NovelToon NovelToon
Ilove 100 Kg

Ilove 100 Kg

Status: sedang berlangsung
Genre:Trauma masa lalu / Karir / Persahabatan / Fantasi / Cinta Seiring Waktu / Cewek Gendut
Popularitas:64
Nilai: 5
Nama Author: bidadari

- Berawal dari benci -

Akhh!
"Lo, kalau jalan pakai mata! "
"Maaf, kak "
"Ck, cewek gendut kaya lo mending pergi deh dari sini! "
" Baik ka! "
"Gendut amat sih! "


- berakhir di pelaminan -

"Apa nikah sama dia?, what! "
" Dewa bangun! "
" Akh, mama dewa ngga bisa nikah sama dia! "
" Harus bisa! "



- love 100 kg -

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bidadari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian 8 kerja sama?

"Aura rasyifa, lo di panggil ka dewa! Di tunggu di taman sekolah ! " Sentak seorang satu siswi bernama. Melati menatap penuh tidak terima pada, aura yang bergeming mencerna perkataan. Melati "ma- maksudnya?, saya " Tanya aura dengan suara tidak percaya sembari menunjuk ke dirinya.

Melati, mendengkus sebal kala mendengarnya ia berdecak pinggang. "Lo, lah siapa lagi yang jelek yang gendut. Di sekolah ini! " Kata nya dengan suara keras, membuat aura terdiam lalu beranjak dari duduknya. Dengan langkah gontai ia keluar dari ruangan tersebut, "gue heran, kenapa ka dewa suka nya. Sama cewek jelek kaya aura dia gendut juga! " Cetus cinta dengan suara ketus.

"Gue, sih yakin dia mah pasti numpang tenar doang! " Celetuk Saphira

"Ya pasti! "

Dengan langkah, gontai aura melangkah ke arah taman belakang sekolahnya. Jantung berdetak tidak karuan, karena baru pertama kalinya ia ketemuan denga cowok selain kekasihnya. Sepanjang jalan ke taman belakang gedung sekolahan, Selalu ada kata makian hinaan dan cemooh dari siswi yang merupakan fans. Dewa membuat aura menundukkan kepalanya,

Aura, meneguk Silvia nya yang tercekat di tenggorokan kala kakinya. Terhenti di taman terlihat bunga dan ilona, yang sedang duduk bersisian dengan Agatha juga. Sedangkan ketiga cowok tersebut sedang, main game di bangku sana, berhadapan dengan ketiga gadis berparas cantik tersebut.

Mata, irsyad melirik gadis berbobot besar tersebut. " Eh, lo sini! " Panggil nya membuat dewa dan alex, menaruh ponsel mereka di meja yang ada di taman tersebut. Mengangkat pandangannya, ke gadis berbobot besar tersebut. Yang bergeming di sana " Sini lo! " Suruh dewa sembari. Mengayun tangannya, melengkung ke arah dirinya. Aura menelan Silvia nya kala, kedua maniknya bertemu dengan lelaki tampan tersebut.

" Kenapa, bengong sih?. Lo mau jadi patung?! " Sarkas alex membuat aura. Berjalan dengan langkah berat, kepala nya masih menunduk ia memilin jemari lentiknya. Dewa menghela napas panjang lalu, mengangkat bongkongnya dari duduknya, dewa menaruh tangannya di dada menaikkan kedua alisnya. " Lo, tahu kan tentang rumor yang beredar belakangan ini. Di sekolah ini tentang lo cewek gue? " Suara dewa menusuk telinga nya, membuat jantung Aura berdetak tidak karuan. Tangannya menggigil " Jadi, demi kebaikan kita semua. Lo jadi cewek gue selama satu bulan! " Lanjut dewa dengan suara agak tidak rela.

"Hah? " Sahut Aura mulutnya melebar. Membuat alex terkekeh " Lo, kenapa kaget gitu? Cuman jadi cewek sahabat gue satu bulan. Itu juga cuman bohongan!, kita itu baik ya karena kita ngga mau lo di bully! " Jelas alex sembari menaruh, tangannya di bahu Irsyad " Berarti, lo masuk ke geng kita dong? "Agatha langsung bangkit.mendekati gadis tersebut sembari mengulurkan tangannya,

" Gue Agatha, anak kelas IPS XI 3 . Kayanya kita sekelas ngga sih? " Dengan ragu aura menyambut tangan, Agatha yang lembut tersebut bunga mengulurkan tangannya. "Gue bunga, anak kelas IPS XI 3 " Aura hanya mangut-mangut mendengarnya. " Gue ilona, anak IPS juga sekelas sama Agatha sama bunga! " Celetuk ilona tersenyum ramah

"Nama lo? " Tanya bunga alisnya naik. " Aura! "

"Jadi, gimana lo mau kerja sama sama kita?. Sampe nama baik lo berdua benar-benar, bersih! " Cetus alex dengan suara datar aura menggeleng kan kepalanya. "Maaf ka, tapi.. Aku ngga bisa aku takut pacar aku tahu! " Sahut Aura dengan suara bergetar

"Lo, udah punya pacar? " Tanya dewa. Gadis berbobot besar tersebut mengangguk pelan,

"Cowok, lo emang ngga marah kalau liat rumor itu?. Ngga satu sekolah? " Cecar Agatha dengan suara penuh penasaran. "Satu, sekolah dia kelas XII IPA 4 " Sahut aura yang lain hanya mangut-mangut.

(Drrrtt)

Bunga, mengerucut kan bibirnya kala melihat ponselnya bergetar tertera nama sang mama di layar ponselnya. Ia tidak mempedulikan ponselnya yang bergetar hebat tersebut,

"Angkat nga!, tante raisa pasti khawatir sama lo! " Bujuk Agatha. Yang sangat tahu bagaimana kehidupan sang sahabat, " Gue udah, janji sama opah untuk ngga angkat telefon dia! " Sahut bunga sembari mematikan ponsel nya, Bunga tersenyum getir melihat nomor papanya kali ini. Yang tertera di layar ponselnya,

Aura, berkerut dahi melihat bunga yang nampak enggan menanggapi telefon dari kedua orang tua nya. "Abaikan, aja! " Cetus bunga dengan suara serak.

"Sampe, kapan lo mau kabur kaya gini? " Tanya dewa angkat suara. Bunga mengepal tangannya karena perkataan dewa, "wa, udahlah ngga usah di bahas ini ada aura ngga enak loh! " Irsyad langsung menengahi mereka.

" Oh, ya kalau misalnya nanti lo berubah pikiran atau rumornya. Makin nyebar mending lo kerja sama , sama kita seperti yang dewa katakan demi kebaikan lo juga ra! " Jelas Agatha membuat aura. Mangut-mangut "emang, cowok lo siapa sih? " Tanya bunga dengan suara penasaran.

"Hm.. R-"

" Bunga! "

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!