiki kualitas tanah secara bertahap, memberikan pekerjaan pada penduduk kota bawah, dan mengurangi ketergantungan kita pada sumber daya yang semakin langka."
Qing Zhang melihat ke arah hologram itu dengan mata yang awalnya penuh keraguan, namun lambat laun ekspresinya berubah menjadi kagum dan hati-hatinya mulai berdetak kencang.
Dia menggeser pandangannya dari layar hologram ke wajah Fei Xing berkali-kali.
"Ini... apakah ini benar-benar nyata? Apakah ini solusi yang aku cari selama ini?" bisiknya dengan suara penuh harapan yang sulit disembunyikan.
Tanpa berpikir panjang lagi, Qing Zhang segera berjalan ke arah pintu balkon dan membukanya dengan cepat.
"Silahkan masuk," ucapnya dengan nada yang sudah jauh lebih hangat. "Kita perlu berbicara lebih dalam tentang ini."
Saat Fei Xing memasuki ruangan dan mereka berdiri berhadapan, Qing Zhang baru menyadari bahwa pria asing ini lebih tinggi darinya beberapa inci.
Meskipun tubuhnya tidak terlalu besar seperti kebanyakan Orc, namun aura yang terpancar darinya sangat kuat dan membuat orang lain merasa tenang namun juga tidak berani mengabaikannya.
"Nama saya Fei Xing," ucapnya dengan ramah sebelum melanjutkan pembicaraan."Saya datang dengan tujuan yang jelas—saya membutuhkan batu energi kualitas terbaik Sebagai imbalannya, saya bisa memberikan bibit-bibit, teknologi rumah kaca, bahkan panduan cara mengelolanya dengan baik. Semua ini bisa kamu gunakan untuk mewujudkan kebijakan mu untuk meningkatkan kondisi hidup penduduk kota bawah."
Qing Zhang terdiam sejenak, memproses setiap kata yang keluar dari mulut Fei Xing.
Setelah beberapa saat, dia menghela nafas dan tersenyum sedikit. "Saya Qing Zhang, atau yang lebih dikenal sebagai Kaisar Heula. Aku sudah lama mencari cara untuk membantu mereka yang tinggal di distrik kumuh, namun selalu menghadapi hambatan dari para elit yang menganggap mereka sebagai beban."
Dia menunjuk pada meja yang penuh dengan dokumen. "Rencana pembangunan pendidikan yang aku buat akan sia-sia jika mereka tidak memiliki cukup makanan untuk hidup dan fokus belajar."
"Maka ini adalah kesempatan yang sempurna untuk kita berdua," sambung Fei Xing dengan yakin."......Kamu mendapatkan solusi untuk masalah makanan dan ekonomi kota bawah, sementara saya mendapatkan batu energi yang saya butuhkan. Ini adalah kerja sama yang menguntungkan bagi kita berdua."
Qing Zhang mengangguk dengan keyakinan yang mulai tumbuh di dalam hatinya. "Kita memang perlu berbicara lebih detail tentang ini...."
" Namun sebelum itu, bisakah kamu menjelaskan siapa kamu sebenarnya dan darimana kamu mendapatkan semua ini?"
Qing Zhang masih berdiri dengan tatapan yang penuh keraguan.
Meskipun penawaran Fei Xing sangat menggiurkan dan layar hologram yang ditampilkan sangat nyata, dia tidak bisa begitu saja mempercayai orang asing yang tiba-tiba muncul di kediamannya tengah malam.
"Saya mengerti bahwa penawaran ini sangat menarik, Fei Xing," ucapnya dengan suara tenang namun tegas.
"Namun bagaimana saya bisa yakin bahwa kamu bukanlah bagian dari rencana untuk menggulingkan kekuasaan saya atau membahayakan kekaisaran ini? Saya tidak tahu sedikit pun tentang siapa kamu sebenarnya dan dari mana kamu datang."
Fei Xing terdiam sesaat, matanya menatap Qing Zhang dengan tatapan yang jernih dan jujur.
Kemudian dia mengeluarkan senyum kecil yang membuat suasana menjadi sedikit lebih hangat. "...Ini adalah rahasia yang tidak bisa saya ungkapkan secara lengkap. Tapi kamu tidak perlu cemas—saya bukan bandit bintang, penyihir jahat, atau siapapun yang memiliki niat untuk membahayakan kamu atau kekaisaran ini."
Melihat bahwa Qing Zhang masih tidak terpuaskan dengan jawabannya, Fei Xing menghela nafas perlahan sebelum memberikan penjelasan yang lebih jauh.
"...Baiklah, saya akan memberi tahu kamu sebatas yang bisa saya katakan. Saya datang dari planet yang sangat jauh dari sini, berada di galaksi lain yang belum pernah kamu dengar nama nya...."
".....Di planet saya, kami memang juga menggunakan larutan nutrisi, namun yang dibuat dari bahan alami yang diekstrak secara canggih. Kami juga menanam segala jenis tanaman sendiri dan menjual hasilnya ke berbagai planet di seluruh alam semesta......."Dia mengangkat bahunya dengan santai.
"......Sayangnya, pesawat saya mengalami kecelakaan dan jatuh di sini. Sekarang saya kekurangan batu energi yang dibutuhkan untuk memperbaiki pesawat dan melanjutkan perjalanan saya."
Qing Zhang mendengarkan setiap kata dengan saksama, mencoba mencari celah kebohongan di antara kalimat-kalimat Fei Xing.
Namun tidak ada rasa tidak nyaman atau kebohongan yang bisa dia rasakan—bahkan instingnya sebagai seorang pemimpin yang sudah berpengalaman mengatakan bahwa pria di depannya sedang mengatakan yang sebenarnya.
Lagipula, dia tahu bahwa ada jutaan planet bahkan lebih banyak lagi di alam semesta yang belum pernah ditemukan oleh manusia dan Orc di dunia ini.
Keberadaan planet yang disebutkan Fei Xing pasti ada di suatu tempat.
Setelah berpikir sebentar, Qing Zhang akhirnya mengangguk perlahan dengan keputusasaan yang mulai hilang digantikan oleh rasa harapan. "Baiklah... saya memilih untuk mempercayaimu, Fei Xing."
Fei Xing menghela nafas lega, wajahnya menunjukkan rasa senang yang tulus."Terima kasih. Saya tidak akan mengecewakan kepercayaan kamu."
Kemudian mereka berdua duduk di area tamu kecil di sudut ruangan kerja, mulai membicarakan secara detail tentang kerja sama yang akan mereka jalankan.
Fei Xing menggerakkan tangannya di atas meja, membuat layar hologram muncul kembali dengan data yang lebih rinci.
"Saya sudah meminta sistem saya untuk memeriksa kondisi tanah di kota bawah secara menyeluruh..." jelas Fei Xing sambil menunjuk pada peta hologram yang menunjukkan wilayah distrik kumuh.
"Kondisinya memang tidak baik karena tercemar limbah teknologi, namun bukan berarti tidak bisa diperbaiki sama sekali."
Dia kemudian menampilkan data analisis kimia tanah dan komposisi larutan nutrisi yang umum digunakan di dunia ini.
"......Sejujurnya, larutan nutrisi yang kamu gunakan di sini sangat baik untuk kesuburan tanah. Hanya saja orang-orang disini ini tidak menyadari hal ini. Ada banyak kandungan mineral dan zat organik dalam larutan tersebut yang bisa membuat tanah menjadi lebih sehat dan subur jika digunakan dengan cara yang tepat."
"Benarkah?" Qing Zhang terdiam kagum, tidak menyangka bahwa solusi untuk masalah tanah yang dia hadapi ternyata ada di hal yang paling biasa digunakan sehari-hari.
"Betul sekali," sambung Fei Xing dengan yakin.
"......Kita bisa mengombinasikan penggunaan larutan nutrisi sebagai pupuk alami dengan bibit tanaman yang saya berikan, serta menggunakan rumah kaca untuk mengontrol lingkungan pertumbuhan. Dalam waktu tidak terlalu lama, tanah di kota bawah bisa kembali produktif dan menghasilkan makanan yang cukup untuk semua orang."
Qing Zhang mengangguk dengan keyakinan yang semakin tumbuh.
Sepertinya dia benar-benar menemukan mitra kerja sama yang tepat untuk mewujudkan impiannya memperbaiki kondisi hidup rakyatnya.