NovelToon NovelToon
A Little Desire Of Anti-Hero

A Little Desire Of Anti-Hero

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Petualangan / Fantasi Timur
Popularitas:181k
Nilai: 4.6
Nama Author: SE.7

A Little Desire of Anti-Hero ¦ Alihero

———

Rion, seorang half-elf yang dijauhi kerena dia mempunyai rambut berwarna hitam yang dianggap sebagai bentuk kemalangan.

Namun, dia tidak mengindahkan apa yang dikatakan orang lain, baginya selama ada sosok ibunya itu sudah cukup.

Sampai saat semua itu hilang. Bahkan saat dia mencoba melepaskan semua itu, dia dipaksa kembali.

Melahirkan sosok paling menakutkan.

———

[Slow Updates]

Hai sahabat pembaca di mana pun kalian berada, jangan lupa support author ya! Caranya gampang tinggal tekan tombol like, komen dan rate *5 pada bagian depan!

Dur ¦ @rohimdur00

Salam dari Dur
#hanyapendatang

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SE.7, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Arc I - Chapter 8 : Benih

Rion membuka matanya dengan berat, dia tak tahu berapa lama dirinya telah kehilangan kesadaran.

‘Aku ... ada di mana?’ batin Rion penuh tanya saat menyadari bahwa dia berada di tempat yang sama sekali tak dikenalnya.

Rion mencoba bergerak tapi menemukan bahwa tubuhnya sama sekali tak dapat digerakkan. Rion mencermati apa pun yang ada di sekitarnya, mencoba mencari tahu sebenarnya apa yang tengah dia alami.

Pandangan Rion gelap, matanya tak dapat menangkap cahaya apa pun membuatnya lebih memfokuskan diri pada indra pendengarannya. Namun, telinganya sendiri hanya dapat menangkap beberapa suara samar, dan dia, sama sekali tak dapat memahami apa isi suara tersebut.

Saat mencoba mengambil napas dalam, Rion menyadari bahwa dia tak bisa bernapas dengan benar. Telinganya kini mendengar suara letupan gelembung dengan gema air yang jelas.

Mata Rion menyipit seketika saat cahaya tiba-tiba masuk ke matanya. Terlihat dua orang berjubah putih tengah mengawasi dirinya. Sebuah teriakan agaknya dilakukan oleh salah seorang di antara keduanya, sebelum tiga atau empat orang berbadan kekar datang, tak jelas jumlah pastinya dengan penglihatan Rion yang kabur.

Mereka mengangkat Rion, dan kini dia memperhatikan bahwasanya dia merasakan perasan melayang dalam sebuah tabung berisi cairan bening aneh. Sebab dirinya berada dalam tabung khusus ini pula lah yang menyebabkan bau tubuhnya menghilang, terhapus seluruhnya.

Tak lama kemudian, seorang gadis cantik nan menawan datang. Namun, Rion dapat merasakan ketakutan di mata kedua orang berubah putih. Gadis ini tak lain adalah Seriana.

“Bagaimana keadaannya?”

“Sejauh ini sangat baik Nona—“

Mendengar ini Seriana segera memotong perkataan orang di depannya. “Nona ...? Setua itu kah aku di matamu? Sudahlah, lanjutkan laporannya.”

Menahan rasa gugup, orang itu melanjutkan sesuai apa yang Seriana perintahkan. “Sesuai perkataan Anda, tubuhnya mampu menangani tahap awal yang sejauh ini belum ada yang dapat melewatinya. Kondisi sejauh ini stabil, tak banyak penolakan pada tubuh subjek bahkan tubuhnya dapat beradaptasi dengan segera, tapi observasi lebih lanjut diperlukan.”

Seriana mengangguk pelan. Mengambil beberapa langkah menuju tabung Rion, dia mengamati Rion dengan mata penuh ketertarikan.

Ini adalah alasan Seriana meminta ikut bersama Duke ke Kota Maves dan mencari budak secara langsung. Pasalnya, selama ini dia tak dapat menemukan satu pun orang yang cocok akan eksperimen yang tengah dilakukannya.

Sekarang Rion lah satu-satunya ‘kandidat’ yang dapat memenuhi keinginan Seriana. Membalikkan badannya, dia memberi perintah, “Segera jalankan program lanjutan sesuai dengan prosedur.”

“Baik.”

Tanpa banyak menunggu, kedua orang itu melakukan sesuatu yang dimaksud pada Rion.

“Ehh ...?” suara bodoh keluar dari mulut Rion saat merasakan sengatan yang tak lama kemudian membuat kesadarannya menghilang. Namun, suara itu tak terdengar di telinga orang lain, teredam oleh cairan yang mengelilinya.

Hal terakhir yang dilihat Rion adalah senyum menawan gadis berambut pirang sebelum kegelapan menyambutnya kembali.

Setelah selang waktu yang tak diketahui, mata Rion terbuka dengan berat bersama kesadarannya yang mulai kembali. Dalam kurun waktu terakhir, entah berapa kali dia telah kehilangan kesadarannya secara paksa.

Melihat sekeliling, dia menemukan tempatnya berada saat ini asing. Lebih tepatnya dia bahkan tak tahu tempat macam apa ini, dan dia tak dapat mengenalinya sama sekali.

Sebuah tempat yang redup gelap dengan sedikit pencahayaan minim, pandangan Rion terlalu kabur dengan cairan yang telah berbeda dari sebelumnya mengisi tabung tempatnya berada. Mencoba menggerakkan tubuhnya, seketika perasaan tersengat diderita Rion yang berasal dari bermacam medium yang menusuk punggungnya.

Rion berteriak, tapi hanya gelembung udara lah yang keluar dari mulutnya.

Raut wajah Rion kian memburuk, ini adalah apa yang Seriana maksudkan. Sebelumnya, Seriana telah memberi tubuh Rion beberapa materi yang tak seharusnya dimiliki makhluk hidup, dan apa yang tengah Rion alami adalah reaksi penolakan terhadap materi tersebut.

Perasaan itu tak berlangsung lama saat kondisi pikiran Rion yang sudah tak mampu menanggung beban ini lebih lama lagi. Dengan alam bawah sadar Rion yang memaksa kesadarannya memudar, berusaha menjaga kelangsungan hidup Rion yang dalam bahaya.

Orang-orang berjubah putih —para peneliti— bertempat di dekat Rion, mengamati setiap perkembangan yang dialami Rion secara mendetail.

Tempat Rion saat ini adalah sebuah laboratorium. Lebih spesifik, ini tempat riset rahasia yang dibangun di bawah benteng kediaman Duke Arcchild yang berada di bawah kendali Seriana secara langsung dan pribadi.

Mengamati data statistik Rion selama ini, salah seorang peneliti berkeringat dingin. “Dari mana Nona mendapatkan monster semacam ini ....”

Bukan hanya Rion adalah pihak pertama yang melewati tahap awal yang telah dikategorikan ekstrem oleh banyak pihak. Namun, kondisi fisik Rion membuat para peneliti yang mengamati berpikiran anak di depan mereka adalah monster.

Setiap kali Rion mendekati kondisi kritis, tanpa penyebab yang jelas tubuhnya segera beradaptasi dan menyelesaikan masalah itu sebelum berkembang lebih jauh, bahkan jika itu dirasa mustahil.

“Hah ... mau dilihat dari mana pun Nona memang menakutkan.”

Membalikkan badannya, dia memberi pesan pada peneliti lain sebelum menuju ke tempat Seriana berada. Berniat memberi laporan sesuai apa yang Seriana inginkan sebelumnya.

***

Rion telah dapat mempertahankan kesadarannya setelah berkali-kali kehilangan kesadaran lalu tersadar berulang-ulang, layaknya seekor serangga yang mengembangkan resistensi pada pestisida. Namun, setelah sekian lama konsep waktu itu sendiri menjadi tak jelas bagi Rion.

Dalam pandangannya yang kabur serta kondisi yang tak dapat berpikir jernih, Rion memperhatikan sesuatu yang seketika membuat matanya melebar.

Dia melihat sosok yang tidak asing. Meski agak kabur, Rion yakin bahwa itu adalah sosok yang sangat dikenalnya, sosok ibunya yang selalu ada di sampingnya, sosok yang dia kira telah tiada.

Terlihat ibu Rion berada di seberang ruangan, terpisahkan dinding kaca buram. Dia kini terbaring tak berdaya pada sebuah meja logam dingin menusuk tulang. Walaupun Rion ingin melepaskan diri, berlari menuju ibunya, tapi dia tidak bisa dengan kondisinya sekarang.

Tak lama kemudian, beberapa sosok asing masuk mendekati Ibu Rion. Rion semakin memberontak, ingin menyelamatkan ibunya, menghalangi apa pun yang hendak merek lakukan pada ibunya. Namun, itu sia-sia saat pemandangan yang tidak akan pernah Rion lupakan berlangsung tepat di depan matanya tanpa sedikit pun dapat melawan.

Tubuh Ibunya tampak dijadikan mainan bagi mereka, kemudian dibedah setelah mereka terpuaskan. Seluruh darah, daging, serta organ tubuh lainnya dipisahkan bersama darah yang mulai mencat sekitarnya menjadi merah.

Sosok Ibu yang selalu dianggap kuat olehnya, kini sudah tidak ada lagi.

Ketidakpercayaan, ketidakmauan, ketidakberdayaan, serta keputusasaan memenuhi hati Rion. Perasaan negatif yang lebih dari semua perasaan yang pernah Rion rasa selama ini. Akan tetapi, dengan segera perasaannya itu berubah menjadi kemarahan hebat bersama kebencian yang dalam.

Rion marah, benci pada mereka yang melakukan itu pada ibunya. Namun, lebih dari itu dia amat marah serta membenci dirinya sendiri ... kenapa dia tak dapat melakukan sesuatu? Bukan hanya saat ini, saat itu pun dia tak dapat melakukan apa pun.

Rion yang kehilangan rumah, ibu, serta makhluk yang dapat dikatakannya sebagai teman ... kini, dia merasa telah kehilangan semuanya.

Di kala Rion hancur, sebuah suara tiba-tiba berbisik, ‘Hancurkan mereka ....’

Mata Rion sayu, tanpa keinginan lebih dia memejamkan matanya, berharap semua dapat berakhir segera.

‘Balas semua ... lebih ... lebih ... lebih ... dari apa yang mereka lakukan ...,’ bisikan itu kian bergema lebih keras di hati Rion.

Mata Rion terbuka, kini sorot sayu telah menghilang, digantikan sorot mata tajam. Dia telah membuat keputusan di hatinya, bersama benih kegelapan yang mulai tertanam.

1
Frando Wijaya
rion adalah half elf?!
Amylea
awal yang bagus
Ananda Harahap
dasar
Ananda Harahap
sedih
Del-lKaiser
Rion : ALL MUST DIE!!!!!!
akbr
up up up....dah terlanjur cinta nih
Akun Gila
😮
~H∆LUsinN∆SI~
huhh apaan ini!!!😟
kenapa ada cairan bening keluar dari mata😢
Gin
up
Elyifa
Dasar gila 🙄
Elyifa
Ceritanya benar-benar tidak cocok untuk anak di bawah umur. Tapi, gw secara pribadi suka sama ceritanya. Menggambarkan kekejaman dunia dari perdagangan budak lah, eksperimen kejam, pembalasan dendam, dll.
RIMURU-SAMA
mc nya cewek apa cowok
ZONNA ANNTER
cerita nya sadis kayak anime re : zero ... mantap thor, salut dah
IrisBlue
Ceritanya keren Thor
ditunggu kelanjutannya 👍

salam dari "Ruler of Night" mampir ya ? heheh, dijamin ceritanya seru
TheMe
kereeen, yang awalnya susah menebak lanjutannya, mulai terlihat... baru kali ini light novel lumayan lama ketebaknya, lanjuttt thor🙌
DAMNSON: PENDAPATNYA MIN PLZ >_<

Bersetting diantara zaman steampunk dunia modern dan pirate golden age mengisahkan tentang seorang pemuda yg berjuang untuk hidup di dunia yg hampir hancur yang akan menyelamatkan dunia dengan caranya sendiri novel ini mengandung kekerasan jadi tidak cocok untuk anak-anak atau mereka yang mentalnya mudah

JUDULNYA
Extinction of revolution
total 1 replies
TheMe
kyubinya berelemen es
『Zalan NinzaKu』
Aku juga punya novel lumayan bagus

Genre : Action,Fantasi,Petualang

Judul : Di panggil ke dunia lain

Jangan lupa mampir ya min
Nirvana
Arc 1 nya panjang juga.
ilham crp
ceritanya bagus kak😊 mampir dong kak ke cerita novel ku yang berjudul KAMU SANGAT LUAR BIASA di jamin seru kok terimakasih 👌🏻
sembiring meilala
Kk cerita nya menarik dan bagus rajin rajin up.

Mampir lagi ke cerita aku.
Reborn Little army.
I am Dragon
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!