NovelToon NovelToon
Pembalasan Untuk Para Penghianat

Pembalasan Untuk Para Penghianat

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Pelakor / Ibu Tiri / Saudara palsu
Popularitas:2.5k
Nilai: 5
Nama Author: Leni Anita

Setelah kepergian sang ayah untuk selama nya, Clarisa mendapati satu kenyataan pahit bahwa suami nya telah mendua kan diri nya. Hal yang lebih menyakitkan adalah wanita yang menjadi selingkuhan nya adalah adik tiri nya.

Sang suami lebih memilih sang adik dan hal itu di dukung oleh ibu tiri nya, Clarisa kembali ke kampung halaman ibu nya dan tinggal bersama sang nenek setelah dia memilih berpisah dari pada di madu.

Tapi ternyata takdir berkata lain, Clarisa bertemu dengan seorang pria yang ternyata adalah bos dari sang mantan suami. Pria itu jatuh cinta pada Clarisa kemudian menikahi nya.

Suami baru Clarisa membawa nya kembali ke kota tempat di mana sang mantan suami dan keluarga nya berada, kedatangan Clarisa kali ini membuat dia mengetahui rahasia di balik kecelakaan yang merenggut nyawa ibu nya puluhan tahun yang lalu.

Ikutan kisah Clarisa yang membalas perbuatan orang yang menjadi dalang di balik kecelakaan yang di alami oleh ibu hingga membuat sang ibu meregang nyawa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Leni Anita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

07

"Sialan, berani nya dia berkata seperti itu!" Dengus Wulan dengan sangat kesal.

"Kita harus membuat nya keluar dari rumah ini secepat nya, Mama udah muak lihat wajah nya!" Mama Lia pun ikut menimpali.

"Aku harus bisa membujuk ma Arvin agar segera membuang nya, aku ingin menjadi satu - satu nya istri mas Arvin!" Ujar Wulan sambil membanting sendok nya hingga menimbulkan bunyi dentingan di atas piring nya.

"Kita akan buat dia keluar dari rumah ini tanpa membawa apa - apa, kita akan kuasai semua nya sama seperti kita menguasai harta orang tua nya!" Mama Lia berkata sambil menyungging kan senyuman licik di sudut bibir nya.

Tanpa Risa sadari bahwa dia telah memelihara 2 ekor ular berbisa di rumah nya, ular yang akan mematuk nya suatu hari nanti.

Risa segera bersiap, hari ini dia akan berbelanja bulanan untuk kebutuhan rumah tangga nya. Kini Risa harus berbelanja lebih banyak bahan makanan karena sekarang di rumah nya bertambah 2 orang dewasa yang harus dia kasih makan.

Risa adalah wanita yang mandiri, sebelum menikah dengan Arvin dia adalah seorang wanita karir. Tapi setelah menikah Arvin meminta nya untuk berhenti bekerja dan fokus mengurus rumah tangga nya. Demi bakti nya pada sang suami, Risa pun akhir nya rela berhenti bekerja dan menjadi ibu rumah tangga sentuh nya.

Risa berbelanja sendiri tanpa bantuan dari asisten rumah tangga nya, dia bahkan membawa mobil sendiri. Risa terbiasa bekerja sejak kecil, sejak ibu nya meninggal dalam kecelakaan itu. Risa di urus oleh bi Marni, yang bekerja sebagai asisten rumah tangga di rumah orang tua nya.

"Loh, itu kan mas Arvin!" Risa terkejut saat ketika dia melintas di salah satu toko yang ada di mall.

Risa tidak sengaja melihat Wulan yang sedang berbelanja di temani oleh sang suami, Risa berjalan mendekati mereka. Tapi sebelum dia masuk ke dalam toko itu, seseorang memanggil nama nya dari belakang.

"Risa, Risa tunggu!" Risa mendengar suara seorang wanita memanggil nya.

Risa membalikkan kan badan nya dan dia melihat sahabat nya sejak duduk di bangku kuliah dulu tersenyum pada nya.

"Bian!!!" Risa sejenak lupa akan tujuan nya dan langsung berjalan mendekati mereka.

"Risa apa kabar?" Wanita muda dengan tampilan modis itu memeluk Risa dengan erat.

"Baik Bian, kamu apa kabar?" Risa balik bertanya pada Bianka, sang sahabat.

"Aku juga baik Ris, aku baru satu minggu kembali ke kota ini. Selama ini aku ikut mas Adam yang yang bekerja di Samarinda!" Jelas Bianka pada Risa.

"Kamu sama siapa ke sini?" Tanya Risa pada sang sahabat.

"Aku sendirian Ris, kamu tahu sendiri kan aku bosen di rumah saja. Anak ku sekarang sedang berada di rumah Mama mertua ku!" Jelas Bianka lagi.

"Syukur lah kamu udah punya baby!" Risa tampak bahagia mendengar kabar sang sahabat.

"Kamu gimana Ris?" Tanya Bianka.

"Allah belum mempercayai aku dan mas Arvin untuk mengasuh seorang anak!" Jelas Risa dengan wajah sendu.

"Yang sabar ya Ris, banyak pasangan yang udah nikah selama puluhan tahun belum di karunia momongan!" Bianka menguat kan sang sahabat.

"Aku mau belanja ni, kamu mau ikut aku belanja?" Tanya Risa pada bianka.

"Ya aku ikut kamu aja deh, setelah ini kita makan bersama ya! Aku udah kangen banget sama kamu!" Bianka memberikan usulan pad Risa.

"Baik lah, ayo!" Risa pun akhir nya meninggal kan tempat itu dan sejenak lupa dengan tujuan nya ingin menyamperi Wulan bersama laki - laki yang mirip suami nya tersebut.

******

Wulan sudah kembali ke rumah dengan membawa barang - barang belanjaan milik nya, dia mendadak teringat dengan apa yang dia lihat tadi di toko pakaian.

Risa akhir nya menelepon sang suami, entah kenapa hati nya terasa begitu gelisah mengingat apa yang dia lihat tadi. Dia ingin memastikan saat ini di mana suami nya berada.

"Hallo mas!" Risa menyapa suami nya setelah panggilan telepon nya tersambung.

"Iya sayang ada apa?" Tanya Arvin dari seberang sana.

"Mas ada di mana sekarang?" Tanya Risa lagi.

"Mas ada di kantor sayang, lagi kerja, ada apa ya?" Tanya Arvin lagi.

"Oh, mas udah makan siang belum? Jangan lupa makan siang ya!" Risa mengingat kan sang suami.

"Udah kok sayang, tadi mas makan siang bareng Wu,,,," Tiba - tiba Arvin menghentikan ucapan nya.

"Mas, makan siang sama siapa mas?" Risa kembali mengulangi pertanyaan nya.

"Tadi mas makan siang bareng teman - teman kantor mas, sayang. Kamu udah makan?" Arvin balik bertanya.

"Udah mas, tadi pas aku belanja aku gak sengaja ketemu sama Bianka, dan dia baru pulang dari Samarinda. Aku makan siang bareng Bian tadi!" Jelas Risa pada suami nya.

"Mas, hari ini mas Arvin keluar kantor gak?" Tanya Risa lagi.

"Gak sayang, mas gak keluar kantor hari ini. Keluar nya cuma ke kantin bawah saja!" Jelas Arvin lagi.

"Oh, gitu ya!" Risa menarik nafas lega mendengar penjelasan dari suami nya.

"Oh, ya udah ya sayang. Mas mau lanjut keja lagi. dah sayang!" Arvin pun mematikan sambungan telepon dari sang istri.

"Mungkin aku salah lihat saja, mas Arvin bilang dia gak keluar dari kantor kok hari ini!" Risa berusaha menenangkan hati nya

Risa mengistirahat kan tubuh nya yang terasa sedikit lelah, dia tertidur dengan lelap. Ketika dia terbangun dan turun ke kebawa, tidak sengaja dia melihat Mama Lia dan juga Wulan baru pulang dari luar.

Seperti nya mereka habis berbelanja, terlihat dari banyak nya paper bag yang ada di samping mereka. Sejak dulu, Mama Lia dan Wulan .emang memiliki hobi berbelanja, hingga hal itu membuat pak Darmawan pusing dengan kelakuan anak dan istri nya.

"Dia memang calon suami yang baik untuk aku Ma, bukti nya aku bisa belanja begitu banyak nya!" Wulan berkata pada sang Mama sambil menunjuk kan paper bag yang mereka bawa tadi.

"Iya, Mama seneng banget. Akhir nya kamu dapetin calon suami yang royal banget sama kamu dan juga Mama!" Mama Lia ikut menyahut.

Risa mendengar pembicaraan antara Mama Lia dan juga Wulan, tapi dia malas untuk ikut campur. Sejak dulu memang kedua nya sangat boros, hanya uang dan belanja saja yang ada di dalam pikiran mereka.

Wulan sendiri sudah tamat kuliah dan dia juga punya gelar sarjana, tapi hingga saat ini dia tidak mau bekerja. Dia hanya memanfaatkan setiap laki - laki yang mendekati nya, dan kebiasan buruk nya itu di dukung sepenuh nya oleh Mama Lia.

"Kok aku ke inget lagi sama yang tadi ya, kenapa seperti nya itu bener - bener mas Arvin!" Batin Risa di dalam hati.

Kali ini hati Risa sangat tergelitik, dia sangat ingin tahu sekali siapa laki - laki yang bersama Wulan tadi. Risa bertekad untuk mencari tahu semua nya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!