NovelToon NovelToon
Hantu Air

Hantu Air

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Kumpulan Cerita Horror / Horor / Roh Supernatural / Mata Batin / Iblis
Popularitas:407.8k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

"Anak ku hilaaaaang, kemana anak ku pergi?"

Beberapa waktu terakhir ini banyak anak anak dan juga orang tua mati tenggelam, mereka di temukan bila sudah empat atau tiga hari di dalam air sehingga keadaan tubuh sudah mengembung.

Sebelum tenggelam ada yang bilang bahwa mereka berjalan dengan pandangan kosong, mereka tidak di makan buaya karena tidak ada gigitan di tubuh mereka.

Apa yang membawa mereka kedalam air?

mungkin kah ada sebuah misteri sehingga mereka semua meninggal di dalam air?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 27. Purnama tumbang

"Gun cepat ambil semua rambut di perut Purnama." suruh Xavier tidak sabar juga.

"Ya sabar dong, ini aku baru mau berusaha loh." Gun sibuk mencari alat.

"Kalian tolong urus dia ya, aku mau mandi ini." Nolan berlalu pergi karena tubuh dia penuh muntah.

"Purnama agak kurang ajar juga, adik nya malah di muntahi." Yasmin menahan tawa ketika melihat Nolan.

"Biar tau rasa dia, pasti kesal sekali sekarang." Nana juga tertawa.

"Pur buka mulut mu sekarang, aku akan mengambil rambut hantu air itu." pinta Gun sudah membawa bambu kuning.

"Kau mau memasukan bambu ini ke mulut ku, Gun?!" teriak Purnama sangat kaget.

"Ya iya biar rambut itu tidak merusak tubuh mu, hanya dengan bambu ini rambut bisa tunduk." jelas Gun.

"Gila, tenggorokan ku bisa rusak!" pekik Purnama ketakutan.

"Nama nya juga pengobatan sehingga pasti ada rasa sakit, kau santai saja lah." Gun berkata enteng seolah ini bukan masalah besar sehingga harus panik.

Gun emang tidak panik tapi justru Purnama yang panik karena dia tidak mau bila sampai bambu itu masuk lewat mulut dan merogoh perut hanya karena ingin mengambil rambut hantu air itu, padahal bambu yang dibawa oleh Gun bukan bambu kuning biasa yang memiliki ketajaman atau keras seperti bambu yang ada di dunia manusia.

Namun tetap saja Purnama merasa takut dan agak ingin menolak ketika Gun tetap bersikeras akan mengambil rambut hantu air menggunakan bambu kuning ini, takut sekali bila nanti lambung dia bisa robek dan tenggorokan pun sampai terluka hanya karena bambu kuning itu merogoh masuk ke dalam tubuh dia.

Sebenarnya bukan hanya Purnama saja yang takut membayangkan bambu itu mengobok obok bagian perut lewat mulut tapi juga para member yang ada di sana menjadi sedikit syok, agak ngeri namun di sini mereka merasa bahwa perlu juga melihat bagaimana proses itu agar bila Purnama menjerit maka nanti mereka bisa mengejek.

Memang para member ada saja tingkah gila nya walau yang sedang di tangani ini adalah ratu mereka sendiri, pokok nya tidak akan pernah melewatkan kesempatan untuk mengejek orang lain bila ada kesempatan bagus seperti ini walau yang akan dia ejek adalah ratu yang memiliki agensi tempat mereka tinggal sekarang.

Ini apa lagi bila sudah melihat wajah Purnama yang begitu panik dan juga ketakutan saat membayangkan bambu kuning itu akan segera masuk, Purnama segera bangkit karena dia tidak mau menyerahkan diri seperti ini sebab rasa takut yang ada di dalam diri jauh lebih besar di banding dengan rasa sakit tersebut.

"Aku lebih baik operasi pada dokter saja dari pada harus tau rogoh dengan bambu itu." Purnama langsung bangkit dan dia ingin melarikan diri.

"Dokter manusia tidak akan pernah tahu bahwa di dalam perut mu ini sudah penuh dengan rambut!" Gun menghadang langkah Purnama.

"Ah akan aku cari dokter yang mampu, gila apa kau mau merogoh aku dengan bambu itu." sengit Purnama sambil memegang perut yang terasa sakit sekali.

Gun menatap para member pria yang ada di sana untuk menyaksikan bagaimana proses pengangkatan rambut dari perut Purnama, setelah memberi kode itu maka para member laki-laki saling tatapan karena mereka harus mencari posisi yang pas agar bisa menangkap purnama dan memegang tubuh Ratu mereka sehingga nanti Gun akan bisa memasukkan bambu tersebut.

"Harus langsung berhasil, bila gagal maka kita yang akan celaka." Xavier sudah menatap Bagas.

"Aku tidak mau ikut!" tolak Bagas langsung karena takut kena sembur.

"Aku hajar kau ya, kita harus memegang dia!" geram Xavier.

Bagas agak ragu karena dia selalu ada di pihak Purnama tapi menurut pertimbangan dia juga harus menolong para member lain karena ini demi keselamatan Purnama itu sendiri, memang resiko yang harus mereka hadapi adalah nanti akan kena banting Purnama bila mereka tidak tepat saat memegang tubuh Ratu ular itu.

Ini sudah ada empat member yang ada di sana sehingga bisa untuk memegang tubuh ratu ular agar dia tetap berbaring sehingga nanti Gun akan memasukkan bambu tersebut, namun Bagas ragu karena dia mengetahui bagaimana kekuatan ratu ular dan empat member pasti akan kurang sehingga mereka butuh memanggil yang lain lagi.

"Ayo." Jalak yang sejak tadi ada di luar langsung masuk.

"Aku siap juga sih, tapi apa memang butuh aku juga?" Mas Untung datang untuk membantu para member.

"Baik lah, kita langsung ambil posisi saja agar dia lengah." bisik Samuel.

"Kenapa kalian berbisik seperti itu?!" Purnama heran karena mereka sibuk berkumpul.

"Apa lah kau ini masih kepo saja, urus dulu perut mu itu." Aksara menjawab cuek.

"Ar ayo antar aku kerumah sakit saja, aku tidak mau kalau di rogoh dengan bambu itu." Purnama menatap Arya yang masih tetap santai karena dia tahu rencana dari para member ini.

"AYO!"

Arya berteriak keras dan membuat para member itu mengerti bahwa mereka harus bergerak sekarang untuk memegangi tubuh ratu ular, Purnama mengira Arya berkata Ayo karena ingin membawa dia ke rumah sakit tapi ternyata malah mengajak para member untuk memegangi tubuh ratu ular ini agar dia kembali berbaring di atas ranjang.

"Pegang tangan dia kencang, Aksara!" Jeno sudah memegang tangan kanan.

"Sialan, apa yang kalian lakukan padaku?!" teriak Purnama sangat marah.

"Kaki dia jangan sampai lepas!" Xavier juga mendekap kaki Purnama.

"Ini sudah aku pegang, kau juga pegang yang kuat." Bagas memegang bagian kaki sehingga Purnama memang sudah tidak bergerak.

"BANGSAAAAAT, LEPASKAN AKU!" Purnama histeris dengan keadaan ini.

"Mulut nya juga perlu di buka, Ar!" Gun siap memasukan bambu.

Purnama cepat menutup mulut agar bambu itu tidak masuk ke dalam mulut dia karena dia memang sangat takut dan tidak sanggup untuk membayangkan rasa sakit itu, Arya bingung bagaimana caranya membuka mulut ratu ular karena bila gegabah maka yang ada dia akan di gigit.

"Bagaimana cara membuka mulut dia, Gun?!" Arya juga bingung.

"Eemmpppp!" Purnama menggeram dengan mata mendelik karena dia marah.

"Diam lah, Purnama! kau harus membuka mulut agar rambut ini bisa di ambil." bentak Aksara.

Duaaaaaaaaak.

"Aaaagkkk!" Bagas menjerit karena kena tendangan Purnama.

"Kan sudah aku bilang pegang yang kuat, jadi kena tendang kan." Jalak memarahi saudara nya.

Bagas memegang dada yang terasa sesak karena tendangan Purnama memang begitu kuat dan tidak pernah main, apa lagi ini dia dalam keadaan emosi karena tidak terima setelah para member memegang seluruh tubuh karena ingin mengambil rambut yang ada di dalam perut.

Selamat pagi menjelang siang, jangan lupa like dan komen nya ya.

1
V3
buruan purnama bantu 2 member mu yg sdg bertarung 😱😱
Nureliya Yajid
lanjut thor
ρυтяσ✨
ko Q jadi parno sendiri ya itu loh air Rehan, walaupun bukan di sungai tapi kan sama aja di dalam kolam tuh air
Zuhril Witanto
duh jadi deg degan...semoga rehan gak papa
Betri Betmawati
pelan2 Nolan klu terlalu terburu buru yg ada nanti damera nya kabur, tarik ulur dulu
FiaNasa
rehan korban selanjutnya nih
FiaNasa
kau benar juga xiela🤣🤣🤣🤣
Betri Betmawati
gun ini bnar2 tabib yang bisa di handalkn ya ,
jgn keras kepala Hendra yg ada nanti kamu musnah Andini cari yg baru😁😁
Ass Yfa
kok dag dig dug..seh Rehan masuk kolam..hantu air kan emang dlm air
Betri Betmawati
mngkin aja gun lagi cari obat racun otak itu kali ya
ρυтяσ✨
Hendra kalo di bilangin manut yaaaaa
Kristiana Subekti
gun cepetan plg,,,, Andini butuh obat penawar racun tuh,,,
Raffaza Direzky87
takutnya hantu air nya ada yg sembunyi di kolam juga... kan nyebar tu bilang hantu airnya,semoga rehan baik² saja,kasian bu witri klo sampai kehilangan anak lagi
Tri Lestari
di gantung nih , lanjutkan kak
Raden
😆😆😆 itu baru member somplak🤭🤭
SENJA
hmm jadi bener ini si yanti asli ngeselin lu pada 😤
SENJA
nah begini lebih praktis 😶
SENJA
laaah tadi minta ampun sekarang malah cari mati 🤣
SENJA
hantu aer lagi? kok amir mulu yang diincer? 🤔
K & T K & T
MET sore jg Bess..
hati2 rehan walopun kolam bukan sungai tp ttp aja air,di darat aja hantu air datang apa LG di air🙁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!