NovelToon NovelToon
Hati Yang Kau Abaikan

Hati Yang Kau Abaikan

Status: tamat
Genre:Ibu Mertua Kejam / Pelakor / Cerai / Penyesalan Suami / Selingkuh / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:7.1k
Nilai: 5
Nama Author: Linda Pransiska Manalu

Ameera, sangat terpukul saat mengetahui suaminya Caleb selingkuh di depan matanya sendiri. senua pengorbanannya selama ini terasa sia-sia.
Ameera tidak bisa merima kenyataan itu dan memilih pergi meninggalkan rumah. meninggalkan Ibu mertua yang sakit. yang menganggapnya tidak lebih dari seorang pembantu.
Saatnya membangun harapan baru, mengejar impian yang selama ini dia hancurkan.
Berhasilkah Ameera meraih mimpi dan cintanya. Apakah Caleb berhasil menemukan istrinya yang minggat dari rumah.

Mohon dukungannya atas cerita ini. Dari awal hingga akhir. Bukan hanya sekedar mampir atau jadi pembaca hantu, tiba-tiba muncul dan tiba menghilang. Tinggalkan jejaknya sebagai tanda cinta buat Emak. Love you untuk kalian semua. Horas!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Linda Pransiska Manalu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7. Zita Laurentina

Bu Rina tersenyum karena Caleb menuruti sarannya untuk menikah lagi. Dengan begitu dia akan punya menantu lagi. Yang nantinya akan mengurus dirinya dan tidak perlu keluar uang lagi untuk menyewa perawat.

Dalam bayangan Bu Rina, menantunya akan bisa diatur seperti Ameera. Bu Rina sama sekali tidak tahu seperti apa itu perempuan calon menantunya.

Pastinya tidak jauh seperti Ameera. Pendiam, sabar, dan mudah diatur. 

Belum tau dia Zita itu seorang wanita karir, tentunya tidak akan punya waktu sama sekali untuk merawatnya nanti.

Terlebih Caleb memang tidak pernah menceritakan pada ibunya tentang sosok, Zita, wanita yang telah mencuri hatinya. Bahkan setelah Ameera minggat dari rumah.

Dalam waktu singkat persiapan pernikahan Caleb pun beres. Setelah mengurus surat perceraiannya dengan Ameera. Meskipun tanpa kehadiran Ameera dipersidangan. Caleb segera, mendaftarkan pernikahannya di catatan sipil.

Belum sebulan istrinya minggat. Baru hitungan hari tapi sudah mau menikah lagi. Cibiran tetangga dan teman kantor Caleb bagai bumbu penyedap rasa di telinga Caleb dan Bu Rina. Terlebih pada akhirnya Bu Rina mengetahui kalau calon menantunya itu bukan wanita sembarangan.

Dia adalah seorang manajer juga bahkan lebih tinggi kedudukannya setingkat diatas Caleb. Bu Rina yang mata duitan semakin tenggelam dengan dunia halunya. Kalau dia akan semakin berlimpah harta.

"Caleb, ngapain lagi di kamar. Cepetan, tamu-tamu sudah datang." Bu Rina mengetuk pintu kamar putranya. Terdengar sahutan dari kamar lalu pintu kamar terbuka.

"Ibu sabar dikit napa sih." sahut Caleb ketus. Tadi Caleb tengah mencari jepitan dasinya yang entah kenapa mental begitu saja. Dicari-cari gak ketemu juga.

"Kamu kenapa berkeringat begitu, sakit?" ucap Bu Rina mendekat. Tangannya terulur untuk meraba kening Caleb. Caleb malah menjauhkan tubuhnya.

"Jepitan dasi ku jatuh. Entah kemana hilangnya." keluh Caleb agak kesal.

"Alah, perkara jepitan dasi saja kamu stres 'kan bisa diganti yang lain. Emang cuma itu aja jepitan dasi kamu?" ucap Bu Rina tak kalah kesal melihat Caleb panik.

"Bukan. Tapi itu jepitan dasi pemberian, Ameera. Aku sangat menyukainya, Bu." cetus Caleb tanpa sadar menyebut nama mantan istrinya.

"Astaga Caleb! Hari ini adalah hari pernikahanmu. Kamu masih mengingat perempuan lusuh itu." beliak Bu Rina marah.

"Bu, jaga bicara, Ibu. Kalau bukan karena campur tangan Ibu, rumah tanggaku tidak akan hancur!" sentak Caleb marah dan keluar dari kamar dengan wajah memerah menahan emosi.

Jenni dan Caleb berpapasan di ruang keluarga. Hendak mencari ibu dan abangnya karena akan berangkat ke gedung tempat resepsi digelar.

"Bang, Ibu mana?" ucap Jenni heran melihat raut wajah Caleb. Sepertinya sesuatu telah terjadi. Caleb melengos tanpa menjawab ucapan adiknya. Bersamaan dengan itu Bu Rina juga sudah keluar dari kamar, Caleb.

"Ibu kenapa sih?" ucap Jenni penasaran saat melihat wajah ibunya tak kalah muram. Jenni menebak pasti ibu dan abangnya bentrok lagi.

"Tauk. Dia saja yang sensi gegara jepitan dasi." Jenni hanya bisa menghela napas berat. Sejak kepergian kakak iparnya suasana rumah abangnya seperti di atas bara. Ada saja masalah muncul.

"Sudah Bu, sudah saatnya berangkat ke gedung. Udah ditunggu dari tadi." Jenni mendorong kursi roda ibunya.

Acara pernikahan itu berlangsung sederhana. Tidak banyak tamu yang diundang. Hanya kalangan keluarga dekat kedua pengantin dan rekan kerja di kantor.

Zita sendiri yang meminta pesta pernikahannya tidak usah diliput media. Caleb sempat heran, sepertinya ada hal yang disembunyikan, Zita. Tapi pikiran buruk itu segera dia enyahkan dari hatinya.

Mungkin karena mereka sudah sama-sama duda dan janda. Zita tidak ingin pesta yang meriah. Caleb juga merasa diuntungkan dengan ide Zita terlebih Bu Rina. Dalam hati beliau berpikir kalau menantu keduanya ini sangat istimewa.

Sudah cantik, wanita karir, sederhana pula. Keturunan orang kaya. Beda dengan Ameera. Sudah lusuh, kucel, asal usulnya juga tidak jelas karena dia dibesarkan di panti asuhan.

Itulah sebabnya dia tidak pernah menyukai mantan menantunya itu. Karena tidak ada yang dapat dibanggakan darinya. Hanya saja Caleb terlalu dibutakan oleh cinta saat itu, tetap nekat menikahi Ameera.

Sungguh aneh  kenapa Caleb masih menyimpan hadiah kecil dari mantan istrinya itu. Sampai rela bercucur keringat mencarinya saat jatuh. Apa dia masih mencintai Ameera? Lantas kenapa dia malah selingkuh dengan Zita? Monolog hati Bu Rina.

"Huh, lelah sekali. Hampir seharian berdiri terus sampai pegal kaki ini." keluh Zita duduk di pinggir ranjang. Caleb hanya tersenyum mendengar ucapan istrinya. Lalu dia juga turut duduk di sisi istrinya, kemudian merebahkan tubuhnya.

"Tidak kusangka banyak juga relasi yang datang. Padahal banyak dari mereka yang tidak kita undang."

"Iya, sampai ada tadi yang marah samaku karena gak diundang, Bang." ucap Zita sambil melepas roncean bunga melati dan sanggul dari kepalanya.

"Tapi maaf ya, Dek. Kita belum bisa melaksanakan pesta adat. Kita tunggu saja waktu yang tepat untuk itu."

"Iya gak papa. Ntar nanti pestanya lebih meriah. Ini saja aku cemas pernikahan kita ditentang karena tiba-tiba."

"Abis, Abang sudah gak sabaran untuk  hidup bersama kamu, Dek." ucap Caleb lirih melancarkan serangan mautnya.

"Ih, gombal."

"Bener lo."

"Gak caya," elak Zita saat Caleb hendak menci**nya. Bersamaan dengan itu terdengar suara ketukan di pintu kamar. Caleb merutuk lirih membuat Zita tertawa.

Caleb berdiri, melangkah malas menuju pintu. Siapa sih yang iseng mengetuk pintu kamar mereka.

"Ada apa, Bu?" wajah Caleb berubah masam begitu membuka pintu kamar yang muncul adalah ibunya.

"Mana menantu kesayangan, Ibu?" kepala Bu Rina celingukan melihat ke dalam kamar, karena terhalang tubuh Caleb yang berdiri di pintu.

Caleb sendiri hampir mual mendengar ucapannya ibunya yang penuh muslihat.

"Lagi ganti baju, Bu. Melepas pernak ...." belum selesai Caleb berucap Bu Rina mendorong tubu Caleb untuk menepi. Tanpa izin masuk ke kamar dan menjumpai, Zita.

Zita mengernyitkan keningnya yang sedang menyisir rambutnya. Heran melihat mertuanya nyelonong masuk ke kamarnya.

"Ada apa, Bu?" ucap Zita merasa tak enak dan melanjutkan menyisir rambutnya.

"Tidak ada apa-apa kok. Ibu cuma mau melihat menantu cantik Ibu." Bu Rina tersenyum manis.

"Ah, Ibu 'kan bisa tunggu hingga aku keluar dari kamar. Bukan nyelonong aja saat aku di kamar begini." dengus Zita kesal tidak bisa menyembunyikan ketidak sukaannya. Menurutnya ibu mertuanya terlalu lancang masuk ke kamarnya.

Bu Rina kena mental. Tidak mengira reaksi dari menantunya.

"Eh, sebenarnya Ibu juga mau ngajak makan malam bersama." kilah Bu Rina mengubah topik.

"Sudahlah  Bu, Ibu makan duluan saja. Tidak mungkin saya makan bersama dengan Ibu dengan penampilan kacau seperti itu." ucap Zita ketus. Rambut dan dandanannya masih acak-acakan. Kelihatan sekali kalau Bu Rina sok akrab dengan menantunya itu. ***

1
Sunaryati
Rumah dan harta yang terbakar emak syukurin namun kedua orang tua Zita kasihan. Tapi lebih baik begitu, dari pada hidup melihat berbagai kejahatan Zita putrinya
checangel_
Hukum alam memang tak bisa diganggu gugat 🤧
kalea rizuky
nah gini tegas g bertahan alasan anak itu goblok. ending nangis mending kayak ini tegas
Linda pransiska manalu: mmakasih, semoga lanjut membaca Mak. bukan sekedar mampir🙏🙏
total 1 replies
Linda pransiska manalu
nanti balik lagi mak
Sunaryati
End kok masih menggantung
Aquarius26
loohh kok end thor,,
Aquarius26: padahal ceritanya bagus thor🥺
total 2 replies
checangel_
Kesabaran Bu Rina yang selembut kapas 🤧/Facepalm/
checangel_
Anak yang penurut pada Ibunya /Hey//Facepalm/
Sunaryati
Dulu kemana Nek, saat serumah. Setelah pergi kok diakui
Linda pransiska manalu: ntah, neneknya merasa paling tersakiti. padahal dia pelakunya. 🤭
total 1 replies
checangel_
Akur ya kalian berdua sebagai sahabat, jangan sampai ada gunjingan di belakang 😇
checangel_: Alhamdulillah lega Reader dengarnya 😄
total 2 replies
checangel_
Karma Ibu Mertua kah ini?🤧/Facepalm/
Linda pransiska manalu: yo yes. setiap perbuatan pasti ada karmanya Mak.
total 1 replies
Sunaryati
Rasakan dendam pribadi kok dilampiaskan saat bekerja, perusahaan yang kena,? Nikmati pindah rumah tahanan, Zita
Linda pransiska manalu: betul Mak. karena emosi sesaat dia menghancurkan dirinya sendiri.
total 1 replies
checangel_
Pesona Ameera pada suami dan selingannya /Facepalm/
Sunaryati
Tamat sudah riwayatmu yang busuk penuh tipu daya, termasuk Caleb pernah merasakan bahkan rumah tangganya hancur
Sunaryati
Langsung ketahuan pelakunya, namun belum ada bukti maka belum bisa melakukan langkah selanjutnya
Aquarius26
lanjut thor 😁
Sunaryati
Caleb, kamu yang selingkuh, kamu yang bawa selingkuhan ke rumah. Dan kalian sudah bercerai, saat tahu kemampuan Ameera, sekarang ingin kembali, jangan mimpi!!. Yang untung Bos Edgar nih dapat durian runtuh, merasakan ciuman gratis dari desainer Selasih. /Drool//Drool//Drool/
Linda pransiska manalu: entahlah Mak, merasa paling tersakiti dianya. padahal yang nyakiti siapa.
total 1 replies
Anonymous
ya terus apa urusan Lo Richi GOBLOK 🖕
Sunaryati
Tendang saja jika tak minggir, atau panggil saja Edgar dengan suara manja. Harapan Nak Richi agar Amee dan Edgar berjodoh emak aamiin kan
Linda pransiska manalu: Amin juga Emak.😍
total 1 replies
Sunaryati
Semoga awal kesuksesan kamu Ameera, untuk mengepakkan sayap, mengasah dan mengaplikasikan keahlian dan kemampuan kamu di bidang Fashion
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!