NovelToon NovelToon
TANPA RESTU

TANPA RESTU

Status: sedang berlangsung
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cinta Seiring Waktu / Dendam Kesumat
Popularitas:51.9k
Nilai: 5
Nama Author: Lel

Aku memang perempuan bodoh soal cinta, pacaran 5 tahun tapi menikah hanya 8 bulan. Tak pernah mendengar nasehat dari orang tua dan sahabatku, perkara pacarku itu. Aku nekad saja menikah dengannya. dalihku karena sudah lama kenal dengannya aku yakin dia akan berubah saat menikah nanti.


Ternyata aku salah, aku serasa teman tidur saja, bahkan aku tak diberi nafkah lahir, ditinggal dikontrakan sendiri, keluarganya tidak pernah baik padaku, tapi aku masih bodoh menerima dan sabar menghadapi tingkahnya. Bahkan cicilan dan biaya rumah sakit aku yang meng-cover. Gila gak? bodoh banget otakku, hingga aku di KDRT, dan itulah titik balikku berpisah dengannya, hingga menemukan kebahagiaan bersama seseorang yang sama sekali tak kukenal, tapi bisa mewujudkan impian pernimahan yang aku inginkan, hanya karena apa? restu orang tua.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MOTOR BARU

Pulang kantor, aku kaget karena ada sebuah motor gede terparkir di depan kontrakanku. Semakin dekat dengan kontrakan ternyata Mas Akbar, dan sedang mengelap tatakan motor.

"Motor siapa?" tanyaku datar. Hampir seminggu setelah kita bertengkar via chat perkara sepupu menikah, aku dan dia tak berkomunikasi. Palingan dia sudah tak tahan untuk menyalurkan hasrat makanya dia datang ke kontrakan. Sayangnya, aku sedang datang bulan juga. Aku pastikan malam ini tak ada acara mendesah.

"Motorku lah," jawabnya angkuh. Hanya kujawab Oh saja, lalu kubuka pintu kontrakan. "Keren gak?" tanyanya sumringah.

"Keren," jawabku datar, sembari melepas baju kerja dan segera mandi.

"Kok kamu jawabnya gitu, gak suka kalau suami kamu beli motor baru?" tanyanya saat aku hendak masuk ke kamar mandi. Menghela nafas sabar memupuk rasa sabar setengah mati, agar tidak menimbulkan pertengkaran.

"Aku biasa saja, Mas. Ya udah tiap hari juga pasti ada yang beli motor baru kan," ujarku sewajar mungkin.

"Ya gini nih, yang bikin aku gak betah sama kamu. Selalu saja tidak menghargai pencapaianku."

"Kamu maunya aku gimana? Wao keren, motor kamu bagus banget, begitu kah? Sedangkan aku jadi istri kamu saja gak pernah kamu kasih uang bulanan. Selama ini aku tidak seperti istri loh, apa-apa sendiri. Niat gak sih kamu menjalin rumah tangga sama aku."

"Kamu bego. Sudah berapa kali aku bilang, kamu punya uang, kamu kerja, ya ngapain aku kasih uang bulanan, sedangkan kamu saja enggak pernah melayani aku layaknya istri mengambilkan nasi buat suami, setrika baju, nyuci baju. Kodrat perempuan itu di kasur, sumur dan dapur, bukan kantor!"

Handuk ku simpan lagi, aku berkacak pinggang menatap dia, bakal aku lawan sekarang. Sudah muak rasanya aku menghadapi suami yang kabel merah otaknya konslet. "Dengar ya, Mas. Dengar baik-baik. Kodrat perempuan itu ada empat menstruasi, hamil, melahirkan, dan menyusui, selebihnya sama dengan laki-laki. Ya ngaca aja kenapa aku gak bisa melayani kamu, kamu lebih suka ngetek sama ibu kamu, daripada hidup berdua bareng istri. Kalau kamu kasih alasan kontrakan di sini kecil, ya kamu cari kontrakan yang lebih gede kek. Namanya rumah tangga itu hanya istri dan suami, bukan istri dengan keluarga suami. Sekarang kamu bisa beli motor di atas 40 juta, tapi kasih nafkah pada sang istri 1% saja dari harga motor itu, kamu gak sanggup. Setidaknya buat makan istri kamu. Enggak sama sekali. Terus kamu dilayani seperti raja, tolong pakai otak ya. Justru seorang raja tidak akan pernah menyuruh ratunya ribet dengah urusan rumah tangga, hanya diminta untuk melayani hasratnya saja. Sekarang kamu menganggap dirimu raja atau bos pada ku?"

Akbar diam, mungkin tak bisa berkata apa-apa juga. Dulu saat pacaran saja dia masih bisa mengajak makan, tapi pernikahan hampir 5 bulan, sekali saja dia tak pernah mengajakku makan. Ah sudahlah, percuma menuntut karena ujung-ujungnya dia akan kasih ultimatum, soal pekerjaan. Lebih baik aku mandi, agar badanku segar, dan otakku pun tenang.

Selama aku mandi, terdengar suara seseorang menutup pintu, pasti Mas Akbar keluar. Merasa tersindir dengan ucapanku mungkin biar sajalah.

Aku pun menggoreng telor untuk makan malam, aku campur dengan beberapa sayur kujadikan omelet begitulah. Sembari makan malam, kubuka ponsel, ternyata Mas Akbar mengirim pesan sebelum aku pulang tadi.

Ayo ajak aku kencan pakai motor baru.

Aku habis beli motor, tapi credit sih.

DP pakai tabunganku, 20 juta.

Cicilan per bulan 970ribu.

Aku tersenyum saja, apa maksudnya coba kasih rincian begini, rincian gaji aja gak pernah dikasih tahu, tapi kalau cicilan dengan inisiatif kasih tahu. Mungkin biar aku gak menuntut nafkah, karena uangnya habis buat cicilan motor gitu kali ya.

Mahal ya, terus nafkah aku jadinya berapa? Udah 5 bulan loh aku gak kamu kasih nafkah.

Gak bakal aku kasih nafkah selagi kamu kerja.

Wah. Kalau aku gak bekerja, emang cukup ya kita makan pakai sisa gaji kamu.

Kamu emang Bangsat!!!

Aku tertawa ngakak, sangat suka kalau mas Akbar marah begini. Chat ini langsung aku screenshoot, aku masukkan ke dalam drive dan aku buatkan folder khusus sebagai bukti tertulis kalau memang dia tak pernah menafkahiku.

Berhadapan dengan orang seperti Mas Akbar, harus ada bukti nyata biar tidak bisa mengelak kalau perbuatannya salah. Maka, sekarang aku akan pakai otakku untuk melawannya, karena aku sudah muak menjadi istrinya. Oke, aku akan bertahan, sembari mengumpulkan bukti yang cukup agar aku bisa menggugat dia ke pengadilan.

Semakin hari aku semakin jauh dengan Mas Akbar, dia sudah tak pernah ke kontrakan lagi. Aku juga tak mencari, bebas sekali pulang pergi untuk kerja dan ke rumah ibuku. Sungguh aku serasa seperti jomblo tanpa aturan dari Mas Akbar. Ternyata lega juga ya hidup bebas dari Mas Akbar, tahu gini aku sudah gak nikah dan putus saja saat pacaran.

Cuma kembali lagi pada sebuah pilihan, aku belum cukup tangguh saat itu bila memutuskan Mas Akbar. Khawatir dia bunuh diri, aku akan terseret juga. Sedangkan kalau sekarang aku cerai, mungkin dia sadar kalau hidup denganku itu ribet dan tak cocok dengan dirinya.

Suami kamu ya, Mir? Sebuah pesan masuk di jumat sore, aku sedang berada di parkiran motor, menyempatkan buka ponsel dulu sebelum memakai jas hujan. Pesan itu dikirim oleh Dika, teman kuliahku.

Iya. Jawabku tak perlu kepo dengan apa yang dilakukan Mas Akbar saat itu.

Keren ya kamu, meski jadi istri tak membatasi suami untuk menyalurkan hobi touring, padahal ini agak lama loh, minggu sore baru pulang.

Lihatlah, aku tak perlu mencari tahu aktivitasnya, ada saja yang memberi tahu, Dika sama dengan Melda yang menolak keras aku pacaran dengan Mas Akbar saat itu. Menurut Dika sesuai dengan kaca mata cowok, Mas Akbar dinilai cowok egois yang gak perhatian sama cewek. Nah, Dika juga heran aku mau sama dia. Hufh, biasalah manusia akan ada masa bodohnya, dan pacaran sampai menikah dengan Mas Akbar adalah kebodohan terbesarku.

Suka-suka dia lah, Dik. Yang penting selamat. Balasku cuek, ya memang suka-suka Mas Akbar, yang penting dia tidak merepotkanku.

Yoi. Dia mah terlihat sayang sama kamu banget, semua yang touring ada yang bawa pasangan, tapi dia gak mau kamu capek kali ya, makanya kamu gak diajak.

Aku tak paham, Dika ini sedang menyindir karena aku gak diajak, atau memang memuji suamiku yang sangat melindungiku. Ah terserahlah, lagian kalau aku sampai diajak touring juga gak mungkin, dia mah gak suka aku ikut campur urusannya.

Ya semoga selamat saja, batinku santai.

1
kalea rizuky
Fabian ini suami g ada guna nya ya rmh mertua g di jaga
Lel: fokusnya pada Namira saja
total 1 replies
kalea rizuky
tolol harusnya ortunya di ajak satu rmh Namira goblok
Lel: sabar buuu🤣🤣🤣
total 1 replies
Sri Wahyuni Abuzar
target tembak ke betis akbar tapi kan bisa pura² meleset ter tembak ke kepala akbar biar meninggoy sekalian...bikin greget aja lho makhluk satu itu 😡
Lel: sabar buu🤣
total 1 replies
yhochi
mampus enak kn kena timah betisnya🤭
yhochi: 🤭🤭biar aja😉 gak mempan sma dia itu mah...
total 2 replies
Yuliana Tunru
msh z nekat akbar panjang jg umurmu jg otak mu.sempat kabur knp cm betis dada x z sekalian biat mati ndk nyusahi orang
Lel: gak seru langsung mati🤣🤣
total 1 replies
Septyana Kartika
Bar....Akbar kamu jadi ikut ayahmu kan....ki aku ws sedia jajan pasar buat tahlilan mu
Lel: 🤣🤣🤣 gak mau dia
total 1 replies
Hendri Yani
Luar biasa
Ica Rissaharyono
koid ya c akbar 🤭
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
segera binasa aja deh akbar kemudian menyusul ibunya...ayem kl sdh bgini
tp nnti selesai dong y🤭
Lel: 🤣🤣🤣🤣 benar banget
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
lah org jahat ky akbat pula ada kuasa hukum nya? mmng sp yg bayar y
Lel: dari pihak pengadilan biasanya memberikan tawaran kak
total 1 replies
Yuliana Tunru
bisa2 sdh almaŕhum tuh akbar gmn ibu x ya
Lel: belum ada kabar
total 1 replies
Septyana Kartika
Sik Sik...
mau gelar tikar buat tahlilan
Lel: sudah siap???🤣🤣🤣
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
betul tuh..mndg memulai khdpj baru udh tinggalkan saja akbar dan ibu kalian yg sama2 g waras...biarkan saja smpai ajal menjemput
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒: boleh banget..krn buang2 waktu percuma dan bkl syok kl ttp stay d dkt mereka..mkn ksni yg ada mkn dendam sama mira..aneh kan yg hrse dendam y org yg d jahati ya mira dendam k akbar..kok mlh dendam sm org tnpa alasan..konslet mmng
lbh baik bapak nya akbar meninggal drpd menderita mnghdpi istri n anak yg agak lain..2 yg waras mndg mnjauh krn kl ttp drmh lama bkl g nyaman sm tetangga
total 2 replies
Yuliana Tunru
benar2 hati busuk akbar dan.ibu x kecuali kematian yg bisa buat semua berakhir
Lel: pastinya
total 1 replies
yhochi
udah di penjara dan trsiksa kyak gtu msh ngeyel utk mendapatkan Namira Oalah parah nich org🤦‍♀️
yhochi: Oalah....🤭🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️
total 4 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
polisi nganggu aja🤭
Lel: ngakak 🤣🤣🤣 jadi patung polisinya
total 1 replies
Sri Wahyuni Abuzar
subhanallah...semiga namira dan kelyarga besar nya baik² saja...
Lel: aamiin ..doa banyak2
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
lanjut..makin mer3sahkan tu mnsia tnpa iman
Lel: menakutkan ya
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
sekali up bkn gregetan...mau nambah lagi thor bab nya🤭
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
ini ya yg nmne NPD / narsistik...bisa nge lag otak nya🤣 masih cinta sm laki2 mokondo yg sdh byk mrugikan...cm wnta sprti ibu mu bar yg layak mendampingi org sakit sprti kamu cocok
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!