NovelToon NovelToon
The Antagonist From Paris

The Antagonist From Paris

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Balas Dendam / Time Travel / Dark Romance / Bad girl / Antagonis
Popularitas:5k
Nilai: 5
Nama Author: Vanilla Ice Creamm

Pantanganya hanya satu, TIDAK BOLEH MENIKAH. Jika melanggar MATI MEMBUSUK

Putus asa dan hancur, Bianca Wolfe (25) memilih mengakhiri hidupnya dengan melompat dari apartement Le Manoir d'Argent yang mewahnya di pusat kota Paris, Perancis. Namun, maut menolaknya.

​Bianca terbangun di ranjang mewahnya, dua tahun sebelum kematian menjemputnya. Di sebelahnya cermin, sesosok kuasa gelap bernama Lora menagih janji: Keajaiban tidaklah gratis.

​Bianca kembali dengan satu tujuan. Ia bukan lagi gadis malang yang mengemis cinta. Dengan bimbingan Lora, ia menjelma menjadi wanita paling diinginkan, binal, dan materialistis. Ia akan menguras harta Hernan de Valoisme (40) yang mematahkan hatinya, dan sebelum pria itu sempat membuangnya, Bianca-lah yang membuangnya lebih dulu.

​Kontrak dengan Lora memiliki syarat: Bianca harus terus menjalin gairah dengan pria-pria lainnya untuk menjaga api hidupnya tetap menyala dan TIDAK BOLEH MENIKAH.

Jika melanggar, MATI.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vanilla Ice Creamm, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

7. Bekerja Sama

Lidah Mateo yang panas dan lincah menyapu permukaan inti Bianca yang berwarna merah muda cerah—polos tanpa sehelai bulu, terekspos begitu indah di depan matanya. Tak puas hanya dengan lidah, jari-jari Mateo turut bekerja, menyusup ke sela-sela lipatan sensitif yang kian banjir pelumas.

​"Basah, manis, dan nikmat sekali milikmu, Sayang," geram Mateo di sela jilatannya yang rakus. Pria dewasa itu benar-benar seorang predator di ranjang; ia tidak hanya ingin memuaskan, tapi juga ingin menandai wilayahnya dengan cara yang paling mesum.

​Mateo mengangkat pinggulnya, memberikan dorongan ritmis saat kejantanannya yang besar dan tegang masuk sepenuhnya ke dalam mulut sensual Bianca. Mateo mengerang saat merasakan kehangatan dinding mulut Bianca yang menjepit miliknya dengan presisi.

Bianca tidak bisa bersuara, hanya gumaman ambigu yang tertahan di tenggorokannya. Sesekali ia tersedak pelan saat Mateo sengaja menghujamkan miliknya lebih dalam, memaksa Bianca menerima ukurannya yang maksimal. Mateo benar-benar pria yang kotor; ia mencengkeram pantat Bianca, memastikan posisi wanita itu tetap berada tepat di atas wajahnya agar ia bisa terus menyesap sisa-sisa gairah Bianca tanpa terlewat sedikit pun.

​Dominasi Mateo terasa begitu liar.

Sebagai pria yang sudah makan asam garam dalam urusan ranjang, ia tahu cara memanipulasi tubuh Bianca hingga wanita itu gemetar hebat.

​"Terus, Bianca... telan semuanya seolah kau memang diciptakan hanya untuk melayaniku," bisik Mateo dengan suara yang berat dan penuh tuntutan, membuat adrenalin dan birahi Bianca meledak di saat yang bersamaan.

Mateo menarik wajahnya dari sela paha Bianca, wajahnya basah oleh cairan gairah wanita itu. Ia menatap pantat padat Bianca yang masih menungging di depan wajahnya, lalu memberikan kecupan basah yang meninggalkan jejak panas di sana.

​"Ambil kendalimu, Bianca. Tunjukkan padaku bagaimana cara jalang kelas atas sepertimu menunggangi pria," perintah Mateo dengan suara serak.

​Bianca memutar tubuhnya, rambut pirangnya yang berantakan tersampir di bahu. Ia menatap kejantanan Mateo yang berdenyut tegak, tampak mengerikan sekaligus menggoda di bawah cahaya lampu kamar yang temaram.

​"Woman on top? Tentu, Daddy," bisik Bianca dengan senyum nakal yang menantang.

​Bianca merangkak naik, memosisikan dirinya di atas perut keras Mateo. Ia menggenggam milik Mateo dengan jemarinya yang lentik, mengarahkan ujungnya yang tumpul dan basah tepat di mulut liang nikmatnya yang sudah terbuka lebar. Perlahan, ia menurunkan pinggulnya.

​"Aaahhh..." Bianca mendongak, matanya terpejam saat merasakan ukuran Mateo mulai merobek kehangatannya. Ia masuk inci demi inci, membiarkan dinding rahimnya dipaksa melebar oleh ketebalan pria Spanyol itu.

​Mateo mencengkeram pinggang Bianca, membantunya menghantam hingga ke pangkal. "Kau begitu sempit, Bianca. Seperti tidak pernah dimasuki pria selama bertahun-tahun. Apa kau sengaja menyimpan hanya untukku?" ucap Mateo sambil meremas bokong Bianca dengan kasar hingga meninggalkan bekas kemerahan.

​Bianca mulai bergerak naik-turun dalam ritme yang lambat dan menyiksa. "Milikmu terlalu besar, Mateo... kau membuatku merasa penuh sampai ke ulu hati," erangnya sambil memutar pinggulnya, menciptakan gesekan yang membakar saraf. Bianca tersenyum penuh arti sambil 'bekerja' tentu saja, selama ini aku hanya bersama Hernan tak pernah berganti pasangan.

​Mateo tertawa rendah, tangannya naik untuk memilin puting Bianca yang menegang keras. "Jangan berhenti, jalang kecil. Terus goyang pantatmu. Aku ingin melihat dadamu berguncang saat kau melahap milikku. Berikan aku tontonan yang paling kotor malam ini."

​Bianca semakin menggila. Ia mencondongkan tubuhnya ke depan, membiarkan payudaranya bergesekan dengan dada bidang Mateo sambil terus memacu ritme di bawah sana. Suara decakan basah pertemuan kulit mereka memenuhi ruangan, menciptakan harmoni binal yang memicu adrenalin.

Mateo merenggut tubuh Bianca ke depan dengan satu sentakan kasar, memaksa dada wanita itu menumbuk tepat di wajahnya. Guncangan payudara Bianca yang kenyal dan padat menghantam hidung serta mulut pria Latin itu, menyebarkan aroma parfum mahal bercampur keringat gairah.

​"Apa dadaku menyakitimu, Daddy?" goda Bianca dengan nada manja yang dibuat-buat. Ia sengaja menamparkan kedua payudaranya ke wajah Mateo, kiri dan kanan, sambil memberikan senyum paling binal yang ia miliki.

​Mateo tidak menghindar. Sebaliknya, ia membuka mulutnya lebar-lebar, membiarkan dadanya terhantam sambil menyesap kulit halus Bianca dengan rakus. Ia mencengkeram pinggang Bianca lebih erat, memastikan setiap guncangan di atasnya terasa semakin dalam menghujam intinya.

​"Sakit? Justru aku ingin kau membunuhku dengan gumpalan daging sialan ini," geram Mateo serak, suaranya teredam di sela-sela belahan dada Bianca.

​Pria itu mendongak, matanya berkilat penuh nafsu yang kotor. "Terus tampar wajahku dengan payudaramu, Bianca. Biarkan putingmu yang keras ini mencolok mataku jika perlu. Aku suka wanita yang tahu cara menggunakan tubuhnya sebagai senjata. Jangan beri ampun, teruslah bergerak."

​Mateo meraih salah satu puting Bianca dengan giginya, menariknya pelan hingga Bianca memekik nikmat, sementara pinggulnya terus melakukan hentakan dari bawah untuk menyambut setiap goyangan maut Bianca.

Mateo tidak lagi puas hanya berada di bawah. Dengan satu gerakan dominan, ia membalik tubuh Bianca hingga wanita itu tersungkur di atas ranjang dengan posisi menungging. Mateo berlutut di belakangnya, menatap pemandangan pantat padat Bianca yang terekspos sempurna di depannya.

​Tanpa basa-basi, Mateo menghujamkan miliknya kembali ke dalam lubang nikmat Bianca dari belakang.

​"Aaahhh! Mateo!" teriak Bianca saat merasakan penetrasi itu terasa jauh lebih dalam dan menekan titik sensitifnya dengan kasar.

​Mateo merunduk, menempelkan dada bidangnya ke punggung Bianca yang licin oleh keringat. Kedua tangannya menyusup ke bawah, mencengkeram payudara Bianca yang berguncang hebat. Ia tidak sekadar memegang; jemarinya memilin dan menarik puting Bianca dengan kasar seiring dengan hentakan pinggulnya yang semakin liar dan tak beraturan.

​"Kau suka ini, jalang kecil? Lihat bagaimana tubuhmu gemetar setiap kali aku menghantammu sedalam ini," bisik Mateo tepat di telinga Bianca, suaranya berat dan penuh gairah kotor.

​"Ya, Daddy... lebih dalam! Hancurkan aku!" rintih Bianca, suaranya pecah di antara desahan napas yang memburu.

​Tempo permainan Mateo meningkat. Suara kulit yang beradu dan decakan basah memenuhi ruangan. Mateo menarik sedikit rambut Bianca ke belakang, memaksa wanita itu mendongak dan membusungkan dadanya saat ia melakukan hentakan-hentakan pendek namun sangat kuat.

​"Kau milikku malam ini, Bianca. Telan semuanya!"

​Bianca mulai merasakan gelombang panas yang dahsyat. Dinding rahimnya menjepit milik Mateo dengan sangat ketat, memberikan sinyal bahwa ia sudah berada di ambang batas. Seluruh tubuhnya bergetar hebat di bawah kendali penuh pria Spanyol itu.

​"Aku... aku akan sampai! Ahhh!" Bianca memekik kencang saat orgasmenya meledak, tubuhnya mengejang kaku sementara cairan nikmatnya membanjiri sela-sela paha mereka.

1
Yolanda
kelakuanmu aja spt itu bianca?
gmn laki mau menghargai
Sinchan Gabut
rencana Lora mateng bener 😆
Vanilla Ice Creamm: mateng puun ya kak,, bianca gk sbr ngu 2 tahun.. sm2 diputusin soalnya
total 1 replies
tami
loh, aku bacanya dah sampai chapter ini 🤣 ga kerasa wkwkwk coba pergi ke prindavan sesuai saran komen di atas kak 🤣🙏🏻
Vanilla Ice Creamm: hahaha ya ampun kak,,
total 1 replies
tami
tiba2 banget emaknya dateng dan nyuruh nikah? 😳
Laila Sarifah
Nah lho emaknya Hernan suruh Bianca menikah dengan Hernan. Padahal Bianca masih mau cari mangsa lain dulu🤭
Vanilla Ice Creamm: ngg bs kak, dtg nya mlh dikehidupan kedua.. saat bianca tlh ada kesepakatan gelap
total 1 replies
Laila Sarifah
Lah Hernan belum moveon ternyata. Aurelie juga malah milih aki-aki😫
Aruna02
lo suka juga sama tukang Bianca 🤣🤣 kebangetan
Aruna02
semakin 3d4n si lora 🤣
Vanilla Ice Creamm: dia kan iblis kak
total 1 replies
Pengabdi Uji
Lora ini apa iya dlu nya manusia jg
Vanilla Ice Creamm: manusia kak.. nti di jlskkan dia itu bls dendam
total 1 replies
Pengabdi Uji
Hehehe ayo mulai perburuannya sampai duit lu banyak Bianca
tami
wah, lora ini emang picik yaa 😳 bener2 the real antagonist
tami
loh? kuat juga imannya si elias ini yaaa bisa2nya tidak terjerat dengan bianca
Sinchan Gabut
intinya g boleh ada rasa "kasih & sayang".

Lora lo abis di sakitin siapa weh? jdiin Bianca like u gt?
Sinchan Gabut
waduh, bacanya d waktu yang g tepat. lagi makan 😭
Vanilla Ice Creamm: smoga gk mual ya kak. maaf.
total 1 replies
Alessandro
hufttt... serah lu aja lah🔪
Alessandro
what sih, Bianca... omegot
Laila Sarifah
Kuat bgt imannya Elias😂
Laila Sarifah
Malah di tawarin pria berbeda suku dan ras, yg ada Lora malah seneng Bianca mencoba semuanya😫
Vanilla Ice Creamm: kan bersukutu dg iblis kak 🙈
total 1 replies
Aruna02
💋sangat hot wajib baca 😘😘😘
Aruna02
wah wah si lora ini emang biang nya jahad 🤪🤪nggak bisa negosiasi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!