NovelToon NovelToon
Hati Dingin Istriku

Hati Dingin Istriku

Status: sedang berlangsung
Genre:Selingkuh / Wanita Karir / Penyesalan Suami / Percintaan Konglomerat / Cinta setelah menikah / Cinta Murni
Popularitas:2.5k
Nilai: 5
Nama Author: MS.Tika

Ada apa dengan istriku?
Tak seperti biasanya istriku terlihat diam tak banyak bicara lagi, seolah bukan orang yang kukenal selama ini.

Diam bukan berarti tak mengerti apapun - Luna.

Maafkan, sungguh diriku menyesali semua itu - Akbar

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MS.Tika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7

Malam hari yang tidak menyenangkan udah dilewatin dua manusia beda lawan jenis, pagi hari menjelang menyambut sepasang suami istri yang masih memiliki ego tinggi satu sama lain.

Tok..tok..

"Luna, apa kamu udah bangun?" tanya suaminya Akbar

tok..tok..tok..

Luna yang masih dengan posisi tidurnya merasa terganggu dengan ketukan pintu kamarnya, dirinya masih setengah sadar dan belum menyadari kalau ada suaminya yang tinggal satu kamar hotel dengan dirinya.

"Luna, apa kamu udah bangun?" tanya sekali lagi Akbar ke istrinya.

Hooaam..

"Siapa sih? pagi-pagi begini udah ketuk pintu kamar. Lah perasaan aku sendirian disini. Whatt??" Luna yang sudah sadar dengan langsung bangun dan menyadari suaminya.

"Iya, udah bangun ini. Nanti aku keluar." jawab teriak Luna ke arah pintu kamar.

Akbar yang udah mendengar suara istrinya, dirinya langsung segera memesan layanan kamar untuk dikirim sarapan ke kamar. Tak selang beberapa lama Luna sudah selesai mandi dan keluar dari kamarnya.

Klek..

"Bau apa ini?" gumam Luna mencium bau makanan dikamarnya .

"Ini aku pesan sarapan dikirim ke kamar. Sini sarapan dulu." ajak Akbar pada Luna.

Apa-apaan ini memesan sarapan dikirim ke kamar, apalagi dirinya ingin menikmati sarapan di restoran hotel yang memiliki pemandangan sangat indah dari dapa berada dikamarnya.

"Apa boleh buat, sarapan aja disini." gumam lirih Luna sambil melihat arah makanan yang sudah tertata rapi diatas meja.

Mereka berdua pun duduk saling berhadapan dimeja deket dapur dengan makanan yang sudah tertata rapi diatas meja.

"Apa kegiatanmu hari ini? mau sampai berapa lama kamu disini?" tanya Akbar pada istrinya sambil yang tidak menatap langsung ke arah Luna.

"Hari ini ingin keliling wisata deket-deket sini, maunya cuma 3 hari mungkin akan ku extend jadi 5 harian masih banyak hal yang ingin ku lakukan disini sekalian bisa cari tempat untuk membuka bisnis. Aku lihat banyak tempat yang cocok disini." ucap datar Luna pada Akbar.

Luna melanjutkan sikap diamnya ke suaminya, menjawab pertanyaan jika ditanya saja tanpa mengajak suaminya berbicara. Hatinya masih cukup sakit jika mengingat apa yang sudah dilakukan suaminya di belakangnya selama ini.

"Oh baiklah, aku akan menemanimi disini, kita bisa balik ke jakarta sama-sama nanti biar kevin yang mengurus pesawat pribadi yang kita miliki." jawab Akbar seenaknya tanpa menanyakan isrinya menyetujui atau tidak.

Mendengar ucapan suaminya Luna hanya mendengus kesal, seenaknya aja suaminya menentukan apapun tanpa bertanya dirinya mau ikut balik atau tidak.

"Ya, liat aja entar gimananya." ucap balas Luna.

Sarapan mereka pun berakhir, dan Akbar kembali dengan aktivitasnya yang disini sekalian audit di salah satu kantor cabang perusahaan yang ada di Bali.

"Halo, Kevin kau urus mobil. Kita ke kantor cabang yang ada disini." ucap tegas Akbar pada Kevin  di telfonnya.

"Uhh, selalu aja mendadak semuanya." gumam Kevin mendegus kesal memegang ponselnya.

" Aku akan keluar dulu, mau ke kantor cabang disini." ucap Akbar pada Luna.

"Ya terserah kamu." jawab malas Luna

Luna pun segera siap-siap untuk keluar juga menikmati suasana deket hotelnya, dan sekaligus mencari tempat potensi untuk bisinisnya.

ddrrtt.ddrrtt.

"Halo, iya Luna ada apa?" tanya Adam

"Kamu cepat kesini, jangan banyak tanya. Tiba-tiba suamiku datang kesini bikin kacau aja acara liburanku." ucap Luna dengan kesal

"Ya mana kutahu kalau bakal, dia akan menyusul kamu. Okee..okee.. entar sore aku kesana. Disini masih menangani klien penting dulu." ucap Adam dengan santai.

"Oke, lebih cepat lebih baik. Aku gak mau lama-lama terjebak dengan Akbar terus. Bisa-bisa hatiku akan semakin tidak ingin menjauh darinya.": jawab Luna

"Siap tuan putri." jawab Adam

tut..

Panggilan terputus..

"Akbar apa maksudmu dengan datang kesana? aku gak akan biarkan kamu dengan gampang mendapat maaf dari Luna." jawab Adam yang memegang ponselnya.

- -

Suasana disini sangat menyenangkan, masyakat lokal disini sungguh amat baik semua. Luna berjalan dengan santai kearah pasar wisata yang cukup deket dari arah hotelnya.

Dug..

"Aduh..keras amat ini, kayak batu?" gumam Luna memegang keningnya yang terasa sakit.

"Apa kamu enggak punya mata?" ucap tegas Edward yang melihat siapa menabrak punggungnya.

"Apa ini? hah?? Dia lagi mampus aku!" ucap Luna lirih dengan tak percaya apa yang diliatnya didepannya.

"Apa kamu juga bisu!!" ucap Edward dengan tegas

"Sembarangan aja kalau omong, nih aku udah omong. Abis kamu kenapa berhenti mendadak." ucap balas Luna.

"Apa kamu bilang? hei.. kamu yang nabrak aku duluan. Asal nuduh aja." kata Edward.

"Minggir aku mau lewat, capek aku omong sama kamu kayak batu." ucap malas Luna dengan lanjut berjalan melewati Edward.

" Heiii!! enggak minta maaf langsung nyelonong pergi. " teriak Edward

"Apa-apaan ketemu dia terus dari kemarin." ucap kesal Luna

Luna pun melanjutkan berjalan kearah pasar wisata yang udah deket darinya.

"Cantik-cantiknya barang ini. Beli beberapa bisa kubawa ke jakarta nanti." ucap Luna yang melihat barang-barang unik disalah satu stand pasar.

"Ayo nona cantik ini ada barang unik yang cocok nona cantik ini." ucap salah penjual ibu-ibu distand.

"Ahh masa bu, ini cocok untuk saya?" ucap balas Luna

"Iya non, ini indah barang baru limited stock buatan tangan enggak ada lagi bikinnya cuma satu tiap serinya." ucap ibu penjual dengan menunjukkan gelang cantik kearah tangan Luna.

"Iya bener, ini cantik. mau satu saya ini." jawab Luna.

"Semoga gelang ini bisa membawa keberuntungan buatku." ucap Luna dengan memegang gelang yang sudah terpasang ditangannya.

Akhirnya Luna melanjutkan keliling dipasar itu, banyak barang unik yang dibelinya selain gelang tadi. Ia pun berhenti disalah satu cafe yang tak jauh dari pasar itu.

"Latte ice satu tambah one shoot espresso." ucap Luna dikasir untuk order minumannya.

Luna duduk disalah satu sudut cafe yang berada dipojok dengan view cukup menarik diluarnya.

- -

Salah satu pengunjung di tempat yang tak jauh dari cafe Luna berada. Seorang pria misterius disudut pojok dekat jelndela dengan santai melihat kearap laptop yang dimejanya dan melihat kearah luar jendela.

"Kau amatin saja dari jauh jangan terlalu dekat. Tetap lindungin dia dengan baik dan jangan sampai ketahuan." ucap pria tersebut disalah satu orang yang dia hubungin.

"Kamu masih tetap sama gadis kecilku, masih suka dengan ice latte with one shoot espresso" gumam pria itu dengan menatap arah luar jendela.

Lain halnya Akbar yang berada di salah satu cabang diperusahaan yang berada disini.

" Apa-apaan ini laporan model apa ini? Ganti semua ini bikin mata sakit bacanya!!" ucap tegas Akbar pada bawahanya.

.

1
kalea rizuky
maf MC goblok
kalea rizuky
Luna lemah jd males bacanya Thor bkin g menye menye lah uda kayak gk ada harga diri aja ngemis laki goblok najis
kalea rizuky
nyadar ya qm. GOblok Luna
kalea rizuky
bertele tele sih
kalea rizuky
Luna goblok uda ada bukti gugat lah
kalea rizuky
g sabar Luna gugat cerai
kalea rizuky
cerai lun ngapain bertahan suami selingkuh
partini
oh seperti itu
partini
Akbar buang ke got lun,busehhh laki laki kaya gitu ga guna
partini
ya tak Masalah Tidak serumah malah kamu senang dasar laki" ledhoo mau lihat
se BADAS apa kamu luna
PURPLEDEE ( ig: _deepurple )
Haii...aku mampir lagi kak🤗
partini
good story 👍
partini
udah ga usah nangis lagi mahal tau air matamu apa lagi buat suami begundal macam Akbar no no
apa mau berbagi lendir dengan mereka lun OMG
partini
be strong woman bisa ga lun jangan myek2 be come BADAS girls 👍👍
biar kamu ga sama Kaya yg lain cuma mewek doang 🤦
rose lilian: ayo Luna balas pelakor dengan cara elegan, jangan menangiskan pria yang enggak ada guna nya itu, kami semua mendukung kamu 🙏🙏🙏🙏💪💪💪💪
total 1 replies
watini
suami sampah begitu mah tak pantas di pertahankan.dah buang aja.dari pada bikin penyakit.
Rivella: permisi kak, siapa tahu kakak minat mampir dikaryaku yang berjudul 'Bukan sepatu kaca'

terimakasih sebelumnya 🤗💐
total 1 replies
Sasikarin Sasikarin
ceritanya datar datar aja g ada gebrakannya. gregetnya g ada blas
PURPLEDEE ( ig: _deepurple )
Aku mampir lagi kak 🤗
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!