NovelToon NovelToon
HARLEY THE SECRET AGENT

HARLEY THE SECRET AGENT

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Action / Petualangan / Tamat
Popularitas:347.8k
Nilai: 5
Nama Author: Mommy Sally

Warning!

Novel ini hanya untuk usia 21+ yang mempunyai tingkat ke-haluan level tinggi. Tidak ada korelasi nya dengan agama apapun dan budaya manapun!

Orang-orang mengenalnya dengan nama Harley Davidson, seorang pemuda yang tidak diketahui asal usulnya oleh siapapun. Tidak ada yang tahu persis dari mana asal pemuda tampan ini atau siapa orangtua nya, yang mereka tahu hanya bahwa pemuda misterius ini tinggal seorang diri disebuah villa diatas bukit.

Terkadang dia hadir diantara orang-orang dikota itu, terkadang dia menghilang entah kemana tetapi seorang Harley akan selalu kembali ke villa itu dengan mobil sportnya atau motor besarnya.

Hingga satu saat dengan sangat terpaksa dia membawa pulang seorang gadis kedalam rumahnya, yang lambat laun akan mengisi hidupnya.

Siapakah gadis cantik itu?
Aoa yang terjadi ketika Harley harus menyerahkan kembali gadis itu kepada kedua orang tuanya?

Ikuti terus kisah mereka di novel ini yah..
Jangan lupa untuk meninggalkan jejak kalian semua disini!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mommy Sally, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Balas Dendam

" Polisi sedang menyelidiki nya Harley, sebaiknya kita menunggu hasil kinerja mereka " Jawab Ferrari, lalu menghela nafasnya kasar. Dia tahu bukan itu yang ingin diketahui oleh teman pria nya itu.

" Apa kamu fikir aku ini bodoh Ferra? " Tanya Harley malas.

" Pusat tidak bisa membantu sebelum salah satu pihak dikota ini memintanya Har, kau tahu cara kerjanya kan?"

" Bagaimana jika aku yang meminta nya Ferra, apa mereka akan memberikan akses kepadaku?"

" Aku tidak tahu itu....Itu belum pernah terjadi Harley..." Jawab Ferrari, dirinya benar-benar khawatir jika teman pria nya ini akan berbuat nekat.

Harley terdiam membisu, saat ini didalam pikirannya hanya bagaimana caranya mencari pelaku peledakan bom yang telah melukai banyak orang termasuk dirinya apalagi Paloma. Dia tidak bisa membayangkan apa jadinya hidupnya tanpa wanita paruh baya itu, selama ini dia adalah salah satu alasan kenapa Harley merindukan rumahnya.

Pemuda dingin itu tidak mau kembali kepada kehidupan nya yang dulu, sebelum dia bertemu Paloma. Dulu hidupnya begitu sepi dan hampa, bahkan hampir tidak ada tujuan sama sekali.

Ya...Wanita yang sering dia panggil wanita tua itu sudah seperti keluarga baginya, seperti ibu, kakak, bibi atau sebut saja orang terdekat untuknya.

" Aku ingin melihat Paloma Ferra...." Ucapnya lirih.

" Tapi Harley...." Paloma mencoba untuk menahan Harley, agar dia tetap di posisinya. Tetapi seperti nya semua itu sia-sia belaka, karena Harley tetap bersikeras untuk menemui wanita itu.

" Tolong Ferra, aku tidak tahu apakah aku masih bisa menemuinya besok..." Ucapnya semakin lirih.

Baru pertama kali dalam hidup Ferrari, dirinya melihat Harley tidak bisa menyembunyikan kesedihannya. Pria yang dia kenal begitu dingin, datar juga sadis ternyata memiliki perasaan yang begitu tulus terhadap seseorang.

Dengan kepala dan juga beberapa bagian tubuhnya yang masih terbalut perban, Harley menaiki kursi roda dibantu oleh Ferrari untuk menemui Paloma diruangan ICU.

" Ya Tuhan..." Isak Harley, dirinya benar-benar tidak bisa lagi membendung air matanya saat melihat keadaan wanita paruh baya itu.

Paloma terbaring tidak berdaya diatas ranjang, dengan banyak alat menempel ditubuhnya. Wanita itu bahkan dalam keadaan tidak sadarkan diri! Harley meminta Ferrari untuk mendekatkan dirinya dengan wanita itu.

" Maafkan aku Paloma...Andaikan hari itu aku tidak mengajakmu berkencan, ini semua tidak akan pernah terjadi..."

" Kau pasti masih mengataiku, memukul kepalaku, menciumi wajahku bahkan menjahiliku..." Harley menangis tersedu, sambil memegangi tangan Paloma.

Ferrari yang melihat peristiwa sedih itu, tak kuasa menahan air mata nya. Gadis itupun memilih untuk keluar dari ruangan itu dan menunggu teman pria nya itu di ruang tunggu.

Sementara di kediaman Harley, diatas bukit.

Max terlihat menunggu sang majikan diujung di halaman samping rumah menghadap ke laut.

Hari itu sang majikan menitipkan nya ke sebuah pet hotel sebelum dia memasuki mall bersama dengan pengasuhnya, dan sehari setelah kejadian itu dia dibawa pulang oleh Chopper.

" Kau disini rupanya boy..." Ucap Chopper lalu mengelus kepala dan menggaruk lehernya serta mencium kepalanya.

" Jangan khawatir Max, mereka pasti baik-baik saja " Lanjutnya, yang di jawab oleh gonggongan anjing berjenis Golden Retriver itu.

" Kau tahu Max, aku pikir majikanmu itu tidak bisa memiliki mahluk menakjubkan seperti dirimu...Ternyata dibalik sikapnya yang dingin dan kaku itu, dia seorang yang tulus "

Ruff!...Ruff!

Max menggonggong kembali, seakan membenarkan perkataan Chopper.

" Seperti nya aku harus membantu manjikanmu itu untuk menemukan siapa pelakunya Max... Bagaimana menurutmu boy?" Chopper memeluk anjing kesayangan teman pria nya itu, Max membalasnya dengan menjilati wajah Chopper.

" Oke...Oke...Aku mengerti....Aku tahu kau pasti setuju kan?"

Tiga hari kemudian.

Harley sudah diijinkan untuk pulang, Ferrari menjemput pria itu dari rumah sakit setelah tiga hari ini wanita itu tiba-tiba saja menghilang.

" Are you good?" Tanya Ferrari, wanita itu melihat penampilan Harley yang kusut. Rambut-rambut halus sudah memenuhi rahang, dagu dan bagian atas bibirnya, bahkan kepalanya pun masih terlilit perban.

" Yeah..." Jawab Harley singkat, lalu memasuki mobil yang dikendarai oleh Ferrari.

Wanita itupun mulai mengemudikan mobilnya keluar dari pelataran parkir gedung rumah sakit itu menuju kediaman Harley, dimana Max sudah menunggu nya bersama dengan Chopper.

Sebelum keluar dari gedung itu, selama lebih dari satu jam Harley menemani Paloma, wanita itu masih dalam keadaan koma. Harley berjanji akan mengunjungi nya setiap waktu, tapi untuk sekarang ini dia akan membuat perhitungan dengan para pelaku pemboman.

Tiba di halaman rumah, Max sang anjing kesayangan menyambut nya. Dia berlari menghampiri sang majikan lalu dengan ekor yang bergoyang lincah, Max juga meminta Harley untuk memeluknya.

" Hallo buddy....Maafkan aku baru pulang..." Ucap Harley lalu mencium kepala anjing kesayangan nya itu.

Tak hentinya Max menggonggong kegirangan, menyambut kembalinya sang majikan.

" Dia sangat merindukan mu Harley..." Ucap Chopper, lalu menuntun teman pria nya itu memasuki rumah bersama dengan Ferrari dan tentunya Max.

" Pusat memberikan tugas ini kepada kami Harley, tapi maaf....Kali ini kamu tidak termasuk kedalam tim " Ujar Ferrari, teman wanita Harley ini terlihat begitu kecewa.

" Mereka masih mengkhawatirkan kondisi mu Harley " Sambung Chopper.

" Ya...Aku paham " Ucapnya singkat, lalu menjatuhkan dirinya disofa. Max pun meloncat dan duduk disamping Harley dan menyandarkan kepalanya di pangkuan pria itu.

" Terimakasih karena kalian telah menjagaku dan Max " Lanjutnya.

" Aku sudah menyiapkan makanan untuk mu Harley, kau tinggal menghangatkannya nanti " Ucap Chopper.

" Hati-hati pedas, aku tidak sengaja memasukan batang cabai kedalam pasta " Lanjutnya sambil mengedipkan sebelah matanya.

Seketika senyuman tipis mengembang dibibir pria dingin itu.

" Oia...hampir lupa, kemarin aku menaruh cake coklat kesukaan mu di kulkas..." Ucap Ferrari.

" Kami pergi Har, jaga kesehatan mu oke...dan jangan begadang..." Lanjut wanita berambut pirang itu.

" Serahkan saja kepada kami..." Sambung Chopper, lalu memutar tubuh nya dan berjalan mengikuti langkah Ferrari memasuki mobil yang kendarai oleh wanita berambut hitam itu.

Sepeninggal keduanya Harley memutuskan untuk mengambil cake coklat yang Ferrari simpan didalam kulkas, tapi bukan untuk memakannya. Pria itu bahkan tidak begitu menyukai makanan manis, dia hanya mengambil sesuatu yang wanita itu simpan didalam cake tersebut tanpa mengeluarkan cake itu dari dalam lemari pendingin.

" Thanks girls..." Gumam Harley, setelah mengambil sebuah flashdisk dari dalam cake itu lalu memasukan benda itu kedalam mulutnya.

Harley tahu pusat pasti telah memasang alat penyadap dirumahnya itu, entah mereka letakkan dimana Harley belum mengetahui nya sementara ini. Bukan tanpa sebab mereka melakukan hal itu, pusat hanya ingin memastikan bahwa Harley tetap berada didalam rumah dan tidak melanggar aturan dengan berbuat nekat membalaskan dendamnya kepada para penjahat itu.

.

.

.

To be continue

Hai kakak-kakak terimakasih telah meninggalkan jejak kalian disini yah...

Jangan lupa vote, like dan komennya

Terimakasih 😘🤗😘🤗😘

1
yeee eee awali yang menarikkkk
NORA SAFITRI
Ayah Tiri, Ayah kandung saja kadang masih ada juga yg bejatnya sama kayak binatang
NORA SAFITRI
asyik,
aku suka cerita genre yg begini 👌👌👌
Jopiterreincaley
Luar biasa
Welem Jacobus
Lumayan
Welem Jacobus
Buruk
K 1 D
sensasi lain dari sekian sensasi heboh lainnya di belahan dunia...
Mommy Sally: hehehehheheh
total 1 replies
K 1 D
sampai disini, max dimana yaa
Mommy Sally: Coba tebaaaakkkk
total 1 replies
K 1 D
ada yg aneh di cerita bab ini, mereka agent elit dan mafia internasional tdk bs menembus pertahanan kakek peot, tp mafia kelas lokal dgn mudahnya menyandra org terdekatnya...

tolong pencerahannya pengarang cerita...
Mommy Sally: wah... aneh ya
total 1 replies
Susana Pai ignasius
bagus banget
Anik Gumilang
sangat bagus,,,action nya dapat,komedinya dapat,,,senam jantung terus pokoknya👍👍
Bunda Puput
dah bucin Harley ma Elle
Bunda Puput
panas²
Bunda Puput
ceritanya keren
Sativa Kyu
👍👍👍
JandaQueen
tegang2 di awal2..ngakak2 di akhir2..
JandaQueen
kok bayanganku pemuda kaos biru berlogo huruf s.... superman... 🤭😀
JandaQueen
oh... sudah tahu namanya to...
De'Ran7
astago .ku pikir kencan sama cewek seusianya ehh malah sama nenek²😂
G
lanjut cerita soal anaknya thooorrrrrrr
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!