NovelToon NovelToon
Istri Rahasia Tuan Dewa

Istri Rahasia Tuan Dewa

Status: tamat
Genre:Konflik etika / Cinta Terlarang / Tamat
Popularitas:891.9k
Nilai: 4.8
Nama Author: nur danovar

Vania gadis lugu dan polos tidak pernah menyangka akan menjadi pengganggu di rumah tangga Dewa Askara seorang CEO terkenal dna sukses serta istrinya Daniela seorang artis terkenal.

Dewa membiayai pengobatan adik Vania hingga sebagai imbalan ia meminta Vania menjadi istri rahasianya.

Bagaimana nasib Vania? apakah ia akan di singkirkan dari kehidupan Dewa atau Daniela mau berbagi suami dengannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nur danovar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 8 Takut Kehilangan

Dewa terbangun dari tidurnya, Vania ada di pelukannya masih terlelap. Keduanya tidak melakukan apapun selain berciuman. Dewa masih memegang janjinya untuk menyentuh Vania saat gadis itu telah siap. Dewa mengusap rambut Vania, ia mengecupnya sesekali.

"Vania..."

"Hmmmmhh" Vania menggeliat malas kedua lengannya masih melingkar di pinggang Dewa.

"Aku harus pergi sekarang" kata Dewa lembut.

Detik itu juga Vania seperti kembali berpijak ke bumi, mimpi indahnya segera lenyap karena kenyataan membuatnya kembali tersadar jika Dewa harus pulang ke rumah Daniela sekarang. Untuk beberapa saat Vania seperti memiliki Dewa seutuhnya, sekarang kenyataan pahit kembali menghampiri dirinya.

Vania melepas pelukannya merapikan baju dan rambutnya, ia tidak berani menatap wajah Dewa karena malu dengan kejadian ciuman tadi sore. Ia melirik jam dinding di kamar rupanya sudah malam.

"Hey aku pergi dulu ya" kata Dewa sembari mengusap rambut Vania. Gadis itu hanya menunduk tidak berani menatapnya.

Vania mengangguk, ia segera membantu merapikan kancing kemeja dan dasi yang di kenakan Dewa. Vania mengendus kemeja Dewa memastikan tidak ada aroma parfum nya yang tertinggal di baju pria itu. Dewa tersenyum menahan tawanya.

Vania memakaikan jas pada Dewa tanpa memandang wajah nya. Dewa meraih dagu Vania lalu menatap dalam bola mata Vania.

"Apa kau ingin aku tetap tinggal?" tanya Dewa.

Vania menggeleng, ia meraih jam tangan dan ponsel milik Dewa yang tergeletak di atas meja di samping tempat tidur.

Vania menggamit lengan Dewa berjalan keluar kamar menuruni anak tangga, Rafly sudah menunggu berdiri di ruang utama. Ia menoleh melihat ke arah Dewa dan Vania lalu tersenyum kecil.

"Aku pergi dulu" kata Dewa dengan suara berat yang di balas anggukan oleh Vania.

***

Dewa tiba di rumah pribadinya ia melihat sekeliling yang masih sepi. Mobil Daniela belum nampak di garasi. ia mendengus pelan melangkah menuju kamarnya. Dengan kasar Dewa melepas jasnya lalu membantignya di atas ranjang. Ia hampir meraih dasinya dengan kasar tapi Dewa langsung teringat bagaimana Vania menata dasi itu tadi. Dewa tidak jadi melepas dasinya. Ia memilih berbaring di sofa masih mengenakan stelan kemeja dan dasi. ia memejamkan matanya merasakan pelukan Vania yang tulus.

Aku mencintai mu Vania, aku sangat merindukan keberadaan mu disisiku...

Sementara di rumah Vania ia kembali merasa kesepian setelah Dewa pulang. Vania duduk merenung di dekat jendela kamarnya. Ponselnya berbunyi ada telepon dari Dewa. Vania meraih benda itu ia sengaja mengabaikan panggilan telepon. Vania mendekap ponselnya. Jika bisa Vania ingin sekali menghindari Dewa.

Vania tidak ingin menyiksa dirinya dengan kerinduan yang lebih dalam pada Dewa dan rasa bersalah yang lebih besar pada Daniela. Saat ini ia sedang tidak mengerti dengan perasaannya sendiri. Ia mulai ingin memiliki Dewa, ia tidak suka melihat kemesraan Dewa deng lan Daniela di depan matanya.

Tapi Vania belum sadar jika yang ia rasakan itu adalah cemburu, dan rasa cemburu itu bisa timbul karena adanya cinta.

Vania berbaring di ranjang, menyibak selimut. Ia meraih bantal yang biasa di pakai oleh Dewa. Aroma parfum pria itu tertinggal disana. Rasanya sangat khas dan membuat Vania berkhayal jika Dewa sedang berada di sisinya. Ia mendekap bantal itu dengan air mata yang mulai meleleh di pipinya.

"Kendalikan dirimu Vania....ayo jangan jadi bodoh, sampai kapanpun kau tidak akan bisa memiliki Dewa Askara sepenuhnya, ia adalah milik Daniela. Status mu tidak jelas kau hanya perebut suami orang Vania! Dewa tidak memiliki rasa cinta untuk mu ia hanya menjadikan mu pelarian saja! kapanpun Dewa mau ia bisa membuang diri mu!"

Vania menutup kedua telinganya dengan telapak tangan. Suara hatinya mulai bising memperingatkan dirinya.

1
Axell Saimima
luar biasa
Fitri Astriah
bolamatanya kuning k hijauan😄😄
Khoerun Nisa
ms udh klh baru beberapa hari nikah dih
Rismawati Damhoeri
zaman sekarang mana pakai cek, transfer melalui m banking kalii...
Alif
pnya mantu baik di benci, pnya mantu yg pernah sekingkuh malah di sayangi, jgn boleh dia melihat cucunya vania klo sdh lahir biar tau rasa
Alif
memang dewa tdk belajar menyesal ah kau dewa
Febby fadila
seburuk apapun perlakuan suami pada kita jika ada musibah disitu hati seorang istri akg rapuh
Febby fadila
dewa knp nggak sadar diri gimana dulu kamu meminta restu untukmu dan vania
Febby fadila
sabar Axel suatu saat Daddy dewa akan merestui pernikahan kalian,
Febby fadila
waa berarti dewa salah memilih suami untuk putrix kasihan kaia
Febby fadila
sungguh kisah cinta yg rumit ya xel,,
Febby fadila
kok sombong si dewa, angkuh banget, egois JD orang tua
Febby fadila
cinta anak remaja, hati² Axel jangan sampai omahmu tau bisa² Amelia nggak bisa bernapas dengan baik didunia karna hinaan Oma kamu itu
Febby fadila
benar itu mam dewa harus dikasih sadar
Febby fadila
dewa kamu harus tegas sama mama kamu jangan sampai Vania kenapa napa
Febby fadila
mamax dewa egois
Febby fadila
pertanyaan yg bagus Calista 👍👍🤣🤣
Febby fadila
semoga itu jodohmu rafly
Febby fadila
nggak tau malu si karina
Febby fadila
jangan bilang Karina ini mau JD penghalang lagi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!