Viana Cloria Arsen, seorang pengusaha di bidang kecantikan dan fashion, karena kesibukan nya, Dia tidak tertarik untuk menikah sampai orangtuanya menikahkan nya dengan seorang pemuda yang masih ABG.
Rama Prayetno
Seorang ABG yang dewasa, cerdas, dan baik
Dia memutuskan menerima pernikahan nya dengan Viana yang dia ketahui sebagai wanita keras kelapa Serta arogan.
Bisakah Rama mencintai Viana, menerima keburukan Viana, dan mengubah sifat egois dan keras kepala nya?
Seperti apa Pernikahan mereka, mampukah mereka menyatukan perbedaan usia yang terpaut jauh serta karakter yang berbanding terbalik!
Ayo kita ikuti perjalanan cinta mereka!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon vhia azaira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
PERATURAN RAMA
Melihat Rama datang Viana langsung bangkit berdiri dari duduknya dilantai.
" Mana bibi" tatap Rama kepada Jum.
Jum menatap wajah Rama dengan senyum malu-malu, Viana yang mengamati wajah Jum mengerutkan keningnya, dengan tatapan sinis.
" bibi di dapur tuan muda, apa mau saya panggilkan? " Tan Jum.
.
" tidak usah, katakan padanya selesai makan malam kumpulkan semua yang bekerja sini, saya ingin bicara" jelas Rama.
" baa baik tuan muda," balas Jum. Vi memutar bola matanya dengan kesal.
" Vi, ayo ke kamar ada yang harus kita bahas" perintah Rama dengan melangkah keatas.
Viana bukannya melangkah mengikuti Rama, tapi berdiri didepan jumintean, dengan bibir monyong mata melotot dan wajah kesal.
Jum yang melihat perubahan wajah Vi pun heran.
" Jum, jaga mata Lo, jangan pernah menatap suami ABG ku, kalau tidak mau mata mu aku congkel dan aku buat makanan kucing" tatap Viana sinis, dengan Melihat kan genggaman tangannya di depan wajah Jum.
Jumi mengagap ucapan Viana sangat serius, dia mundur dengan menudukan kepala nya
" maafkan saya non" pinta Jum.
Viana langsung melangkah pergi dengan gaya seksinya, sedangkan jumintean mengelus dadanya.
" non Viana, menyeramkan jika bersangkutan dengan tuan muda, Awalnya sangat ramah tapi tadi langsung mengancam, aku dibandingkan Nona seperti mutiara dan batu" gumam Jum.
....
Rama masuk kamar mandi, membersihkan dirinya Menganti dengan baju santai. Viana duduk di sofa kamar dengan memainkan handphone nya.
" ayo masuk keruangan Ku Vi," ucap Rama yang langsung diikuti Viana.
Viana melihat ruangan tersebut sangat indah, buku tersusun rapi, komputer, kursi, semua tersusun indah, Vi sangat menyukai ruangan ini.
Rama duduk disebuah kursi dan menghadap sebuah komputer, Viana duduk diatas meja disamping komputer Rama.
Beberapa kartu dikeluarkan dan Rama berikan kepada Viana. Vi menatap kartu black card tersebut dengan tatapan aneh.
" ada apa ini?" tanya Viana.
" itu kartu kamu yang pegang, hanya boleh digunakan untuk keperluan mendesak, jika kamu ingin membeli sesuatu jangan berlebihan, belajar untuk berhemat, kamu yang atur keuangan kita" jawab Rama.
" aku tidak membutuhkan nya, aku memiliki uang sendiri" ucap Viana.
" kamu menjadi tanggung jawab aku, lahir dan batin, jadi aku harus memenuhi kebutuhan kamu, aku tau kamu mempunyai penghasilan, simpan lah penghasilan mu, atau berikan pada orangtuanmu, dan sumbangan untuk orang yang membutuhkan." jelas Rama.
" apapun kebutuhan kamu, gunakan kartu itu, tapi ingat, tidak berlebihan" ucap Rama tegas.
" kenapa kesannya, seperti nya kau tidak ikhlas" ucap Viana pelan.
" bukan begitu Viana, kau harus bisa mengatur keuangan rumah tangga kita , menabung untuk masa tua, masa depan anak, dan juga kita tidak tau masa depan itu seperti apa? jika sekarang kita menghambur-hamburkan uang tiba-tiba ada masalah maka kita akan kesulitan, kita harus mempersiapkan untuk hari esok, tapi bukan berarti kita tidak bisa menikmati hari ini.paham" jelas Rama panjang kali lebar.
" kenapa aku seperti anak kecil, yang dimarahi ayahnya" jawab Vi sambil mengambil kartu yang diberikan Rama.
" ohhh iya satu lagi, ini peraturan dariku ini, kamu boleh bekerja tapi harus sudah pulang jam 3 sore, tidak boleh lewat, jika ingin pergi kemana pun harus menghubungi aku terlebih dahulu." ucap Rama.
" what? peraturan apa itu, aku pulang kerja jam 5 sore, jam 7malam aku harus nongkrong santai, terus dihari libur.." ucapan Vi dipotong.
" aku tidak mau dibantah Vi, jika kamu tidak suka, maka jangan bekerja" tatap Rama tajam.
Viana menunjukkan penolakan, langsung menendang kursi Rama, berdiri dan bergegas pergi keluar, Rama menghela nafas panjang dan memijit pelipisnya.
Vi masuk dikamar melempar kartu black card, menendang ranjang tidur, menjatuhkan bantal, guling, dan selimut.
" kenapa aku tidak bisa membantah nya?, keluar dari lubang buaya masuk ke sarang singa" ucap Viana kesal.
tidak berapa lama Rama keluar, dia melihat Viana berbaring di ranjang, dengan mengacau tempat tidur, Rama memungut bantal, guling, selimut dan meletakkan di ranjang, Vi sedang pura-pura tidur, dia malas mendengar ceramah bocah ingusan ini.
" aku tau kamu pura-pura tidur, bersiap lah untuk mandi, kita sholat Maghrib berjamaah, setelah itu makan malam, dan kita bicara dengan para pekerja" Rama bicara tanpa di respon Viana dia masih kesal karena Rama membatasi kebebasannya.
" dan besok aku 3hari tidak pulang" ucap Rama, Viana langsung membuka matanya tapi tidak menoleh.
" sialan, mau kemana ini bocah ABG, gue gak boleh keluar tapi dia pergi berhari-hari, liat saja, aku tidak akan menuruti nya" batin Viana.
" besok aku akan mengurus berkas untuk kuliah, dan mengambil alih kantor ayah, dan besoknya lagi aku akan merayakan kelulusan bersama teman-teman SMA, kami akan liburan ke puncak selama 3hari " Rama bicara langsung melangkah keluar meninggalkan kamarnya.
Viana langsung duduk dipinggir ranjang, otak nya sedang berpikir keras, liburan di puncaknya.
" dia tidak ada niat ngajakin aku, apa dia malu ngajakin aku" batin Vi .
" pasti dia bersenang-senang dengan para bocah ingusan, sedangkan aku harus disini mengikuti aturan-aturan nya, enaak sajaaa"
aku ini Viana Arsen, karena peraturan hidupku pernah hancur dan kehilangan, aku tidak akan pernah berada didalam peraturan siapapun, hanya aku yang boleh membuat peraturan itu" gumam Viana.
....
Viana sudah selesai mandi, dia berdiri di balkon kamar menikmati cuaca sore dengan ketenangan di rumah Tersebut, Vi bisa melihat perpohonan Rindang, dan banyak pohon buah-buahan, ada juga kolam disamping rumah tersebut.
" sungguh rumah yang indah dan tenang" ucap Viana.
Rama masuk ke kamar, mengajak Viana sholat, Vi ikut saja walaupun rada malas, tapi itu kan baik tidak ada salahnya, selesai mereka sholat, Rama membaca Alquran, sedangkan Viana memainkan handphone nya diam-diam dibalik mukenah.
lama Vi diam, mulut nya sudah pait, tapi ada rasa tenang mendengar lantunan ayat suci Al-Qur'an yang dibaca Rama.
" kau terlihat sempurna, masih muda pikiran dewasa, taat beribadah pasti banyak sekali perempuan yang mendekati mu" Vi langsung terpikir kan dengan liburan dipuncak yang Rama sebut sore tadi pasti banyak wanita-wanita penggoda.
Setelah sholat isya mereka turun ke meja makan, makan malam sudah disiapkan, Vi dan Rama hanya diam menikmati makan malam, setelah itu mereka keruang tamu, seluruh pengurus rumah sudah di ruang tamu menunggu tuan muda dan nona muda mereka..
" aku hanya ingin memperkenalkan wanita ini, dia istriku," ucap Rama.
" kalian harus melayani kebutuhan nya, sama seperti diriku, hormati dia, laporkan padaku apapun tentang nya, baik buruknya, selama aku keluar rumah jika dia dirumah, jaga dia. " Rama bicara panjang dan menjelaskan semuanya, Viana hanya diam menatap.
5 asisten rumah tangga, 1 supir dan 2 tukang kebun, menatap Rama dan Viana dengan hormat.
....
lanjut besok lagi yaa...
tunggu kehebohan Rama dan geng dipuncak..
apakah Viana ikut... liat besok aja..
jangan lupa like coment dan vote yaaa.. biar author tambah semangat...hehehe
da lama banget 🤭
YG BKIN ANEH JUGA BNYK, YUSUF YG AHLI BELADIRI MSH BSA TRLUKA.. MUSUH2NYA SLLU MNANG SLANGKAH, MSKI BISA DITUMPAS, TPI TRKESAN LAMBAT MMBASMI MUSUH..
TRUS, PRCINTAAN DN ROMANTIS2NYA GK MNGGREGET..