andita shena putri terlibat pernikahan rahasia bersama Kairo darel handro di usia mereka yang smaa sama baru menginjak 17 tahun , mereka sama sama memiliki pasangan, bagaimanakah cara mereka mengatasi ikatan pernikahan ini, haruskah mereka mengakhirinya, atau kah mempertahankannya, yuk mampir kalau mau tahu😍
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mulianah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 7 dikira pacaran
"berita baru apaan " tanya ika
"itu si shena sama darel romantis banget naik sepede bareng" kata lini namun ika dan Reni tidak percaya
"lini kalau mimpi jangan di pagi hari, malam hari aja" kata Reni
"iih serius, kalau ngak percaya, yuk ikut aku gerbang sekolah sekarang" kata lini, ika dan Reni jalan ogah ogahan
" issh ayoo cepetan " kata lini, ika dan Reni saling pandang memberikan isi pikiran masing masing
"tuh lihat" kata lini tersenyum
ika dan Reni terkejut mulut mereka terbuka saking kagetnya
Sedangkan shena dan darel yang menjadi pusat perhatian mengabaikannya, shena turun dari sepeda itu dan berjalan lebih dulu ke kelas, saat ke kelas dia melihat teman temannya dia berusaha melewati mereka untuk menghindari berbagai pertanyaan
" shena lo, sama darel itu" kata lini dengan menganggap kedua bahu shena
" eh jangan mikir macam macam lini, gue sama dia ngak ada apa apa " kata shena
lini akan mengajukan pertanyaan lagi namun darel datang " gue ke kelas dulu yah" kata darel lalu pergi
Teman teman shena semakin kaget "oh my God, serius ini kok kalian akrab" kata ika menatap shena dan darel yang pergi secara bergantian
" shena lo jujur sama gue, lo ngak boleh bohong oke" kata lini menggebu
" gue sama sekali ngak ada hubungan apa pun sama darel, kitaa, em kitaaaa cuman teman aja, kita udah buat kesepakatan buat ngak berantem lagi gitu aja" kata shena
" why, why shena, why, kalau lo ngak berantem sama darel, sekolah SMAN 03 JAKARTA ini ngak seru you know "kata Reni membuat teman temannya menatapnya horor
"why ada yang salah" lanjutnya lagi
"yakin ngak pacaran sama darel" kata ika
"ngak kita cuman teman" kata shena "dia bukan pacar tapi suami gue ikaa"lanjut batin shena
Shena dan ika sudah seperti saudara kerena ibu Tini adlaah ibunya dan om Toni adah ayahnya ika
mereka memberikan shena tempat tinggal dan pekerjaan , ingin rasanya shena memberitahu semuanya namun ia bisa apa selain merahasiakan nya
Kini mereka sudah di kelas 11 ips
"eh shena lo tau ngak di kelas kita ada yang nikah" kata lini si ratu gosip
Shena yang mendengar itu terkejut
" nah kan lo terkejut kan, gue udah tahu lo bakalan terkejut " kata lini
" kok kalian berdua biasa aja mukanya" kata shena menatap ika dan Reni
"karena kita tahu kamu pasti terkejut shena" kata Reni diangguki oleh ika
jantung shena berdetak dengan sangat kencang sampai sampai dia ingin mengatakan kebenarannya tapi tidak disini menurutnya
"lini kalau ngomong jangan keras keras malu" kata shena berbisik
lini, ika dan Reni menautkan alis mereka dan saling pandang "ngapain bisik bisik shena semua udah tahu" kata ika
"AAPAAH" teriak shena membuat ketiga gadis itu menutup kuping
"ih shena lo ngapain sih teriak teriak " kata Reni
"emm emang teman sekelas kita menikah smaa siapa" kata shena hati-hati
lini tersenyum penuh arti "lo pasti ngak kebayang orang yang nikah sama temen sekelas kita, itu kelas sebelah 11IPA" kata lini
Jantung shena rasanya mau copot dia menunduk sambil menautkan tanganya, ika yang melihat itu merasakan hal aneh pada shena
"lo kenapa sih" kata Reni memperhatikan shena
"guee" kata shena ingin mengatakan rahasianya
"heh sekarang lo itu ngak penting, gue mau ceritain soal pernikahan nya ogi sama pia shena" kata lini
" hah pia sama ogi" kata shena terkejut, dan merasa lega
"kenapa kok lo kayak lega gitu" kata ika
"emm ya, gue lega pia ngak ada jadi, gue bisa tetap juara satu di kelas hehehhe" kata shena cengengesan, membuat ketiga gadis itu merasa aneh
KRRRRINNNNNNNG!!!! Bel masuk berbunyi begitupun dengan guru yang masuk ke kelas untuk mengajar
"selamat pagi anak anak, hari ini ibu akan menjadi wali kelas kalian, mohon kerja samanya selama setahun ke depan, oke hati ini kita belajar bahasa Indonesia silahkan buka buku kalian" kata buk sri
murid murid SMAN 03 JAKARTA belajar dengan tentram , selama pelajaran tidak ada kebisingan
"tumben hari ini sepi, pada rajin amat belajar" kata lini berisik dengan Reni
"hhmm mungkin mau kasih ketenangan sementara buat buk sri sebelum stresss" kata Reni membuat mereka terkikik
"eekhhhmm lini, Reni jangan bisik bisik, kalian membuyarkan fokus teman kalian " kata buk sri tegas, lini dan Reni pun langsung diam
KRRRINNNNNNG bel istirahat
"oke anak kerjakan PR kalian, lusa kalian kumpulkan" kata buk sri keluar dari ruangan ips saat buk sri sudah tidak terlihat
"hhhhhhaaaaaah" suara nafas pasrah semua murid ips kecuali shena dan ken
"baru masuk udah ada PR" kata haki
"iya heran deh, ngak ada istirahatnya kita" kata kobi
"kan udah libur 1 minggu itu lo ngapain aja" kata ken
"yah cuman 1 minggu ngak berasa minimal 2 bulan lah"kata haki
"kenapa ngak sekolah aja sekalian" kata ken
"kalau ngak sekolah, gue ngak dapet jajan bro" kata kobi
"sebenarnya kita ngak mau sekolah sejujurnya ken, tapi orang tua kita itu malu lihat kita ngak sekolah, lagian kita sekolah cuman jadi formalitas doang"kata haki diangguki kobi
"the real anak nyusahin+durhaka lo pada" kata ken
"eh ken lo mau sepintar apapun di akademik, kala ngak punya skill, percuma tuh nilai akademik" kata kobi
"dan ujung ujungnya kita bakalan jadi" menggantung perkataan nya dan menatap kobi
"PENGANGGURAN!! " ucap mereka kompak dan tertawa bahkan seisi kelas pun tertawa
"udah ke kantin yok" kata ken dan mereka pergi ke kantin
" gue setuju sih sama perkataan kobi dan haki " kata lini
"gue juga" kata Reni
"itu sih karena kalian se frekuensi sama mereka" kata ika
"ya udah laper nih gue ke kantin yuk" kata ika
"emm gue nggak bisa , kalian duluan aja" kata shena
"kalau gitu lo mau apa, biar gue yang bawain kesini" kata ika
"hmm ngak usah gue bawa bekal" kata sgena diangguki yang lainnya
Akhirnya mereka hanya bertiga ke kantin
Di kantin darel diinterogasi oleh temannya kae dan leo
"ada hubungan apa lo sama shena " tanya kae
"gue ngak ada hubungan apa apa sama dia" kata darel tetap tenang memakan makanan nya
"tapi kok tadi boncengan" kata kae lagi masih curiga kalau mereka ada hubungan
"kenapa sih kae, lo nanya terus, emang kenapa kalau mereka ada hubungan " tanya leo
"ya gue ngak Terima dong, kan gue udah duluan ngejar shena" kata kae
.
Semangat nulisnya ❤️❤️❤️