NovelToon NovelToon
Kontrak Pernikahan Season2

Kontrak Pernikahan Season2

Status: tamat
Genre:Teen / Romantis / Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:15.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: samudra lee

Pratama Attarilah Putra Wijaya (Tama), adalah seorang yang usil dan jahil. Sejak kecil dia sering menjahili anak dari sahabat ibunya, Kiara. Akankah kejahilan itu terus berlanjut dan menumbuhkan cinta?

Mikhaila Azzariyah Putri Wijaya(Mikha), dia lahir lebih lambat 2 menit dari saudara kembarnnya Tama. Mikha yang memiliki sifat lugu dan polos bertemu dengan seorang pemuda bernama Dion Sebastian yang memiliki sifat jutek dan temperamental. Dan suatu kesalah pahaman membuat mereka terpaksa harus menikah. Akankah keduanya saling jatuh cinta, ketika ternyata di hati Dion sudah ada wanita lain?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon samudra lee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 7

"Terpengaruh apa?" tanya seseorang yang tiba-tiba muncul dari belakang Tama.

Tama menoleh ke arah sumber suara, dia terlihat begitu senang ketika tahu kalau orang itu adalah Kiara.

"Tam, kenapa tidak di jawab?" Kiara memberikan tatapannya kepada Tama. "E..tidak Kia, maksudku terpengaruh sinar matahari, iya sinar matahari," jawab Tama dengan sedikit gugup.

Kiara menatap ke arah langit malalui jendela yang ada di perpustakaan tersebut. "Kenapa dengan sinar matahari? Bukannya dari dulu emang seperti itu."

"Sudah, lupakan soal matahari!" kata Tama. Dia berusaha untuk mengalihkan pembicaraan.

"Ohya, kenapa kamu balik ke sini lagi?" tanya Tama.

"Ponselku ketinggalan," jawab Kia sambil melihat ke arah kursi yang menjadi tempat duduknya tadi.

"O..jadi ponselmu ketinggalan, biar aku bantu cariin ya," Tama menawarkan diri.

Tama mengikuti Kiara yang berjalan ke arah tempat duduknya tadi. Mereka mencari bersama-sama ponsel Kiara yang ketinggalan.

"Dimana ya," gumam Kiara.

"Bukannya itu ponsel Kia yang ketinggalan?" batin Tama, dia melihat ponsel yang Kia cari ada di kolong meja. Tiba-tiba terlintas satu ide jahil di kepala Tama. Dengan cepat dia mengambil ponsel milik Kiara dan menempelkan sesuatu di ponsel milik teman yang diam-diam dia cintai.

"Dengan begini kemanapun kamu pergi, aku pasti akan mengetahuinya," batin Tama lagi.

"Nih Kia, ponsel kamu!" Tama memberikan kembali ponsel milik Kiara yang sudah di tempeli dengan sebuah cips.

"Terimakasih ya, Tam," ucap Kiara. Dia mengambil ponsel miliknya dari tangan Tama.

"Ohya Tam, nanti aku gak pulang bareng kamu dan Mikha ya. Aku ada janji sama Zeno," kata Kiara memberitahu.

Tama hanya membalasnya dengan mengacungkan jempolnya.

"Aku pamit duluan ya, Tama. Ada mata kuliah pagi!" Kiara setengah berlari meninggalkan perpustakaan tersebut.

*****

"Sampai kapan aku harus berdiam diri seperti ini? Dasar cowok nyebeliin!!" rutuk Mikha dalam hati. Dia benar-benar sudah merasa lelah karena sudah hampir 3 jam, dia berdiri di ruangan Dion.

Dion melirik ke arah Mikha, dari gerakan tubuhnya, dia tahu kalau Mikha sudah kecapean akibat terlalu lama berdiri.

"Kalau mau duduk, duduk saja!" suruh Dion. "Aku masih kuat kok, bukankah kamu bilang kalau ini memang pekerjaanku," jawab Mikha. Dia tidak mau terlihat lemah, apalagi di hadapan Dion.

"Kalau begitu terserah kamu," ucap Dion cuek. Dion kembali fokus dengan pekerjaannya. Berkali-kali Mikha menggerak-gerakkan kakinya bergantian, tanda memang sebenarnya dia sudah merasakan pegal di kakinya.

"Gerakan kakimu benar-benar mengganggu pekerjaanku," kata Dion. Seketika Mikha kembali diam.

"Aku ada meeting hari ini, aku tidak mau klienku malah kabur karena melihat kamu di sini. Kamu boleh pergi sekarang!" suruh Dion.

Ingin rasanya Mikha memaki laki-laki yang sedang duduk di hadapannya. Tapi dia urungkan, karena kakinya sudah terasa sangat pegal. Dia ingin secepatnya keluar dari ruangan Dion dan beristirahat.

"Kenapa masih di sini?" Dion memberikan tatapan tajamnya kepada Mikha.

"Iya, ini juga mau pergi," jawab Mikha kesal. Namun karena terlalu lama berdiri saat akan melangkahkan kakinya, Mikha hampir saja terjatuh. Untungnya dengan cepat Dion menolongnya. Hingga posisi mereka seperti orang yang hendak berpelukan. Tanpa sengaja manik mata keduanya beradu, cukup lama mata itu saling tatap.

Hingga suara seseorang mengagetkan keduanya. Dion dan Mikha segera membenarkan posisi mereka.

"Sayang, apa yang sedang kamu lakukan?",suara itu adalah suara kekasih Dion, Cantika.

"Heh, cewek kampungan. Apa yang kamu lakukan dengan pacarku?!" Cantika menarik tangan Mikha dengan kasar. Sebenarnya Mikha ingin membalas perbuatan Cantika, tapi dia sedang malas untuk melakukan perdebatan dengan artis itu. Mikha ingin secepatnya ke luar dari ruangan itu untuk mengistirahatkan kakinya yang pegal.

"Maaf, Pak. Saya permisi, besok saya akan ke sini lagi," pamit Mikha kepada Dion.

"Heh, cewek kampungan! Kamu belum jawab pertanyaanku tadi?"

Mikha hanya memutar bola matanya, dia langsung berjalan ke luar meninggalkan ruangan Dion.

"Hei, tunggu! Jangan pergi kamu!" seru Cantika. Dion menahan tangan kekasihnya itu agar tidak mengejar Mikha.

"Sayang, siapa cewek itu? kenapa dia ada di sini?" tanya Cantika kepada Dion.

"Bukan siapa-siapa, dia di sini hanya untuk membayar hutangnya," jawab Dion. Dia melangkahkan kakinya menuju kursi kebesarannya.

"Hutang? Kapan gadis itu berhutang padamu?" tanya Cantika yang ikut duduk di depan Dion.

"Dia menabrak mobilku, tapi tidak bisa membayar biaya perbaikannya. Jadi dia bekerja denganku sampai semua hutangnya lunas," jelas Dion.

"Begitu, ya? Tapi kenapa tadi kalian berpelukan?" tanya Cantika dengan wajah cemberutnya.

"Tadi aku hanya menolongnya karena dia hampir jatuh," jawab Dion. Dion kembali fokus dengan pekerjaannya.

"Sayang, kamu masih marah soal tadi pagi?" tanya Cantika.

"Iya, aku memang masih marah sama kamu. Sudah berapa kali aku mengajakmu untuk menikah, tapi jawaban kamu tetap sama. Kamu selalu bilang ingin fokus dengan karirmu." Dion berjalan menghadap ke arah jendela.

"Sayang, kita bicarakan hal lain saja ya. Aku tidak ingin membahas tentang pernikahan." Cantika memeluk Dion dari belakang.

"Percayalah, saat aku siap nanti aku pasti akan memintamu untuk menikahiku," ucap Cantika dengan menyandarkan kepalanya di punggung kekasihnya Dion.

"Baiklah," jawab Dion. Dia membalikkan tubuhnya agar bisa berhadapan dengan kekasihnya.

Perlahan tapi pasti jarak di antara bibir ke duanya semakin dekat. Saat bibir itu hampir menyatu, tiba-tiba ...

1
Jisa Ajach
luar biasa
Wahyu Nengsih
Luar biasa
Wahyu Nengsih
Lumayan
lizulfa anjani
aku jadi ngiler liat makanan korea nya
Amora
bisa saja otak bisnis 🤑🤑
Aiur Skies
huuuuu parasit, mau numpang hidup dg memanfaatkan orang lain🤧😜😜🤮🤮🤮🤮
Aiur Skies
klo ternyata hamidun dan ngidam mau makan megono, bisa2 terbang ke Indo langsung ke Pekalongan lagi🤪🤪🤪😅😅😅😅
Aiur Skies
udah lah Mikha, biar bagaimana pun Dion dan Aldo itu jauh lebih tua dari kamu, dan apa yg mrk lakukan pasti sdh diperhitungkan baik buruknya
Aiur Skies
bahan dasarnya Tauco (dari kedelai yg ditumbuk dan proses penyimpanannya di tungku2/kuali tradisional atau klo yg sudah modern di bak2/ember Drum besar dan ditutup selama beberapa hari)
Aiur Skies
Megono itu racikan dari Nangga muda (di cacah/potong acak kecil2) ditambah Kecombrang dan bumbu2😍😍😍 klo makannya bareng Tempe Mendoan dan Tempe Kluwek lebih yamik lagi, 💃💃💃💃😍😍😍✌
Aiur Skies
tidak apa apa krn yg terluka si Lisa, coba klo yg tertusuk Kia penyesalan yang terlambat deeh🤪🤪🤪
Aiur Skies
TULALIT lambretta
Aiur Skies
bisikan setan👹👹👹👹👹 gak sadar indah kamu tuh yang bayar Dion dan orang nya sudah bukan calon suami majikan loe
Aiur Skies
lemot Tama... giliran dah kejadian aja nyesel loe 😂😂😂
Aiur Skies
SALAH BESAR,,, HARUS NYA GAK PAPA DARI AWAL KETAHUAN SIAPA PENERORNYA, PALING TIDAK BUAT WASPADA
Aiur Skies
nantinya Lisa bakal jd salah satu pasiennya 😅
Aiur Skies
mestinya kmrn begitu gblok
Aiur Skies
klo perlu gak usah dimaafkan melainkan langsung dihempaskan saja
Aiur Skies
wis gak usah dipikirkan, biar dia juga mendewasakan sikapnya
Aiur Skies
semoga Mikha ikut Willy ke Amerika. biar Dion jadi Duda wkwkwkwkwk atau mengemis cinta dan kembali dg Mikha
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!