NovelToon NovelToon
Pembalasan Nona Yang Sempurna

Pembalasan Nona Yang Sempurna

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / Balas Dendam / Mengubah Takdir
Popularitas:3.2k
Nilai: 5
Nama Author: HartaKarun

semua yang kulakukan selama ini ternyata tidak berarti apapun bagi mereka,orang yang kuhormati,kusayangi dan kucintai mengkhianati ku begitu saja.
menyaksikan kematian ku seperti pertunjukkan yang menghibur mereka,aku sungguh bodoh...
memilih mereka yang tidak memilih ku..yang hanya memanfaatkan ku..aku menyesal...
aku tidak menerima takdir ini....aku menolak...
aku meminta pembalasan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon HartaKarun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

chapter 7

“Masuklah,bersihkan diri dulu baru istirahat,aku masih harus balik kekantor”Devan mengelus rambut ku dan jarinya merapikan rambut ku menyelipkan nya ketelinga ku,aku hanya menatap dalam diam.

“apa yang dikatakan Nina tadi tidak benar,percayalah padaku.Love,aku tidak akan pernah menyakiti mu seumur hidup ku,tujuan hidupku hanyalah untuk menjaga mu tetap ada.aku bisa mati jika kamu meninggal kan ku.kamu hidup ku”Devan membungkuk,tangannya memegang lengan ku,menatap lurus kepada ku.

Hanya ketulusan yang kulihat dari matanya,”aku…aku percaya pada mu”aku menundukkan kepala ku setelah mengatakan hal itu.

“Tidak apa-apa jika kamu ragu sekarang,kamu hanya perlu memberiku waktu untuk membuktikan perkataan ku”ia mengusap rambut ku.

“Masuk lah Love,pasti ini berat bagimu berhadapan dengan wanita licik seperti Nina,jika kamu bertemu dengannya lagi bahkan jika kamu menampar nya itu tidak masalah,aku akan membereskan segalanya”

Aku tertawa,”baiklah,senangnya punya pelindung seperti ini”dengan Devan berkata seperti tentu saja aku tidak akan menolak,harus ku akui sekarang aku hanya bisa bergerak dengan dukungan Devan dari belakang.

Didalam perjalanannya balik menuju kantor,Devan mengambil handphone nya dan memanggil sebuah nomor,

“Halo Tuan Devan,adakah yang bisa saya bantu?”suara dari seberang,

“Tidak ada Pak Dika,hanya saja saya berfikir apakah kerja sama kita akan dilanjutkan atau..”

“Tuan Devan,adakah perbuatan saya yang salah?saya mohon Tuan Devan untuk memberikan saya kesempatan lagi,saya akan berusaha dengan maksimal”suara Dika bergetar memohon

“Hm,sebaiknya kamu jaga tunangan mu itu,ia mencoba melukai tunangan saya,jika ia melakukan itu lagi jangan salahkan aku bersikap kejam,sebaiknya kamu disiplinkan dia”

“Baik..baik..maafkan atas kelalaian saya,saya pastikan hal seperti ini tidak akan terjadi lagi”Devan menutup panggilan itu.

Ditempat lain,diperusahaan Mentari Grup,tepatnya dikantor Ceo.Dika membanting handphonenya dengan marah.

Sialan,sepertinya selama ini ia terlalu memanjakan tunangan kecilnya itu,beraninya jalang kecil itu menyinggung tunangan Tuan Devan,apakah otak kecilnya tidak memikirkan dampak yang akan ia timbul kan.

Dengan amarah Dika berteriak pada sekretarisnya diluar,”panggil Nina untuk segera datang kekantor saya”

Nina berjalan cepat memasuki perusahaan,didalam lift menuju atas ia menghela nafas dengan cepat,memainkan kedua jarinya,ia gugup.

Tiba di atas ia langsung diarahkan oleh sekretaris tunangan nya untuk langsung masuk kedalam kantor.

Saat masuk ia melihat Dika sedang berdiri membelakanginya menatap ke jendela kantornya memandangi pemandangan dari lantai 11 kantornya.

“apakah kamu tau berapa lamanya bagiku untuk mencapai hal ini?”

Sialan,tunangan nya benar-benar marah sekarang

“Aku..aku tidak tau”jawab Nina dengan suara lirih

“Hah kamu tidak tahu namun kamu hampir saja menghancurkan kerja keras ku selama belasan tahun ini”suara Dika meninggi

“Sayang,maaf kan aku…”Nina berjalan cepat berlutut disisi Dika dengan memegang tangannya,

“Aku salah…mafkan aku..sayang aku menyesal..aku tidak akan melakukan nya lagi”wajah Nina berderai air mata

Dika menatapnya,”anggap saja ini peringatan agar kamu mengingatnya dan tidak mengulanginya lagi”

Dika mengangkat tangannya,suara tamparan menggema didalam ruangan itu,wajah Nina menoleh kesamping tangan kirinya memegang sisi wajah yang terkena tamparan itu.

“Nina,sayang aku bisa saja menerima sikap sombong mu diluar,tentu saja sebagai calon nyonya pantas lah kamu bersikap seperti itu namun kamu harus memperhatikan siapa yang kamu lawan.tentu saja aku menyayangi mu namun aku lebih menyayangi kerja keras ku”

“ingatlah,masih banyak gadis muda diluar sana yang bisa menggantikan posisimu”Dika keluar dari ruangan itu.

Nina meninju tanah dengan tangan kirinya,sialan,ini semua karena Agata yang sok itu,jika bukan karena kakaknya yang tidak kompeten ia mana mau merendahkan diri bertunangan dengan Dika orang tua itu,sialan…sungguh sial…bagaimana ia bisa jatuh sejauh ini..ia yang seharusnya berada di puncak kekuasaan harus menundukkan kepalanya sekarang…benci..Nina membenci semua ini..ia benci kakak nya Gelen yang sangat tidak berguna..ia benci keluarganya…sungguh sial terjebak dengan keluarga yang seperti ini…seandainya saja dia masih….

Tidak..tidak….bagaimana bisa aku memikirkan orang itu…

1
mia
bagus bangettttt 🫶🏻
mia
nggak sabar ngeliat pov Devan tentang masa lalu mereka
Meyke Bawole
cerita bagus
awesome moment
d yg g pas disini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!