NovelToon NovelToon
Di Paksa Menikahi Tuan Muda

Di Paksa Menikahi Tuan Muda

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:640.7k
Nilai: 4.8
Nama Author: elin yudia ningsih

maaf yah semuanya itu yg di atas bab satunya gx nyambung karna itu bukan , termasuk dalam bagian cerita yah

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon elin yudia ningsih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

07

Sebener nya pak Mulya telah mengetahui bahwa Sarah itu berbohong kepada nya, dan ia juga tau jika Sarah itu tidak masuk sekolah karna bukan tidak enak badan, melain kan ia tau jika Sarah telah menikah dengan seorang presedir yang sangat terkenal akan ketampana dan ke kayan nya. Ia juga mengetahui Sarah menikah bukan karna ke ingina nya, melain kan ia itu menikah karan keterpaksaan demi bisa melunasi hutang nya.

Pak Mulya juga sosok peria yang sangat tampan, dan kaya. Ia menyukai Sarah sejak pertama kali Sarah masuk ke sekolah ini, memang gila sih, guru yang usia nya jauh berbeda dengan siswanya itu. Tapi ia sendiri juga bingung kenapa ia bisa menyukai Sarah.

 ~~~~

"K-karna saya tidak kuat untuk membuat surat izin pak," ucap Sarah berbohong lagi, dan lagi ia harus berbohong terus.

"Aduh kenapa pak Mulya terus mendesak ku sih, apa dia sudah tau, tentang setatus ku ini bisa gawat kalau samapai pak Mulya tau, bagaimana jika ia akan memberithu tuan Reyahan jika istrinya kembali sekolah," ucap Sarah dalam hati ia dengan persaan gelisah.

"Oh jadi kamu tidak kuat membuat surah." Ucap pak Mulya pura-pura tidak tahu, mana mungkin kan Sarah akan berkata jujur dengan setatus nya, sementara ia masih belajar di bangku SMU.

"Yasudah kamu boleh masuk ke kelas sekarang," ucap Mulya kepada Sarah, yang lansung di jawab angukan kepala oleh Sarah.

"Terimaksih tuhan, kau telah menyelamatkan ku dari bahaya besar ini." Ucap Sarah karna ia bersyukur bisa bebas dari bahaya ny itu untuk sementara waktu, karna ia tidak tahu apa yang akan terjadi lagi, tapi ia juga sangat bisa bersyukur bisa masuk sekolah lagi. Karna sekolah nya kan biasa nya jika ada yang sakit tanpa mengirim kan surat akan langsung di keluar kan dari sekolah ini.

 

Setelah pulang dari sekolah Sarah langsung , pergi ke toko kue nya mbk Viola, tanpa ia sadari ada yang mengikutinya dari belakang.

Tapi tidak ia hirau kan, mungkin hanya orang lewat saja yang ada di benak nya sekarang ini.

setelah samapai di toko kue Sarah langsung menganti pakaian nya.

"Mbk udah ada yang beli belum kue nya?" tanya ku pada mbk Viola selaku pemilik toko ini.

"Alhamdulilah udah dek, kue nya udah laku dua puluh kue dek," ucap mbk Viola memberitahu kepada Sarah.

"Alhamdulilah kalau gitu mbk, yaudah sekarang mbk istirahat aja, sekarang kan giliran aku yang jaga mbk."

"Iya dek, kalau gitu mbk masuk dulu yah."

" Iya mbk."

Tanpa Sarah sadari dari tadi ada orang yang mengawasi nya. Iya orang itu adalah Mulya guru ia di sekolah. Tapi kenapa Mulya selalu mengikutinya sedari dulu ia pertama masuk sekolah.

 

"Mbk!" pangil Sarah ke Viola.

"Iya ada apa dek?"

"Hmm.. aku pulang dulu yah mbk, ini udah sore soalnya kan kerjaan juga udah beres," ucap Sarah sopan ke mbk Viola.

" Oh iya dek hati~hati yah di jalan nya!"

" Iya mbk, kalau gitu saya pamit dulu yah mbk." Setelah Sarah pergi dari toko nya ia bekerja itu , Viola yang sedari tadi menyadari akan ada yang sedang memperhatikan toko nya itu agak sedikit takut.

 

 

"Akhirny samapai juga di rumah, tapi pada kemana semua orang kok sepi sih. Tapi gax pa-pa sih malah bagus mereka semua gx ada , apa lagi laki-laki tua nyebelin itu." Ucap Sarah sambil menyungingkan senyum tidak suka dengan Reyhan.

"Drettt.... drettt..."

tiba-tiba ponsel Sarah bergetar Sarah langsung melihatnya, tapi tidak langsung mengangkatnya karna Sarah tidak tau itu nomor siapa, Sarah tidak mengenal nomor baru itu. Ia langsung menolak pangilan itu karna tidak tau siapa. Ia langsung berjalan menuju anak tangga dan ia sudah berada di depan pintu kamar nya tiba-tiba ponselnya bergetar lagi ia dan ia langsung melihat siapa yang menelvon nya lagi, ternyata masih nomor yang tadi nomor yang sama sekali tidak ia kenal. "Siapa sih perasaan aku tidak pernah memberi nomor ku pada orang asing, lalu ini siapa? sebaik nya aku terima aja siapa tau ini telvon dari mbk Viola."

"Hallow, ini siapa yah?" tanya Sarah pada orang yang menelvonya itu. Tapi tidak ada balasan dari sebrang ini sangat membuat Sarah jengah dengan orang seperti itu.

"Woy ini siapa sih? di tanya kok malah diem aja gx jawab, bisu apa gimana," geram Sarah.

 "Arghh,, lebih baik aku mati in aja, ini orang apa gimana sih, di tanya gax mau jawab-jawab, dasar setres," Geram sarah karna tak kunjung ada jawaban lagi.

"Temui aku sekarang di taman!" ucap lelaki di sebrang sana, dengan nada yang agak sedikit tinggi. Sarah terdiam sekujur tubuh ny tiba-membeku dengan ucapan lelaki di sebrang sana, ia juga seperti mengenal suara lelaki itu, tapi ia tidak mau salah menebak orang takut ia salah. "Jika kamu tidak mau menemui ku akan kupastikan suami mu mengetahui kamu itu sekolah tanpa seizin nya, dan satu lagi saya akan membunuh suami mu jika kamu tidak datang." Ucap lelaki itu

Tiba-tiba sekujur tubuh Sarah melemas dengan apa yang di katakan lelaki tadi. "Siapa kau?"

"Kamu tidak perlu tau aku siapa, lebih baik cepat lah kemari atau nasib suami akan.... "

Lelaki itu sengaja mengantungkan kalimat nya, ia pun juga langsung mematikan pangilan nya.

"Siapa, sebener nya orang misterius itu? kenapa orang itu bisa mendapatkan nomor ponsel ku, tapi aku tidak boleh memikirkan orang itu, sekarang yang harus aku pikirkan adalah sekolah ku dan juga suami ku."

"Aku harus segera menemui orang itu, jika tidak Reyhan dalam bahaya. "

 

Taman....

"Dimana orang itu, kenapa dia tidak ada? dia bilang akan datang di sini, tapi kok malah gak ada dasar orang gila."

" Saya ada di sini nona Sarah, saya kira anda tidak akan datang menemui saya." Ucap Mulya dengan santai. Sarah terkejut akan suara lelaki itu ia mengenali suara lelaki itu. Sarah lengsung berbalik kearah suara itu , Sarah sangat terkejut ternyata siapa yang datang, adalah Mulya.

 

"Pak Mulya."

 

"Iya, kenapa anda terkejut nona Sarah?"

 

" Apa maksud bapak memangil saya?"

 

"Jadi apa ada masalah saya meminta mu untuk datang kemari?"

"T-tidak pak, tapi apa maksud bapak memangil saya ?" tanya Sarah entah yang ke berapa kali ia bertanya mengapa dia di suruh menemuinya, sampai-sampai sekujur tubuh Sarah bergetar hebat.

 

 

 

1
Siti Aisyah
gantung
Sanah Sarni
saya turut berduka atas meninggalnya keponakan autor🙏
Sanah Sarni
assalamualaikum MLM , saya suka dey cerita ini, terimakasih 🙏
Saganarabi Moms
Allahuakbar yg sabar ea author debay a dah tenang dsisi Allah SWT.itu yg terbaik buat semua pihak. Allah selalu memberikan pilihan terbaik,kasih sayang untuk umat a yg selalu ingat kepada Allah SWT,,, aamiin2 yra
Lady Uriyama
awhh ke mna nih Author, up lgi dong thor kangen deh,
Lady Uriyama
lanjut thor
Lady Uriyama
lanjut dong thor
Sumaryani Yannie
lanjut thor semangat💪💪💪
Sumaryani Yannie
lannut dong thor🙏💪💪💪
Andri Yani
semangat thor..
Henny Rondonuwu
semangay biarkan mereka berkoarkoar jangan ditanggapi yg penting enjoy oke
Meylin
authournya aneh ko ga mau di kritik padahal masukan biar karyanya bagus klo ceritanya jelek ga masuk akal pasti di kritik lah thour ga uasah tersinggung namanya juga kritik membangun😇😇
Yayat Fahrurozi
kpn neh up nya thor..
Lia Dahlia
jahat amat nu sich natali sma aldo
Susilawati Sulis
udh sarah sm aldo aja lanjur thor
Susilawati Sulis
rayehan plin plan mau 2dua ny itu cewe lanjut thoor
Erna Azaurel
semangat y,lnjut crta ny
Rizki Khairunnisa
lanjut ya torr up nya
Siti Nor Mala Sari: lanjut dong
total 1 replies
Rizki Khairunnisa
toor semangat Lanjut trss
Bang Regar
semangat berkarya kak sukses selalu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!