NovelToon NovelToon
Adrian Haidar

Adrian Haidar

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Tamat
Popularitas:16.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: susi sartika

IG : Srt_tika92


Adrian Putra Haidar adalah Pria tampan berprofesi sebagai sutradara terkenal, dia pria yang memiliki banyak kekasih. Tidak sedikit wanita yang mengejarnya demi popularitas.

Dunianya berubah saat menikahi gadis cantik akan kesederhanaan nya yaitu Elsa yang baru di kenalnya. Pernikahannya terjadi karena suatu kesalahan.

Akankah pernikahan mereka berjalan semestinya?
Apakah cinta akan tumbuh di antara mereka?

Ini karya ke 2 ku
Baca juga karya pertama ku yang berjudul Cinta Pertama Ceo.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon susi sartika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Cemburu

Pagi hari Adrian sudah siap menunggu Elsa, dia berniat untuk mengantarkan istrinya berangkat ke kampus, sebelum dirinya berangkat ke lokasi syuting.

Elsa yang baru saja keluar dari apartemen dikagetkan dengan bunyi klakson. Elsa mengernyit kan keningnya ketika sebuah mobil Rubicon berhenti tepat di depannya.

" Mobil siapa? " gumam Elsa. Karena tidak merasa kenal dengan pemilik mobil itu, Elsa kembali berjalan untuk mencari kendaraan umum.

Adrian segera menurunkan kaca mobil dan memanggil Elsa. " Elsa... "

Elsa pun menoleh ketika namanya dipanggil. " Oh.. ternyata Adrian, " batin Elsa.

" Ayo aku antar, mau pergi ke kampus kan? " ucap Adrian dari dalam mobil.

" Enggak usah, aku bisa pergi sendiri. " tolak Elsa.

Adrian terus menerus membunyikan klakson agar Elsa mau ikut dengannya. Suara klakson mobil Adrian sangat mengganggu, terlihat orang yang berada disekitar merasa tidak nyaman dengan suara nyaring dari mobil Adrian.

Elsa mengembungkan kedua pipi nya seraya membuang nafasnya dengan kasar. Elsa yang tidak mau menjadi pusat perhatian segera naik ke mobil Adrian, seketika Adrian menyudahi bunyi klakson yang sedari tadi mengusik telinga yang mendengarnya.

" Brisik!! " tukas Elsa sambil mendudukan dirinya di bangku depan berdampingan dengan Adrian.

" Itu salah mu, kenapa nggak langsung masuk. " Adrian menjawab santai, lalu mulai menancapkan gas dengan kecepatan sedang.

Hening..

Elsa masih enggan untuk membuka suaranya.

" Elsa, kamu sudah sarapan? " tanya Adrian memecahkan keheningan.

" Sudah.. " jawab Elsa.

" Nanti sepulang kuliah aku jemput, tunggu aku. " Adrian.

Elsa hanya diam tidak menyauti ucapan Adrian.

Tidak ada percakapan lagi setelah itu, hanya ada keheningan. Sesekali Adrian melirik ke arah Elsa, memperhatikan Elsa yang termenung dengan kedua mata yang tertuju kesembarang arah.

Sungguh seperti bukan Adrian, biasanya lidahnya cukup lihai merayu para wanita hingga wanita yang dirayunya dengan mudah berhasil ia taklukan.

Tetapi Elsa tidak demikian, dia terlalu jutek terhadap Adrian.

Jangan sebut Adrian sang Casanova kalo tidak bisa menaklukkan Elsa, banyak segudang cara yang Adrian miliki untuk mendapatkan Elsa.

Mobil telah sampai di depan kampus, Elsa segera turun dari mobil Adrian dan tidak lupa mengucapkan terimakasih.

Dengan cepat Adrian menarik tangan Elsa, menghentikan Elsa yang hendak keluar.

" Kenapa? " tanya Elsa.

" Apa kamu lupa cara berpamitan yang benar dengan suami mu ini? " ucap Adrian.

Elsa yang tidak mengerti hanya menggeleng kan kepala dan mengedikan bahunya.

Adrian menghela nafasnya dalam, kemudian menyodorkan tangan kanannya.

Elsa segera mengerti yang dimaksudkan Adrian, dengan cepat Elsa meraih tangan Adrian lalu mencium punggung tangan suaminya.

Ketika Elsa menyudahi, Adrian tiba - tiba menarik tangan Elsa hingga tubuh mereka berjarak sangat dekat. Adrian mengecup bibir Elsa, Elsa membulatkan kedua matanya dan terkejut menerima perlakuan Adrian hingga dirinya mematung tidak bergeming.

Adrian yang merasa tidak ada penolakan dari Elsa, melanjutkan kecupan nya berubah menjadi lummatan yang sangat lembut. Elsa yang memang awam dalam berciuman tidak membalasnya.

Ciuman yang Adrian berikan semakin panas, hingga Elsa tersadar. Elsa mendorong tubuh Adrian agar bisa terlepas dari ciumannya.

" Kenapa? " tanya Adrian tanpa merasa bersalah.

" Dasar mesum!! " Elsa melotot kan kedua matanya.

Adrian terkekeh. " Tapi kamu suka kan? " ucap Adrian dengan senyum nakalnya.

" Nggak! mana mungkin aku suka, itu ciuman kedua ku yang kamu rebut paksa! " seru Elsa.

" Oh.. jadi yang waktu itu, ciuman pertama mu? " Adrian kembali terkekeh.

Elsa semakin geram dengan Adrian yang sama sekali tidak merasa bersalah sedikit pun. " Iya! kamu juga yang pertama melakukan hal itu pada ku! menyebalkan!!! "

" Wahh.. aku sangat beruntung. Mari kita lakukan lagi untuk yang kedua kalinya. " Adrian menggoda Elsa dengan menaik turun kan alisnya.

" Dasar pria mesum!! " Elsa memukul Adrian dengan tas jingjingnya.

" Mesum pada istri sendiri bolehkan? " ucap Adrian dengan seringai nakalnya.

" Bodo amat!! " Elsa segera turun dari mobil Adrian.

" Jangan marah, aku ini suami mu, ingat itu! " seru Adrian. Setelah kepergian Elsa, Adrian kembali terkekeh mengingat kemarahan Elsa.

Sedangkan Elsa menggerutu kesal sepanjang perjalanan menuju ruang kelasnya.

Adrian kembali melajukan mobilnya menuju lokasi syuting.

***

Sepulang kuliah, benar saja Elsa melihat mobil Adrian sudah menunggunya di depan kampus.

" Ck, pria mesum itu sudah menungguku. Males banget aku ketemu lagi dengannya. " gumam Elsa.

Karena tidak mau bertemu lagi dengan Adrian, Elsa memilih keluar dari kampus lewat gerbang belakang agar tidak terlihat oleh Adrian.

Elsa menaiki kendaraan umum untuk ke apartemen dimana dia bekerja. Di dalam angkot ponsel Elsa terus menerus berdering, panggilan itu di abaikan oleh Elsa karena Adrian lah yang menelfon nya.

***

Hari sabtu Elsa kembali bekerja di Restoran milik Jonathan.

" Elsa, aku anterin kamu pulang ya. " ucap Umar teman satu kerjaan dengan Elsa.

Umar, pria yang selama ini disukai oleh Elsa. Elsa menyukai nya karena Umar sosok pria yang lembut dan perhatian selain soleh tentunya. Sebenarnya Umar juga menyukai Elsa, tapi dia tidak cukup berani menyatakan cintanya pada Elsa.

Karena Umar merasa tidak pantas bersanding dengan Elsa. Elsa perempuan yang cantik dan sebentar lagi menjadi sarjana, sedangkan Umar hanya pegawai restoran biasa yang hanya tamatan SMA.

" Iya Mar, tunggu bentar aku ambil tas ku dulu. " Elsa dengan senang hati menerima tawaran dari Umar.

Umar dan Elsa sudah bersiap pulang menaiki motor milik Umar.

Dari kejauhan, Adrian di buat geram melihat kedekatan Umar dan Elsa. Tanpa berpikir panjang, Adrian melajukan mobilnya dan berhenti tepat di depan Elsa.

Adrian membunyikan Klaksonnya. Elsa yang sadar akan ke datangan Adrian, hanya tersenyum masam.

Adrian membuka kaca mobilnya. " Elsa... masuk! " usap Adrian dengan nada yang tidak ramah.

" Mar.. maaf ya. Aku tidak bisa pulang sama kamu. " ucap Elsa pada Umar.

" Iya, nggak papa. Siapa dia Sa? " tanya Umar.

" Dia.. emm.. Mmm. " Elsa ragu memberitahu tentang Adrian.

Tin.. Tin.. Adrian kembali membunyikan klaksonnya.

" Nanti aku jelaskan ya Mar, aku buru - buru. " Elsa segera masuk ke mobil Adrian.

Umar terlihat kecewa dan merasa heran, " Siapa dia? apa dia pacar Elsa? " gumam Umar setelah kepergian Elsa.

Di dalam mobil Elsa yang melihat Adrian dengan wajah masam nya terlihat gelisah.

" Dia kenapa? kenapa aku merasa seperti istri yang ketauan selingkuh. " batin Elsa.

" Dia pacarmu? " tanya Adrian dengan wajah datarnya.

" Bukan, dia hanya teman ku. " jelas Elsa.

" Kamu terlihat senang bersamanya, berbeda jika bersama ku. " Adrian.

" Itu perasaan mu saja. " tukas Elsa.

" Beberapa hari ini kenapa kamu menghindari ku? " tanya Adrian.

Setelah kejadian itu, Elsa memang selalu menghindari Adrian. Saat Adrian menjemput nya untuk berangkat kuliah, Elsa turun lebih pagi agar tidak bertemu dengan Adrian. Saat Adrian menjemput nya sepulang kuliah, Elsa keluar dari gerbang belakang.

" Aku nggak menghindari mu. " jelas Elsa.

Adrian menghentikan mobilnya setelah mendengar penjelasan Elsa, sudah jelas Elsa menghindar darinya, tetapi Elsa tidak mau mengakuinya.

" Bohong! kau menghindari ku Elsa. Apa karena pria itu! kamu menyukainya? hah! " Adrian sedikit meninggikan suaranya.

Elsa yang melihat kemarahan Adrian merasa gugup karena telah berbohong. " Maaf.. " lirih Elsa.

" Jadi benar, kamu menyukai pria itu! dia pacar mu! "

" Nggak Adrian, jangan salah paham. Aku hanya berteman dengannya. " jelas Elsa. " kenapa aku merasa bersalah." batin Elsa.

Elsa meraih tangan Adrian agar percaya padanya. Elsa sangat takut melihat Adrian dengan kemarahan nya.

Adrian yang di penuhi dengan api cemburu, dengan cepat menyambar bibir Elsa. Elsa yang mendapat ciuman Adrian segera mendorong tubuh Adrian agar menjauhinya.

" Kenapa! kamu lebih suka jika pria itu yang mencium mu! "

" Adrian!! cukup. Udah aku jelasin, dia itu teman ku! "

" Lalu kamu menolak suami mu ini! " Adrian memalingkan wajahnya, Elsa benar membuat nya kesal karena selalu menolaknya.

Mendengar kata suami, Elsa semakin merasa bersalah karena selalu menghindar dan menolaknya.

" Maaf Adrian.. " ucap Elsa dengan suara yang melemah.

Adrian kembali menatap Elsa, meraih tangannya hingga tubuh Elsa berada di pangkuan Adrian. Adrian kembali melabuhkan ciumannya, kali ini Elsa sama sekali tidak menolak.

Adrian memang sudah di penuhi hasrat yang tinggi, selama berminggu - minggu Adrian tidak menyentuh wanita mana pun. Hal itu membuat Adrian frustasi, karena sebelumnya Adrian sudah terbiasa bermain - main dengan wanita.

Ciuman Adrian menjadi panas, tidak hanya itu, tangan Adrian memulai membuka kancing baju Elsa.

" Adrian.. jangan.. " Elsa menghentikan tangan Adrian yang sibuk membuka kancing bajunya.

Adrian menatap wajah Elsa yang terlihat sendu." Sudahlah! kamu memang selalu menolakku! " ucap Adrian.

1
Ke ke
orang seperti Aisya ini sungguh mbencekno mau mencela tapi kok kelihatan Soleha mau dibilang Soleha tp kok kayak wanita g tau diri definisi pelakor syar'i ya kayak gini LBH sulit ngadepinya
Indah Rohmiatun
aisah modus ,+ pembohong
Farika Willesden
Luar biasa
Alif
gk adek gk kaka sama2 suka nyosor
TRIDIAH SETIOWATI
bagus ceritanya
Siti Juariah
cerita nya bagus
Bundanya Anaia
Aisah mah modus... menyelam sambil minum air.. manfaatin rasa sayang ke abinya ngga mau abinya ngga papa sbg alasan untuk minta tolong.. berharapnya mah pura2nya bs terus lanjut sampe akhirny maksa si umar nikahin beneran alias rezeki nomplok.. kl pun harus jujur akhirny ke abi yg penting dah usaha.. dan abi jg ngga kenapa2.... kl ngga gitu knp ngga minta tlg ke si yadi aja...yg msh single... malah maksa yg udah punya calon..wkwkwk.. yakin kl si aisha ngga bilang ke abiny kl si umar dah punya calon istri mkny abinya msh ngarep terus..padahal tau kl abinya suka bgt sm si umar.. ish.. ish.. untung aj author lbh bijak ngga termkn kemodusan yg hakiki dan tetap milih karin untuk umar.. hihihi
Meilinda Marlina Purba
ceritanya mantul thor
Herna Hidayat
Luar biasa
Masalalumu
ya elah thor singkat amat , kurang sebenernya . tp thanks thor , ceritanya seru , ringan ga bikin puyeng
Tatik Wae
tetangga q namanya umar orangnya gendut.. hitam dn brewok... tp kaya... ☺
Hisna Arsad
Biasa
Cunani Anu Mmh
masih ada gitu cowo ky umar..kiis az susah banget
Cunani Anu Mmh
kalau cowo ky umar semua uuuh damai dunia ini😆😆
Cunani Anu Mmh
☺️☺️☺️karin karin kasian tuh umar ciuman pertama ny direnggut🤭🤭
Cunani Anu Mmh
aq suka klau orang kaya tpi baik
Cunani Anu Mmh
mertua idaman
Cunani Anu Mmh
aq masih polos thor harus ngebayangin apa di dlm kamar😝😝
Cunani Anu Mmh
makin seru cerita ny
Cunani Anu Mmh
aku mampir
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!