Terancam di D.O membuat Galang harus berhadapan dengan dosen super duper Killer yang malah membuatnya jatuh cinta!
Mampukah Galang menaklukan hati dosen killer pujaan hatinya?!
Jawabannya ada di cerita Novel ini, ikutin terus yah kelanjutan ceritanya.....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Uni Ramadhani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Jalan Bareng
Gadis baru saja selesai mengajar, kemudian ia kembali keruang dosen. Tak lama Gadis pun menelfon Galang untuk menanyakan Keberadaan Misha.
Tuùutttttttttt Tuuuttttt
Galang mengambil ponsel nya yang berbunyi kemudian dilihatnya panggilan dari Gadis, ia pun segera mengangkat telfonnya.
"Hallo bu,, Assalamualaikum" ucap Galang
"Wa'alaikumsalam, dimana kalian?" tanya Gadis
"Kami di kantin,, sudah selesai ya bu ngajarnya?" tanya Galang
"Sudah, tolong antarkan Misha kemari" ucap Gadis.
"Baik bu Gadis cantik" ucap Galang.
Kemudian sambungan telfon terputus, Galang mengajak Misha untuk menemui Gadis diruangannya. Begitu sampai di ruangan dosen, Galang dapat melihat Gadis yang tengah memeriksa kertas didepannya.
"Mama" sapa Misha kepada Gadis
"Hai,, dari mana saja Misha??" tanya Gadis
"Kantin ma cama om Galang" ucap Misha dengan ceria
"Terima kasih karena mau menjaga Misha" ucap Gadis.
"Iya bu. Oh iya bu Gadis,, saya sedikit kesulitan untuk memilih buku yang akan saya jadikan referensi dan di masukan kedalam Bab 2 nanti. Itu kan berisi teori bu, emmm kalau ibu gak keberatan dan ada waktu, mau gak bu temani saya mencari buku di toko buku??" tanya Galang dengan sedikit takut-takut
Gadis berkerut dahi dan menatap Galang dengan tatapan tajamnya
"Anda bisa cari sendiri di toko buku! tidak harus mengajak saya! lagian saya tidak ada waktu untuk menemani anda kesana! lebih baik anda ke sana bersama teman-teman anda" Ucap Gadis
"Kata ibu Gadis, saya harus cepat selesai skripsinya. Gimana saya mau cepet selesai kalau saya sendiri tidak tau buku mana yang cocok sebagai sumber referensi saya nanti" ucap Galang sedikit memelas demi keinginannya terwujud.Gadis nampak menimbang-nimbang permintaan Galang.
"Anda bisa meminjamnya di perpus kampus saja" ucap Gadis
"Ibu sudah tau kalau saya tidak bisa jika setiap hari kekampus karena saya bekerja dan sangat sulit meminta izin bu" ucap Galang.
"Baiklah saya akan membantu anda!" ucap Gadis mentok sementara didalam hati Galang bersorak gembira.
"Jadi kapan kita ke toko buku?" tanya Gadis
"Sekarang juga boleh bu, jika Ibu Gadis tidak ada jadwal lagi" ucap Galang
"Ya" jawab gadis yang kemudian memberesi barang-barangnya lalu keluar dari ruangannya bersama Galang dan Misha. Kemudian Gadis akan membuka mobilnya
"Ibu naik mobil saya saja bu" ucap Galang
"Saya bisa naik mobil saya sendiri" ucap Gadis
"Biar gak macet, kita pake 1 mobil aja bu. Karena saya yang mengajak ibu, jadi pakai mobil saya saja bu" ucap Galang
"Terus mobil saya?" tanya gadis bingung
"Tenang aja bu,, berikan kuncinya kepada saya, nanti teman saya akan mengantarkanny sampai di rumah ibu"ucap Galang
Gadis sedikit ragu, tapi ntah kenapa kemudian ia memberikan kunci mobilnya kepada Galang. Kemudian Galang mengambilnya dan berlari ke post satpam, disana ia menitipkan kunci mobil ibu Gadis dan nanti mobil gadis akan di bawakan oleh Asisstent Galang kerumahnya. Tak lupa Galang memberikan tips kepada satpam kampus yang sudah dikenalnya dengan baik. Kemudian Galang menuju mobilnya dan membukakan pintu mobil untuk Gadis, sementara Misha di belakang. Mobil bergerak meninggalkan kampus......
Sepanjang perjalanan,, suasana nampak mencair, Galang dan Misha bercanda ria sementara Gadis hanya dian dan sesekali menjawab jika Misha mengajaknya berbicara. Sebenarnya hati Gadis menghangat ketika mendengar bagaimana obrolan Galang yang Misha yang sebenarnya tidak begitu penting namun bisa membuat Misha tertawa. Galang typical orang yang yang sangat humoris dan juga sangat pandai merebut hati, terutama Misha yang notabene anak itu sangat sulit di dekati.
Mobil Galang sampai di sebuah mall besar, kemudian ia memarkirkan mobilnya. Setelah itu mereka pun keluar dari mobil dan masuk kedalam Mall. Misha sangat senang saat diajak jalan-jalan, ia begitu antusias. Lalu Mereka langsung menuju ke toko buku yang berada didalam mall itu.
"Saudara Galang, kita langsung ke bagian sana saja" ucap Gadis yang kemudian melangkah lebih dulu lalu Galang menyusulnya, Kemudian Galang memanggil Gadis
"Gadis, kamu lupa ya? kalau diluar kita gak perlu pakai bahasa formal??" ucap Galang
Gadis terhenti langkahnya, kemudian ia berbalik kearah Galang ketika ia memanggilnya Gadis tanpa embel-embel 'Ibu'
"Apa kamu lupa syarat yang aku ajukan kemarin hm??" ucap Galang
Gadis terlihat sedikit kesal namun ia tidak bisa berbuat apa-apa ketika mengingat syarat galang yang membuatnya gila.
"Ya,, GALANG!" ucap gadis dengan penekanan namanya. Gadis sedikit gagu saat berbicara non formal dengan galang.
Galang tersenyum lalu ia bejalan meraih tangan Misha dan mengajaknya. Gadis semakin kesal keoada Galang tapi mai bagaimana lagi, dia sudah menyetujui syarat itu jadi mau tidak mau, dirinya harus melakukannya jika tidak ingin rahasianya terbongkar. Kemudian Galang dan Gadis menuju ke rak buku, Gadis melihat-lihat judul buku yang bisa di gunakam galang nanti. Begitu juga Galang yang melihat-lihat buku dengan masih menggandeng tangan Misha.
"Dis,, ini bisa gak di pake??" ucap Galang
Kemudian Gadis melihat buku yang di bawa Galang
"Bisa,,, dibuku ini juga bisa di pake teorinya" ucap Gadis memberikan 3 buku kepada Galang.
"Oke,, aku ambil,," jawab Galang
Kemudian Gadis mencari buku kembali,,
"Om,, Micha boleh beli buku dicana gak?" tanya Misha
"Boleh,, Misha boleh beli apapun yang misha mau"Ucap Galang
"Holeeeeeeeeeee ayoo om kita kecana" ucap Misha menarik tangan Galang.
Kemudian Galang bersama Misha menuju area buku anak. Sementara Gadis masih sibuk memilihkan buku untuk Galang. Tak lama kemudian Galang bersama misha kembali mendekati Gadis dengan membawa beberapa buku anak-anak
"Aku rasa ini cukup " ucap Gadis
"Oke, kita bayar sekarang" ucap Galang yang kemudian membawa buku-buku yang di pilih oleh Gadis ke kasir. Kemudian Galang membayar semuanya dan setelah itu ia mengajak Gadis dan juga Misha untuk makan siang bersama. Tampak ketiganya seperti keluarga kecil bahagia 🥰
.
.
.
Jadwal update gak beraturan yahh,, karena Uni lagi banyak kerjaan Numpuk hehehe😁 jadi sesempatnya untuk update, mohon pengertiannya readers ku😃🙏
geo apa rio ya kn?
rakah.