NovelToon NovelToon
Maaf , Aku Pergi

Maaf , Aku Pergi

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Mengubah Takdir / Romansa Fantasi
Popularitas:7.3k
Nilai: 5
Nama Author: Aliya sofya Putri

"Kak, hari ini jadikan pulang bareng?"
"Nggak bisa, Viona lagi sakit Gue harus segera bawah dia pulang."
"Kak, boleh nggak kerumah, Aku takut Kak."
"Imlie bisa nggak, nggak usah manja Gue lagi jagain Viona di rumah sakit. Lo sendiri dulu aja ya. Kan ada pembantu Sayang. Ingat! Jangan begadang ya."
"Hiks.. Aku juga sakit Kak. Tapi mengapa dia yang selalu menjadi prioritasmu."
Anak pembawa sial, Saya nyesal udah lahirin Kamu. Kenapa bukan Kamu saja yang mati hah?"
"Ck, anak sialan. Saya muak lihat Kamu."
"Mati aja sana Li, nggak guna juga. Papa sama Mama aja udah nggak anggap Lo anak."
"Mimpi apa Gue. Punya Adik berhati busuk kayak Lo."
"Aku memang gadis pembawa sial. Aku tidak pantas hidup. Tapi, tidak pantaskah Aku mendapatkan pelukan kasih sayang itu? Hahaha siapa juga yang akan memeluk gadis pembawa sial seperti Aku."
kisah ini tentang seorang gadis yang dengan ikhlas menerima segalah kebencian yang di berikan kepadanya. ingin tahu kelanjutannya yang penasaran bisa langsung baca🤭

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aliya sofya Putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 7

Happy reading<<<<<<<

<

 

"Baik, Saya ke sini untuk menjemput sang Ratu untuk menemui sang Raja.. Yaitu, Ratu Imlie Krafina." ujarnya dengan pena yang di jadikan mic.

"Nggak, Gue nggak mau. Bilang sama Ketua brengsek kalian itu Gue lagi males melihatnya. Jadi, katakan padanya jangan coba coba

nunjukin wajah Iblisnya itu di depan Gue hari ini, kalau nggak Gue bakal....."

Degh

"Bakal apa, hmm?" Imlie langsung terbungkam melihat tatapan yang begitu tajam dari Pria yang berdiri di depan pintu kelas dengan berkarisma.

Imlie mencoba menenangkan dirinya dan balik menatap Pria itu dengan berani. Aryan tersenyum tipis melihat tatapan galak Imlie bukannya merasa marah tapi dia malah gemes sendiri melihat gadisnya yang mencoba bersikap galak.

"Gue bakal tonjok Lo dan ulti

Lo hidup hidup." Ujar Imlie berani membuat semua orang menahan nafas, mereka kaget dengan sikap Imlie yang begitu berani. Padahal biasanya Imlie hanya diam saja.

"Wah, Bu Bos badas banget coy." ujar Mio pada Bobop.

"Iya woy!! Gue jadi kaget loh." jawab Bobop menatap kaget Imlie yang biasanya lemah lembut kini tampak berani. Apalagi ini pada Aryansyah Xabiru.

"Lucu." ujar Aryan singkat dan padat semua orang entah ingin takut atau ingin baper semuanya jadi satu.

Sedangkan Imlie memutar mata malas dan jelas di lihat Aryan.

"Ck." decak Imlie dan membuat semua orang kaget dengan keberaniannya.

"Ikut Gue." ujar Aryan yang sudah berada di depan mejanya Imlie.

"Nggak." tolak Imlie mentah mentah.

"nurut."

"Ngak."

"Nurut Sayang." mendengar kata sayang semua siswi langsung baper. Padahal itu panggilan buat Imlie tapi mereka yang baper mampus.

"Ck, Nggak mau Gue lagi malas."

"Mau jalan sendiri apa Gue gendong?" tanya Aryan dan Imlie diam memasang wajah jengah dan itu malah terlihat manis di mata Aryan, ingin sekali membawa gadisnya ini dari sini karena saking gemesnya.

"Ikut Gue Iml.....

"GUE BILANG NGGAK YA GAK. LO DENGAR NGGAK SIH? APA LO BUDEK TUAN ARYANSYAH XABIRU?" bentak Imlie dan berdiri langsung berhadapan dengan Aryan. Karena terlalu kesal dia tidak ingin melihat wajah Aryan sehari, tapi Pria ini malah menemuinya.

"Wwow!! Berani juga ya."

"Ngeri co, lihat tuh wajahnya Aryan." bisik para siswi.

"Wa, berani juga sahabat kita." bisik Emina.

"Gue suka perubahannya." balas Wardah tersenyum tipis melihat keberanian sahabatnya.

"Iya, Aku juga suka sih. Badas gitu, tapi Aku takut deh Anak Aku di ulti sama Si Aryan, apalagi raut wajahnya sudah berubah gitu." bisik Yoyo.

"Nah, Lo bilang anak Lo kan? Jadi, Lo sebagai Bapaknya harus berani dong buat lindungi Anak Lo Jel. Sanaaa." balas Emina pelan.

"Dih, Aku takuut Emii.. Wa tolongin Aku nih dari si bedak

Emina." adu Yoyo.

"Ck, diam Lo berdua." jawab Wardah menatap ketegangan di antara Aryan dan Imlie.

Jangan di tanyakan Bobop dan Mio lagi mereka sudah terdiam di tempat.

"Bu Bos mencetak sejarah nih, satu satunya orang yang membentak Ketua." bisik Mio dan Bobop mengangguk.

"Udah mulai berani hmm." balas Aryan dengan suara dinginnya. Dia masih tetap santai.

"YA, GUE BERANI..BUAT APA TAKUT SAMA IBL*S KAYA LO." teriak Imlie dengan kekesalan yang luar biasa.

Aryan belum melihat tangan Imlie yang di balut perban karena cardigannya Imlie menutup lukanya itu.

"Aaaakkkh.. LEPAS BR*NGSEK LEPASSSSS." teriak Imlie kaget karena langsung di gendong Aryan seperti karung beras.

"Lo harus di hukum Sayang." ujar Aryan dengan santai tanpa beban membawa Imlie di pundaknya. Sedangkan Imlie memukul mukul bahunya Imlie.

"LEPAS ARYAN.. LEPASSSS." teriak Imlie merontah semua orang di koridor menatap Aryan dan Imlie.

"Gue pengen deh di cintai ugal ugalan kaya gitu, yang penting cowoknya spek Kak Aryan, beruntung banget Imlie."

"Tapi, cocok kan Kak Aryan sama Kak Viona sih."

"Ya, itu kan Coupel Lo. Kalau Gue coupel Arlie lah." ujar para siswi.

"Sialan, lepas brengsek." marah Imlie Aryan menggeram kesal.. sudah sejauh apa gadisnya ini berubah.

"Bang.." teriak seorang Pria mengejar Imlie dan Aryan.

"Bang." teriaknya lagi dan menghalangi jalannya Aryan yang menggendong Imlie.

"Lo mau cari mati, hah?" bentak Aryan dengan tatapan mematikan.

"Maaf Kak.. Ituu...." jawabnya gugup karena takut dengan tatapan Aryan.

"Minggir Lo." ujar Aryan lagi.

"Maaf, Kak itu Kak Viona tadi pingsan diiii.....

"Si*l." desis Aryan dan Imlie yang melihat kelalaian Aryan dengan cepat memberontak dan turun dari pelukan Pria itu.

"Imlie." geram Aryan yang melihat Imlie menghindar.

"Maaf Kak, apakah biar Gue saja yang membantu Kak Viona? Karena......

"Berani Lo sentuh milik Gue. Gue bakal patahin tangan Looo." ujar Aryan membuat Imlie terdiam.

"Milik Gue?" lirih Imlie dan Aryan langsung menatapnya. Tapi Imlie menjauh.

"Ck, sana lihat tuh Milik Lo. Jaga baik baik jangan sampai di sentuh Pria lain." jawab Imlie dan berlari pergi. Aryan tadi sempat melihat mata Imlie yang berkaca kaca.

"IMLIEEE." bentak Aryan yang melihat Imlie mulai berlalu menjauhinya.

"Ck, sialan.... Di mana Viona?" tanya Aryan akhirnya pada Adik kelas itu karena dia khawatir

dengan kondisinya Viona.

"Di kelasnya Kak." jawabnya kemudian lagi dan lagi Aryan pergi.

"Heran deh Gue.. Viona seberpengaruh itu di hidupnya Bang Aryan padahal Kak Imlie ceweknya. Kalau Gue jadi Bang Aryan lebih milik Kak Imlie sih, cantik, baik, nggak lebay." batin Adik kelas itu.

Setelah pelajaran selesai kini waktunya bel istirahat, Imlie tadi sudah di integrasi teman temannya soal sikapnya dan Imlie menjawab spontan aja.

"Eh, Li.. Ke kantin yuk!!" ajar Wardah.

Imlie terdiam sejenak.

"Ke kantin? Ini uang buat ongkos pulang, kalau ke kantin nanti pulangnya Gue jalan kaki dong. Lagian lima rebu paling cuman cukup buat roti sama air mineral." batin Imlie.

"Eh, kalian duluan aja deh. Gue kagak lapar, terus lagi malas aja ketemu sama Kak Aryan di kantin." ujar Imlie.

"Baiklah!! Kalau gitu Kamu istirahat aja ya." ujar ketiga sahabatnya dan mereka pergi meninggalkan Imlie yang menahan lapar.

"Kayanya Gue harus bersembunyi di perpustakaan deh. Kan jam ketiga gurunya kagak ada. Takutnya Kak Aryan datang ke sini." batin Imlie sambil mengusap perutnya.

"Perut, sabar ya.. Pulang dulu baru Gue kasih makan. Kali ini sabar dulu ya, apagi Gue belum ada duit nih." ujar Imlie, karena dia pikir dia di kelas sendiri jadi dia berbicara saja. Tak tau saja jika ada seorang Pria yang mendengarnya. Ya, dia Pria yang jarang bicara yang waktu itu di pukul Aryan karena duduk dengan Imlie di kantin.

Setelah itu dia pergi dari depan kelasnya Imlie.

Saat Imlie berjalan melewati

koridor yang sepi karena semua siswa ada di kantin. Dia tak sengaja berpapasan dengan Alvian dan temannya.

Alvian menatap Imlie yang menunduk melewati mereka dia sempat melihat wajah itu yang agak pucat.

"Mau kemana Lo? Kantin bukan arah sini." ujar Alvian dingin menghentikan langkah kaki Imlie.

"Mau ke perpus Kak." jawabnya sopan seperti orang asing.

"Kalau sakit ke UKS, kalau lapar ke kantin, jangan buat orang susah di sekolah ini." ujar Alvian dingin.

"Maaf Kak, Saya nggak sakit

dan nggak lapar kok. Kalau gitu Saya permisiii." jawab Imlie kemudian menunduk sopan.

"Lo kenapa sih bro? Suka banget sinisin gadis itu." ujar temannya Alvian yang melihat tatapan Alvian masih menuju pada Imlie yang sudah menjauh berbelok ke arah perpustakaan.

"Ck, dia belum makan apapun. Ck, buat apa Gue pikirin. Dia mau mati ke mau kenapa Kek Gue nggak peduli." batin Alvian dan pergi dengan temannya.

.

.

.

Sedangkan di kantin Anggota blackxabir sedangkan berada di meja mereka tak lupa satu gadis yang nyempil pada mereka. Siapa lagi kalau bukan Si Viona.

Saat ketiga sahabat Imlie masuk ke kantin Aryan langsung menatap mereka mencari keberadaan Imlie.

"Di mana gadis Gue?" tanya Aryan to the point pada ketiga sahabat Imlie yang melewati mereka.

"Tuh, gadis Lo." tunjuk Wardah pada Viona.

"Aamin." batin Viona mengaminkan. Nggak tau malu banget ya..

1
Indah Puspia Sari
peran cewek terlalu bodoh kak,
Sari Nilam
mmg ada ya ibu kandung sejahat itu? kk2 dan ayahnya juga ?lha mendingan imlie ade kandungnya abian aja. sedihlah duanggap pemawa sial
Padang Lua
kapan ubdatenya
Aliya sofya Putri: sabar ya kak aku masih nyelesain novel aku yang berjudul Antara cinta atau balas dendam
total 1 replies
Aliya sofya Putri
maaf ya kak kalau novelnya kurang memuaskan
falea sezi
novel pret
falea sezi
novel jelek
falea sezi
novel apaanmenye menye gini
falea sezi
kabur jauhh anjing
falea sezi
pergi jauh oon
falea sezi
cwek lemah menye menye
falea sezi
pergi jauh imli trs cari krja gpp susah asal bahagia bebas dr manusia toxic
Thuty Natasya
seperti gk asing ceritanya🤭
Adek Denu
upp dong thor😍
Aliya sofya Putri: oke tapi jangan lupa like ya🙏🙏
total 1 replies
Nadia Ulfani
karakter ceweknya terlalu menye menye, gasuka
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!