Dave dikhianati oleh istrinya, dia melihat istrinya sedang bercinta dengan pria lain dengan mata kepalanya sendiri. Ternyata selama ini istrinya tidak mencintai Dave lagi hanya karena wajahnya buruk rupa dan miskin.
Ada luka bakar diwajah Dave membuat dia selalu mendapatkan banyak hinaan.
Malam itu dia sengaja dibunuh oleh selingkuhan istrinya. Sebuah keajaiban datang, Dave hidup kembali dengan memiliki wajah yang sangat tampan membuat banyak wanita tergila-gila padanya.
Ternyata sebuah cincin yang diberikan oleh seorang pengemis padanya telah mengaktifkan sebuah sistem kekayaan.
[Ding!]
[Tuan telah mengaktifkan sistem casanova, sistem akan membantu Tuan untuk menjadi kaya.]
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DF_14, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Membuka Restoran Seven Powers
[Nama: Dave Aliando
Usia: 29 tahun
Baterai kekuatan fisik : 85%
Ketampanan: 90
Pesona: 90
Dana: 1.119.000.000
Level: 1.]
Sistem memberitahu Dave begitu dia telah sampai di kota A, karena uang 3 juta telah digunakan oleh Dave untuk ongkos dari pulau T ke kota A, dengan menggunakan pesawat.
Kota itu telah menyisakan sebuah luka yang cukup mendalam untuknya, jika dia mengingat bagaimana pengkhianatan yang dilakukan oleh Danti dan Anjas. Dan dia sudah tau dari sistem kalau mereka terlibat dalam pembunuhan atas dirinya.
Belum saatnya Dave balas dendam pada mereka, dia ingin membalas dendam dengan cara yang elegan, yaitu memperlihatkan bagaimana dia bisa menjadi seorang pria yang sukses.
Dave membeli sebuah mobil secara cash untuk mempermudahnya berpergian, di sebuah deller di kota A.
"Kamu Dave kan?" tanya seorang pria pada Dave, ternyata dia adalah leader OB tempat Dave bekerja dulu. Pria itu bernama Sony.
Sony datang kesana untuk membeli mobil secara kredit, dia nampak terkejut saat melihat seorang pria yang mirip sekali dengan Dave.
Tapi rasanya tak percaya begitu melihat Dave dengan jelas, Sony ingat betul Dave memiliki wajah yang buruk rupa, makanya dia sering menghina Dave di tempat kerja. Tapi Dave yang ada di deller mobil begitu tampan dan penampilannya terlihat keren.
"Eh tapi kayaknya gak mungkin, maaf saya salah orang. Dave yang saya kenal itu sangat jelek dan aku dengar kabarnya dia sudah mati." Sony rasa dia salah orang, tidak mungkin pria tampan itu Dave.
Dave tersenyum smirk, "Ya aku Dave, aku masih hidup. Senang bisa bertemu kembali dengan anda, Pak Sony."
Dave masih ingat jelas bagaimana pria itu sering memaki-makinya di tempat kerja.
Sony terbelalak, dia memperhatikan wajah Dave yang terlihat sangat tampan sekali, bahkan penampilannya berubah, persis seperti aktor Hollywood. "Lho bukannya aku dengar kamu sudah mati?"
"Nyatanya aku masih hidup." jawab Dave dengan nada dingin.
"Apa kamu melakukan operasi plastik? Eh tapi kamu punya uang dimana hehe, gaji aja dibawah UMR." Sony meledak Dave.
Kemudian datang seorang pegawai di deller tersebut, dia memberikan brosur pada Sony. "Ini brosur cicilan mobil yang harganya sekitar 100 jutaaan, Pak. Bapak boleh membayarnya secara kredit, sesuai yang bapak ajukan."
Sony menatap Dave, dia tersenyum puas, karena ingin pamer pada Dave, kalau dia mampu membeli mobil, walaupun secara kredit. Biasanya Sony ke kantor dengan menggunakan motor matic.
Kemudian ada satu pegawai laki-laki lagi datang mendekati Dave. "Oh ini Pak Dave yang ingin memesan mobil sport kan?"
Dave menganggukkan kepala, "Iya, Pak."
Sony terkejut mendengarnya, dia tak bisa membayangkan berapa harga cicilan mobil sport yang dibeli oleh Dave.
Kemudian sebuah mobil sport berwarna merah pesanan Dave telah datang, kini berada di depan deller mobil tersebut.
"Wah berapa harga cicilan perbulannya, Dave? Pasti mahal sekali. Emang kamu mampu?" celoteh Sony.
Dave tak menjawab, dia memakai kaca mata hitamnya, mirip seorang bos. Kemudian dia berkata kepada pegawai deller itu. "Sudah aku transfer 800 juta, aku membayarnya secara cash."
Sony menganga, darimana Dave dapat uang sebanyak itu, bahkan penampilannya berubah, setelah menghilang selama lebih dari satu minggu.
[Uang 800.000.000 telah dikurangi secara otomatis untuk pembelian mobil.]
[Nama: Dave Aliando
Usia: 29 tahun
Baterai kekuatan fisik : 75%
Ketampanan: 90
Pesona: 90
Dana: 319.000.000
Level: 1.]
...****************...
Dave membuka sebuah restoran sederhana di Kota A, dengan menyewa sebuah tempat selama satu bulan. Karena itu Dave membuka lowongan pekerjaan, sehingga dia berhasil menerima 6 orang karyawan.
1 orang asisten bernama Erlangga, 3 orang karyawan perempuan, dan 2 orang karyawan laki-laki.
Restoran sederhana itu Dave beri nama Restoran Seven Powers. Karena Dave sangat menghargai 7 wanita yang akan memberikan kekuatan padanya agar dia bisa menjadi manusia seutuhnya, tanpa mengandalkan baterai kekuatan fisik.
Dave sangat penasaran siapa keenam wanita lagi yang akan menjadi target sistem. Sementara dengan Vina, Dave menyempatkan waktu untuk sering berkomunikasi dengannya hampir tiap hari.
[ Uang 250.000.000 telah dikurangi secara otomatis untuk biaya modal dan sewa tempat.]
Restoran milik Dave memang begitu sederhana, tempatnya tidak begitu besar, karena dia baru memulainya dari awal.
[Nama: Dave Aliando
Usia: 29 tahun
Baterai kekuatan fisik : 70%
Ketampanan: 90
Pesona: 90
Dana: 69.000.000
Level: 1.]
[Jika dalam satu minggu Tuan bisa menyukseskan restoran, akan ada hadiah spesial untuk Tuan.]
"Apa itu?" Dave jadi penasaran.
[Rahasia.]
Dave menghela nafas. "Baterai aku tinggal 70% lagi? Apa belum ada target?"
Saat merasakan baterainya mencapai 50% , Dave akan merasakan dadanya sesak dan kesakitan.
[Belum, Tuan. Bersabarlah menunggu.]
Dave hanya bisa menghela nafas lagi dan lagi.
Selama dua hari Restoran Seven Powers telah di buka, namun restoran itu masih sepi pengunjung. Membuat Dave sedikit frustasi, ternyata ekspetasi tidak seindah yang dibayangkan.
Dave mengadakan rapat dengan keenam karyawannya, di restoran tersebut.
"Bagaimana kalau kita menyewa seorang model untuk membantu promosi, Pak?" usul Erlangga.
Dave menghela nafas karena dananya tinggal 69 juta lagi, bagaimana bisa dia menyewa seorang model.
Ketiga karyawan wanita saling melirik, mereka bertiga terkekeh sambil menatap Dave.
Dave nampak kebingungan mengapa ketiga wanita itu terus menatapnya.
"Kenapa harus menyewa model, Pak? Pak Dave cukup diam di depan restoran saja, itu udah jadi promosi." Rianti mengemukakan ide gilanya.
Wenny dan Anggun saling menganggukkan kepala, mereka setuju dengan usulan dari Rianti.
...****************...
Ternyata usulan dari Rianti mujarab, saat itu Dave mempromosikan restorannya ditemani oleh Rianti, mereka berdiri di depan restoran.
Dave cukup diam di samping Rianti, sementara Rianti begitu semangat berkata dengan lantang. "Ayo mampir ke Restoran Seven Powers, disini masakannya sangat lezat."
Para wanita yang sedang berjalan melewati restoran tersebut, mereka seakan terhipnotis dengan ketampanan Dave, sehingga banyak wanita yang terus berdatangan ke restoran itu.
Para pengunjung membludak, 80 persen didominasi oleh kaum hawa, membuat para karyawan kewalahan, Dave terpaksa harus terjun membantu.
"Mengapa pemilik restoran ini begitu tampan?"
"Oh dia sangat tampan!"
"Apa dia manusia atau jelmaan malaikat? Sangat tampan sekali!"
Banyak wanita yang memuja ketampanan Dave.
Dalam waktu satu minggu, Dave berhasil membuat restorannya menjadi sukses, bahkan sudah balik modal.
[Karena Tuan sudah menyelesaikan tantangan misi, Tuan mendapatkan hadiah spesial satu unit rumah mewah di perumahan Grand City.]
Dave terperangah mendengarnya, dia sama sekali tidak menyangka akan bisa tinggal di sana, dia sangat tau sekali perumahan Grand City termasuk salah satu perumahan elit dan mewah.
[Nama: Dave Aliando
Usia: 29 tahun
Baterai kekuatan fisik : 65%
Ketampanan: 90
Pesona: 90
Omset Restoran: 300.000.000
Dana: 69.000.000
Level: 1.]
Dave telah menempati rumahnya yang baru, begitu megah dan mewah, bak istana. Rasanya seperti mimpi, dia bisa tinggal disana.
Dave lebih nyaman tinggal sendirian, dia tidak ingin privasinya terganggu, apalagi kalau sewaktu-waktu dia mendapatkan misi dadakan.
...****************...
(Ini novel lomba dengan tema sistem kekayaan, jadi harap dimaklumi kalau bahas uang terus hehe)
kasian jg istrinya jatahnya seminggu cm 1 hr 🤪