Kisah seorang gadis cantik berumur 22 tahun,anak tunggal dari keluarga Atmajaya yang baru pulang dari Luar Negri.
Dalam perjalanan pulang mobil yang mereka tumpangi mengalami rem blong dan terbakar,untung dia bisa menyelematkan diri.
Tapi naas kedua orang tuanya terjebak dalam mobil tersebut.
Andi adalah dokter muda di Kotanya,selain berwajah ganteng andi juga seorang dokter ahli bedah yang terkenal.Dia juga di idolakan para suster dan perawat tp sikapnya dingin tp jg ramah terhadap pasiennya.
Akankan andi dan anissa berjodoh,lanjut ke cerita saja ya....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ekka, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kediaman Remon
Setelah menjalani serangkaian test akhirnya andi memutuskan agar besok anis bisa pulang ke rumah.
Di kediaman Remon,terlihat andi memasuki rumah sambil memutar-mutar kunci mobilnya sambil bernyanyi kelihatan hatinya sangat gembira.
Remon yang melihat tingkah putranya pun keheranan
"Ma ada apa dengan anak kita kelihatannya dia seneng sekali hari ini"
"Iya pa tumben-tumbenan ya,padahal beru kemarin mama lihat mukanya di tekuk seperti ada masalah dan sekarang dalam sekejap raut mukanya berubah"
Andi melewati Remon dan Heni yang berada di ruang keluarga yang tengah melihat acara televisi,dan langsung saja menuju dapur untuk mengambil air minum dan duduk di meja makan
"Eehemm.. Remon menghampiri anaknya,dan bertanya tumben masih sore gini kamu sudah pulang an?"
"Ehh.. iya pa,soalnya hari ini lagi gak ada kerjaan dan kemungkinan aku mau cuti selama 2 minggu"
"Kenapa begitu,apa ada masalah"
"Gak ada pa cuman andi capek aja,pengen istirahat"
"Kalau begitu pindah aja ke Rumah Sakit papa dan kamu yang menggantikan papa di sana,dari pada kamu kerja di tempat lain ujung-ujungnya sering cuti dengan alasan yang inilah dan yang itulah"
"Nanti pa kalau andi sudah menikah,andi pasti menurut deh ma papa lagian sekarang andi kepingin mandiri pa kerja di Rumah Sakit Itu"
"Itu-itu saja alasan kamu,ohh.. ya memang kapan kamu menikah andi"
"Iya sayang mama juga udah pengen banget punya cucu,temen-temen mama banyak yang udah gendong cucunya lah kita kapan ya pa.." kata mama menimpali
"Sekarang mau di omongin maa.. paa.."
"Oiya kapan nissa akan pulang an bukannya dia sudah mulai bisa berjalan lagi" papa
"Besok pa nisa akan pulang tapi bukan ke rumah kita,tapi ke rumah orang tuanya"
"Loh kenapa begitu bukannya dia sudah mau untuk tinggal di sini bersama kita" mama
"Iya ma dia mau tinggal di sini asal dengan satu syarat"
"Apa syaratnya..??" mama dan papa barengan ngomong
"Syaratnya kalau andi mau menikah dengannya" kata andi dengan senyam senyum
"Wahh... bentar lagi kita akan punya menantu pa,mama senang sekali akhirnya anak mama laku juga" sambil mengejek andi
"Ach.. mama,emang mama pikir andi dagangan apa!!" sambil berlalu meninggalkan kedua orang tuanya menuju kamar andi
"Jangan marah sayang mama cuma bercanda,jadi besok mama yang akan jemput nisa ya an" kata mama sambil terus tersenyum
"Jadi kapan kita akan menetapkan pernikahan anak kita pa,berhubung nisa sudah tidak punya keluarga jadi kita yang akan mengurus semuanya sendiri" mama
"Bagaimana kalau lusa ma,soalnya tadi papa ingat kalau andi akan mengambil cuti kerja. Bagaimana kalau kita memanfaatkan waktu itu,agar mereka sekalian bisa bulan madu dan membuatkan kita cucu ma" papa dengan senyum liciknya
"Kalau begitu mama harus menyiapkan semuanya mulai besok"
Di rumah sakit anissa gelisah tidak bisa tidur karna tengah memikirkan sesuatu,dia tiba-tiba merasa rindu dengan andi.
Akhirnya dia memutuskan menelpon andi sebelum dia tidur karna hari sudah semakin larut.
ttuttt...
ttuuttt..
"Hallo nis,kenapa belum tidur?"
"Aku gak bisa tidur dokter andi"
"Jangan panggil aku dokter panggil aku andi saja,karna aku kan calon suami kamu"
"I iya andi"
"Cepet tidur sayang,besok pagi aku akan menjemputmu bersama mama,OK..!!"
"Baiklah andi,selamat malam"
"Malam juga nis"
panggilan pun terputus,anis malam ini sangat bahagia karna andi memanggilnya sayang. Akhirnya anis tidur dengan senyum yang terus mengembang dari bibirnya.
👍👍👍