NovelToon NovelToon
Ibu Pengganti Kesayangan Papa

Ibu Pengganti Kesayangan Papa

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / CEO / Dikelilingi wanita cantik
Popularitas:1.6k
Nilai: 5
Nama Author: Mande Qita

Zeya diam terpaku ketika melihat suaminya sedang jalan bergandengan tangan dengan wanita yang tak Zeya kenal.
Ryan yang kebetulan juga melihat Zeya melengos tanpa mau menyapa istrinya tersebut, malah Ia bergegas meninggalkan Zeya.
Menikah dengan Ryan keputusan hidup yang Zeya sesali, manis di awal ternyata hanya kedok belaka, agar bisa menikah dengan mantan kekasihnya.
Zeya menerima perceraian itu dan melanjutkan hidupnya dengan pindah ke kota besar.
Akankan Zeya menemukan kebahagiaannya sendiri, atau Zeya terus di bayang bayangi oleh masa lalunya.
Dan bagaimana kehidupan rumah tangga Ryan setelah menikah dengan mantan kekasihnya itu?, Kenapa dia kembali mengejar cinta nya Zeya?
Pergulatan batin Zeya dimulai di saat tuan Gatra ingin menikahinya sedangkan mantan istri Gatra ingin kembali rujuk dengan Gatra, ditambah lagi dengan Ryan yang kembali membayangi hidupnya…
Akankan keputusan Zeya akan merubah semuanya..?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mande Qita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 7 Keraguan Ryan

Perdebatan Ryan dan Zea….

Ryan tak terima sindiran dari Zea yang mengatakan kalau dirinya dan Freya sama sama tak tahu malu, dan cocok untuk menjadi sepasang suami istri yang tidak tahu diri.

“Zea! jangan keterlaluan kamu jadi istri” bentak Ryan dengan sorot mata tajam, dia tersinggung ketika Zea mengeluarkan kata kata sindiran yang cukup pedas padanya dan Freya.

“Kamu juga jangan keterlaluan jadi suami Ryan!” balas Zea dengan sengit, cukup sudah selama ini Ia menjadi istri yang penurut dan lemah lembut dalam bersikap pada suaminya itu, tapi akhirnya dia tak di hargai sama sekali.

“Kamu menantangku Zea!” ancam Ryan

“Iya! aku menantangmu untuk memberikan talak sekarang juga!” Zea menatap tajam Ryan yang tiba tiba tertegun mendengar kata kata yang keluar dari mulut istrinya tersebut.

“Zea! kurang ajar kamu” teriak Ryan lagi, dia tak terima dengan sikap Zea yang melawan padanya sekarang.

“Apa sih Ryan! pakai acara teriak segala..aku nggak budek dan aku ada di depan matamu, jadi nggak perlu teriak seperti ini, menyebalkan!” umpat Zea dengan wajah sinis, Ia sangat puas melihat Ryan yang hilang kontrol dengan dirinya sendiri.

[Tingkah laku Zea sangat mencurigakan, kenapa dia sangat ingin bercerai denganku, mau jadi apa dia kalau berpisah denganku, Zea tidak punya saudara ataupun keluarga dekat di kota ini, kenapa bisa seberani ini]

gumam Ryan dalam hati, sekarang Ryan malah curiga dengan sikap Zea

“Kamu sangat ingin sekali bercerai denganku!” Ryan malah jadi curiga dengan sikap berani Zea yang menantang untuk diceraikan dan tak takut sama sekali untuk menjadi janda dan hidup tanpa uang darinya

“Iya aku ingin bercerai! untuk apa aku masih mempertahankan rumah tangga ini denganmu Ryan, kamu sudah mempunyai wanita lain, kamu selingkuh dibelakangku! terus aku harus bagaimana menyikapi keadaan ini semua”

Setiap kata kata yang keluar dari mulut Zea bagaikan meriam yang meledakkan kesadaran Ryan yang beberapa waktu belakangan ini, tidak berfungsi dengan baik, karena sedang sibuk mengejar cinta masa lalunya.

“Apa kamu nggak takut menjadi janda Zea, hidup di kota ini sangat sulit! mau makan apa kamu kalau cerai denganku”

sindir Ryan, seakan mengatakan kalau Zea wanita miskin yang akan sulit hidupnya jika pisah dengan nya yang serang pengusaha di kota ini.

“Bukan urusan kamu Ryan, aku mau hidup seperti apa setelah kita berpisah! kamu nggak perlu tahu, urus urusan kita masing masing Ryan, nggak usah sok perhatian seperti ini padaku, kita jalani hidup kita masing masing”

Tegas Zea, Ia malas banget mendengar apa yang Ryan katakan, perhatian yang diberikan Ryan pada Zea, kedengaran menjijikkan bagi Zea untuk saat ini, setelah semua perselingkuhan Ryan terbongkar.

“Hanya guru sekolah paud belagu banget kamu!” Ryan yang merasa harga dirinya diinjak oleh Zea, menyindir pekerjaan yang selama ini Zea kerjakan, menjadi seorang pendidik untuk anak anak generasi penerus bangsa.

“Nggak ada yang salah dengan pekerjaanku, kenapa kamu menyinggung pekerjaan mulia ini! fokus sama masalah kita saja Ryan!” tegur Zea, Ia tak mau meneruskan berdebat mengenai pekerjaan yang selama ini digelutinya.

“Kamu lama lama nggak sopan Zea!” Ryan makin tidak fokus dengan tuntutan talak yang Zea minta, Ryan malah berputar putar dengan masalah yang tak ada sangkut pautnya dengan rumah tangga mereka berdua.

“Menghadapi orang sepertimu untuk saat ini tidak dibutuhkan kesopanan lagi Ryan! coba kamu pikirkan, sekarang apa yang bisa membuatku sopan menghadapimu atau bicara denganmu! nggak ada Ryan, rasa hormat dan patuh ku sudah hilang semenjak kamu memutuskan untuk berselingkuh dengan wanita masa lalu kamu itu!”

Bukannya takut Zea malah memberikan alasan yang menohok pada Ryan, agar Ryan menyadari kesalahan yang telah diperbuatnya beberapa bulan belakangan ini.

[Sikap Zea makin mencurigakan! jangan jangan dia juga punya pria lain diluar sana, beberapa bulan ini aku terlalu sibuk mengejar cinta Freya lagi, jadi aku kurang memperhatikan sikap dan tingkah laku Zea]

Ryan menatap tajam ke arah Zea, kecurigaan Ryan tidak mempunyai alasan sama sekali, hanya karena sikap Zea yang meminta talak padanya membuat Ryan mencurigai Zea juga berselingkuh sepertinya.

“Aku nggak jadi menceraikanmu Zea!” ungkapan Ryan membuat Zea bingung, Zea mengernyitkan dahinya mendengar apa yang Ryan katakan.

[Kenapa Ryan jadi berubah dengan cepat seperti ini? apa dipikirnya aku wanita yang gampang di bodohi olehnya, makanya seenaknya saja mengatakan hal yang tak masuk akal seperti ini, cckk sangat memalukan!]

Umpat Zea dalam hati, walaupun dia heran dengan sikap plin plan Ryan, tapi Zea nggak akan mau dipoligami oleh suaminya tersebut.

“Ya sudah kalau kamu nggak mau memberikan talak padaku sekarang, besok aku akan menggugat cerai kamu di kantor pengadilan agama”

Ucap Zea dengan tenang, tidak ada kekhawatiran sedikitpun di wajah Zea untuk menjadi seorang janda.

“Apa apaan kamu Zea! aku nggak akan menceraikan kamu” bentak Ryan, Ia bersikeras untuk tidak menceraikan Zea.

“apa selingkuhan kamu itu mau jadi istri keduamu Ryan? aku yakin pasti dia nggak akan mau, wanitamu itu kan wanita dari keluarga kaya dan punya harga diri yang tinggi, punya calon suami miskin saja dia nggak mau apalagi jadi istri kedua, eh tapi aku salah sepertinya!”

sindir Zea, Ryan mengernyitkan keningnya mendengar sindiran Zea yang cukup telak membuat hati Ryan berdenyut keras, dia tak menyangka mulut Zea sangat tajam.

“Zea! tutup mulut kamu…”

“Loh yang aku bilang benarkan, dulu karena kamu miskin kamu ditolak oleh keluarga wanita masa lalu kamu itu, terus dengan status kamu yang masih menjadi suami wanita lain, apa keluarga selingkuhan kamu itu mau menerimanya?”

Zea membuka fakta yang dulu Ryan alami, agar Ryan segera memutuskan pernikahan mereka berdua.

“Harusnya mereka mau, aku sekarang pengusaha muda yang sukses, dan aku rasa mereka tidak akan menolakku lagi” sahut Ryan dengan rasa percaya diri yang tinggi.

“Kamu terlalu bangga ya dengan status pengusaha itu Ryan”

“Aku harus bangga dengan pencapaianku ini Zea”

“Iya kamu memang harus bangga dengan pencapaianmu saat ini!” pungkas Zea dengan cepat.

“Cukup Zea, kamu jangan menyindirku lagi, Freya pasti mau menjadi istri keduaku, karena aku tahu kondisi keluarga mereka saat ini”

ungkap Ryan, Ia mencoba meminta pengertian dari Zea yang sudah di selingkuhi nya.

“Hhhmm biasanya wanita yang nggak tau malu, pasti mau menjadi yang kedua!” Zea masih belum puas melampiaskan sakit hatinya pada Ryan

“Zea…!” tangan Ryan terangkat hendak menampar wajah cantik istrinya tersebut yang telah menghina wanita yang dicintainya.

“Mau ngapain kamu Ryan? mau tampar aku! silahkan…” Zea malah memberikan wajahnya mendekat ke arah Ryan, melihat hal itu Ryan langsung mengepalkan tangannya, menahan diri agar tidak terprovokasi dengan sikap Zea saat ini.

“Please Zea, jangan memancing marahku!”

Zea menatap sebentar wajah Ryan yang memerah menahan marah, setelah itu Zea beranjak pergi meninggalkan Ryan.

Ryan dengan cepat menyambar lengan tangan Zea yang hendak pergi meninggalkan dirinya yang sedang diam terpaku.

“Mau kemana kamu”

“Ssstt lepas Ryan…!” Zea bukannya menjawab dia malah berusaha melepaskan dirinya dari cengkeraman tangan Ryan.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!