NovelToon NovelToon
Sweet After Divorce

Sweet After Divorce

Status: sedang berlangsung
Genre:Lari Saat Hamil / Hamil di luar nikah / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati
Popularitas:189.6k
Nilai: 5
Nama Author: sinta amalia

Mereka pikir, bercerai adalah pilihan terbaik untuk mengakhiri pernikahan yang terasa jauh dan hambar tanpa rasa. Namun siapa menyangka, Jika setelah pahit perceraian justru terbitlah madunya pernikahan... rasa rindu yang berkepanjangan, kehilangan, rasa saling membutuhkan, dan manisnya cinta?

Sweet after divorce...manis setelah berpisah.

"Setelah berpisah, kamu jadi terlihat menawan dimataku."

"Setelah berpisah, kamu jadi manis terhadapku."

"Mau rujuk?"
.
.
.
Cover by Pinterest and Canva

Dear pembaca, bijaklah memilih bacaan. Jika hanya ingin mampir dan tidak berniat membaca sampai akhir, maka jangan berani membuka ya 🤗 kecuali kalau sudah tamat.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sinta amalia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 16 Pengadu

Momy Ica

Anye salim takzim ketika ia harus kembali ke kantor untuk bekerja.

Momy sehat-sehat ya, marah-marahnya dikurangi..biar sehat terus. Potret wanita muda nan cantik itu tersemat di pikiran Ica, ia melambai dengan sorot mata hangatnya meskipun kini statusnya sudah bukan lagi menantu Ica.

Hufft! Ada helaan nafas yang berat ia keluarkan.

"Mau langsung pulang Bu?" tanya Dani. Namun Ica menggeleng, "saya mau ke apartemen Ganesha dulu. Antarkan saya kesana, Dan."

Lelaki ini mengangguk, tak akan aneh lagi jika nanti ia yang akan jadi penengah sang atasannya ngamuk berujung mengacak-acak apartemen putranya.

/

Ganesha, sepaket wajah lelahnya mengemudikan mobil sendiri menuju apartemen. Tak ada kabar ataupun panggilan momynya sore itu.

Ia menggusur langkah lelahnya seraya membuka kancing di pergelangan tangan, menenteng tas laptop bersama seluruh kesepian di dunia. Benar, ia dapatkan tentram setelah bisa menggapai apartemennya.

Lihatlah betapa kendur wajahnya sepulang dari kantor.

Klik!

Salah satu apartemen milik Jilo corp sebagai fasilitas pribadinya ia gunakan sekian lama. Lampu di bagian depan itu praktis menyala saat ia menjejakan sepatunya di gawang pintu, membuka dan menggantinya dengan sendal rumah.

Namun, langkahnya sempat terhenti sejenak demi melihat ibunya tengah duduk di sofa memperhatikan gelagatnya datang.

Ica melipat kedua tangannya di dada, dengan sorot pandangan yang sulit diartikan.

Ganesha membuang nafasnya pendek, ia seperti sudah tak aneh lagi jika momynya ini tiba-tiba ada di dalam apartemen persis hantu, biasanya ia akan menemui momy tengah memasak atau melakukan apapun demi menyambut anak dudanya itu.

Ia akan mengomel, entah itu tentang isian kulkasnya yang utuh sampai kadang masa expired produk makanan-makanan itu habis atau banyaknya produk instan di lemari dapur Ganesha.

Soal pakaian? Atau kebersihan apartemen? Oh untungnya momy tak perlu khawatir, sebab Ganesha terbilang manusia perfeksionis, bahkan banyak baju di dalam lemarinya tersimpan rapi dan terbungkus plastik laundry.

Ia menaruh dasi ke dalam keranjang cucian yang nantinya akan ia bawa ke laundry, termasuk kaus kaki, menyisakan kemeja dan celana. Tidak seperti Dewa yang akan langsung melompat ke sofa ia justru pergi ke kamar mandi meninggalkan momy yang masih di sofa. Tanpa tau, sudah berapa lamanya momy nya itu menunggu ia pulang.

Ganesha, ia keluar dengan bertelan jang dada, melilitkan handuk bersama rasa segar dan rambut basahnya.

"Momy dari jam berapa disini?" ia melengos masuk ke dalam kamar untuk berpakaian.

"Ha! Baru tanya sekarang, momy nunggu kamu sampai tumbuh tunas di kepala!" kini semburnya, dan ucapan Ica tak bisa lebih nyerocos lagi pada sang putra setelah itu.

"Momy denger kamu punya pacar? Siapa? Gimana orangnya? Jutek, cantik, pinter, baik? Tau kamu duda?" cecarnya lagi.

Ganesha melenggang santai mengambil minuman dingin dari kulkas dan membuka penutup kalengnya setelah berhasil menyisir rambutnya menjadi satu arah ke belakang rapi diantara balutan pakaian casual dan duduk di samping momy.

Ia menggeleng, "ngga ada. Momy tau dari siapa? Maya? Yahya? Atau bang Dewa?" tanya nya terlampau kalem untuk ukuran orang yang sedang diinterogasi.

"Nesh, momy ini orangtua." Ucap Ica menatap Ganesha nyalang, ia risih sekali sebenarnya menyebut dirinya orangtua, terkesan so bijak, tua banget!

"Hati ibu mana yang ngga khawatir, ibu mana yang ngga pengen tau...gimana kehidupan anaknya, cuma tinggal kamu nih...berkaca dari kegagalan kemarin, Nesh."

See, perlahan sorot mata itu berubah jadi redup, sendu dan----yahhh! Ganesha kalah dengan itu sebenarnya hingga membuatnya membuang muka.

"Ganesh tau, mii." Angguknya, makanya itu ia mungkin akan lebih selektif.

"Momy ketemu Anye tadi siang." Momy beranjak dari sofa untuk menyerbu kulkas, lama-lama bicara terus bikin kerongkongannya mendadak gersang.

Dan ucapan momy itu mampu membuat Ganesha mengernyit, "Anye?"

"Iya. Momy kangen Anye..." akuinya tak malu, kembali duduk setelah mendapatkan minuman dingin dan meneguknya, "Jilo pake jasa marketing Anye?"

Ganesha mengangguk, ia tersenyum miring, "jadi Anye yang ngadu sama momy, kalo aku punya pacar?" tanya Ganesha terkekeh sumbang.

Momy mengangguk, "bukan ngadu, cuma dia ada nanya katanya kamu udah pernah bawa pacar kamu ke rumah?"

Ganesha mendengus menggeleng, "Cepu." Kekehnya meneguk kembali minum, Plak! Seketika ia terhenyak ketika momy mendaratkan punggung tangannya di perut Ganesha, "jangan bilang begitu. Ngga ada nada ngadu dari Anye, cuma pas momy nyuruh dia main ke rumah, dia keliatan ngga enak sama kamu yang katanya udah punya pacar...kamu kenapa ngga bilang momy, jangan salah pilih lagi....pilihan kamu jelek!" ujarnya lagi terang-terangan.

Ganesha mengangkat alisnya, lalu apa pilihan momy baik? Terakhir kali ia dan Anye malah bercerai.

"Anye ngadu apa lagi?" tanya Ganesha membuat momy Ica berdecak, "Anye ngga Cepu, Nesh...jangan salah paham."

Ganesha menghela nafasnya, "oke. Anye bilang sesuatu lagi tentang Ganesha sama momy?"

Momy menggeleng seraya meneguk minumnya, "engga ada, kamu kayanya udah ngga penting lagi buat Anye."

Sialan...dengus Ganesha.

"Dan harapan momy buat kalian rujuk kayanya harus kandas." Ica memang selalu terang-terangan dalam mengungkapkan maksud hatinya, ada helaan berat dan kecewa darinya untuk itu.

Ia beranjak kembali, "momy masakin makan malam, buat duda kesayangan momy..." ucapnya meski kemudian ketika momy sudah berada di dapur Ganesha, ponselnya menyala.

Bang Ji sayang❤️ memanggil....

Ganesha mengangkat panggilan ayahnya itu, sementara momy sudah siap bertempur di dapur sembari nyerocos, "Anye kurusan sekarang Nesh, kalo ketemu lagi bilangin suruh makan banyak! Terlalu cape dia nyari uang buat biaya hidup sama ibunya juga."

"Hallo dad, momy lagi ngurusin anak dudanya disini." Lirih Ganesha.

Malam ini, Ganesha makan masakan sat--set momynya dengan anteng, rasanya memang selalu membuat ia merindukan rumah, "momy jangan terlalu banyak berharap, justru Anye yang kayanya siap melangkah dengan lelaki lain."

Ica hanya mengaduk-aduk makanan di piringnya, hufft! ia tak berselera makan, lantas mengangguk-angguk, "iya." kemudian matanya memicing kembali pada sang putra, "gara-gara kamu ngga bisa jadi nahkoda. Padahal momy percaya kamu lebih baik daripada Dewa." Jedanya tipis, sebab sesak di dada kembali menyeruak dan berkumpul sekarang.

"Kamu lebih dewasa, lebih bijak, lebih----" Ica mencari kata yang tepat untuk menggambarkan Ganesha, "rumitt!"

Ganesha menggeleng tersenyum, apakah itu pujian?

Momy Ica menaruh sendoknya, jengkel sekali. Ia lantas menelfon Dani dan meminta dijemput saja malam ini untuk pulang.

"Ya udahlah, momy pulang dulu. Momy cuma pesan, kalaupun memang ada seseorang, pengganti Anye...bawa ke rumah, pertemukan dengan keluarga terutama momy." Pintanya diangguki Ganesha.

Hanya ada laptop dan kopi instan yang menemaninya malam ini, Ganesha berdiri sejenak meregangkan otot-ototnya dan menyulut rokok, tak ada yang ia lakukan selain dari menikmati malam-malam sepinya. Berhasil atau tidaknya pekerjaan ia akan tetap kesepian saat malam menjelang tanpa keluarga yang menyambut.

Hanya gelap dan sayup suara sunyi yang akan kembali memeluknya erat. Disingkapkannya gorden jendela apartemen, sehingga pemandangan kota yang bergerak dinamis itu menjadi tontonannya.

Di luar sana orang-orang begitu sibuk dan ramai. Dan ia hanya bisa memperhatikan itu dari balik kaca jendela. Bukan tidak ingin keluar dan menghabiskan euforia malam, hanya saja raga, hati dan otaknya terlalu lelah.

Lelah dengan pekerjaan, lelah dengan hati dan pikirannya yang belakangan ini sangat menguras emosi.

Satu yang bisa membuatnya bersemangat malam ini, ia teringat dengan ucapan momy tadi.

Cepu...kekeh Ganesha kembali menyesap dan mengepulkan asap putih ke udara.

.

.

.

.

1
Tysa Nuarista
AQ sih udah nebak dari awal Klo pelakunya ibas. waktu ditolak Anye kn diasakit hati bngt kn sampai pulang gk pamitan....
Siska melisa Melisa
Ibas Yudhoyono 😱
Mamayayaica Acafayeq
Ibas? wah ternyata oh ternyata, tp kt blm tau ya, teteh ngegantung lg ini, aku kan jadi penasaran 😄
Kh2103💙
waaah....mas ibas pelakunya? eehmm..... gak nyangka bgt...🥹🥹🥹 dia kan keliatan baik bgt ya, sabar... gitu waktu anye nolak jg nerima" aja... ternyata dibalik muka baik dan ramah, menyimpan dendam yg begitu besar....tega kamu mas ibas...ckckck..
Eleanor
siap
Eleanor
🥰🥰❤️
Farani Masykur
lho diluar prediksi bmkg ya ibas kelihatannya coolman bgt nyatanya seba dji ngan itu sampe nyebar fitnah yg gak tanggung tanggung yg imbasnya ngenapd seluruh kryawan imaginary
Denok 82
Ibas kah...
Bunda Idza
sebegitu ngebet dia sama Anye sampai pke cara begitu???
Ita Rcwt
masa sih ibas begitu,ga nyangka dibalik wajah kalemnya bisa berbuat seperti itu, gara2 di tolak anye
Bunda Idza
eh si Ibas????
Eleanor
bang ganesh anaknya icot 😂
Tysa Nuarista
kapok ngak kamu nesh ditinggal ngumpet dulu wkwkwkwkkk.... biar kelimpungan dulu lah... biar tau rasa
little boyy
gmn kl kita ikat d pohon mangga yg ada semut nya biar kapok si ibas 😤😤😤
Trituwani
bagaskara kah??😯
diam diam menenggelamkan ternyata
Kh2103💙
Aku setuju sm momy ica...ganesh hrs dikasih pelajaran dulu....enak aja mau ketemu anye dgn mudahnya, setelah menyakitinya bertubi"....
Eleanor
dari awal niatnya udh ga bener ni bang ganesh
Neaaaa(ʘᴗʘ✿)o(〃^▽^〃)o
plot twist dooong ternyata... ibas pelaku nyaa🤭😁😁😁... setelah kmrnan su'udzon ama neng afikah.., 🤭😄
Tuty Ismail
😭😭😭😭😭😭😭😭🤲
Miko Celsy exs mika saja
byk yg iri sm km nye,km pinter,cantik,pnya pendirian dan sukses,mknya byk yg iri ingin sprtimu🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!