NovelToon NovelToon
Cinta Dalam Do'A(Sequel Ketegaran Hati Raisya)

Cinta Dalam Do'A(Sequel Ketegaran Hati Raisya)

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Tamat
Popularitas:765.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: Bunda RH

Naila Anindita adalah seorang anak perempuan yang menjadi korban broken home. Kedua orang tuanya bercerai akibat orang ketiga. Sejak Naila SD, Ibunya pergi dengan laki-laki lain saat dia memutuskan untuk menjadi seorang TKI di Luar Negeri akibat perekonomian mereka sulit. Usaha Ayah Naila hancur karena Ibu Naila yang sering hidup berfoya-foya. Saat ini Naila tinggal berdua dengan Ayahnya. Sedangkan Kakak Naila tinggal bersama Nenek dan Kakeknya.

Naila tumbuh menjadi wanita dewasa yang cantik, cerdas, dan kalem. Saat ini dia mendapatkan beasiswa di Universitas ternama di Yogyakarta. Suatu saat Naila harus mengorbankan diri, untuk menjadi pengantin pengganti Kakaknya. Namun Pria yang menikahinya marah, dia sama sekali tidak menganggap Naila seorang istri.


Suatu saat naila bertemu dengan teman kecilnya waktu SD. Dia adalah Salman Nanda Haris. Laki-laki yang dicintainya dalam diam. Naila tidak tahu, bahwa sebenarnya Salman juga memiliki perasaan yang sama terhadapnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bunda RH, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kalut

Salman sibuk membantu kedua orang tuanya yang bolak-balik rumah sakit karena kedua adiknya yang kecelakaan. Saat ini Raka sudah boleh keluar dari rumah sakit, setelah dirawat secara insentif selama 10 hari. Riky sudah sadar dari komanya, sejak kemarin. Namun dokter menyarankan untuk Riky tetap dirawat instnsif di rumah sakit sampai keadaannya membaik. Karena terjadi benturan yang keras di kepalanya, dua agar otak ringan.Orang yng mereka tabrak sudah membaik setelah dioperasi tulang hidungnya. Raka dan Riky tidak sengaja menabrak seorang penjual bakso keliling karena menghindari kucing di jalan. Selain menabrak penjual bakso, Riky yang mengendarai mobilnya saat itu, menghantam pohon besar. Raka yang duduk di samping kemudi mengalami patah tangan, namun tidak sampai dioperasi. Keluarga mereka menanggung biaya operasi dan perawatan penjual bakso itu.

Setelah badai berlalu, Salman sudah bisa mengikuti sidang skripsinya. Hari-hari Salman sudah penuh dengan kesibukan. Dia sudah bertanya kepada Caca tentang Naila, namun Caca bilang tidak ada yang kenal dengan Naila. Salman tidak percaya, dia sebenarnya ingin kembali ke Jogja lagi. Tapi mengingat sidang skripsinya sudah di depan mata, dia ingin fokus dulu untuk kelulusannya.

Di Jogja

Sore ini Naila sudah siap-siap untuk pulang ke Sidoarjo, rumah Neneknya. Besok adalah hari pernikahan Kakaknya. Dia hanya ijin dua hari kepada kepala prodinya.Mengingat dia seorang Mahasiswi meski jalur prestasi, Naila mendapatkan kebijakan tertentu dari Kampus. Termasuk tidak boleh menikah sebelum lulus kuliah.

Untuk mempersingkat perjalanan, Naila naik pesawat terbang. Saat ini ia sudah dijemput oleh Ayahnya di Bandara Juanda.

Faisal Ali Hamdani pria 51 tahun yang sudah 10 tahun menduda, dia adalah seorang Ayah yang sangat menyayangi kedua putrinya. Meski sudah tidak muda lagi, namun aura ketampanannya masih terlihat. Sebelum menikah dengan Ibunya Naila, ia pernah mencintai seorang wanita setelah sebelumnya dia tidak pernah memikirkan tentang asmaranya. Namun cintanya kandas karena konflik masa lalu adik iparnya dan calon mempelai wanita yang ingin dia pinang.

"Ayah!" Naila berhambur memeluk Ayahnya.

"Gadis kecil Ayah!" Faisal memeluk putrinya dan berputar seperti menggendong anak kecil.

"Haha...sudah Ayah! Aku sudah dewasa! Malu dilihat orang."

"Ah iya, Ayah lupa! Ayo cepat kita langsung ke rumah Nenek."

Mang Diro membawakan tas ransel yang Naila gendong. Tidak banyak barang yang dia bawa, hanya dua potong baju dan peralatan make-up.

Di sepanjang perjalanan, Naila menceritakan keadaannya di Jogja.

"Ayah sudah dapat Ibu barunya?"

"Kamu nanyain Ibu baru seperti anak kecil nanyain permen, Nai. Ayah belum kepikiran, nanti kalau kamu sudah menikah baru Ayah akan cari."

"Lama dong?"

"Nggak juga!"

Tidak lama kemudian mereka sampai di rumah orang tua Ayah Naila.

"Nenek... Kakek...!" Naila menghapus ke pelukan Neneknya, lalu Kakeknya. Tak lupa ia mencium punggung tangan keduanya.

"Kak Freya kemana?"

"Ada di kamarnya, sana gih temui Kakakmu!"

Naila masuk ke kamarnya yang memang disediakan Neneknya kalau dia menginap. Dia menaruh barang bawaannya, kemudian pergi ke kamar Kakaknya.

Tok

Tok

Tok

Naila mengetuk pintu, karena pintu kamar Kakaknya dikunci.

"Kakak, ini aku!"

Ceklek

pintu terbuka.

"Kakak, aku kangen banget! Hampir satu tahun kita nggak ketemu." Naila memeluk Freya. Freya membalas pelukan adiknya. Meski terkesan cuek, sebenarnya Freya sayang kepada Naila.

"Masuk, dek!"

"Kak, kenapa sepertinya Kakak tidak bahagia? Kakak akan menikah dengan laki-laki pilihan Kakak."

"Aku hanya kelelahan, dek. Gimana kuliahmu, lancar?"

"Alhamdulillah, Kak."

"Ini gaun untukmu besok, cobalah! Untuk jilbabnya aku tidak tahu kamu suka yang seperti apa, tapi itu sudah aku pilihan yang panjang."

Naila mencoba gaun yang diberi Freya. Gaun warna putih tulang dengan aksen bordir warna silver, ditambah paket putih dan silver yang mewah.

"Kak, ini mewah sekali! Semua brides maid memakai seperti ini?"

"Hanya punyamu yang beda, karena kamu adikku. Dan cuma kamu yang memakai jilbab."

"Terima kasih, Kak." Naila mencium pipi kanan Kakaknya.

Keesokan harinya, pagi hari Naila bangun seperti biasanya. Dia mengerjakan kewajibannya sebagai seorang muslimah. Naila Shalat berjamaah'ah dengan keluarga yang lain di Musholla dalam rumah.

"Kakakmu belum bangun, Nai?" Tanya Nenek.

"Sepertinya belum, Yah!"

"Anak itu susah sekali bangun Shubuh! Kamu bangunkan Nai!"

"Iya, Nek."

Naila melepas mukenahnya, dan pergi ke kamar Kakaknya. Dia menggedor pintu kamar Freya, namun tak kunjung ada jawaban. Dia mencoba menelpon Kakaknya, namun tidak aktif. Naila pergi ke bawah memberitahu Ayahnya.

"Ayah, Kakak tidak mendengar panggilanku, kamarnya masih terkunci! Aku takut terjadi apa-apa kepadanya."

"Bu, ada kunci cadangan kamar Freya? Tanya Sang Ayah kepada Nenek.

'"Tidak ada Sal! Kamu dobrak saja!"

Ayah Faisal mendobrak pintu kamar Freya.

Gubrak... Seketika pintu terbuka.

Namun mereka tidak mendapati Freya di dalam kamar. Mereka mencari ke kamar mandi juga tidak ada.

"Kemana Freya, Bu?"

"Ibu juga nggak tahu, Sal!"

"Coba cari ke seluruh rumah, Sal! Atau kamu cari di rumah adikmu! Mungkin dia ke sana!" Ujar Kakeknya.

Ayah Faisal pergi mencari Freya ke rumah adiknya yang berada di samping rumah orang tuanya. Dia langsung masuk ke rumah adiknya yang tidak terkunci, karena matahari sudah mulai terbit.

"Freya! Freya!"

"Ada,apa, Kak?" Tanya Septy yang baru keluar dari kamarnya.

"Apa Freya ada di sini, dik?"

"Tidak ada, memangnya kenapa?"

"Freya tidak ada di kamarnya, dia hilang!"

"Kok bisa,sih, Kak? Apa,dia diculik?"

"Tidak tahu, ya sudah aku akan kembali ke rumah Ibu dulu!"

Ayah Faisal masuk ke dalam rumah.

"Ayah, Kak Fera meninggalkan sebuah surat di bawah bantalnya." Naila memberikan surat itu dengan perasaan khawatir.

Ayah Faisal mengambil surat itu.

Untuk semua orang yang aku sayangi

Sebelumnya aku minta maaf karena telah mengecewakan kalian. Sifatku yang cuek bukan brarti aku tidak peduli. Hanya saja aku terlanjur kecewa dengan keputusan Ibu yang tega meninggalkan aku dan Naila. Jadi saat aku belajar menjadi orang yang tegar, justru malah hal itu membuatku seakan tidak peduli kepada kalian, maafkan aku.

Dan untuk kesalahan fatalku saat ini, sekali lagi aku minta maaf. Aku tidak bisa menikah dengan Adit. Aku sangat mencintainya, tapi aku tidak bisa menikah dengannya. Aku tidak bisa menjelaskan alasanku untuk saat ini. Tapi kalian jangan mencariku, karena aku sudah pergi jauh.

Untuk adikku Naila, Kakak minta tolong. Menikahlah dengan Adit, dia pria yang baik. Aku yakin dia bisa membahagiakanmu.

^^^Freya^^^

Ayah Faisal meremas surat dari Freya. Nenek jatuh pingsan.

"Ibu, Nenek." Pekik Ayah Faisal, Kakek dan Naila bersamaan.

"Panggil Dokter, Sal!"

Ayah Faisal segera menelpon Dokter.

Kakak dan adik Ayah Faisal sudah berkumpul di rumah.Tidak lama kemudian, dokter datang. Nenek sudah sadar dan diperiksa oleh Dokter.

"Bagaimana, Dok?"

"Tekanan darah Ibu tinggi. Kolestrolnya juga tinggi. Tolong jangan dikasih beban pikiran terlebih dahulu, jaga perasaannya! Saya takutnya malah akan struk. Saya akan kasih resep, Pak Faisal! Anda bisa membelinya di apotek terdekat. Semoga Ibu segera membaik."

"Baik, Dok! Terima kasih banyak."

Ayah Faisal menyuruh Mang Diri untuk membeli obat di apotek.

"Faisal, bagaimana ini? Acara akadnya jam 10, sekarang sudah jam 8." Kakek frustasi.

"Aku tidak tahu, Ayah! Aku bingung." Ujar Ayah Faisal, tak kalah panik.

Naila kalut, pikiran dan hatinya berkecamuk.

Bersambung......

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Yang belum baca novel Ketegaran Hati Raisya, mampir yuk! Itu novel ceritanya orang tua Salman dan Raisya, dijamin seperti kehidupan nyata.

Terima kasih yang sudah mampir ke sini. Jangn lupa untuk support karyaku kakak🙏🏻🙏🏻🙏🏻

See you again...

1
Muslimah
. "baco deh".. 🤭kayaknya othor pengen baco ini🤣
shesil
Louvre..bukan Love

Author banyakin literasi lagi ya biar ga salah². Kasihan yg baca, jadi dapet informasi yg salah kalo begini
shesil
Tour Guide..bukan Tour Get
Dehan_1
oh jadi ini ya pertemuan pertama ira sama salwa😍
Dehan_1
kayak nya freya blom minta maaf ya sama naila..malah seperti ga terjadi apapun pas ktemu😊
Nurlaila Hasan
maaf novel ini,, krna lgi bnyak kerjaan,, insya Allah yg lain bisa /Pray//Good/
lee zha
bagussss
Bunda RH: makasih kak 🙏
total 1 replies
Jumi Eko
Bagus
Bunda RH: makasih kak
total 1 replies
antha mom
lanjut ke cerita Salwa 👍👍👍👍👍
antha mom
ceritanya oke 👍👍👍
antha mom
perkembangan atau perkenalan thor
Atze Atze
coba Thor sampai 300 season..jadi ngurut Thor novelnya..dari Raisya dan Haris...terus anak anak nya...terus..gitu... ngurut jadi nyambung menyambung gitu ceritanya Thor... soalnya aku pernah baca novel lain..gitu nyambung menyambung cerita nya Thor...keren jadinya
Atze Atze
tendang... lawan si Adit... Freya cewek goblok
Tira Aneri
suuukaaa
Bunda RH: makasih kak
total 1 replies
Sisca Afrianty
Syifa anaknya siapa ya kak..aq lupa
Bunda RH: Anaknya tante Sofi adiknya Bunda Raisya
total 1 replies
Sisca Afrianty
baby kenzo ayahnya siena,istrinya farid
Bunda RH: iya kak 😁
total 1 replies
N I A 🌺🌻🌹
lanjut ke sini setelah jodoh kedua dan raisa☺️
Bunda RH: makasih sudah mampir lagi kak 😘
total 1 replies
N I A 🌺🌻🌹
👍👍👍
Bunda RH: makasih kak 😘
total 1 replies
Dwi Setyaningrum
sdh baca critanya Salwa..suka juga critanya..semangat thor..mau otw baca critanya anak2nya Salwa nih😁
Bunda RH: makasih kak 😘
total 1 replies
Dwi Setyaningrum
berarti bunda blm baca kisahnya Salwa ya 😁 duda keren dan duda perjaka Ting Ting kok Bun yg dijodohkan sm Salwa😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!