NovelToon NovelToon
Pewaris Kekuatan Dewa Api

Pewaris Kekuatan Dewa Api

Status: tamat
Genre:Fantasi Timur / Kebangkitan pecundang / Harem / Tamat
Popularitas:3.7k
Nilai: 5
Nama Author: Wang Qiu'er

Di benua Xuanyuan yang luas, di mana kekuatan kultivasi menentukan segalanya, keluarga besar Lin menguasai wilayah Selatan dengan gemilang. Lin Feng, putra sulung dari garis keturunan utama, seharusnya menjadi harapan masa depan keluarga. Namun, saat upacara pembukaan dantian di usia 12 tahun, kebenaran kejam terungkap: dantiannya rusak parah sejak lahir, meridiannya tersumbat, dan qi langit & bumi tak mampu mengalir masuk.

Sejak saat itu, julukan "Tuan Muda Sampah" melekat padanya. Saudara-saudara tiri yang iri, tetua keluarga yang kecewa, serta para pelayan yang dulu merendah kini berani menghinanya secara terang-terangan. Tunangannya yang cantik dari sekte terkemuka membatalkan pertunangan dengan alasan "tak layak", dan ayahnya sendiri, Patriark Lin, hanya bisa menghela nafas sambil menatap sedih anaknya.

Namun, takdirnya mulai berubah ketika Lin Feng mewarisi kekuatan Dewa Api.
Bagaimana kisah Lin Feng? Yuk, ikuti kisahnya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wang Qiu'er, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21

Langit di atas Lembah Api Terlarang mulai gelap saat Lin Feng, Ye Qingyu, dan adiknya, Ye Xiao Yu, keluar dari lembah yang kini sunyi. Xiao Yu masih lemah, berjalan tertatih dengan tangan memegang erat lengan kakaknya. Ye Qingyu sesekali menoleh ke belakang, seolah tak percaya kutukan itu benar-benar berakhir.

Lin Feng berjalan di depan, api putih murni samar-samar melingkari tubuhnya seperti pelindung tak terlihat. Ia merasakan sesuatu, sebuah aura api yang familiar, tapi bercampur emosi yang rumit.

Tak lama kemudian, dari balik batu obsidian retak di mulut lembah, muncul sosok berjubah merah darah. Huo Ling’er berdiri sendirian, tanpa pengawal, tanpa ayahnya yang lemah. Rambut merah panjangnya berkibar ditiup angin panas lembah, matanya yang biasanya dingin kini penuh campuran amarah, cemburu, dan sesuatu yang lebih dalam, hasrat yang tak bisa lagi disembunyikan.

“Lin Feng,” panggilnya dengan suara yang bergetar tapi tegas. “Kau… membunuh paman ku.”

Lin Feng berhenti, menoleh pelan. Api putih di matanya berkilat dingin.

“Huo Yan Mie sudah mati. Ia hancurkan sekte Qingyu, kuras jiwa adiknya, dan coba ambil kekuatanku. Kau tahu itu.”

Huo Ling’er melangkah maju, jubah merahnya tersingkap memperlihatkan lekuk tubuhnya yang atletis dan indah, puncak kembarnya penuh yang tertekan di balik kain tipis, pinggang ramping, dan paha panjang yang terlatih kultivasi api. Tapi kali ini, auranya bukan lagi sombong seperti dulu. Ada kerapuhan di balik tatapan itu.

“Aku tahu,” jawabnya pelan. “Aku tahu paman ku monster. Ayahku… juga hancur karena kau. Tapi aku datang bukan untuk balas dendam.”

Ye Qingyu langsung waspada, bayangan gelap melingkari tubuhnya seperti perisai. Ia menarik Xiao Yu lebih dekat, matanya tajam menatap Huo Ling’er.

“Kalau bukan balas dendam, untuk apa kau di sini? Jangan dekat-dekat Lin Feng.”

Huo Ling’er menatap Ye Qingyu sekilas—tatapan penuh iri yang tak bisa disembunyikan. Ia melihat bagaimana Ye Qingyu memegang lengan Lin Feng, bagaimana tubuh mereka begitu dekat, bagaimana aura api Lin Feng seolah melindungi gadis itu sepenuhnya.

“Aku datang… untuk bergabung,” kata Huo Ling’er, suaranya hampir berbisik. “Klan Huo sudah runtuh. Ayahku cacat seumur hidup. Aku tidak punya tempat lagi. Tapi aku tahu… kau butuh sekutu yang kuat. Aku punya teknik api Klan Huo, Api Naga Sembilan Kepala yang bisa melengkapi api mu. Dan aku… aku bisa jadi apa saja yang kau mau.”

Lin Feng menyipitkan mata. “Apa maksudmu ‘apa saja’?”

Huo Ling’er melangkah lebih dekat, mata merahnya menatap Lin Feng tanpa berkedip. Ia membuka ikatan jubah atasnya sedikit, memperlihatkan belahan dada yang dalam dan kulit putih mulus yang berkilau karena keringat lembah panas.

“Aku tahu kau punya dia,” katanya sambil melirik Ye Qingyu. “Tapi aku juga tahu… api mu haus. Aku bisa beri kau kekuatan baru. Dan… aku bisa beri kau tubuhku. Malam ini, besok, kapan pun kau mau. Aku tidak keberatan jadi… milikmu.”

Ye Qingyu langsung maju selangkah, bayangan gelapnya membentuk duri tajam di sekitar Huo Ling’er sebagai peringatan.

“Jangan berani mendekat,” desisnya. “Lin Feng milikku. Dan kau… hanya sisa-sisa klan yang pernah menghinanya.”

Huo Ling’er tidak mundur. Matanya berkaca-kaca, bukan karena takut, tapi karena cemburu yang membara.

“Aku tahu kau lebih dulu bersamanya. Aku tahu dia memilihmu. Tapi aku tidak bisa berhenti memikirkan dia sejak hari di plaza itu. Saat dia bakar pasukan Klan Api Hitam… aku merasa… api ku memanggilnya. Aku ingin dia. Aku ingin jadi bagian dari kekuatannya. Bahkan kalau harus berbagi.”

Lin Feng diam lama. Api putih di tubuhnya berdenyut pelan, seolah merasakan konflik di dalam dirinya.

“Aku tidak butuh sekutu yang datang karena hasrat semata,” katanya dingin. “Dan aku tidak akan pernah menyakiti Qingyu.”

Huo Ling’er tersenyum pahit. “Aku tahu. Tapi aku juga tahu… api mu tidak pernah puas dengan satu orang. Kau adalah Api Abadi. Dan aku… siap dibakar olehmu.”

Ia berlutut pelan di depan Lin Feng, jubahnya terbuka lebih lebar, memperlihatkan tubuh yang sempurna, dua puncak kembar bulat penuh, pinggang ramping, dan aura api merah yang menyala lembut di kulitnya.

“Ambil aku… atau bunuh aku di sini. Aku tidak akan pergi.”

Ye Qingyu mengepalkan tangan, tapi ia menatap Lin Feng, menunggu keputusan pria itu.

Lin Feng menatap Huo Ling’er lama. Lalu ia mengulurkan tangan, bukan untuk memeluk, tapi untuk mengangkat dagu gadis itu agar menatap matanya.

“Kau ingin jadi bagian dari apiku? Baik. Tapi dengan syarat.”

Huo Ling’er menelan ludah, matanya penuh harap.

“Kau akan ikut kami. Kau akan lindungi Xiao Yu seperti saudaramu sendiri. Kau akan patuh pada Qingyu sebagai istri pertamaku. Dan kalau kau coba apa pun yang menyakitinya… aku akan bakar kau hingga tak tersisa nama.”

Huo Ling’er tersenyum, senyum penuh kemenangan dan kerendahan hati. “Aku terima.”

Ye Qingyu membelalak, tapi Lin Feng menoleh padanya, tangannya meraih tangan gadis itu.

“Qingyu… aku tidak akan pernah tinggalkan kau. Tapi kalau dia benar-benar bisa jadi sekutu… biarkan dia bukti dulu.”

Ye Qingyu diam lama, lalu mengangguk pelan. “Baik. Tapi kalau dia macam-macam… bayanganku akan telan dia sebelum api mu sempat menyentuh.”

Huo Ling’er berdiri, mendekat ke Ye Qingyu, dan berlutut lagi—kali ini di depan kakak beradik itu.

“Aku janji akan lindungi kalian. Dan… aku akan belajar dari kau, Kak Qingyu.”

Ye Qingyu menghela napas panjang, lalu mengulurkan tangan. Huo Ling’er mencium punggung tangan itu pelan, tanda penyerahan.

Malam itu, mereka mendirikan kemah di luar lembah. Huo Ling’er duduk agak jauh, matanya sesekali melirik Lin Feng dan Ye Qingyu yang saling peluk di dekat api.

Ye Qingyu berbisik di telinga Lin Feng. “Kau yakin?”

Lin Feng mencium keningnya. “Aku yakin kau tetap nomor satu. Dan kalau dia coba apa-apa… kau boleh bakar dia dengan bayangan mu.”

Ye Qingyu tersenyum kecil. “Malam ini… aku ingin kau ingatkan aku lagi kalau aku yang kau inginkan.”

Lin Feng menariknya lebih dekat. “Janji. Dan mungkin… suatu hari, kita bertiga bisa… saling melengkapi.”

Api putih membara pelan di malam itu—semakin kuat, semakin hangat, dan semakin rumit.

1
Dian Pravita Sari
gak gaya tamat Curtis ngambang srmua
Dian Pravita Sari
dlogok jarang gak teks aku pules kau smbil. links. gak tanggung jawab jgn hynkejst kontrak yo. lejat reputasi fukl th mana bagian boro konsumen mau aku protes biar do blek. list kmli
Lekat Wahyudi
😍👍👍
༄🥑⃟⍟Mᷤbᷡah²_Atta࿐
Ceritanya menarik untuk dibaca 👍
Wang Chen: semoga terhibur ya kak
total 1 replies
༄🥑⃟⍟Mᷤbᷡah²_Atta࿐
Awal cerita sudah bagus 👍
Wang Chen: terimakasih, kak.
total 1 replies
🄱🅃🅃🄷_Wₐₙg Yᵤₓᵢᵤ
mantap
Wang Chen: terimakasih kak
total 1 replies
🄱🅃🅃🄷_Wₐₙg Yᵤₓᵢᵤ
ok
🄱🅃🅃🄷_Wₐₙg Yᵤₓᵢᵤ
Mulai baca
Wang Chen: selamat membaca kak
total 1 replies
Wang Chen
Jika suka dengan karya ini, jangan lupa kasih like, comment, share, subscribe, dan follow ya hehe
Wang Chen
bantu likom ya gess
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!