NovelToon NovelToon
Pengacara Indira, Istri Baru Papaku

Pengacara Indira, Istri Baru Papaku

Status: tamat
Genre:Perjodohan / Duda / CEO / Tamat
Popularitas:320
Nilai: 5
Nama Author: Daisy Puppy 1412

Indira berprofesi sebagai pengacara, ia dijuluki pendekar ulung karena selalu memenangkan kasus yang dia tangani. karena kesibukannya dia lupa akan statusnya sebagai kaum jomblo sejati hingga membuat mamanya turun tangan untuk mencarikannya jodoh. hingga akhirnya dia dijodohkan dengan anak temannya yang bernama Gibran (pemilik PT Murni alam) yang berstatus duda anak 3. setelah menikah Indira dihadapkan dengan konflik keluarga hingga akhirnya dia menemukan titik kebahagian nya dengan suaminya Gibran.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daisy Puppy 1412, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

pengacara Indira, istri baru papaku

...Sesampainya dirumah sakit Indira bersama Sinta ke IGD untuk mengobati luka, “untuk beberapa hari lukanya jangan sampai terkena air dulu” ucap dokter yang menangani lalu pergi. Sinta berdiri menutup tirai sekat ruang IGD lalu duduk di atas bed, dia mengeluarkan flashdisk yang berisi rekaman kekerasan rumah tangga yang dialami “ini aku rekam sendiri pakai kamera tersembunyi selain bukti KDRT ada bukti yang lain jadi kamu tonton aja”....

...Indira menganggukkan kepala pelan....

...Tak lama ponsel Indira berbunyi, “hallo”....

...“Bu ini saya Sri, Bu tadi ada pihak polisi datang kerumah membawa surat penangkapan untuk mas Justin”....

...“Terus sekarang justinnya kemana?”....

...“Justin berada di kamar Bu. Saat polisi ke rumah, mas Justin belum pulang sekolah”....

...“baik saya pulang sekarang”....

...Indira mematikan telponnya....

...“Kenapa di?” Ucap Sinta penasaran....

...“Ada pihak polisi datang kerumah, aku harus pulang sekarang”...

...“Ya sudah pulang aja”...

...“Kamu….???”...

...“Aku bisa pulang sendiri toh juga aku mau ke kantor polisi, mau jemput mas Radit”....

...“Baik baik ya kalau ada apa apa kabarin”...

...Indira dan Sinta berpelukan sebagai tanda perpisahan....

...Gibran berpapasan dengan Indira di depan teras rumahnya, “sayang kamu juga pulang?” Tanya Indira kepada suaminya....

...“Iya aku dikabarin mbak Sri katanya ada polisi datang membawa surat penangkapan Justin. Kenapa Justin ditangkap memang dia salah apa?” Tanya Gibran penasaran sedikit rasa panik....

...Belum sampai Indira menjawab pihak polisi datang kembali, “maaf apabila kami pihak polisi mengganggu aktivitasnya, kami membawa surat penangkapan terhadap saudara Justin karena membawa barang terlarang”....

...“Apa ada buktinya?” Tanya Indira penasaran....

...“Ada saksi kalau saudara Justin melakukan transaksi”....

...Tanpa berlama-lama pihak polisi menggeledah kamar Justin, Justin yang ketakutan hanya bisa terdiam dibalik badan orang tuanya. Beberapa menit pihak polisi menemukan barang terlarang tersebut di Hoodie yang dipakai Justin kemarin saat di kantor polisi. Polisi membawa Hoodie serta barang terlarang tersebut, “pa ma aku gak pernah pakai obat terlarang itu, aku aja gak tau kenapa obat itu bisa di hoodieku” Justin memegang tangan papanya memohon agar papanya percaya....

...“Mohon kerjasamanya saudara Justin untuk ikut kami ke kantor polisi”....

...“Pa ma tolongin Justin, Justin gak salah” teriak Justin....

...Indira menenangkan Justin “mama percaya sama kamu, kamu ikut polisi dulu nanti mama nyusul”....

...Akhirnya Justin dibawa oleh pihak polisi....

...“Kita ke kantor polisi sekarang, ada yang coba jebak anak kita sayang” ucap Indira menggandeng tangan Gibran menuju kantor polisi....

...“Kita akan tahu kebenarannya disana. Aku percaya Justin gak melakukan itu, dia memang bandel tapi dia tahu batasan sayang”....

...Satu jam berlalu Indira dan Gibran masuk ke kantor polisi Jayakarta, disana mereka bertemu dengan Haikal serta para polisi yang lainnya. ...

...“Pa” panggil Justin menghampiri papanya....

...Indira melihat sekeliling tidak ada cctv yang terpasang di kantor polisi Jayakarta, “bukannya dulu ada cctv kenapa sekarang tidak ada?”....

...“Karena waktu lalu kantor polisi di renovasi akhirnya cctv di lepas dan kita adakan cctv yang versi terbaru” ucap salah satu polisi disitu....

...“Saya yakin anak saya tidak bersalah, saya mau pihak polisi adakan cek sidik jari di plastik yang membungkus obat terlarang itu. Kalau memang anak saya pengguna dan melakukan transaksi pastinya ada sidik jari yang menempel di plastik tersebut karena dipegang dengan anak saya tapi kalau tidak pastinya ini adalah sebuah fitnahan untuk anak saya Justin” tegas Indira....

...“Segera lakukan pengecekan sidik jari di plastik pembungkus obat terlarang tersebut sekaligus lakukan tes urin kepada saudara Justin” perintah Haikal kepada bawahannya....

...“baik pak” ...

...“setelah hasil pengecekan keluar dan hasilnya negatif akan aku beri perhitungan sama orang yang sudah fitnah anakku” tegas Gibran sedikit emosi....

...Indira memegang tangan Gibran sebagai isyarat memenangkan hatinya....

...“Pa ma maafin Justin tidak hati-hati” ucap Justin memelas....

...Justin pergi dengan pihak polisi untuk melakukan tes urin....

...Indira dan Gibran berpamitan dengan Haikal untuk pulang “aku titip anakku”....

...Haikal menganggukkan kepala pelan....

...Di Dalam mobil Gibran memeluk Indira mengecup keningnya, “maaf”....

...“Untuk apa?”...

...“Kamu jadi banyak masalah semenjak menikah denganku”...

...Indira hanya tersenyum sambil memegang otot perut Gibran, “jauh sebelum aku menikah denganmu pun aku sudah berkelud dengan banyaknya masalah, jadi aku sudah terbiasa”....

...“Aku tambah sayang sama kamu”....

...“Kalau gitu ke hotel yuk” ajak Indira....

...“Ngapain?” Ucap Gibran dengan nada polos....

...“Eeee aku pengen dikasih obat pusing dari kamu biar nanti aku bisa hadapi masalah dengan badan segar otak dingin” rayu Indira seperti anak kecil....

...“Oke oke” Gibran kembali mencium kening Indira....

...“Terus Brilia dan Sasha siapa yang jemput?” Ucap Gibran sambil mengendarai mobilnya....

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!