"Ini adalah novel khairin yang ke tiga ya,
Sempatkan juga baca novel khairin yang pertama yang berjudul" ( sang penakluk)
-"Dan novel khairin yang ke dua yang berjudul" ( putri yang kesepian) di tunggu ya kritik dan saran & juga jangan lupa beri bintang lima, serta tingalkan like dan komen ya terima kasih
Nama ku keyla Hans berusia 17 tahun terlahir di keluarga bangsawan namun karna sebuah kesalahan! membuat ku harus menikahi CEO play boy bernama Martin Kwang. . yang selalu berganti wanita tiap satu mingu sekali awalnya aku sangat membencinya tapi seiring berjalanya waktu aku malah jatuh hati padanya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Khairin Nisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kantin
Setelah makan Resni mulai bergantian mengoda Keyla, karna melihat Ferdi yang sedang kebingungan mencari tampat kosong.
"Ferr. . Ferdiii, teriak Resni sembari melambaikan tanganya, Keyla sontak melihat ke arah Ferdi yang mulai berjalan mendekat ke arah nya.
"Res, kenapa kamu memangil nya?" Tanya Keyla dengan alis menyatuh.
"Aku hanya membantu mu!" Sahut Resni singkat sembari menyiratkan senyuman iblis.
"Membantu kepala mu itu! Kamu ingin membuat ku salah tingkah di hadapannya kan agar kamu bisa kembali mengoda ku!" Keyla dengan raut muka kesal dan tiba tiba suara Ferdi mulai terdengar.
"Apa aku boleh duduk di samping kamu Keyla?" Tanya Ferdi lembut pada Keyla sembari menatap hangat ke arah Keyla ketika Keyla hendak menjawab namun di dahului oleh Resni.
"Tentu saja boleh, silahkan duduk kak." Sahut Resni sembari melirik ke arah Keyla, Keyla pun hanya menyiratkan senyuman nya pada Ferdi.
Ferdi duduk di samping keyla, karna merasah kesal Keyla pun menendang kaki Resni dari bawah meja sembari mengigit bibir bawahnya karna merasah jengkel dengan ulah sahabatnya tersebut.
"Auch, Key kenapa kamu menendang kaki ku?" Ujar Resni sengaja kembali mengoda Keyla
"Awas saja kamu Res akan aku balas!" gumam Keyla dalam hati sambil menatap tajam mata Resni.
"aku tidak sengaja Res," ucap Keyla dengan kembali menatap Resni seperti hendak menelanya hidup hidup.
"Apa aku menganggu kaliyan?" tutur Ferdi sembari menatap Keyla.
"Tidak kak, justru aku yang menganggu kaliyan." Sambung Resni sembari beranjak berdiri dari kursi
"Ferdi kamu temani Key dulu ya, aku mau ke toilet sebentar." ucap Resni karna tak ingin menjadi orang ketiga di antara Keyla dan Ferdi yang sedang kasmaran.
"Res aku ikut!" Ucap Keyla yang kebingungan melihat Resni pergi melangkah menjauh dan ketika Keyla hendak berdiri dari kursi namun segera di hentikan oleh Ferdi
"Key bisakah kamu temani aku duduk di sini?" Tanya Ferdi sembari menahan tangan Keyla yang hendak bangun dari duduk nya.
"Jantung Keyla kembali berdetak kencang saat tangan Ferdi menyentuh tangan nya, seperti ada sengatan listrik yang mengalir ke tubuh Keyla hingga tangan Keyla bergetar.
"Baik" Sahut Keyla yang kembali menjatuhkan pelan pantatnya di kursi kantin, Ferdi yang melihat Keyla duduk dengan segera melepaskan gengamanya pada Keyla.
"Key apa kamu mau aku suapi?" Ucap Ferdi memecahkan kecanggungan di antara mereka semabari menyiratkan senyumnya yang semakin membuat Keyla kelepek kelepek.
"Aku sudah makan, makanlah dulu Ferdi aku akan menunggu mu sampai selesai makan," ucap Keyla yang memberanikan diri menatap ke arah Ferdi namun dengan cepat Keyla membuang pandangannya karna tersipu malu karna Ferdi adalah orang pertama yang di sukai Keyla.
"Baiklah kalau begitu." Sahut Ferdi sembari menyendok nasi yang ada di piringnya tersebut dan langsung memasukkannya ke dalam mulutnya dan perlahan mengunyahnya, diam diam Keyla melirik ke arah Ferdi sambil menahan senyum nya, tanpa Keyla ketahui Ferdi juga diam diam melakukan hal yang sama! Tak lama kemudia makanan di piring Ferdi mulai kosong dan Ferdi mulai perbincangan dengan Keyla
"Key, maukah kamu ku antar pulang?" Tanya Ferdi dengan menyungingkan senyumanya berharap Keyla mau pulang bersamanya.
"Aku di jemput supir!" Jelas Keyla sembari melihat ke arah Ferdi tak lama kemudian raut muka Ferdi terlihat kecewa karna mendapat tolakan dari keyla, Keyla yang mengetahuinya pun dengan segera mengalikan pembicaraan.
"Tapi lain kali kita bisa pulang bersama," sambung Keyla menenagkan hati Ferdi sembari tersenyum manis
"Baiklah aku akan tagih janji mu!" Ucap Ferdi sembari menatap wajah polos Keyla tak lama kemudian bel istirahat pun berbunyi dan mereka kembali ke kelas masing masing Keyla menatap sinis ke arah Resni yang sudah duduk di bangkunya sembari menutup wajahnya dengan buku karna takut di marahi oleh Keyla
"Res kau bilang ke toilet tapi kenpa malah di kelas?" Ketus Keyla sembari menepuk pelan lengan Resni,
"res. . Resni," sambung Keyla namun Resni tetap diam pura pura tak mendengar panggilan Keyl
"Sett! Jangan berisik, jika masih ingin bicara cepat keluar dari dalam kelas!" Teriak guru kelas Keyla yang ternyata sedari tadi sudah menatap tajam Keyla dengan mata melotot dan menaruh tangannya di pinggang Keyla pun segera diam dan menundukkan kepalanya dan pelajaran pun kembali di mulai.